DAN TAQIYYUDDIN PUN TERNYATA MASIH HIDUP HINGGA KINI

Taqiyyuddin an Nabhani Masih Hidup ?


Salah satu ciri kebenaran Islam yang tidak dimiliki oleh agama selainnya adalah terjaganya riwayat riwayat agama dari segala macam bentuk gubahan baik tambahan maupun pengurangan maupun riwayat riwayat palsu yang baru dan diada adakan, sementara agama selain Islam telah rusak riwayat riwayat ajaran agamanya, telah ditambahi, dikurangi, disembunyikan, disamarkan, dan digubah sesuai dengan keinginan dan pemikiran penggubahnya kemudian di nisbahkan kembali kepada Allah dan Rasul Nya seakan akan itu wahyu padahal buatan tangan mereka belaka.

Alloh berfirman yang artinya :

Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al-Kitab, supaya kamu menyangka apa yang dibacanya itu sebagian dari Al-Kitab, padahal ia bukan dari Al-Kitab dan mereka mengatakan: ini dari sisi Allah, padahal bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui. (QS. 3:78)

Islam memiliki para ahlul hadits yang dari fajar hingga senja menyibukkan diri meneliti jalannya riwayat sebuah wahyu, berjalan ribuan kilometer demi memastikan wahyu tersebut asli tidak ada satu hurufpun yang tercecer atau terpalsukan, menyibukkan diri dalam mencari, menghafal, meneliti, dan mengajarkan riwayat riwayat wahyu yang benar-benar berasal dari lisan dan perbuatan utusan Alloh. Mereka inilah sebenar benar penjaga agama Alloh, pejuang syari’at sejati.

Bagi Islam kejujuran atsar adalah utama, dan kebohongan atsar meskipun itu demi kebaikan tetaplah tercela selamanya. Meskipun demikian banyak ditemukan para pemalsu riwayat dalam tubuh kaum muslimin, dan sebagian besar dari mereka memalsukan riwayat dengan alasan demi kebaikan kaum muslimin, dan demi kemuliaan Islam.

Ibnu Mahdy pernah bertanya kepada Maisarah bin Abdi Rabbihi, “Dari mana kamu dapatkan hadits “Barang-siapa yang membaca ini maka akan begini?” Ia menjawab. “Aku memalsukannya untuk menyemangati manusia.”

Bahkan sebagian dari kaum Karamiyyah ada yang berkata: “Kami tidak berdusta atas nama Rasulullah, tapi kami berdusta untuk kepentingan Rasulullah”

Mereka membuat riwayat baru atau menggubah redaksi riwayat lama dengan tujuan menyemangati manusia untuk berbuat baik, atau memperingatkan mereka agar tidak berbuat kemungkaran, sungguh tujuan mulia namun cara yang dilakukan sangatlah tercela disisi Alloh dan Rasul Nya.

Rasul bersabda :

“Barangsiapa menyampaikan suatu perkataan dariku yang telah diketahui bahwa itu adalah kedustaan yang dibuat-buat, maka ia termasuk salah seorang pendusta.” (HR. Muslim)

Namun betapapun banyak para pemalsu riwayat tak kan lepas mereka dari kejaran ahlul hadits yang senantiasa menjaga agama ini dalam kemurniannya, dan tiap 100 tahun Alloh hadirkan seorang mujadid ahlul hadits yang akan memurnikan kembali ajaran Islam dari kejahilan para pemalsu riwayat.

Sabda Rasulullah, dari Abu Hurairah:
“Alloh mengutuskan pada ummat ini di setiap awal 100 tahun, orang yang akan memperbaharui urusan agama-Nya (mujaddid)”
Dari Sunan Abu Dawud, Kitab 37, Al Malahim.

Sungguh segala puji bagi Alloh yang telah menjaga al Qur’an dan Sunnah dari kejahilan para pemalsu riwayat dengan menurunkan para ahlul hadits.

Sungguh ummat Islam harus terus menjaga kemurnian agamanya, sebab inilah bukti kebenaran Islam. Sungguh ummat Islam harus berlatih untuk jujur pada agamanya, mengatakan sesuatu dan menyandarkan sesuatu jelas pada sumber yang sebenarnya.

Namun meskipun al Qur’an dan as Sunnah terjaga kemurniannya akan tetapi tidak halnya dengan kalam para ulama besar Islam yang hingga kini kian banyak disimpangkan, digubah sesuai dengan keinginan dan pemikiran masing-masing, dan alangkah mudahnya kita menemukan perbedaan kalam ulama yang sama dalam kitab yang sama namun berbeda isi disebabkan penerbit yang berbeda, waliyaudzubillah.

Bahkan saat ini orang tidak bisa berpatokan pada judul dan ulama pengarang sebuah kitab, namun mesti melihat juga siapa penerbitnya dan kapan diterbitkannya karena beda penerbit dan beda tahun terbit berarti beda isi meskipun kitabnya sama.

Inilah kecelakaan terbesar bagi ummat Islam, dan inilah perilaku kaum musyrikin yang mulai diikuti oleh sebagian besar kelompok Islam, wallahul musta’an.

Salah contoh yang cukup mengagetkan yang saya temukan adalah perilaku Hizbut Tahrir Indonesia yang menggubah kitab kitab lama mereka sehingga tahun demi tahun terjadi kian banyak perubahan namun tetap disandarkan pada ulama yang menulis pertama kali, seakan akan ulama tersebut masih hidup dan merevisi kitabnya sendiri saat ini.

Puluhan tahun lalu ketika saya masih aktif di Hizbut Tahrir saya memiliki sebuah kitab rujukan dengan spesifikasi sebagai berikut :

Peraturan Hidup Dalam Islam
Judul Asli : Nizhamul Islam
Penulis : Taqiyyuddin An Nabahani
Al Quds 1372 H – 1953 M
Penerjemah : Abu Amin, dkk
Penyunting : A.R. Nasser, Ir. A. Saifullah
Penata Letak : N. a. Rasyid
Penerbit : Pustaka Thariqul ‘Izzah Indonesia
Cetakan II (revisi)
April 1993

Kemudian baru baru ini saya memperoleh kitab dengan judul dan pengarang yang sama dengan spesifikasi sebagai berikut :

Judul Asli: Nizham Al-Islam
Pengarang: Taqiyuddin An-Nabhani
Dikeluarkan oleh Hizbut Tahrir
Cetakan ke-1: 1953 M/ 1372 H
Cetakan ke-6: 2001 M/ 1422 H
Edisi Mu’tamadah
Edisi Indonesia
Penerjemah: Abu Amin, dkk
Penyunting: Tim HTI-Press
Penata Letak: Anwari
Desain Sampul: Hanafi
Penerbit: Hizbut Tahrir Indonesia, Gedung Anakida Lt.7 Jl. Prof. Soepomo No.27 Tebet, Jakarta Selatan, Telp. 021-8353254

Dan pada mulanya saya beranggapan kitab tersebut pastilah sama isinya karena judul kitab dan pengarangnya jelas sama, namun ketika saya cek ternyata sungguh diluar dugaan bukan hanya tata bahasanya yang diubah namun banyak hal-hal baru yang berbeda sama sekali dari kitab asalnya.

Dan yang sangat menyedihkan ternyata kitab baru tersebut masih disandarkan pada penulis lamanya seorang yaitu Taqiyyuddin an Nabhani yang telah wafat puluhan tahun yang lalu.

Sehingga kaum muslimin yang baru mengenal kitab tersebut pasti akan beranggapan kitab tersebut adalah asli tulisan Taqiyyuddin an Nabhani apa adanya sebagaimana ia tulis puluhan tahun yang lalu.

Contoh gubahan kitab tersebut misalnya pada bab Jalan Menuju Iman terdapat perkataan pada kitab lama sebagai berikut :

yaitu apa-apa yang telah ditetapkan oleh al Qur’an dan hadits mutawatir.

Namun pada kitab baru tertulis sebagai berikut :

yaitu apapun yang telah ditetapkan oleh Al-Quran dan hadits qath’i -yaitu hadits mutawatir-.

Dapat dilihat pada kata hadits mutawatir yang di buku lama adalah tulisan asli namun dibuku baru hanyalah sebuah penjelasn yang diapit tanda strip sementara kata aslinya diubah menjadi hadits qath’i.

Gubahan diatas memang tidaklah terlalu mencolok dan mungkin bisa ditolerir meskipun secara kaidah sudah tidak boleh dinisbahkan pada penulis lamanya.

Namun terdapat gubahan yang benar benar mencolok yaitu pada Bab Rancangan Undang-undang Dasar yang di buku lama terdiri dari 187 Pasal RUUD namun pada buku yang baru terdapat 190 Pasal RUUD dan inipun dinisbahkan pada penulis lamanya.

Berikut beberapa contoh gubahan isi kitab Nidzamul Islam karya Taqiyyuddin yang kitab hasil gubahan tersebut masih disandarkan pada penulis lamanya juga yaitu Taqiyyuddin saja :

Pada Nidzamul Islam cetakan ke-2 tertulis :

Pasal 33
Tata cara pengangkatan khalifah adalah sebagai berikut :
(a) Anggota majlis ummat dari kalangan kaum muslimin mengajukan beberapa calon untuk kedudukan ini, lalu nama-nama mereka diumumkan, dan kaum muslimin diminta untuk memilih salah satu diantaranya.
(b) Hasil pemilihan diumumkan, sehingga kaum muslimin mengetahui siapa yang mendapat suara terbanyak dari para calon.
(c) Anggota majlis ummat tersebut segera membaiat siapa yang mendapatkan suara terbanyak sebagai khalifah untuk menjalankan pemerintahan berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah.
(d) Setelah pelaksanaan bai’at sempurna, diumumkan kepada khalayak siapa yang menjadi khalifah kaum muslimin, sehingga berita pengangkatannya sampai ke seluruh ummat, dengan mengumumkan namanya dan sifat-sifat yang menjadikannya pantas untuk diangkat sebagai kepala negara.

Namun pada Nidzamul Islam cetakan ke-6 tertulis :

Pasal 33
Diangkat amir sementara untuk menangani urusan kaum Muslim dan melaksanakan proses pengangkatan Khalifah yang baru setelah kosongnya jabatan Khilafah sebagai berikut:
a. Khalifah sebelumnya, ketika merasa ajalnya sudah dekat atau bertekad untuk mengundurkan diri, ia memiliki hak menunjuk amir sementara
b. Jika Khalifah meninggal dunia atau diberhentikan sebelum ditetapkan amir sementara, atau kosongnya jabatan Khilafah bukan karena meninggal atau diberhentikan, maka Mu’awin yang paling tua usianya menjadi amir sementara, kecuali jika ia ingin mencalonkan diri untuk jabatan Khilafah, maka yang menjabat amir sementara adalah Mu’awin (Mu’awin Tafwidl, pen.) yang lebih muda, dan seterusnya.
c. Jika semua Mu’awin ingin mencalonkan diri maka Mu’awin Tanfizh yang paling tua menjadi amir sementara, jika ia ingin mencalonkan diri maka yang lebih muda berikutnya, dan demikian seterusnya.
d. Jika semua Mu’awin Tanfizh ingin mencalonkan diri untuk jabatan Khilafah maka amir sementara dibatasi pada Mu’awin Tanfizh yang paling muda.
e. Amir sementara tidak memiliki wewenang melegislasi hukum.
f. Amir sementara diberikan keleluasaan untuk melaksanakan secara sempurna proses pengangkatan Khalifah yang baru dalam tempo tiga hari. Tidak boleh diperpanjang waktunya kecuali karena sebab yang memaksa atas persetujuan Mahkamah Mazhalim.

Dapat kita lihat betapa isi pasal 33 pada cetakan ke-2 berbeda 100% dengan isi pasal 33 pada cetakan ke-6.
Rupanya pasal 33 pada cetakan ke-2 digeser menjadi pasal 34 pada cetakan ke-6,
namun setelah dilihat ternyata isi pasal 33 cet-2 dengan isi pasal 34 cet ke-6 pun berbeda 99%,
sebagaimana berikut :

Pasal 34
Metode untuk mengangkat Khalifah adalah baiat. Adapun tata cara praktis untuk mengangkat dan membaiat Khalifah adalah sebagai berikut :
a. Mahkamah Mazhalim mengumumkan kosongnya jabatan Khilafah
b. Amir sementara melaksanakan tugasnya dan mengumumkan dibukanya pintu pencalonan seketika itu.
c. Penerimaan pencalonan para calon yang memenuhi syarat-syarat in’iqad dan penolakan pencalonan mereka yang tidak memenuhi syarat-syarat in’iqad ditetapkan oleh Mahkamah Mazhalim.
d. Para calon yang pencalonannya diterima oleh Mahkamah Mazhalim dilakukan pembatasan oleh anggota-anggota Majelis Umah yang muslim dalam dua kali pembatasan. Pertama, dipilih enam orang dari para calon menurut suara terbanyak. Kedua, dipilih dua orang dari enam calon itu dengan suara terbanyak
e. Nama kedua calon terpilih diumumkan. Kaum Muslim diminta untuk memillih satu dari keduanya.
f. Hasil pemilihan diumumkan dan kaum Muslim diberitahu siapa calon yang mendapat suara lebih banyak.
g. Kaum Muslim langsung membaiat calon yang mendapat suara terbanyak sebagai Khalifah bagi kaum Muslim untuk melaksanakan kitabullah dan sunah rasul-Nya.
h. Setelah proses baiat selesai, Khalifah kaum Muslimin diumumkan ke seluruh penjuru sehingga sampai kepada umat seluruhnya. Pengumuman itu disertai penyebutan nama Khalifah dan bahwa ia memenuhi sifat-sifat yang menjadikannya berhak untuk menjabat Khilafah.
i. Setelah proses pengangkatan Khalifah yang baru selesai, masa jabatan amir sementara berakhir.

Dan perubahan signifikan seperti ini pun masih disandarkan pada penulis lama yang sudah lama wafat.
Apakah Taqiyyuddin saat ini masih hidup hingga bisa merubah isi kitabnya ini ?.
Siapa yang bertanggung jawab atas perubahan kitab Taqiyyuddin ini ? Dan seperti apa kitab yang benar benar asli Tulisan Taqiyyuddin ?
Sungguh budaya seperti ini jika dibiarkan dapat merusak orisinalitas kitab-kitab agama Islam.


Belum lagi isi dari pasal RUUD yang banyak mengalami gubahan namun tetap saja disandarkan pada penulis lama yang telah lama wafat.

Seandainya Taqiyyuddin masih hidup hingga kini apakah rela ia melihat kitab karangannya diubah-ubah kemudian dinisbahkan pada dirinya ?

Apakah perubahan besar-besaran pada isi RUUD kemudian dinisbahkan ke taqiyyuddin tersebut sesuai dengan maksud dan pemikiran taqiyyuddin sebelumnya ?

Bagimana mungkin penulis yang telah wafat bisa mengubah pasal RUUD yang dulunya hanya 187 pasal kini di kitabnya yang dicetak ulang menjadi 190 pasal ?

Kenapa kitab yang telah berubah drastis isinya ini tetap dikatakan sebagai tulisan Taqiyyuddin an Nabhani sebagai satu satunya penulis ?

Hal itu tidak mungkin terjadi kecuali Taqiyyuddin an Nabhani masih hidup hingga kini.

Alloh berfirman yang artinya :

Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka Itulah orang-orang pendusta. (An Nahl 105)

Semoga kebiasaan menggubah kalam ulama ini tidak diteruskan oleh Hizbut Tahrir sebab akan menyebabkan rusaknya banyak warisan ilmu ulama yang mereka berjuang tak kenal lelah memurnikan ajaran agama demi kejayaan Islam.

Dan kebiasaan ini apabila diteruskan bukan tidak mungkin akan menyebabkan kerusakan agama yang lebih besar apalagi jika bukan hanya kitab kitab ulama Hizbut Tahrir namun juga kitab kitab ulama besar Islam yang wajib kita jaga orisinalitasnya pada akhirnya terkena gubahan yang disesuaikan dengan agenda dan kepentingan kelompok.

Semoga Hizbut Tahrir bisa menghentikan kebiasaan yang sangat merusak ini, dan semoga agama ini terjaga kemurniannya selamanya.

Berikut beberapa contoh gubahan isi kitab Nidzamul Islam karya Taqiyyuddin yang kitab hasil gubahan tersebut masih disandarkan pada penulis lamanya juga yaitu Taqiyyuddin saja :

Pada Nidzamul Islam cetakan ke-2 tertulis :

Pasal 33
Tata cara pengangkatan khalifah adalah sebagai berikut :
(a) Anggota majlis ummat dari kalangan kaum muslimin mengajukan beberapa calon untuk kedudukan ini, lalu nama-nama mereka diumumkan, dan kaum muslimin diminta untuk memilih salah satu diantaranya.
(b) Hasil pemilihan diumumkan, sehingga kaum muslimin mengetahui siapa yang mendapat suara terbanyak dari para calon.
(c) Anggota majlis ummat tersebut segera membaiat siapa yang mendapatkan suara terbanyak sebagai khalifah untuk menjalankan pemerintahan berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah.
(d) Setelah pelaksanaan bai’at sempurna, diumumkan kepada khalayak siapa yang menjadi khalifah kaum muslimin, sehingga berita pengangkatannya sampai ke seluruh ummat, dengan mengumumkan namanya dan sifat-sifat yang menjadikannya pantas untuk diangkat sebagai kepala negara.

Namun pada Nidzamul Islam cetakan ke-6 tertulis :

Pasal 33
Diangkat amir sementara untuk menangani urusan kaum Muslim dan melaksanakan proses pengangkatan Khalifah yang baru setelah kosongnya jabatan Khilafah sebagai berikut:
a. Khalifah sebelumnya, ketika merasa ajalnya sudah dekat atau bertekad untuk mengundurkan diri, ia memiliki hak menunjuk amir sementara
b. Jika Khalifah meninggal dunia atau diberhentikan sebelum ditetapkan amir sementara, atau kosongnya jabatan Khilafah bukan karena meninggal atau diberhentikan, maka Mu’awin yang paling tua usianya menjadi amir sementara, kecuali jika ia ingin mencalonkan diri untuk jabatan Khilafah, maka yang menjabat amir sementara adalah Mu’awin (Mu’awin Tafwidl, pen.) yang lebih muda, dan seterusnya.
c. Jika semua Mu’awin ingin mencalonkan diri maka Mu’awin Tanfizh yang paling tua menjadi amir sementara, jika ia ingin mencalonkan diri maka yang lebih muda berikutnya, dan demikian seterusnya.
d. Jika semua Mu’awin Tanfizh ingin mencalonkan diri untuk jabatan Khilafah maka amir sementara dibatasi pada Mu’awin Tanfizh yang paling muda.
e. Amir sementara tidak memiliki wewenang melegislasi hukum.
f. Amir sementara diberikan keleluasaan untuk melaksanakan secara sempurna proses pengangkatan Khalifah yang baru dalam tempo tiga hari. Tidak boleh diperpanjang waktunya kecuali karena sebab yang memaksa atas persetujuan Mahkamah Mazhalim.

Dapat kita lihat betapa isi pasal 33 pada cetakan ke-2 berbeda 100% dengan isi pasal 33 pada cetakan ke-6.
Rupanya pasal 33 pada cetakan ke-2 digeser menjadi pasal 34 pada cetakan ke-6,
namun setelah dilihat ternyata isi pasal 33 cet-2 dengan isi pasal 34 cet ke-6 pun berbeda 99%,
sebagaimana berikut :

Pasal 34
Metode untuk mengangkat Khalifah adalah baiat. Adapun tata cara praktis untuk mengangkat dan membaiat Khalifah adalah sebagai berikut :
a. Mahkamah Mazhalim mengumumkan kosongnya jabatan Khilafah
b. Amir sementara melaksanakan tugasnya dan mengumumkan dibukanya pintu pencalonan seketika itu.
c. Penerimaan pencalonan para calon yang memenuhi syarat-syarat in’iqad dan penolakan pencalonan mereka yang tidak memenuhi syarat-syarat in’iqad ditetapkan oleh Mahkamah Mazhalim.
d. Para calon yang pencalonannya diterima oleh Mahkamah Mazhalim dilakukan pembatasan oleh anggota-anggota Majelis Umah yang muslim dalam dua kali pembatasan. Pertama, dipilih enam orang dari para calon menurut suara terbanyak. Kedua, dipilih dua orang dari enam calon itu dengan suara terbanyak
e. Nama kedua calon terpilih diumumkan. Kaum Muslim diminta untuk memillih satu dari keduanya.
f. Hasil pemilihan diumumkan dan kaum Muslim diberitahu siapa calon yang mendapat suara lebih banyak.
g. Kaum Muslim langsung membaiat calon yang mendapat suara terbanyak sebagai Khalifah bagi kaum Muslim untuk melaksanakan kitabullah dan sunah rasul-Nya.
h. Setelah proses baiat selesai, Khalifah kaum Muslimin diumumkan ke seluruh penjuru sehingga sampai kepada umat seluruhnya. Pengumuman itu disertai penyebutan nama Khalifah dan bahwa ia memenuhi sifat-sifat yang menjadikannya berhak untuk menjabat Khilafah.
i. Setelah proses pengangkatan Khalifah yang baru selesai, masa jabatan amir sementara berakhir.

Dan perubahan signifikan seperti ini pun masih disandarkan pada penulis lama yang sudah lama wafat.
Apakah Taqiyyuddin saat ini masih hidup hingga bisa merubah isi kitabnya ini ?.
Siapa yang bertanggung jawab atas perubahan kitab Taqiyyuddin ini ? Dan seperti apa kitab yang benar benar asli Tulisan Taqiyyuddin ?
Sungguh budaya seperti ini jika dibiarkan dapat merusak orisinalitas kitab-kitab agama Islam.

About these ads

1.165 responses to “DAN TAQIYYUDDIN PUN TERNYATA MASIH HIDUP HINGGA KINI

  1. Farid Al Fajri

    Subhanalloh, pembahasan yang pas. Saya sendiri juga sudah merasakan hal ini sejak lama, terkait dengan penerbitan buku-buku HT. Setelah mengetahui ada buku terbitan tahun 1993 dibandingkan dengan buku terbitan tahun 2003 serta dengan buku baru terbitan tahun 2007. Pertama saya mengira cuma masalah fontasi ternyata tata bahasa yang digunakan sudah ada yang dirubah, sehingga membuat makna semakin bias dari asalnya (sesuai apa yang dipahami oleh penulis waktu membuat buku tersebut) . Cek komentar saya diblog mas Hanif Agung.
    http://hanichi.wordpress.com/2008/03/20/pendapat-imam-yusuf-al-qardhawiy-dan-syaikh-dr-al-buthi-tentang-hadits-ahad-dalam-aqidah/#comment-819

    Semoga Alloh mengampuni dosa-dosa kita dan Alloh selalu memberi hidayah kepada kita serta menetapkan diri-diri kita tetap istiqomah di jalanNYA yang lurus.
    اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

    • Baru berkunjung nich… Semoga kita bisa kembali ke jalan yg lurus berdasarkan Quran dan Sunnah…

    • sy baca artikel yg anda tanggapi, meurut sy perbedaannya tdk substantif kok, ga apala yg penting sama2 tegakkan islam, jangan terpecah belah oleh musuh2 islam.

      • Saudara liem yang dikasihi Allah,
        Sesungguhnya sangat substantif karena pada RUU lama kewenangan menentukan calon adalah di Majelis Ummah sedangkan pada RUU baru di Mahkamah Mazhalim.
        Kemudian di RUU lama tidak ada pencalonan diri sebagai khalifah karena calon langsung ditentukan/ditunjuk/diajukan oleh majelis ummah, sedangkan pada RUU baru terdapat proses pencalonan diri .
        Intinya RUU yang baru lebih demokratis ketimbang RUU lama buatan syaikh taqiyyuddin, tentunya jika beliau masih hidup barangkali akan marah besar jika melihat penyimpangan ini.

  2. hmm…saya baru tersadar… separah itu ya mereka….

    subhanallah… kok semua pengikutnya diam seribu bahasa…. menyedihkan…

  3. Setiap pejuang tidak lah bisa mengira-mengira untuk men generalisir suatu permasalahan, nampak betul penyakit hati itu mencuat. Kami tidak dian seribu bahasa, kami berdikusi dan berdialog. Namun disetiao tabayun yang kami terima. Kami tetap sadar ada yang harus diperbaiki. Tetapi permasalahan kami dan saudara kami yang lain adalah umur ini cukup tidak untuk terus berjuang mendirikan Khilafah, dan memperjuangkannya.Anda tidak mengerti apa permasalahan kaum muslimin. Dan anda mengada-ada, dari mana anda tahu kitab-kitab yang lain juga diubah. Anda sungguh menyedihkan. Cahyo, dan Juga penulis Word Press ini.

    • tuk andreas:

      wah ente kayaknya lebih paham ya,ngga ilmiah banget ente debat dengan jawaban seperti itu,bukti apa yg ente kasih tuk membantah tentang artikel ini,jangan hanya bisa arogan dg meng-under estimate orang lain tanpa menunjukan kesalahan dan kebenaran yg ada maksud kepada mereka

      • pencari cinta

        andreas: kenapa maamu masih tertutup saat melihat kepalsuan di depan mata…?? apakah itu yang diajarkan abu jahal??? ataukah musailamah??

      • @Sodara ZUL :Menurut analisa saya sangat masuk akal apa yg di ungkapkan penulis blog ini. hendaknya temen2 HTI Mengkaji ulang kitap2 nya (menurut padangan saya penulis blog ini paham dan tau betul permasalahan di HTI dan saya yakin blog ini sangat bermanfaat untuk qt semua (kaum muslimin) terutama temen2 HTI dalam melanjutkan dakwahnya…agar tidak ada kaum muslimin yang dirugikan di dunia dan di akhirat kelak). lanjukan perjuanganmu shobat (penulis blog) untuk meluruskan temen2 HTI. insyaallah allah akan selalu menyertai mu.

    • PejuangKeadilan

      @bang Andreas
      kan mas mantan sudah nunjukin perbandingan bukunya, jadi cukup bukti lah bahwa HT ngubah redaksi atau apalah… yang adil dung diskusinya.

  4. blog yang aneh….penulisnya juga sangat jauh dari penulisan ilmiah…
    hari gini masih ada yg ngaku MANTAN HIZBUT TAHRIR !
    emangnya HT tu skolahan?
    ga usah jauh jauh mendebat artikel ga bermutu ini…(baca : artikel SAMPAH)
    bikin aja sekalian REUNI MANTAN SKOLAH HT…jangan lupa saya udangannya :)

    • he..he..HTIer’s yg kehilangan kesadaran,fanatik buta dan menjadikan HT sebagai akidah,siapa yg goblok siapa yg ngga ilmiyah kita sudah bisa ambil kesimpulan

      • masya Allah. apa untungnya perdebatan. kalau ada yang salah ya dibenarkan dengan ruhama atau adzillah kalau memang masih pada percaya hari akhir dan setia pada ajaran Nabi. semoga bermanfaat

    • Bicara kasar tanpa etika, tanpa dalil, mengabaikan pendapat para ulama itu memang ciri khas kaum khawarij modern. Definisi bodoh menurut mrk adalah apa2 yg bertentangan dgn pendapat mereka. “Alaa innahum humus sufahaa’u walakin laa ya’lamuun”

  5. gpp lah rubah2 demi kepentingan..hizb, masalah amanat ilmiah mah belakangan aja hehe

    • untuk boy : hati-hati kalau bicara ( mngeluaran pendapat), fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. itulah jika anda tdk pernah belajar kaidah bahasa indonesia. kitab HT yg d terjemahkan di dalam bhsa indonesia memang mengalami perubahan dan perubahan itu bisa saja terjadi setiap minggu jika ada perubahan kaidah bahasa indonesia setiap minggu. hal ini tentu dilakukan agar para darisin mudah memahaminya. misalnya dulu kata “JATUH” ditulis “DJATUH”, misalnya lagi “supaya mudah difahami” sekarang “agar mudah d pahami”.
      tetapi perlu anda ketahui bahwa kitab asli dari HT tdk pernah berubah. 7000 ulama umat islam saja yg hadir dlm liqo ulama internasional saja tdk mempermasalahkannya kok. apakah kamu merasa bahwa kamu lebih pintar dari 7000 ulama-ulama tersebut????
      dan ulama-ulama indonesia pun yg hadir dalam liqo ulama nasional tdk mempermasalahkannya.
      Al-Qur’an memang tidak pernah berubah, tetapi kata siapa kata-kata terjemahan dalam bahasa indonesiannya tdk pernah berubah???
      kata-kata terjamahan Al-Qur’an dan terjemahan kitab-kitab HT memang berubah tetapi maknanya tdk pernah berubah.
      sungguh apakah kalian yg membuat blog ini tdk SD???
      karena sy beranggapan bahwa org yang membuat blog ini sangat dangkal pemikirannya.
      berhentilah kalian memfitnah, ingatlah! org yg suka memfitnah maka tempat mereka adalah di neraka jahanam. org2 yang mengatakan sesuatu padahal sesuatu itu salah, maka tunggulah azab yg pedih dari Allah, walaupun kalian memakai jubah dan shalat setiap hari setiap hari tetapi jika kerjaan kalian terus memfitnah (apalagi umat/haraqah islam) maka tempat org2 seperti itu adalah NERAKA JAHANAM.

      • Saudara Zulfikar yang dirahmati Allah,

        Perubahan transliterasi bahasa tidak apa-apa akhy, hanya saja kalo berubahnya dari yang aslinya 187 pasal RUU menjadi 190 pasal RUU maka itu sudah bukan perubahan bahasa. Wallahul musta’an.

        Kita bukan meremehkan ribuan ulama akhy, hanya saja mereka berkumpul itu dalam rangka menyuarakan khilafah saja, bukan dalam rangka mengkaji orisinalitas karya taqiyyuddin saat ini.

        Kalo masalah seruan khilafah kita setuju kok, dan yang kita kritik dari HT bukan seruan khilafahnya :)
        Barakallahufikum

      • Saya ada usul gimana kalo ribuan ulama yang dibanggakan oleh HT/HTI itu dikasih tahu tentang adanya Blog penuh berkah ini. Trus ajak mereka untuk membacanya dan berdiskusi di Blog penuh berkah ini.

      • bgmnpun sy tetap salut perjuangan dan jihad HT dan anda ex HT

  6. IMAM SYAFI’I pernah menyampaikan apabila kalian bertemu dengan orang -orang BODOH (mengaku islam tapi justru memfitnah pada saudara islam yg lain, seperti yang bikin BloG ini dan kroni2nya…maka PERCUMA saja melayani perdebatan karena itu lebih baik TINGGALKAN SAJA mereka dengan kebodohannya :)

    Allah SWT -lah sebaik-baik pembuat MAKAR ! kelak kalian akan dihisab atas perbuatan kalian ini………ALLAHU AKBAR !!!

    NB: kepada ikhwani wa akhwati fillah salah satu ciri orang yang BODOH adalah:
    apabila saya meninggalkan/posting nasehat ini mereka tidak segera sadar dan istighfar tapi justru malah memperpanjang lagi perdebatan ini dengan memberikan balasan yang sangat KEJI/LICIK dan CULAS…mari segera kita buktikan saudara saudaraku komentar mereka setelah ku ini……

    • pencari cinta

      Andy: orang Islam itu kalo ditunjukkan kesalahannya, maka ia akan menyadari kesalahannya dan langsung istighfar… setelah istighfar lalu bertaubat… tapi kenapa kamu malah menyumpah serapah?? apa itu ajaran Nabimu?? apa itu ajaran Islam??
      ambillah hikmah dari wadah manapun ia keluar.. entah dari mantan atau bukan, anak kecil atau dewasa, kebenaran bisa saja datang.

    • Assalam..saya bukan org KomaHti juga bukan org HTI .sya adlah seorang muslim yang menjunjung tinggi para ulama pewaris nabi, saya merasa miris dengan anda karena kata-kata yang kurang pantas anda sandingkan dengan kalimah” takbir, pabila anda tidak menerima pernyataan orang lain maka hendaklah anda lebih bijak dalam menanggapinya, apalagi anda berlatar belakang sebuah harokah islam, itu dapat menciptakn imez yng jelek bgi harokah anda. selain itu sya merasa sakit hati ktika anda menyatakan “seperti yang bikin BloG ini dan kroni2nya…” yang anda sisipkan dalam pernyataan seorang ulama Besar Imam Syafi’i (apabila kalian bertemu dengan orang -orang BODOH (mengaku islam tapi justru memfitnah pada saudara islam yg lain, seperti yang bikin BloG ini dan kroni2nya…maka PERCUMA saja melayani perdebatan karena itu lebih baik TINGGALKAN SAJA mereka dengan kebodohannya). seolah-olah penjelasanya itu asli dari sang Imam. pdahal hanya ungkapan kemarahan anda. semoga anda menyadari kesalahan-kesalahn kecil seperti itu, karena ini akan sangat menyakiti hati orang yang mengaguminya apalgi hati hati sang Imam seandainya beliau mengetahuinya… Allohuakhbar…(berjuang karena Alloh, Untuk Alloh, dan dijalan yang di kehendaki Alloh)…wassalam

    • PejuangKeadilan

      TO Andy Kethus
      Halah2…. lawong dirimu dan kelompokmu saja belum tentu benar ko nyumpahin saudara muslim! ajaran HT ko kasar sih…

    • bang Andiy QUTUZ : Mohon di pikir dengan Otak dan Hati nurani yang Jernih sebelum berkomentar…jangan memfitnah “imam safii” dengan perkataan yang anda manipulasi…berfikir dan bersikaplah secara islami dan semoga allah membuka pintu hati anda. insyaallah

  7. Mas Andi, anda juga akan di hisab..ingat itu..ciri kebodohan itu adalah menghindari diskusi ilmiah..sedangkan mengumpat orang dengan kata KEJI, LICIK dan CULAS adalah tanda kecelakaan..

    “Celakalah orang-orang yang mengumpat…” (Al-Humazah)

    Jadi sebagai muslim tolong adab dan etika yang diajarkan al-Quran tetap dijaga walaupun anda sudah sangat berilmu tinggi di HT. Saya tidak pernah mendapati penulis blog ini membalas dengan kata-kata keji kepada siapa pun.

    Terserah jika anda menganggap balasan saya ini sebagai KEJI, LICIK dan CULAS.

  8. Mas Andi Qetuz, anda memasang komentar jebakan di tiap artikel.. saya hanya mengingatkan anda supaya lebih beretika..eh anda malah senang karena sudah menunjukan pada orang2 bahwa saya licik, lha liciknya dimana????

    Saya yakin anda belum membaca seluruh artikel di blog ini..

  9. Mas Andi Qetuz, mudah2an akhlak anda tidak mewakili akhlak anggota HTI keseluruhan..sebab apabila seluruh anggota HTI seperti anda, apa kata dunia???…mas Arie kemana neh? tolong diajari akhlak aja dulu nih rekan seperjuangannya.

  10. IMAM SYAFI’I pernah menyampaikan apabila kalian bertemu dengan orang -orang BODOH (mengaku islam tapi justru memfitnah pada saudara islam yg lain, seperti yang bikin BloG ini dan kroni2nya)…maka PERCUMA saja melayani perdebatan mereka… karena itu lebih baik TINGGALKAN SAJA mereka dengan WAJAH kebodohannya :)

    Allah SWT -lah sebaik-baik pembuat MAKAR ! kelak kalian akan dihisab atas perbuatan kalian ini memulai pertamakali menghina/memfitnah saudara kalian se-ISLAM………ALLAHU AKBAR !!!

    NB: kepada ikhwani wa akhwati fillah salah satu ciri orang yang BODOH adalah:
    apabila saya meninggalkan/posting nasehat ini mereka tidak segera sadar dan istighfar tapi justru malah memperpanjang lagi perdebatan ini dengan memberikan balasan yang sangat KEJI/LICIK dan CULAS…PENUH DENGAN KEDENGKIAN TAPI SEBENARNYA PENGECUT … TAJAMNYA LIDAH KALIAN TIDAK PERNAH dipake UNTUK MUSUH MUSUH ALLAH spti AMERIKA DAN ISRAEL tapi justru pada saudara saudaranya sendiri,…inikah yg kalian katakan AKHLAK MUSLIM????

    :) mari segera kita BUKTIKAN saudara saudaraku komentar mereka setelah ku ini……
    ===
    Perhatian untuk Mas Andi Qutuz … anda tidak usah bawa2 nyatut nama organisasi lain… karena anda berdusta atas nama orang lain…. Coba lihat ini

    IP Address antara Andi Qutuz dan Aktifis PMII sama

    aktifis PMII
    yahoo.com
    gantengmacho@gmail.com
    125.164.64.99

    Andiy QUTUZ
    quthuzainjalood.blogspot.com
    qubahgallery@gmail.com
    125.164.64.99

    • kalo anda kehabisan hujjah lebih baik tidak usah memperbanyak sampah di blog ini…

      atau saya delet!

    • pencari cinta

      andy: apakah kata2 imam syafi’i yang kamu nukil itu sudah sesuai dengan kata2 beliau yang asli?? ataukah kamu cuma menambah data tentang kepalsuan2 HTI??

    • afwan Andiy Qutuz, sepertinya antum terburu-buru dan dikuasai su’udzon. Kalaupun IP addressnya sama, ada kemungkinan itu warnet dan mereka berdua posting dari warnet yang sama. Atau boleh jadi itu satu ISP sehingga dengan NAT terlihat dari luar adalah IP addressnya sama. Terlepas dari PMII itu seperti apa, tapi justru antum telah menyebarkan fitnah.

    • Bicara kasar tanpa etika, tanpa dalil, mengabaikan pendapat para ulama itu memang ciri khas kaum khawarij modern. Definisi bodoh menurut mrk adalah apa2 yg bertentangan dgn pendapat mereka. “Alaa innahum humus sufahaa’u walakin laa ya’lamuun”
      Mrk itu spt kata Imam Ali r.a. Rajulun laa ya’lamu annahu laa ya’lam. Isi otak dan perutnya adalah sampah hasil doktrin, dogma dan brainwashing seniornya yg mendapat perlakuan yg sama.

    • @Andhy Ketuz. Kalau antum emang pintar, gampang, buktikan saja kalau pendapat penulis tentang “187 pasal RUU menjadi 190 pasal RUU” adalah salah.

      Saya pernah mendengarkan ceramah Yahya Waloni bahwa orang nashoro paling suka mengubah2 injil seperti yang pernah beliau katakan bahwa pada injil cetakan tahun X, kadang domba sulaiman bin daud 300 ekor, tetapi pada cetakan tahun Y, menjadi 3000 ekor.

      Kalau Anda tidak bisa membuktikan dengan data dan fakta tentang kesalahan penulis artikel ini, mohon maaf sekali saya mengatakan kalau HT ternyata juga suka merubah kitab, bahkan kitab pendirinya sendiri, sungguh terlaluuu…

  11. Serulah (manusia) pada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik serta bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. (an-Nahl : 125).

    “….‘Hai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat Rabbku, dan aku telah memberi nasehat kepadamu, tetapi kamu tidak menyukai orang-orang yang memberi nasehat’.” (Al-A’raf: 79)

  12. PERCUMA saja diskusi sama kalian…..kalian punya cara untuk character assasinatiom bila sudah KALAH berdebat :)
    semoga Allah SWT membalas kalian atas FITNAH yang kalian timpakan pada saudara2 semuslim

  13. Asslm.af1 ana skrg mnjadi bagian dr Ht,cos obviously ana tahu wjb jd bagian sbuah jama’ah.ghiroh inilah yg ana rasain mgkn sama keu2hnya spt wktu mantan2 ht jd bagìan ht(dulu).so lets build dialog..not monolog.ana yakin mantan2 ht resign with honour(masuk baik2,keluar jg baik2)..skarang pun ttp brgabung dg jama’ah with the same goal,fikroh&thoriqoh..with dalil2 rujukn y >kuat.please bacanya ga smbil marah2. Peace ;->salam ukhuwah akh&ukh mantan Ht..

    • msitompul2008

      Kenapa harus minta maaf, emang ada yang perlu dimaafkan? ndak usah pura-pura lah, bukankah si embak sebelum meninggalkan goresan-goresan lucu di blog ini sudah lama menjadi kader hti?

      gaya marketing klasik euy he…he….

  14. Dari Hudzaifah bin Yaman yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dalam kitabul fitannya,

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

    “… Hendaklah engkau berpegang teguh (bersatu) kepada jama‘ah dan imam kaum Muslimin.” Kemudian Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu bertanya: “Bagaimana kalau mereka sudah tidak mempunyai jama’ah dan imam lagi?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “fa’tajil tilka firoqo kullaha Jauhilah semua kelompok tersebut, meskipun harus menggigit akar pohon, hingga engkau mati dalam keadaan seperti itu.”

  15. msitompul2008

    Coba diperiksa juga donk mas edisi pertama dari buku tsb, kira-kira ada yang berbeda jauh juga ga? jadi penasaran…????

  16. Saudara sitompul yang budiman,

    Saya tentunya kesulitan memperoleh cetakan pertama karena cetakan kedua saja waktu itu belum dipublikasikan secara umum (khusus aktifis HT). Apalagi cetakan I tentunya jumlahnya sangat terbatas atau bahkan mungkin sengaja ditarik dan dimusnahkan agar tidak menjadi masalah dikemudian hari.

  17. Parah bener ahlak simpatisan HT yang bernama Andiy Qutuz saking fanantik butanya sampai segitunya hiiiiiii serem banget :-) ..naudzubillah semoga kaum muslimin Indonesia dijauhkan dari pemahaman Tahriri.

  18. salam ya akhki,

    setiap komentar harus didatangi dengan bukti-bukti yang jelas, kena buat tahkek al manat, nyatakan satu persatu berbezaan, lihat membawa maksud yang berlainan atau hanya gaya ayat sahaja yang bezanya. Usahlah bertikaman sesama muslim, kepada ahli HT ana nasihatkan duduk berbincang bersama tuan empunya bloq, pada tuan empunya bloq ; sebenarnya apa tujuan enta selaku xHT[baca : bekas ahli HT] adakan bloq ini ? melagakan sesama muslim ? ana masih kabur dengan tujuan enta , adakah HT menyerua pada sekutunya Allah ? KHILAFAH apa nya bersatunya umat, mana rugi nya Islam disini ? sila perjelaskan yar…

    • tuk pakcik yusuf,andai pakcik mengerti HT sesiapa dan apa HT seperti xHT mengerti,boleh jadi pakcik memahami maksud utama dari adanya blog ini,keberadaanya adalah ishlah dan hujjah bagi hal-hal yg tak sesuai dalam perjalanan HT,dan itu maklum kerna sesiapa sahaja diHT tuh manusia macam kita yg boleh khilaf dan bersalah

  19. saya yakin pengelola blog ini orang salafy dg alasan:
    1. Tidak setuju dg berkelompok
    2. membela saudi sbg institusi yang benar
    3. tidak paham istilah2 syabab, darisin, hizbiyyin

    ok ,saya tak buat blog mantan salafy ya…
    tapi apa saya sejelek itu, lagi pula salafy sendiri yang benar2 salaf yang mana? wong sudah dipecah belah oleh kekakuan mereka sendiri, dan mungkin sebagai akibat dari tindakan mereka sendiri yang menjelek2 semua kelompok. Anda telah dipecah oleh Allah.
    lagi pula nanti ditanya anda mantan salafi dari “kelompok” yang mana? jadi bingung deh..

    • @ boby –> he-he… saya kira masalahnya bukan salafi atau tidak… permasalahannya pemahaman kita sudah seusai dengan al quran dan assunnah atau belum?

      selanjutnya… masalah kelompok… emang di akhirat nggak akan ditanya… kamu dari salafi, HTI, PKS, atao tabligh… yang di tanya ya seberapa taat kita pada ajaran AL quran dan as shunnah… bukan pada ajaran orang apalagi sampai mengkultuskan seperti yang dilakukan HT/I pada Nabhani

      mengapa mengkultuskan?

      karena sampai saat ini setahu saya… BELUM ada satupun pernytaan HT/I yang mengkritisi pemikiran Nabhani

  20. Saudaraku kaum muslimin yang berbahagia,

    Berikut komentar salah seorang syabab HT (Titok Priastomo) pada saat saya sampaikan kritikan atas gubahan kitab mereka yang gubahan tersebut tetap mereka sandarkan pada penulis lama :

    Syabab HT tersebut berkata :
    – – – – – — – – – – – – –
    “Heh, itu sih karena anda tidak tahu apa yang direvisi. Kalo sekedar menambah takhrij hadits dan sedikit redaksi, seperti yang ada pada nidzomul islam dan syakhshiyyah terbitan 2002, ya tidak perlu menggganti nama pengarang.”
    – – – – – — – – – – – – –

    Maka sungguh jelas betapa saudara kita ini meremehkan penjagaan atas orisinalitas kitab kitab ulama.
    Padahal sebagaimana saya uraikan bahwa dalam nidzamul Islam terdapat perubahan signifikan dari 187 Pasal RUU menjadi 190 Pasal.

    Dan dengan lantangnya sang syabab HT ini berkata bahwa itu tidak perlu mencantumkan siapa yang menambahkannya.
    Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

  21. Kalau perubahannya hanya dari segi ‘bagaimana’ komunikasi,bahasa,dan pembuatan makna itu di bentuk,kan tidak apa-apa?karena makna informasi itu memang bisa berubah terkait dengan kondisi jaman dan metoda perjuangan itu sendiri.Selama sandarannya tidak bertentangan dengan hadist dan Qur’an itu sendiri.
    Jadi sebenarnya malah lucu,yang mengaku mantan HT,tapi tidak faham strategi komunikasi? bukankah HT itu partai politik?

  22. Saudara prabu yang diberkahi Alloh,

    Saya yakin anda belum membandingkan sendiri perbedaan dua cetakan tersebut sehingga mengira perubahan hanya dari segi bahasa.

    Padahal perubahannya sangat signifikan.
    Tidak hanya redaksi atau kata belaka, bahkan banyak tambahan tambahan baru yang bertentangan dengan kitab lama.

    Apakah dari 187 pasal berubah jadi 190 pasal itu hanya perubahan redaksi ?
    Sepertinya anda perlu teliti lagi dua cetakan itu.
    Atau anda tidak memilikinya ?
    Maka insyaAlloh akan saya usahakan dalam waktu dekat ini untuk mengupload sebagian kitab Nidzamul Islam versi lama, doakan ya.

  23. mengapa repot dg perubahan, apakah karena prinsipnya harus nyalaf kemudian tdk boleh ada pendapat baru? justru ketika ada pendapat lebih kuat secara nash dan istimbath kita harus berpegang kepada yang lebih kuat? bukankah talfiq sesuatu yang haram? salafy sendiri terpecah banyak pendapat akhirnya berkelompok lebih dari 9 yang semuanya mengaku salafy. apa itu bukan pembaruan internal? ato malah ada yang suka menyebut perpecahan karena tindakan mereka sendiri? ayo lanjutkan…

    • afwan, akhi jg terlalu menyalhkan suatu kelompok karena tidak semua orang dikelompok tersebut belum tentu sama, cukup akhi mengkritisi apa yang disampaikan dan kalo bertentangan dengan alquran dan assunnah….
      syukron

  24. msitompul2008

    bobby..bobby….
    saya perhatikan, hal yang paling pertama dan utama diberikan kepada para kader-kader hti adalah latihan bagaimana agar bisa selalu nyambung dengan pembicaraan orang lain. selain titok cs, hari ini tambah atu lagi deh member “suka ga nyambung grup” hehehe…

    masalah yang dilontarkan mas pengelola ini adalah masalah penambahan jumlah pasal dari 187 ke 190 kenapa tetap dinisbhakan kepada orang yang sudah meninggal. aturan seperti itu boleh ga dilakukan dalam dunia tulis menulis?
    disini tidak dipermasalahkan mengenai kebolehan sesuatu hal yang baru itu syar’i atau tidak…(itu hal lain yang butuh penjelasan lain lagi)

    klo mo bantah (jangan melantur kemana-mana kayak gitu donk), bantahlah jika memang penambahan tsb tidak merubah sesuatu yang esential…selesai tho?

    klo memang benar seperti tulisan pengelola di atas. untuk hal-hal kecil saja tidak mau jujur, bagaimana bisa mengemban hal-hal yang lebih besar…

  25. Saudaraku yang dirahmati Alloh,

    Berikut beberapa contoh gubahan isi kitab Nidzamul Islam karya Taqiyyuddin yang kitab hasil gubahan tersebut masih disandarkan pada penulis lamanya juga yaitu Taqiyyuddin saja :

    Pada Nidzamul Islam cetakan ke-2 tertulis :

    Pasal 33
    Tata cara pengangkatan khalifah adalah sebagai berikut :
    (a) Anggota majlis ummat dari kalangan kaum muslimin mengajukan beberapa calon untuk kedudukan ini, lalu nama-nama mereka diumumkan, dan kaum muslimin diminta untuk memilih salah satu diantaranya.
    (b) Hasil pemilihan diumumkan, sehingga kaum muslimin mengetahui siapa yang mendapat suara terbanyak dari para calon.
    (c) Anggota majlis ummat tersebut segera membaiat siapa yang mendapatkan suara terbanyak sebagai khalifah untuk menjalankan pemerintahan berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah.
    (d) Setelah pelaksanaan bai’at sempurna, diumumkan kepada khalayak siapa yang menjadi khalifah kaum muslimin, sehingga berita pengangkatannya sampai ke seluruh ummat, dengan mengumumkan namanya dan sifat-sifat yang menjadikannya pantas untuk diangkat sebagai kepala negara.

    Namun pada Nidzamul Islam cetakan ke-6 tertulis :

    Pasal 33
    Diangkat amir sementara untuk menangani urusan kaum Muslim dan melaksanakan proses pengangkatan Khalifah yang baru setelah kosongnya jabatan Khilafah sebagai berikut:
    a. Khalifah sebelumnya, ketika merasa ajalnya sudah dekat atau bertekad untuk mengundurkan diri, ia memiliki hak menunjuk amir sementara
    b. Jika Khalifah meninggal dunia atau diberhentikan sebelum ditetapkan amir sementara, atau kosongnya jabatan Khilafah bukan karena meninggal atau diberhentikan, maka Mu’awin yang paling tua usianya menjadi amir sementara, kecuali jika ia ingin mencalonkan diri untuk jabatan Khilafah, maka yang menjabat amir sementara adalah Mu’awin (Mu’awin Tafwidl, pen.) yang lebih muda, dan seterusnya.
    c. Jika semua Mu’awin ingin mencalonkan diri maka Mu’awin Tanfizh yang paling tua menjadi amir sementara, jika ia ingin mencalonkan diri maka yang lebih muda berikutnya, dan demikian seterusnya.
    d. Jika semua Mu’awin Tanfizh ingin mencalonkan diri untuk jabatan Khilafah maka amir sementara dibatasi pada Mu’awin Tanfizh yang paling muda.
    e. Amir sementara tidak memiliki wewenang melegislasi hukum.
    f. Amir sementara diberikan keleluasaan untuk melaksanakan secara sempurna proses pengangkatan Khalifah yang baru dalam tempo tiga hari. Tidak boleh diperpanjang waktunya kecuali karena sebab yang memaksa atas persetujuan Mahkamah Mazhalim.

    Dapat kita lihat betapa isi pasal 33 pada cetakan ke-2 berbeda 100% dengan isi pasal 33 pada cetakan ke-6.
    Rupanya pasal 33 pada cetakan ke-2 digeser menjadi pasal 34 pada cetakan ke-6,
    namun setelah dilihat ternyata isi pasal 33 cet-2 dengan isi pasal 34 cet ke-6 pun berbeda 99%,
    sebagaimana berikut :

    Pasal 34
    Metode untuk mengangkat Khalifah adalah baiat. Adapun tata cara praktis untuk mengangkat dan membaiat Khalifah adalah sebagai berikut :
    a. Mahkamah Mazhalim mengumumkan kosongnya jabatan Khilafah
    b. Amir sementara melaksanakan tugasnya dan mengumumkan dibukanya pintu pencalonan seketika itu.
    c. Penerimaan pencalonan para calon yang memenuhi syarat-syarat in’iqad dan penolakan pencalonan mereka yang tidak memenuhi syarat-syarat in’iqad ditetapkan oleh Mahkamah Mazhalim.
    d. Para calon yang pencalonannya diterima oleh Mahkamah Mazhalim dilakukan pembatasan oleh anggota-anggota Majelis Umah yang muslim dalam dua kali pembatasan. Pertama, dipilih enam orang dari para calon menurut suara terbanyak. Kedua, dipilih dua orang dari enam calon itu dengan suara terbanyak
    e. Nama kedua calon terpilih diumumkan. Kaum Muslim diminta untuk memillih satu dari keduanya.
    f. Hasil pemilihan diumumkan dan kaum Muslim diberitahu siapa calon yang mendapat suara lebih banyak.
    g. Kaum Muslim langsung membaiat calon yang mendapat suara terbanyak sebagai Khalifah bagi kaum Muslim untuk melaksanakan kitabullah dan sunah rasul-Nya.
    h. Setelah proses baiat selesai, Khalifah kaum Muslimin diumumkan ke seluruh penjuru sehingga sampai kepada umat seluruhnya. Pengumuman itu disertai penyebutan nama Khalifah dan bahwa ia memenuhi sifat-sifat yang menjadikannya berhak untuk menjabat Khilafah.
    i. Setelah proses pengangkatan Khalifah yang baru selesai, masa jabatan amir sementara berakhir.

    Dan perubahan signifikan seperti ini pun masih disandarkan pada penulis lama yang sudah lama wafat.
    Apakah Taqiyyuddin saat ini masih hidup hingga bisa merubah isi kitabnya ini ?.
    Siapa yang bertanggung jawab atas perubahan kitab Taqiyyuddin ini ? Dan seperti apa kitab yang benar benar asli Tulisan Taqiyyuddin ?
    Sungguh budaya seperti ini jika dibiarkan dapat merusak orisinalitas kitab-kitab agama Islam.

    Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

  26. alhamdulilah akhi mengaku mantan HT, ana saudara muslimmu sempat kaget baca blog ini, yang ana sukurin dan doa~ in semoga akhi g buat lagi blog baru berjudul mantan muslim… ha ha…. bercanda boleh kenal lebih dekat nggak? istiqomah dalam dakwah……ana ada undangan buat akhi tanggal 17 ,18, 19 juli 2009 di bumi serpong damai BSD jakarta di sana ada acara yang bisa di sebut,… Muktamar internasional istilah di muhammadiah,… konferensi khilafah istilah di HT…, ana undang akhi pesertanya semua umat muslim dari seluruh dunia…. seluruh shabab HT juga boleh ikut… kitakan saudara.. sukran

  27. Jangan Tulalit !!!

    boleh bawa kompor akh sunardin palu.?? kalau boleh entar ana dikabarin ya.

    • boleh knapa tidak, ana tunggu,, di medan ijtima…tepatnya di blok jamaah indonesia,tenda sulawesi tengah,petak kab. donggala halaqoh sindue, di sana akhi akan lihat wujud nyata cikal bakal lahirnya khilafah,yang selama ini di dengungkan banyak orang, ,disana berkumpul semua umat muslim dari seluruh penjuru dunia, berkasih sayang dalam ikatan ukhuwa tak ada yang dilebihkan atau di rendahkan.insya Allah ,,, ingat akhi ..khilafah adalah hadiah dari Allah untuk umat muslim ketika mereka berkasih sayang dan tak meremehkan saudaranya ..by saudaramu

  28. Saudaraku yang bijak,

    Sebelumnya minta maaf karena saya sendiri sudah bosan dengan kegiatan seperti itu, kegiatan yang hanya membuka pintu syaitan dengan mengghibah para penguasa muslim, kegiatan yang tidak diisi dengan tarbiyah ilmu agama dan hanya orasi yang mempermainkan perasaan & emosi, kegiatan yang tidak berisi muhasabah apa saja kekeliruan HT yang harus diperbaiki namun justru sebaliknya kegiatan tersebut berisi kebanggaan HT atas da’wahnya, kebanggaan atas ide dan metode yang dianggap terbaik dan paling patut diacungi jempol.

    Saya bukan hanya pernah menjadi bagian kegiatan2 itu namun saya pun pernah menjadi orang seperti anda yang diagendakan untuk mengundang sasaran sasaran target da’wah baik dari kalangan awam maupun tokoh masyarakat.

    Jika boleh saya hanya menyumbang saran saja, bahwa kegiatan tersebut harus benar benar jauh dari ikhtilat, jauh dari ghibah, dan harus berisi tarbiyah ilmu agama, serta agendakanlah untuk melakukan muhasabah atas kekeliruan HT selama ini, tentunya dengan niatan ikhlas untuk memperbaiki diri.

    Jika bisa seperti itu kegiatannya maka tanpa diundangpun insyaAlloh saya datang,
    tapi kalo masih seperti yang dulu-dulu, jangankan sekedar diundang, di ongkosi pun saya ogah :)

  29. ibnu tayyimiah berkata..sesekali berjalanlah dengan tidak seperti biasanya….kalaulah kita mencoba melakukannya maka yang kita temukan adalah teramat banyak saudara muslim kita yang jauh dari sentuhan agama…bukan karna mereka tidak mau taat, tapi tidak adanya orang yang mengajak mereka untuk taat..jadi hari ini meluangkan waktu untuk berdebat dengan anda sama halnya menzalimi saudara muslim kita yang ada di pedalaman sana yang butuh untuk di kunjungi setiap saat untuk mengenalkan apa itu islam… dipedalaman sana misionaris kristen telah mengakar rumput,sementara orang-orang alimnya islam asik berkutat dengan kitab berorasi di belakang mikrofon hanya untuk mengatakan kami yang benar.. itulah kenyataan hari ini ….

  30. msitompul2008

    sunardin, pasti dari jamaah jt ya? bsd itu bukan di Jakarta lho tapi di tangerang. setau saya acaranya di laksanakan di gading serpong, daerah sekitar sk keris…

    semua kelompok punya fungsi, peran dan kelebihan sendiri-sendiri. tidak pada tempatnya lagi anda memperkeruh diskusi disini dengan klaim-klim (yang sama) sebagai yang paling berjasa dsb..oke…

  31. Saudara Sunardin palu yang diberkahi Alloh,

    Mencegah saudara sesama muslim dari perbuatan salah merupakan bukti wala’ (loyalitas) seorang muslim terhadap saudaranya, sebagaimana Allah sebutkan dalam firman-Nya di surat At Taubah:71 :

    و المؤمنون و المؤمنات بعضهم أوليآء بعض، يأمرون بالمعروف و ينهون عن المنكر
    “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lainnya. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.” [At Taubah : 71]

    Mari kita nasehati saudara kita di Hizbut Tahrir dan diri kita sendiri agar tidak terlena dalam kemunkaran, insyaAllah

  32. SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG SAHABATKU

  33. Waalaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh, Kang Boed…

  34. Assalamu’alaikum, wahai saudara seiman…
    perjalanan masih panjang… so nikmatilah perjuangan ini… ok! jangan asobiyah kelompok dong, dong, donk-donk!
    ======

    Hal yang sama juga berlaku bagi HT

  35. HT kerjanya komentar melulu, hamas aja di jelek-jelekin, padahalkan mereka udah berjuang bersimbah darah mempertahankan bumi palestina di garis depan…

  36. Asalamu’aklaikum…
    saudaraku yang dari HT, apa benar kalian tidak mempercayai hadis Ahad tolong jawab? karena perjuangan harus di mulai dengan landasan yang benar dari Al-Qur’an dan Hadis, pada hal mayoritas ulama yang sudah kita kenal keilmuannya, dan kesolehannya, mengakui hadis Ahad… tolong jawab
    di tujukan untuk Kader-kader HT…
    Skrn

  37. Saudaraku hafez yang diberkahi Alloh,

    Masalah ini sudah didiskusikan pada tema “Hizbut Tahrir & Aqidah-aqidah Nabi yang Diragukannya”, dan sudah banyak para syabab HT yang ikut berdiskusi disana.
    Intinya masing-masing syabab sedikit berbeda dalam hal ini namun secara umum mereka mengatakan khabar ahad dalam kondisi apapun tidak qath’i sehingga tidak bisa dijadikan sandaran aqidah.
    Untuk lebih jelasnya silahkan di simak di : http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/hizbut-tahrir-aqidah-aqidah-nabi-yang-diragukannya/

  38. ni statement HT pada HAMAS..
    Fatah dan Hamas tidak mencerminkan Islam dan kaum Muslim. Keduanya hanyalah sekelompok kecil dari rombongan kafilah yang menyimpang dari jalan. Adapun Palestina, ia merupakan bumi Islam yang penuh berkah milik umat Islam…..
    perhatikan kata kata SEKELOMPOK KECIL DARI ROMBONGAN KAFILA YANG MENYIMPANG DARI JALAN ALLAH…maaf nih emang yang udah dilakukan HTI apa????sampai bisa mengatakan fitnah seperti itu…..

  39. Saudaraku yang diberkahi Alloh,

    Terbukti bahwa HT pun bersikap selalu membela pendapat kelompok sendiri dan menyalahkan pendapat kelompok lain, dan itu dibuktikan oleh kutipan buletin al islam nomor 462 terbitan 26 Juni 2009 pada paragraf ke-9 sebagaimana dikutip diatas oleh saudara mujahid muda.

    Terlepas dari benar tidaknya ijtihad hamas dalam konflik palestina tentunya kini HT tidak boleh melarang pihak lain mengkritisi HT sebagaimana blog ini yang dituduh sebagai blok intelejen antek kafir oleh para aktifis HT.
    Bagaimana mungkin khilafah HT bisa berdiri bersama al haq jika kondisi HT seperti ini.

  40. saya kira semua aktifis HT kenal dengan KH.Abdullah bin Nuh yg membawa ustad Abdurrahman al-bagdady ke Indonesia. Coba tiru akhlak beliau (ABN) baik ara aktifis HT atauun mantan. maluuu dong saling membongkar aib…

  41. mas tung-tung

    assalamlkm, koma ht emang mantab g’ seperti blog lainnya, di sini kita bisa langsung komentar dan langsung terkirim komentar kita apa adanya, kalau blognya ht/hti berbeda di moderai dulu baru di tampilin, g’ enak bangeTKAN pada hal kita ingin berdiskusi secara baik… ia kalau di tampilin komentar kita… ini membuktikan koma ht memang jujur dalam memberikan nasehat dan pencerahan bagi yang mau baca, sekali lagi g’ kayak blog tukang kritik yang lainnya…. Siipppp untuk koma ht maju terus… ALLAHUAKBAR

    • mmg sih klo dari itunya blog ini baguuus, hny sy kwtir knp kok blog ini khusus utk meneropong ht, pa ga da kerjaan lain????

  42. Kang, kalau teks bahasa Arab-nya gimana? Ada perbedaan juga, gak?

    Oya kang, saya lihat banyak komentar yang gak sesuai dengan topik artikel. Saran saya sih yang seperti itu tidak perlu ditampilkan..

  43. Saudaraku yang baik,

    Melihat perbedaannya dari segi jumlah pasal yang bertambah banyak maka saya yakin versi arabnya sama juga berbeda. Namun sayang saya kesulitan memperoleh versi arab dalam cetakan lama yang ada paling cetakan baru.

    • afwan kang, kebetulan ana punya cetakan arab lama dan baru tahun 1422 H – 1431 : Versi arab gak ada perubahan Kang! kalau ana terjemahkan perubahan terjadi dari 1. penjelasan / syarah kitab asli, 2. Terkait dengan Hadist Qoth’i dengan Mutawatir artinya sama : beda bahasa qothi: dilihat dari sumber dan penunjukan. Mutawatir dilihat dari segi periwayatan. 3. draf RUU di versi arab tidak ada perubahan.

  44. Boleh dong buku2 ht d revisi? Boleh dong ada prubahan yg tkait dg kpmimpinan ht yg dah bganti2 dan pmimpinnya mtabanni lalu masukin d ktb tp bliau bkeinginan g mau namanya d masukin jd salah 1 pngarang? Sah2 aja lg..dlm ht g ada kultus indvdu, mkanya ide ust taqy bs d tambh atau d koreksi..la wong bliau man biasa bkn nabi..
    Ht g blh msalahkn grakan yg salah? Truz grakan laen blh bwt blog and nyalah2in ht? Nt g fair bung.

  45. kalau memang niaknya menyalahkan & membunuh karakter .. apapun bakal bisa dilakukan.

    tidak ingatkah bahwa Abu Huroiroh pun pernah mengcancel pendapatnya? Tidak ingatkan bahwa Imam Syafi’i juga punya qoul qodim dan qoul jadid ?

    bukankah selama ini banyak koreksi internal dan internal, lha kok setelah dikoreksi masih saja di caci maki .. emang maunya loe apa ?

    • Mas Noe… inti dari permasalahan ini adalah bukan masalah boleh tidaknya merevisi kitab… tapi seperti yang dijelaskan oleh mas pengelola di bawah!

      saran saya .. baca dulu dengan hati dingin baru komentar… dan hilangkan taashub dan taklid…

      begitu ya!

  46. Saudaraku yang diberkahi Alloh,

    Orang yang masih hidup merevisi pendapatnya itu memang hal yang wajar, namun apakah wajar jika taqiyyuddin sudah mati puluhan tahun lalu kok masih saja merivisi kitab2nya ? (masih disandarkan pada taqiyyuddin saja)

    Sebelum taqiyyuddin meninggal di kitabnya ditulis RUU khilafah ada 187 pasal, namun setelah meninggal puluhan tahun kemudian dikitabnya ditulis RUU khilafah ada 190 pasal dan inipun isi pasalnya berbeda.

    Siapa yang mengganti RUU khilafah ini tidak ada keterangannya, yang ada justru tertulis disana bahwa ini tulisan taqiyyuddin.

    Apakah boleh kitab bukhari muslim kita tambahi lagi haditsnya kemudian kita edarkan ke orang-orang dengan mengatakan ini kitab bukhari muslim yang benar sekarang tanpa menyebutkan bahwa tambahan hadits hadits itu dari kita ?

  47. D revisi o internal spt amir ht, tanpa m’nambah nama bliau d ktb dg alasan apapun sah aja..toh pmkrn pnerus ide ust taqy bnyk d ambil jg dr ust taqy sndr. .

  48. Saudara yang baik,

    Menambah, mengurangi, atau mengubah isi karangan orang itu ada aturannya. Paling tidak sebagai berikut :

    Pertama, harus seizin pengarang atau pemegang hak penulisannya. (untuk hal ini saya yakin HT punya)
    Kedua, harus menjelaskan mana tulisan pengarang asli dan mana yang bukan tulisan pengarang. (untuk hal ini tidak dilakukan HT)
    Ketiga, harus mencantumkan identitas siapa yang memberi tambahan atau yang merubah itu. (untuk hal ini pun tidak dilakukan HT)

    Sehingga anda salah jika mengatakan itu sah, yang benar itu tidak sah dan merupakan kebohongan publik.

    Meskipun yang merubah itu murid taqiyyuddin atau bahkan anak kandungnya sendiri maka wajib dijelaskan.

    Apakah jika kitab bukhari muslim ditambahi lagi haditsnya oleh murid atau anak mereka kemudian diedarkan ke orang-orang dengan mengatakan ini kitab bukhari muslim yang asli, apakah boleh demikian?.

  49. Haknya ada d amir ht donk..

    • Meskipun yang merubah itu murid taqiyyuddin atau bahkan anak kandungnya sendiri maka wajib dijelaskan.

      Apakah jika kitab bukhari muslim ditambahi lagi haditsnya oleh murid atau anak mereka kemudian diedarkan ke orang-orang dengan mengatakan ini kitab bukhari muslim yang asli, apakah boleh demikian?.

  50. asslkm wahai saudaraku se muslim,dari pada kita terusmenerus saling menghujat dan mencaci satu sama lain lebih baik kita berlomba-lomba dalam kebaikan toh yang memberikan surga bukan anda atau kita semua…? yang pasti ALLOH SWT yang berhak memberikan surga dan neraka..,tinggal apa usaha kita untuk mendapatkan itu..,sementara umat sudah sangat meradang dan butuh satu kepemimpinan mari kita berjuang habis-habisan menggunakan semua harta dan tenaga kita untuk memperjuang syariat islam ini bisa tegak dibumi ini.janganlah kita merasa paling benar sebab kebenaran hanya milik ALLOH SWT..,yang bisa kita usahakan adalah sajauhmana kita menolong agama ALLOH,apabila kita menolong agama ALLOH maka ALLOH pun akan menolong kita..,bersukurlah kita ada dalam agama ini semoga ALLOH memberi Hidayah kepada kita semua dan bersatu dalam menegakan agama ISLAM.dengan perasaan yang sangat mendalam marilah kita kembali kepada keridhoanNYA…!!

    • Saudara abdul ghani yang diberkahi Allah,

      Blog ini adalah nasihat, bukan hujatan atau makian.
      Kebenaran memang milik Allah, namun Allah sangat bermurah sehingga seluruh kebenaran telah diturunkan pada manusia lewat al Qur’an dan as Sunnah.
      Menolong agama Allah adalah dengan cara menda’wahkan kebenaran, menunjukkan yang salah itu salah dan yang benar itu benar, termasuk menunjukkan kesalahan kesalahan Hizbut tahrir adalah bagian dari menolong agama Allah, agar khilafah yang tegak nantinya bukan khilafah yang bertentangan dengan syariat namun khilafah ala manhaj nubuwwah yang sesuai syariat.

  51. Perbedaan Antara Memberi Nasehat Dengan Menjelekkan Orang Lain
    Tak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurna, selalu ada kelemahan dan kekurangannya. Setiap manusia mesti mempunyai kesalahan dan sebaik-baik mereka adalah yang bertaubat kepada Allah, menyadari akan kesalahannya, lalu menyesal dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi.

    Oleh karena itu nasehat menasehati menuju kebenaran harus digalakkan, bagi yang dinasehati seharusnya ia berterima kasih kepada orang yang telah menunjukkan kekurangan dan kesalahannya, hanya saja hal ini jarang terjadi, pada umumnya manusia tidak suka disalahkan apalagi kalau teguran itu disampaikan kepadanya dengan cara yang tidak baik.
    http://almalanji.wordpress.com/2007/03/27/22/

  52. Perbedaan Antara Memberi Nasehat Dengan Menjelekkan Orang Lain
    Diantara metode nasehat yang baik adalah memberi nasehat kepada orang lain … yaitu bahwa nasehat itu dengan cara rahasia sedangkan menjelek-jelekkan itu …
    http://almalanji.wordpress.com/2007/03/27/22/

  53. Apa tidak lebih baik itu langsung dipaparkan kepada para pemimpin HTI di indonesia karena blog ini pasti bukan orang muslim saja yang membaca tapi dari kalangan orang2 kafir,munafik, islam liberal dan dari kalangan yang tidak suka dengan syariah dan khilafah.. apabila tidak dipublikasikann dan langsung disampaikan itu insyaalloh akan lebih baik dan mengena pada sasaran,daripada dipublikasikan apabila memang menurut antum ini kurang tepat.,takutnya mereka yang awalnya suka dengan syariah dan khilafah karena membaca blog ini akhirnya dia tidak mencintai bahkan memusuhinya ini akan malapetaka buat kita semua yang mencintai syariah dan khilafah bisa tegak di bumi ini…,berarti ada kontribusinya dari antum…,afwan

  54. Saudara abdul ghani yang diberkahi Alloh,

    Sebelum membuat blog ini perjalanan panjang dalam menasehati HT sudah saya tempuh dan setelah semua yang terjadi saya memilih menyampaikan via blog mengingat kebenaran tidaklah perlu dikuatirkan atau ditutup tutupi, toh apa yang saya sampaikan justru menumbuhkan pengertian pada masyarakat tentang penerapan syariah Islam yang sebenarnya sehingga mereka tidak lagi mencibir Islam, tidak lagi salah paham pada Islam.

    Selain itu justru saya mendapat tantangan dari berbagai oknum HT yang menantang debat terbuka dan saya tahu tujuan debat terbuka selalu untuk mencari kemenangan dan menjatuhkan lawan, jadi hal itu tiada guna dan manfaat.

    Saya juga mencoba intensif terus berdiskusi dengan syabab HTI termasuk diantaranya saudara Titok namun apa yang terjadi justru saya sering dicurangi dengan berbagai cara dan teknik, bahkan koment saya yang terakhir tidak pernah dimunculkan dan beberapa koment juga dihilangkan, sehingga darisini saya melihat secara organisasi HT pun mendukung oknum mereka dalam upaya menjegal saya dan menganggap nasihat yang saya sampaikan tidak perlu diperhatikan, semoga Allah memberikan petunjuk kepada mereka semua. Wallahul musta’an.

  55. Kalo saya lebih cenderung terus melakukan lobi dengan HTI apabila antum lebih mencintai persatuan umat,kalo bisa dengan jubir yang saya tahu di media adalah pak ismail yusanto.,daripada kita membongkar kelemahan2 saudra2 kita untuk memperjuangkan tegaknya syariah dan khilafah , itu apabila menurut antim merupakan kelemahan,karena rasa cinta kita kepada sesama muslim akan mengalahkan semua perdaan yang ada.,daripada dikemudian hari akan banyak bahkan multi tafsir dari berbagai kalangan yang berakibat kurang baik terhadap ISLAM sendiri….,dan mungkin saja akan dijadikan propaganda orang2 yang tidak suka tegaknya Khilafah..,karena semua perbuatan baik lisan maupun tulisan akan dicatat disisi ALLOH,tergantung niat kita apakah menulis disini untuk kebaikan umat atau sebaliknya..,kalo menurut antum yang paling benar untuk menegakkan Khilafah siapa dan dari harokah mana kalo HTI menurut antum sudah tidak sesuai…?soalnya saya belum menemukan yang lain….,

  56. Saudaraku abdul ghani yang diberkahi Alloh,

    Tiada kurang upaya saya melobi HT dan kesimpulannya HT tidak akan mengapresiasi nasihat saya secuilpun.
    Hanya ada satu pilihan yang diberikan oleh HT bagi para aktifis HT dalam mensikapi nasihat saya yaitu terus ta’ashub pada HT atau keluar dari HT.
    Bahkan di daerah saya ini para daris HT sudah diintruksikan oleh syabab dan musyrifnya untuk tidak berdiskusi dengan saya dan apabila saya memaksa berdiskusi maka mereka diminta mengatakan silahkan temui pimpinan kami saja.
    Ini membuktikan bahwa HT telah berupaya menjauhkan nasihat untuk masuk ke daris daris nya, dan membatasi pertemuan saya hanya pada musyrif dengan maksud agar celotehan saya hanya akan menjadi angin lalu saja sebab tidak ada pihak lain yang mendengar.
    Wallahul musta’an.
    Sungguh agama ini adalah nasihat, semoga kaum muslimin senantiasa saling menasehati satu sama lain, semoga Alloh memberkahi kita semua.

  57. Saudaraku dalam berdakwah baik sesama muslim atau kepada non muslim kita harus bersabar karena yang memberikan Hidayah hanya ALLOH SWT saja bukan kita,saya hanya seorang pengusaha yang ingin kembali kepada aturan2 yang benar yaitu aturan ISLAM dulu pernah mengalami hal2 yang tdk sesuai dengan Syariah Islam ternyata Alloh memberikan petunjuk keada saya dengan sesuatu yang tidak terduga.,saya bukan aggota HTI tapi saya sering diundang dan ikut acara2 mereka syubhanalloh banyak dari mereka yang betul2 IKHLAS dalam memperjuangkan Tegaknya SYRIAH dan KHILAFAH dengan mengorbankan harta dan tenaga mereka tanpa lelah,apakah terbesit dalam pemikiran antum :
    1. Apakah antum sudah siap nanti dihadapan ALLOH apabila ternyata tulisan antum ini digunakan oleh yg tidak suka dengan islam menjadi Hujjah meraka untuk melemahkan saudara kita.
    2. Apakah antum sudah siap dihadapan ALLOH apabila tulisan antum ternyata membuat segelintir orang menjadi tidak suka dengan saudara muslim lainnya.
    3. Apakah antum sudah siap dihadapan ALLOH apabila tulisan antum ternyata ada yang tidak suka dengan Syariah dan Khilafah.
    4.Apakah antum sudah siap dihadapan ALLOH apabila tulisan antum ternyata menghambat penerapan Syariah dan Khilafah yang sekarang sedang menggelinding terus menerus..,
    o ya antum belum sebutkan yang paling bagus menurut antum selain HTI apa..,

  58. saya bukan aggota HTI tapi saya sering diundang dan ikut acara2 mereka syubhanalloh banyak dari mereka yang betul2 IKHLAS.

    Lho dari mana Sdr Gani mengetaui keiklasan sseseorang?bukankah iklas ada dalam hati?

  59. Abu Rifa al-Puari

    Apa salahnya dg perubahan, bukankah Syaikh an-Nabhani bukan seorang Nabi yg bisa jadi saat menulis kitab ada yg Beliau alfa-kan. Kemudian para ulama pengikut Beliau menyempurnakan, menambah rujukan hadits, memperbaiki tata letak, melengkapi syarh. Anda fikir kitab mutabanat sama spt al-Quran sehingga tidak boleh di ubah.

    Wong HP zaman jadul aja segede batu bata, sekarang anda lihat sendiri kecanggihan HP terbaru. Ini bukti bahwa pemikiran manusia berkembang, kecuali anda punya pikiran sempit dan tdk mau menerima perkembangan zaman.

    Jadi, lemparkan tempurung di kepala anda dan lihatlah betapa luasnya dunia.

  60. Saudaraku abu rifa yang dikasihi Alloh,

    Tampak sekali lagi bahwa anda tidak membaca artikel yang saya tulis dengan saksama.
    Yang saya salahkan disini adalah sikap mengubah isi kitab dengan tetap disandarkan pada penulis kitab yang lama, hal ini mirip dengan perilaku pendeta nashrani, yang mengubah kitab tulisan murid murid Isa alaihisalam kemudian disandarkan pada murid murid Isa kembali.

    Jika memang kitab tulisan Taqiyyuddin diubah maka wajib disebutkan pada pembacanya bahwa ada pengubahan kata ini dan kalimat ini oleh fulan sehingga tambahan atau ubahan itu bukan dari taqiyyuddin.
    Meskipun yang merubah itu murid taqiyyuddin atau bahkan anak kandungnya sendiri maka wajib dijelaskan dan jangan disandarkan lagi kitab itu pada taqiyyuddin karena kitab itu bukan lagi karangan taqiyyuddin yang sebenarnya.
    Faktanya kitab tersebut tetap disebut dan disandarkan pada Taqiyyuddin sebagai penulisnya padahal yang sama hanya judulnya adapun isinya telah diubah-ubah. Maka menyandarkan pada taqiyyuddin inilah yang saya katakan salah karena hal ini berarti kedustaan yang nyata.

    Apakah boleh jika kitab bukhari muslim ditambahi lagi hadits-haditsnya oleh muridnya dari yang asalnya 10 ribu-an hadits menjadi 15 ribu hadits, kemudian diedarkan ke orang-orang dengan mengatakan ini kitab bukhari muslim yang asli, apakah boleh demikian?.

  61. Abu Rifa al-Puari

    Analogi yg kacau dan keliru, mosok anda samakan perubahan kitab Syaikh Taqi dg perubahan injil atau perubahan sahih Bukhari. Ini tdk sepadan bung, injil adalah kitab suci, hadits ahih Bukhari adalah wahyu Alah swt melalui lafadz Muhammad saw.

    Syaikh Taqi adalah manusia biasa bukan Nabi, bisa saja salah dan alfa, anda fikir syabab HT mengkultuskan Syaikh Taqi sebagai sorang Nabi, atau malah anda sendiri yg mengkultuskan sehingga kitab2-nya tdk boleh di ubah.

    Mantan HT juga

  62. Saudara abu puari yang dikasihi Allah,

    Subhanallah, sungguh hidayah hanya milik Allah semata, mohon dipahami dahulu apa yang saya sampaikan, dan mohon jangan dengan emosi.
    saya tidak mengatakan injil namun saya katakan kitab karya murid Isa alaihissalam, saya juga tidak mengatakan hadits dalam shahihain yang dirubah haditsnya namun saya katakan ditambahi hadits lain yang juga shahih atau dikurangi jumlah haditsnya, jadi tidak ada wahyu yang diubah seperti asumsi anda tersebut.

    Jadi masalahnya bukan perubahannya namun penyandarannya pada penulis lama, misalnya shahih bukhari yang berisi 3000-an hadits diringkas menjadi 1000-an hadits lalu disebarluaskan dengan mengatakan inilah shahih bukhari karya imam bukhari, maka hal itu kedustaan.
    Meskipun tidak berdosa meringkas shahih bukhari namun menjadi berdosa jika hal itu disandarkan pada Imam Bukhari karena itu kedustaan.

  63. Abu Rifa al-Puari

    And masih berkilah, sebetulnya yg mau anda katakan bahwa injil sekarang telah di ubah & di tambah oleh tangan2 jahat. Kemudian anda analogikan dg kitab Syaikh Taqi, tentu nggak sepadan. Yang satu kitab suci wahyu Allah swt yg di acak2 manusia, yg lain kitab karangan manusia biasa (bukan Nabi).

    Jujurlah sebagai muslim.

  64. Saudaraku yang budiman,

    Saya tidak ada niat berkilah, silahkan anda cek ulang tulisan saya sebelumnya,
    perlu anda ketahui bahwa bible bukanlah injil karena injil diturunkan pada Nabi Isa sementara bible adalah disandarkan pada tulisan tokoh tokoh yang dianggap sebagai murid yesus termasuk paulus yang sebenarnya murid palsu.

    Kitab kitab yang diklaim tulisan murid Isa ini yang sebenarnya juga bukanlah injil ternyata masih diubah lagi oleh para pendeta zaman konstantin namun perubahannya tetap disandarkan pada murid murid Isa.

    Nah yang saya maksudkan adalah pengubahan terakhir inilah yang serupa dengan apa yang dilakukan HT.

    Alhamdulillah setelah keluar dari HT saya sedikit mempelajari kristologi, mengingat anda juga mengaku mantan HT mungkin bisa anda coba juga mempelajarinya agar lebih nyambung berdiskusi dengan saya :)

  65. Abu Rifa al-Puari

    Hihihi.. injil adalah translasi dari bahasa inggris bible, yg diyakini oleh kaum nasrani sebagai kitab suci. Anda harus lihat perspektif mereka dong..

    Nah ketika injil/bible yg asli di ubah dan di tambah oleh mereka, ini anda permasalahkan dan anda analogikan dg kitab Syaikh Taqi, jelas nggak sepadan. Kok masih berkelit?

  66. Saudaraku abu rifa yang diberkahi Allah,

    Perspektif kaum kristen yang salah itu masak kita jadikan acuan ?
    Yang benar bible itu bukan injil namun hanyalah hasil karya tokoh tokoh yang diklaim sebagai murid Isa. Ini yang disebut perjanjian baru, adapun yang disebut perjanjian lama adalah klaim bahwa itu taurat.
    Jadi Injil dan bible itu sama sekali berbeda.

    Jika anda membaca bible anda akan temukan ayat ayat yang tidak mungkin itu wahyu yang diturunkan pada Isa maupun Musa. Jadi bible bukan injil yang diubah namun bible adalah kitab kitab yang sama sekali berbeda.

    Kitab kitab yang diklaim tulisan murid Isa ini ternyata masih diubah lagi oleh para pendeta zaman konstantin namun perubahannya tetap disandarkan pada murid murid Isa.

    Nah yang saya maksudkan adalah pengubahan terakhir inilah yang serupa dengan apa yang dilakukan HT.
    Semoga Alloh memudahkan anda memahami kekeliruan HT yang mengubah hasil karya orang lain namun masih disandarkan pada pengarang lama.

  67. Abu Rifa Al-Puari

    Sekarang begini, anda tanyakan sama orang kristen Amerika apa kitab mereka, jawabannya bible. Anda tanyakan sama cina kristen apa kitab mereka, jawabannya injil. Bedanya dimana, kalau bukan hanya sekedar translasi?

    Saya yakin anda menyadari hal ini, hanya ego menang2-an yg membuat anda tdk mengakuinya. Sama ketika ego anda bermain dalam mengkritik HT, entah diperlakukan apa anda selama di HT sehingga begitu besar kebencian anda sama HT.

    Saya juga mantan HT, tetapi saya berlapang dada dalam menerima perbedaan, di tambah fikiran positif saya bahwa setiap manusia punya kelemahan termasuk petinggi HT. Dengan demikian tdk akan timbul kebencian.

    Kebencian akan merusak jiwa/emosi anda sendiri, begitu kata psikolog. Anda bisa lihat acara ust Danu di TPI setiap Sabtu & Ahad pagi, salah satu nasehatnya agar penyakit sembuh adalah hilangkan kebencian dan dendam.

    Hati2 anda bisa stroke nanti.

  68. Abu Rifa wrote:

    Apa salahnya dg perubahan, bukankah Syaikh an-Nabhani bukan seorang Nabi yg bisa jadi saat menulis kitab ada yg Beliau alfa-kan. Kemudian para ulama pengikut Beliau menyempurnakan, menambah rujukan hadits, memperbaiki tata letak, melengkapi syarh. Anda fikir kitab mutabanat sama spt al-Quran sehingga tidak boleh di ubah.

    komen:
    Perubahannya sih tidak salah, apalagi kalau perubahan tata letak. tapi coba perhatikan pernyataan mas pengelola ini apakah perubahan itu hanya sekedar tata letak itu???

    Bagaimanapun juga mengubah sesuatu sperti artikel ilmiah milik syaihk taqi tsb dengan menambah rujukan, menambah pasal tetap tidak bisa dibenarkan apalgi begitu saja dinisbahkan tanpa penjelasan apa-apa. Saya justru curiga, tindakan tsb adalah untuk memaksakan “kesucian” kitab tsb sehingga tetap diakui (tidak dikritisi) oleh para anggota-anggotanya. Mungkin jadi lucu kali ya, jika pada kitab yang ditulis seorang syaikh dikoreksi oleh kader-kader ht yang konon katanya minus syaikh or ulama hehehe…

    abu rifa said:
    Wong HP zaman jadul aja segede batu bata, sekarang anda lihat sendiri kecanggihan HP terbaru. Ini bukti bahwa pemikiran manusia berkembang, kecuali anda punya pikiran sempit dan tdk mau menerima perkembangan zaman.

    komen:
    analogi yang lebih ngawur lagi Bung. tulisan ideologis disamakan dengan kemajuan teknolgi. Saya lebih setuju dengan analogi mas mantan pengelola ini karena di lapangan memang saya lihat orang-orang ht terkadang menganggap tulisan-tulisan syaikh taqi juga seperti kitab suci juga he..he..he…

    abu rifa said:
    Jadi, lemparkan tempurung di kepala anda dan lihatlah betapa luasnya dunia..

    komen:
    emang anda sudah melemparkan tempurung di kepala anda? Datang-datang langsung memvonis begini dan begitu. Oya mas, perlu anda ketahui apa yang dilakukan oleh mas pengelola ini masih jauh lebih sopan dibandingkan dengan tulisan-tulisan kader2 ht yang sering saya jumpai bertebaran di internet..

  69. Abu Rifa Al-Puari:

    Sekarang begini, anda tanyakan sama orang kristen Amerika apa kitab mereka, jawabannya bible. Anda tanyakan sama cina kristen apa kitab mereka, jawabannya injil. Bedanya dimana, kalau bukan hanya sekedar translasi?

    komen:
    ah masa sih hanya sekeder masalah translasi? Coba deh, tanya temanmu yang kristen, benar ga dugaanmu itu?

    sebagai contoh saja. saya pernah dengar ada berbagai macam versi injil. ada injil markus, injil barnabas dan injil lain-lain. pernakah kamu mendengera ada bibble markus, bible barnabas dll? kalo tidak kenapa??

    salam eyel-eyelan.

    • Abu Rifa Al-Puari

      Orang batak kan banyak kristen bang, tanya aja ndiri..

      Lantas bang tumpul menamai injil dalam bahasa Inggris?

  70. Saudaraku abu rifa yang dikasihi Allah,

    Perlu anda ketahui bahwa kristen menyebut kitab mereka dengan alkitab dan inilah transliterasi yang benar karena isi alkitab bukanlah injil namun dua hal yaitu perjanjian lama dan perjanjian baru.
    Tapi saya menyadari ketidak mengertian anda mungkin karena anda belum pernah mempelajari kristologi, saya berlapang dada atas semua ini, semoga suatu saat nanti anda bisa mengerti.

    Namun intinya yang ingin saya sampaikan bukanlah masalah perubahannya NAMUN PENYANDARAN PADA PENULIS LAMA SETELAH KITAB ITU DIUBAH UBAH OLEH ORANG SESUDAHNYA.

    Semoga anda mengerti apa yang saya maksudkan, semoga Allah memudahkan kita semua, Barokallahufikum.

    • Abu Rifa Al-Puari

      Hehehe.. kesombongan anda makin tampak, padahal mungkin baru baca kitab Ahmed Deedat doang. Sekarang anda berkelit dg injil perjanjian lama dan baru, padahal sebelumnya debat kita antara injil dan bible.

      Pertanyaan yg sama buat anda spt kepada si tumpul, apa anda sebutkan injil dalam bahasa Inggris?

      • Saudaraku yang diberkahi Allah,

        Justru andalah yang berkelit dengan memulai memperdebatkan injil, padahal saya tidak mengkritik perubahan kitab namun yang saya kritik adalah PENYANDARAN PADA PENULIS LAMA SETELAH KITAB ITU DIUBAH UBAH OLEH ORANG SESUDAHNYA.

        Untuk masalah injil silahkan anda melihat dari perspektif umat kristen bahwa bible (alkitab) itu inijil, sedangkan saya melihat dari perspektif kristolog muslim bahwa bible (alkitab) itu bukan injil yang diturunkan pada nabi Isa.
        Untuk masalah ini saya tidak akan koment lagi karena akan jauh dari tema dan maksud saya.

        Saya tekankan sekali lagi bahwa apa yang saya bahas disini bukanlah masalah perubahan kitabnya NAMUN PENYANDARAN PERUBAHAN ITU PADA PENULIS LAMA SETELAH KITAB ITU DIUBAH UBAH OLEH ORANG SESUDAHNYA.

        Barokallohufikum.

  71. cariki yang otentik dr riwayat atau yang pas silsilah keluarganya,gituan kok REPOT-REPOT…..
    HAI ORANG-ORANG BERIMAN TOLONGLAH AGAMA ALLAH NISCAYA ALLAH AKAN MENOLONGMU terutama dari koma aneh

    salam dari sodaramu faraby dr HIZBUT-TAHRIR MAKASSAR

  72. untuk sdr/sdri uut ini sebagian kecil saja yang saya ungkapkan ada saudara saya yang beliau pimpinan pesantren yang sudah 2 tahun lebih 3 tahun kurang aktif di HTI..,saya sering melihat beliau mengajar para anggota HTI pagi/siang sampe malam selama 2 atau 3 tahun,biasanya kalo beliau mengajar ditempat lain pulang diberi ongkos saya tanya apa di HTI juga dibayar…?beliau hanya tersenyum dan hanya menjawab kita harus banyak investasi untuk di AKHERAT kelak…,selama 2 atau 3 tahun apa sdr/sdri mau mengajar diberbagai tempat menggunakan ongkos/bensin dari uang anda sendiri…???tanpa menerima upah sedikitpun…??? apakah beliau tipe orang yang gila harta/materi atau mencari ridho ALLOH IKLAS dalam beramal…???tidak lama berselang ternyata benar dalam ALQUR’AN,Apabila kita menolong agama ALLOH maka ALLOH pun akan menolong kita,beliau tidak punya rumah.,ngontrak rumahpun dengan kondisi yang sangat sederhana sekali…,tapi apa yang terjadi malam kurang lebih jam 21:00 ada tamu dari kalimantan tanpa tahu siapa dia dan darimana dia diskusi mengenai ISLAM sampai -/+ jam 24:00,sebelum pulang tamu yg dari kalimantan bilang “saya tahu ustad butuh tempat tinggal ustad jangan menolak rizqi dari ALLOH.,saya ada sedikit rizqi supaya ustad punya rumah sendiri”..,bisa anda bayangkan nilainya sampe 100jt lebih lho..,apakah menurut sdr/sdri uut ini bukan imbalan yang telah ALLOH berikan kepada hambanya yang IKHLAS…????saya sendiri masih belum tergambar apa saya kuat hampir 3 tahun terus berdakwah seperti beliau..,tapi mudah2 aja saya bisa mengikutinya walau dalam persi lain…,ini baru sebagian yang sangat kecil belum yang lainnya…,semoga anda maklum

    • jumhur ulama mengatakan syarat amal disebut amal sholih itu ada 2:

      1.niat ikhlas karena Allah
      2.sesuai dg ketentuan syariat

      masalah keikhlasan dalam beramal aliran2 sesat seperti Ahmadiyah,LDII,lia eden dan yg lainya,jangan pernah menganggap bahwa mereka tidak punya keikhlasan dalam menyebarkan fahamnya,karna dengan modal keikhlasan pula mereka bisa meraih simpatik pengikutnya,tapi apakah itu cukup? anda juga pasti sepakat untuk mengatakan bahwa mereka menyalahi ketentuan syariat, nah untuk itulah adanya diskusi membedah fikroh HTI ini adalah untuk menguji kesesuaiannya dengan syariat,yaitu dengan cara memberikan hujjah yg relevan entah anda sebagai pihak yg merasa bertanggung jawab meluruskan fikroh HTI,ataukah anda berada dipihak yg bertanggung jawab untuk meluruskan pemahaman KOMA HT,dan tidak dg mengait-ngaitkan hubungan2 yang tidak relevan,toh kasus yg anda kemukakan itu juga seringkali terjadi diharokah lain,bahkan aliran sesatpun demikian,jadi landasan diskusi kita adalah penalaran bukan penerawangan.

    • Saudaraku abdul ghani yang diberkahi Allah,

      Siapa saja yang yakin bahwa ia benar tentu akan mempertahankan dan menda’wahkan pemahamannya sekuat tenaga bahkan dengan taruhan nyawa.
      Siti Jenar saja sampai rela dihukum mati dan para teroris juga rela hidup sebagai pelarian, bersembunyi, dan terlunta lunta seumur hidup asalkan bisa terus mengajarkan paham terorisnya.
      Begitu pula para misionaris salibis sangat istiqomah dalam da’wah kufur mereka.
      Sehingga tak heran jika banyak aktifis HT yang berda’wah dengan ikhlas untuk menyebarkan pemahamannya semisal saudara anda yang pimpinan pesantren yang sudah 2 tahun lebih 3 tahun kurang aktif di HTI tersebut.
      Saya sendiri selama aktif di HT dulu bahkan melakukan lebih dari itu mengingat saya aktif di HT saat kroni orba masih kuat. Namun setelah tahu kekeliruan HT hal itu bukan menjadi kebanggaan bagi akan tetapi menjadi tangis penyesalan saya kepada Allah subhanahu wata’ala.

  73. Untuk saudaraku pengelolakomaht tidak ada tanggapan dari apa yang saya paparkan…?? apa memang tujuannya untuk itu…??karena tidak ada tanggapan jadi bisa multi tafsir donk..??,lebih baik kita banyak bertobat aja karena sekarang bulan Rhamadahan dan saya anjurkan tetap yang paling baik adalah berkonsultasi dengan sesama muslim jangan saling membongkar kelemahan muslim satu dengan lainnya…,jangan sampai setelah KOMA baru kita sadar oh yah perbuatan saya salah….,segala tindakan ada balasannya dari ALLOH……,

    • Saudaraku abdul ghani,

      Semua efek negatif yang anda tuliskan itu hanyalah was-was dan yang meniupkan was-was ke dada manusia adalah syetan.
      Bicara yang lebih dari HTI maka jawabannya adalah mereka yang tidak ikut menjadi anggota HTI, insyaAllah.

  74. untuk sdr Gani

    semua apa yang anda sampaikan bentuk dari perbuatan dhohir dari yang kalian ketaui,namun dalam masalah niat kita tidak mengetaui apakah mereka berniat karena Alloh atau camkan wahai saudaraku…

    Hasan Al Bashri berkata: “Ada seorang laki-laki yang berkata : ‘Demi Allah aku akan beribadah agar aku disebut-sebut karenanya’. Maka tidaklah ia dilihat kecuali ia sedang shalat, dia adalah orang yang paling pertama masuk mesjid dan yang paling terakhir keluar darinya. Ia pun melakukan hal tersebut sampai tujuh bulan lamanya. Namun, tidaklah ia melewati sekelompok orang kecuali mereka berkata: ‘lihatlah orang yang riya ini’. Dia pun menyadari hal ini dan berkata: tidaklah aku disebut-sebut kecuali hanya dengan kejelekan, ’sungguh aku akan melakukan amalan hanya karena Allah’. Dia pun tidak menambah amalan kecuali amalan yang dulu ia kerjakan. Setelah itu, apabila ia melewati sekelompok orang mereka berkata: ’semoga Allah merahmatinya sekarang’. Kemudian Hasan al bashri pun membaca ayat: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.” (Tafsir Ibnu Katsir)

    agar lebi tau tentang iklas
    http://abu0mushlih.wordpress.com/2009/05/17/anda-ingin-ikhlas/

  75. memang ngga ada yg beda tipikal kader2 HTI tuh,ngga asna,ngga arie.andy qutuz nambah lagi sekarang Abu Rifa’,Allah ya Robb,ngga aneh kalo HTI sulit tuk memikat hati objek dakwah.

    • Benar, HT (atau hanya simpatisanya) kok ucapan2nnya kasar2, korang sopan dan sangat sering mengatakan antek as-lah, Jil lah dan lain2. apa memang tipikal atau doktrinnya memang harus begitu?.

  76. untuk sdr/sdri uut
    ini yang sdr/sdri maksud
    Banyak Berdoa
    Menyembunyikan Amal Kebaikan
    Memandang Rendah Amal Kebaikan
    Takut Akan Tidak Diterimanya Amal
    Tidak Terpengaruh Oleh Perkataan Manusia
    Menyadari Bahwa Manusia Bukanlah Pemilik Surga dan Neraka
    Ingin Dicintai, Namun Dibenci

    saya yakin beliau sudah melampauinya dengan beliau tidak menyebut2 kebaikan yg sudah beliau lakukan sudah ada tanda2nya..,beliau terlihat masih merasa kurang padahal saya lihat amalanya begitu banyak,dan banyak lagi yang itu tidak beliau sebutkan itu saya sendiri yang memperhatikan beliau..,harus donk kita melihat orang2 yang amalanya lebih dari kita bukan hanya mencari-cari kesalahan saja…,

    • Saudaraku abdul ghani yang diberkahi Allah,

      Siapa saja yang yakin bahwa ia benar tentu akan mempertahankan dan menda’wahkan pemahamannya sekuat tenaga bahkan dengan taruhan nyawa.
      Siti Jenar saja sampai rela dihukum mati dan para teroris juga rela hidup sebagai pelarian, bersembunyi, dan terlunta lunta seumur hidup asalkan bisa terus mengajarkan paham terorisnya.
      Begitu pula para misionaris salibis sangat istiqomah dalam da’wah kufur mereka.
      Sehingga tak heran jika banyak aktifis HT yang berda’wah dengan ikhlas untuk menyebarkan pemahamannya semisal saudara anda yang pimpinan pesantren yang sudah 2 tahun lebih 3 tahun kurang aktif di HTI tersebut.
      Saya sendiri selama aktif di HT dulu bahkan melakukan lebih dari itu mengingat saya aktif di HT saat kroni orba masih kuat. Namun setelah tahu kekeliruan HT hal itu bukan menjadi kebanggaan bagi akan tetapi menjadi tangis penyesalan saya kepada Allah subhanahu wata’ala.

      • Saudaraku abdul ghani,

        Semua efek negatif yang anda tuliskan (kalo tidak salah ada empat) itu hanyalah rasa was-was dan ketahuilah bahwa yang meniupkan was-was ke dada manusia adalah syetan.
        Adapun pertanyaan terakhir anda,
        Bicara yang lebih dari HTI maka jawabannya adalah mereka yang tidak ikut menjadi anggota HTI, insyaAllah.

  77. tidak ikhlas donk karena antum sebut2 amal yang sudah dilakukan “Saya sendiri selama aktif di HT dulu bahkan melakukan lebih dari itu mengingat saya aktif di HT saat kroni orba masih kuat”
    Pertanyaan itu bukan waswas”
    1. Apakah antum sudah siap nanti dihadapan ALLOH apabila ternyata tulisan antum ini digunakan oleh yg tidak suka dengan islam menjadi Hujjah meraka untuk melemahkan saudara kita.
    2. Apakah antum sudah siap dihadapan ALLOH apabila tulisan antum ternyata membuat segelintir orang menjadi tidak suka dengan saudara muslim lainnya.
    3. Apakah antum sudah siap dihadapan ALLOH apabila tulisan antum ternyata ada yang tidak suka dengan Syariah dan Khilafah.
    4.Apakah antum sudah siap dihadapan ALLOH apabila tulisan antum ternyata menghambat penerapan Syariah dan Khilafah yang sekarang sedang menggelinding terus menerus..,”

    Bicara yang lebih dari HTI maka jawabannya adalah mereka yang tidak ikut menjadi anggota HTI, insyaAllah.
    Berarti menurut antum lebih baik JIL/Jaringan Islam Liberal dari pada HTI ….?????????????

    • Saudaraku yang diberkahi Allah,

      Saya tidak menyebut amal saya namun saya hanya mengatakan dulu saya lebih dari itu, lebih apa ? dan amalan apa? tidak saya sebutkan. Tidak seperti saudara yang justru menyebut-nyebut amalan kakak saudara itu. Dan jika anda katakan tidak ikhlas memang betul karena saya berharap justru apa yang dulu pernah saya lakukan untuk HT tidak pernah terjadi.

      Pertanyaan anda tersebut jelas was was mengingat probabilitas hal negatif itu terjadi sangat kecil namun dibesar-besarkan oleh syaitan agar saya berhenti menyerukan nasihat pada HT.

      Kalo bicara JIL maka jawabannya adalah lebih baik mereka yang tidak ikut JIL daripada yang ikut JIL.

  78. FARABY ALMAKASSARY

    UNTUK PENGELOLA KOMA ANEH ,pernyataannya sering ANEH ,ia sendiri punya niat yang aneh dengan masih memendam iri,dengki&dendam. kemudian mengaplikasikannya dengan membaca buku HTI sepotong sepotong sesuai kepentingan mereka ,sy sarankan hilangkan dulu niat aneh antum, lalu baca buku hati dengan cara menyeluruh, baru antum tentukan mana yang benar HTI ang punya konsep atau antum yang mengoreksi tanpa ada solusi konsep yang jelas

    SALAM DARI FARABY HIZBUT TAHRIR MAKASSAR UNTUK pengelola KOMA ANEH

    • @faraby:

      kedengkian justru ada pada ungkapan kata2 anda,MAS KOMA HT membedah fikroh HT dengan argumentasi ilmiyahnya,bila memang mas KOMA HT keliru maka sajikanlah hujjah yang ilmiyah juga,tidak dengan mengaitkan sangkaan yg tidak ada kaitannya dengan etika diskusi

    • Saudara faraby yang diberkahi Allah,

      Mungkin saudara berminat berdiskusi dengan saya tentang tema-tema yang sudah saya tulis, silahkan.
      Hatu burhanakum in kuntum shodiqien.

  79. tidak ada komentar yang memuaskan atas 4 pertanyaan saya padahal sangat simpel YA atau TIDAK dan ini jawan dari antum “Bicara yang lebih dari HTI maka jawabannya adalah mereka yang tidak ikut menjadi anggota HTI, insyaAllah.” merupakan jawaban yang tidak bertanggunng jawab karena menjadi banyak penafsiran…..,harusnya antum tunjukan ini harokah yang menurut antum paling benar nanti bisa didiskusikan lagi…,itu kalo antum punya satu pendirian

  80. Saudara abdul ghani yang diberkahi Allah,

    Semua pertanyaan anda sama intinya yaitu : Apakah antum sudah siap dihadapan ALLOH apabila ada efek negatif dari blog ini.

    Dan jawabannya siap tidak siap semua yang kita lakukan harus dipertanggung jawabkan di yaumul mizan kelak termasuk kekeliruan-kekeliruan yang dilakukan HT selama ini.
    Tentunya dosa saya akan lebih besar apabila saya berhenti menasehati HT sebab itu kewajiban saya sebagai saudara sesama muslim.

    Tentang harokah pendirian saya tidak pernah berubah yaitu semua punya potensi berbuat salah.

    Dalam hal ini marilah kita merujuk kepada hadits dari Hudzaifah bin Yaman yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dalam kitabul fitannya,

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

    “… Hendaklah engkau berpegang teguh (bersatu) kepada jama‘ah dan imam kaum Muslimin.” Kemudian Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu bertanya: “Bagaimana kalau mereka sudah tidak mempunyai jama’ah dan imam lagi?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “fa’tajil tilka firoqo kullaha Jauhilah semua kelompok tersebut, meskipun harus menggigit akar pohon, hingga engkau mati dalam keadaan seperti itu.”

  81. abdul gani,

    hhmmm pertanyaan yang sangat bagus, apalagi klo 4 pertanyaan tsb ditujukan kepada diri sendiri (internal HT) dulu sebelum ditanyakan ke pada yang lain….

    btw, ada yang tau ga sih, katanya (dari web site hti sih) kenapa ada 200 aktifitas ht di Turki pada ditangkapin? bukankah pemeritntahan turki yang skr digawaingi erdogan adalah aktifis islam? kira-kira kenapa ya? berita benar or hanya sensasi memojokkan kelompok lain or adu domba dari pihak-pihak tertentu?

  82. untuk msitompul2008
    dibaca semuanya yah…,itu dari webnya

    Pernyataan Hizbut Tahrir: Penguasa Turki Telah Kehilangan Syaraf Malunya

    بسم الله الرحمن الرحيم

    «إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ»

    Jika Engkau Tidak Malu, Berbuatlah Apa Saja Sesukamu

    Penguasa Turki Benar-benar Telah Kehilangan Syaraf Malunya,

    Sehingga Tidak Lagi Punya Rasa Malu!!

    Penguasa Turki mengatakan di leaflet-leaflet pemerintah dan media massa mereka bahwa juru bicara resmi Hizbut Tahrir menjalin kontak dengan salah seorang agen Mosad!

    Penguasa Turki mengatakan bahwa Hizbut Tahrir menginginkan dari konferensinya yaitu konferensi Khilafah yang direncanakan pada tanggal 26 Juli 2009, melakukan aksi pemboman, aksi terorisme…!!

    Penguasa Turki mengatakan bahwa Hizbut Tahrir ingin membunuh Erdogan, demi kepentingan Yahudi dan dengan sponsor dari Yahudi!

    Penguasa Turki berkata dan mengatakan …!

    Begitulah mereka berkata!

    Penguasa Turki, ahli waris dari penjahat Yahudi Mushthafa Kamal, yang dahulu telah melaksanakan rencana-rencana Inggris dan Yahudi untuk menghancurkan Khilafah, yang kemudian menambahnya dengan rencana-rencana Amerika dengan ketulusan untuk Yahudi dan memerangi Khilafah; mengatakan bahwa Hizbut Tahrir yang tiada henti siang malam terus menerus berjuang untuk mengembalikan Khilafah, beraktivitas demi kepentingan Yahudi!

    Penguasa Turki yang menonjol dengan kelancangannya terhadap agama Allah dan telah memberi pengakuan kepada Yahudi perampas tanah Palestina sejak berdirinya, mengatakan tentang Hizbut Tahrir yang berjuang untuk mendirikan Khilafah yang akan mencabut institusi Yahudi, bahwa Hizb beraktivitas demi kepentingan Yahudi dan bahwa juru bicaranya menjalin kontak dengan salah seorang agen Mosad!

    Para penguasa Turki yang melampaui pihak yang dekat maupun yang jauh dalam mengikat kesepakatan-kesepakatan militer dan keamanan, dan melakukan manuver-manuver militer gabungan dengan institusi Yahudi, mengatakan tentang Hizbut Tahrir yang mencap kesepakatan dan manuver itu sebagai kejahatan di dalam Islam, bahwa Hizb berinteraksi dengan Mosad!

    Penguasa Turki, khususnya Erdogan, sponsor pengaturan perundingan khianat antara rezim Suria dengan institusi Yahudi yang merampas Palestina, mengatakan tentang tentara-tentara Khilafah yang mengawasi setiap pengkhianat yang berunding dengan institusi Yahudi, bahwa mereka bekerja untuk kepentingan Yahudi dan menjalin kontak dengan agen-agen Mosad!

    Penguasa Turki, khususnya Erdogan yang ditanya oleh salah seorang yang terpedaya oleh ucapa Erdogan di Davos di mana ia menampakkan keterguncangannya terhadap permusuhan Yahudi atas Gaza, kenapa ia tidak memutuskan hubungan diplomasi dengan institusi Yahudi? Erdogan menjawab bahwa tetap adanya hubungan dengan institusi Yahudi adalah lebih baik daripada memutuskannya! Mereka para penguasa itu mengatakan tentang Hizbut Tahrir yang meneriakkan kebenaran dengan lantang bahwa hubungan dengan Yahudi merupakan pengkhiatan kepada Allah, Rasul-Nya dan kaum mukmin; bahwa Hizbut Tahrir menjalin kontak dengan agen Yahudi!

    Penguasa Turki, khususnya Erdogan, yang mengerahkan segenap daya upayanya dalam memberi perusahaan Israel hak eksploitasi tanah Turki di perbatasan dengan Suria, mengatakan tentang tentara khilafah yang membongkar upaya Erdogan menyerahkan pengekploitasian tanah tersebut kepada institusi Yahudi, bahwa Hizbut Tahrir beraktivitas untuk kepentingan Yahudi dan menjalin kontak dengan salah seorang agen Mosad!

    Begitulah, penguasa Turki telah kehilangan rasa malu! Sungguh benar Engkau ya Rasulullah SAW, di dalam hadismu yang mulia yang dikeluarkan oleh al-Bukhari dari jalur Abu Mas’ud Uqbah bin Amir al-Anshari al-Badri ra., ia berkata: “Rasulullah saw bersabda:

    «‏إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِ النُّبُوَّةِ الأُولَى إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ»

    Sesungguhnya di antara manusia yag paling memahami perkataan kenabian yang pertama, jika tidak punya rasa malu maka perbuat apa saja semaumu

    Wahai Kaum Muslim

    Sungguh penguasa Turki telah kehilangan syaraf malunya. Mereka memiliki hati namun tidak digunakan untuk memahami. Mereka memiliki pendengaran namun tidak digunakan untuk mendengar, memiliki mata namun tidak digunakan untuk melihat. Sesungguhnya bukanlah mata yang buta, tapi yang buta adalah hati yang ada di dalam dada. Sesungguhnya mereka telah menyaksikan dengan mata kepada sendiri, dukungan kaum muslim Turki kepada syabab Hizbut Tahrir yang ditangkap karena mereka ingin menyelenggarakan konferensi khilafah di Islambul. Ketika mereka melihat masyarakat berkumpul di Mahkamah meneriakkan takbir dan meneriakkan kalimat kebenaran menentang tindakan penguasa yang melampaui batas dengan menangkapi syabab disebabkan perjuangan mereka untuk mendirikan khilafah. Masyarakat yang berkumpul di Mahkamah itu meneriakkan tuntutan untuk membebaskan tentara khilafah… Hingga mereka berhasil mengeluarkan sejumlah orang dari syabab (dari hukuman). Ketika penguasa Turki melihat hal itu dan mengetahui bahwa Khilafah tertancap kuat di dalam hati kaum muslim yang menanti kembalinya dengan penuh kesabaran; maka penguasa mencari-cari perkataan bohong yang mereka tuduhkan kepada syabab mukmin lagi bertakwa. Maka setan mereka telah menuntunnya kepada tuduhan ini… Mereka lupa bahwa syabab Hizb dikenal di daerah-daerah mereka akan kekuatan dan ketakwaan; dan bahwa para syabab terus mengawasi para pembuat kebohongan. Mereka juga lupa bahwa perkataan bohong akan kembali kepada pemiliknya lebih cepat dari dugaan pemiliknya sendiri. Dan sesungguhnya esok hari itu begitu dekat.

    Wahai Kaum Muslim

    Sesungguhnya Hizbut Tahrir memuji Allah atas kenyataan bahwa yang mendatangkan perkataan bohong tentang Hizb adalah para penguasa yang bau busuk kerusakan mereka begitu menusuk hidung, dan aib hubungan pengkhianatan mereka dengan institusi Yahudi telah tersingkap. Hizbut Tahrir memuji Allah atas kenyataan bahwa media-media massa yang mengulang-ulang perkataan bohong itu adalah media-media massa yang dzimmah mereka telah hancur sejak beberapa waktu dulu dan ia mengangkat perkataan bohong sehingga umat meludahkannya sejak dulu. Selama mereka yang melemparkan tuduhan keadaannya seperti itu, baik penguasa maupun media massa, maka mereka tidak akan dicatat di dalam sejarah bahwa kehidupan mereka untuk Islam dan kaum muslim yang bisa mereka sebutkan di hadapan Allah pada hari kiamat kelak. Siapa saja yang dituduh oleh orang-orang yang kondisinya seperti itu, hendaklah dia tenang-tenang saja dalam hidupnya dan setelah matinya. Ada teladan bagi kita dalam apa yang dinukil oleh Ibn Sa’ad di dalam ath-Thabaqât al-kubrâ dari Umar ra. Ketika ia mengetahui bahwa orang yang menikamnya adalah seorang majusi kafir yang tidak bersujud kepada Allah, yang bisa ia jadikan argumentasi pada hari kiamat kelak; maka ia memuji Allah SWT. Begitulah keadaan setiap orang yang dilempari tuduhan, jika orang yang menuduh termasuk mereka yang terkategori sampah, maka hendaklah ia memuji Allah SWT.

    Sesungguhnya Hizbut Tahrir, dengan izin Allah, merupakan ilmu yang melekat di tulang dan kebaikan yang di kepalanya adalah api, hari ini atau besok akan membakar lisan orang-orang yang melemparkan tuduhan palsu dan lisan-lisan mereka yang menyebarkan perkataan bohong. Sebagaimana Allah al-Muntaqim al-Jabbâr telah berfirman sebelumnya:

    وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا أَشْيَاعَكُمْ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

    Dan sesungguhnya telah Kami binasakan orang yang serupa dengan kamu. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (QS al-Qamar [54]: 51)

    Akan tetapi yang demikian itu lewat begitu saja dari mereka, sehingga tidak ada dari mereka satu orang pun yang mengambil pelajaran atau mengambil ibrah! Namun yang pasti bagi mereka ada janji di sisi Allah yang tidak akan pernah diingkari.

    وَاللّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَـكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُونَ

    Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya. (QS Yûsuf [12]: 21)

  83. “takut dosa” adalah kebiasaan orang-orang salafi bertutur agar kelihatan santun, agar tidak kelihatan jika ia sedang MENGHUJAMKAN PISAU KEDENGKIAN kepada sodara se muslim LAYAKNYA ORANG KAFIR

  84. untuk pengelolakoma
    menurut saya lebih besar madhrotnya apabila blog ini terus berlanjut karena tidak menyentuh kepada inti permasalahan yang ada hanya membeberkan kekurangan itupun menurut antum merupakan kekurangan padahal belum tentu menurut hti..,yang terjadi adalah menjelekan saudara muslim yang lain,tetap segalanya bisa diusahakan dengan jalan silaturahmi,kecuali kalau antum sudah sangat meradang kepada hti sampai antum nauzhubillah jangan sampai mencap kafir.., jadi kesimpulan antum sekarang sama sekali tidak ada harokah yang baik kecuali antum sendiri…….??

    • Saudara abdul ghani yang dimuliakan Allah,

      Sebelum menasehati orang biasanya memang syetan akan membisikkan ke dada kita madharat madharat yang akan terjadi jika kita melakukan itu sehingga kita mengurungkan diri menasehati orang lain.
      Tapi bisikan bisikan itu hanya was-was belaka adapun kebenaran tetap wajib disampaikan. Alhamdulillah sampai saat ini semua berjalan dengan baik bahkan beberapa sudah mulai tersadar dan mencoba mengkaji kembali kekeliruan yang dilakukannya.

      Blog ini alhamdulillah juga diikuti oleh para aktifis HT yang ingin mengkonfirmasi ataupun mendebat dan ini semakin membuktikan bahwa blog ini sangat bermanfaat bagi kaum muslimin karena mereka melihat HT bukan hanya dari versi saya namun juga versi pihak HT sendiri.

      Meskipun selama ini saya tidak pernah mencap kafir bahkan saya tidak pernah menyesatkan HT namun sungguh sayang dari pihak oknum HT sendiri yang sering mencap saya antek kafir yang bodoh. Dan inilah faktanya sehingga apa yang anda katakan bahwa saya mencap kafir itu sungguh bagian dari fitnah yang nyata untuk menjegal da’wah nasihat yang tulus ini.

      Saya tidak pernah juga menyimpulkan seperti yang anda katakan, kesimpulannya sudah terdapat dalam hadit shahih dari Nabi yang diriwayatkan Hudzaifah dalam shahihain diatas, silahkan disimak kembali.

      • Sedikit tambahan yang perlu saya sampaikan tentang madharat yang muncul menurut saya akan lebih besar bila blog ini tidak ada yaitu banyaknya pemuda muslim dan masyarakat yang terpengaruh dengan kekeliruan pemahaman HT sehingga semakin rusaklah pemahaman masyarakat terhadap Islam. Wallahul musta’an

      • Jika blog ini tidak ada maka kapan HT akan tahu kesalahannya ?

  85. Jeleknya Berdebat dan Berbantahan Mengenai Agama
    Abul Harits berkata, saya mendengar Imam Ahmad (Abu Abdillah) berkata :
    “Apabila kamu lihat seseorang suka berdebat maka jauhilah dia.”
    Dan diceritakan kepadaku tentang Abu Imran Al Ashbahani ia berkata, saya mendengar Imam Ahmad berkata : “Jangan duduk dengan orang yang suka berdebat meskipun untuk membela As Sunnah sebab sesungguhnya yang demikian tidak akan berubah menuju kebaikan.”
    Maka jika ada yang berkata : “Anda telah memperingatkan kami agar menjauhi perbantahan, percekcokan, debat dan berdiskusi dan kami tahu ini adalah kebenaran dan merupakan jalannya ulama dan para shahabat serta orang-orang yang berakal dari kaum Mukminin dan ulama yang berpandangan tajam (memiliki bashirah). Seandainya seseorang mendatangi saya dan menanyakan suatu perkara dari ahwa ini yang telah nyata dan tentang madzhab-madzhab rusak yang telah tersebar dan ia mengajak dialog dengan sesuatu yang menuntut jawaban dari saya sedangkan saya termasuk orang yang dianugerahi Allah Yang Maha Mulia ilmu dan bashirah untuk menjawab dan membongkar syubhatnya itu. Apakah saya harus tinggalkan dia mengatakan apa yang dia inginkan dan tidak dijawab dan saya biarkan dia dengan hawa nafsunya serta bid’ahnya itu dan saya tidak membantah ucapannya yang rusak tersebut?”
    Maka saya katakan di sini : “Ketahuilah saudaraku –semoga Allah merahmatimu- -. Sesungguhnya ujian yang kamu hadapi dari orang yang seperti ini tidak terlepas dari salah satu dalam tiga hal :
    Bisa jadi ia seorang yang Anda kenal baik jalannya, madzhabnya, dan kecintaannya kepada keselamatan dan keinginannya untuk menuju sikap istiqamah hanya saja ia biarkan telinganya mendengar ucapan orang-orang yang hati mereka dihuni oleh para syaithan dan berbicara dengan berbagai ucapan kekafiran lewat lisan mereka dan ia tidak mengetahui jalan keluar dari bencana yang menimpanya itu maka bisa jadi pertanyaannya adalah pertanyaan yang menginginkan bimbingan lalu ia mencari jalan keluar dari apa yang dialaminya dan mencari obat untuk mengobati sakitnya dan bisa jadi Anda rasakan ketaatannya dan aman dari penentangannya maka orang yang seperti inilah yang wajib bagimu menghentikannya dan membimbingnya menjauhi jaring-jaring tipu daya para syaithan dan hendaknya bekalmu membimbing daan menyelamatkannya itu bersumber dari Al Quran dan As Sunnah dan atsar yang shahih dari ulama ummat ini dari kalangan shahabat dan tabi’in yang tentunya semua itu harus dilakukan dengan Al Hikmah dan mau’izhah (nasihat) yang baik. Jauhilah olehmu sikap takalluf (memberat-beratkan) terhadap perkara yang tidak kamu kenal lalu kamu bawakan pendapatmu (ra’yu) dan berbelit-belit dalam pembahasan. Jika kamu lakukan maka perbuatanmu ini adalah bid’ah meskipun kamu dengan perkataanmu itu ingin (membela) As Sunnah. Karena keinginanmu menuju Al Haq akan tetapi tidak melalui jalan yang Haq merupakan kebathilan. Sedangkan ucapanmu tentang As Sunnah tapi tidak denngan tuntunan As Sunnah adalah bid’ah maka janganlah kamu carikan obat untuk shahabatmu dengan sakitnya jiwamu dan jangan harapkan keselamatannya dengan kerusakan dirimu. Maka sesungguhnya tidak dinasihati manusia itu oleh orang yang menipu dirinya sendiri. Barangsiapa yang tidak memiliki kebaikan untuk dirinya sendiri maka ia tidak akan dapat memberikan kebaikan kepada orang lain. Siapa yang Allah kehendaki menjadi baik maka Allah berikan ia taufiq dan Allah luruskan dia dan siapa yang bertaqwa maka Allah akan menolong dan memenangkannya.” (Al Ibanah 2/540-541 nomor 679)

    Dari Abu Aly Hanbal bin Ishaq bin Hanbal ia berkata, seseorang menyurati Imam Ahmad minta izin untuk menulis kitab menerangkan bantahan terhadap ahli bid’ah dan berdialog dengan mereka untuk membantah mereka maka Imam Ahmad membalasnya :
    “Semoga Allah memperbaiki akhir hidupmu, menghindarkanmu dari hal yang tidak disenangi dan dihindari. Sebagaimana yang kita dengar dan kita dapatkan dari para Ahli Ilmu bahwa sesungguhnya mereka tidak suka berdebat dan duduk bersama ahli zaigh (yang condong kepada kesesatan, ahli bid’ah). Bahwasanya perkara agama ini adalah menerima dan kembali (merujuk) kepada apa yang diterangkan dalam Kitab Allah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bukan duduk bersama ahli bid’ah dan ahli zaigh untuk membantah mereka karena sesungguhnya mereka akan mengelabui kamu (dalam perdebatan itu) sedangkan mereka tetap tidak akan kembali. Maka yang selamat –Insya Allah– adalah menjauhi majelis mereka dan tidak memperdalam pembahasan (bersama mereka) tentang bid’ah dan kesesatan mereka. Oleh sebab itu hendaknya seseorang bertakwa kepada Allah dan kembali kepada apa yang memberi manfaat baginya pada masa mendatang (yakni akhirat) berupa amalan shalih yang ia usahakan untuk dirinya dan hendaknya janganlah ia termasuk orang yang mengada-adakan urusan karena ketika perkara baru itu keluar darinya ia membutuhkan hujjah dan berarti ia membawa dirinya kepada sesuatu yang mustahil dan ia mencarikan hujjah bagi perkara yang ia ada-adakan itu dengan sesuatu yang haq dan yang bathil agar ia dapat menghiasi bid’ahnya dan apa yang ia ada-adakan itu. Dan yang lebih berbahaya lagi dari itu semua adalah kalau ia menuliskannya dalam sebuah kitab yang memuat perkara tersebut, ia akan menghiasinya dengan perkara yang haq dan bathil walaupun Al Haq itu telah jelas dan bukan seperti itu. Dan kami memohon kepada Allah agar memberi taufiq untuk kami dan kamu, Wassalamu’alaika.” (Al Ibanah 2/471-472 nomor 481)

    Dari Yahya bin Sa’id ia berkata, Umar bin Abdul Aziz berkata :
    “Siapa yang menjadikan agamanya bahan perdebatan dan perbantahan maka ia adalah orang yang paling sering berpindah-pindah (pemikirannya).” (Asy Syari’ah 62 dan Ad Darimy 1/102 nomor 304)

    Dari Abdus Shamad bin Ma’qil ia berkata, saya mendengar Wahb mengatakan :
    “Tinggalkanlah percekcokan dan perdebatan dalam urusanmu karena sesungguhnya kamu tidak mungkin melemahkan salah satu dari dua lawanmu yaitu seorang yang lebih alim darimu maka bagaimana mungkin kamu membantah dan mendebat orang yang jelas lebih alim dari kamu? Dan seorang yang kamu lebih alim dari dia maka apakah pantas kamu membantah dan mendebat orang yang lebih bodoh dari kamu? Sedangkan ia tidak akan mentaati kamu, putuslah yang demikian atasmu.” (Asy Syari’ah 64)

    Dari Ma’n bin Isa ia berkata, pada suatu hari Jum’at Imam Malik bin Anas keluar dari mesjid sambil bersandar ke lenganku, seseorang bernama Abul Huriyyah menyusulnya –ia diduga seorang Murjiah– katanya :
    “Hai Abu Abdillah, dengarkanlah! Saya mengajakmu bicara tentang sesuatu. Dan saya akan membantahmu dan mengeluarkan pendapatku kepadamu.”
    Beliau berkata : “Kalau kamu mengalahkanku bagaimana?” Orang itu berkata : “Kalau aku menang kamu ikut saya.” Kata beliau lagi : “Bagaimana jika datang seseorang lalu mengajak kita berdebat dan mengalahkan kita?” Laki-laki itu menjawab : “Kita ikuti dia.” Maka berkatalah Imam Malik rahimahullah :
    “Hai hamba Allah! Allah mengutus Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam membawa agama yang satu tapi saya melihat kamu selalu berpindah dari satu agama ke agama yang lain.” (Ibid 62)

    Imam Abu Bakr Al Ajurri berkata :
    Jika ada yang berkata : “Apabila seseorang telah diberi iilmu oleh Allah Azza wa Jalla lalu seseorang mendatanginya bertanya tentang agama ini, orang itu membantah dan mendebatnya. Bagaimana pendapat Anda bolehkah ia mendebat orang itu sampai ditegakkan hujjah dan dibantah ucapannya?”
    Katakan kepadanya : “Inilah yang dilarang kita melakukannya dan inilah yang telah diperingatkan para imam kaum Muslimin yang terdahulu.”
    Oleh sebab itu jika ada yang berkata : “Lalu apa yang harus kita perbuat?”
    Katakan kepadanya : “Jika ia menanyakannya kepadamu dengan pertanyaan untuk mencari petunjuk kepada jalan yang haq tanpa ingin berdebat maka tunjukilah dia dengan tuntunan yang berisi keterangan ilmu dari Al Quran dan As Sunnah serta pendapat para shahabat dan para imam kaum Muslimin. Adapun jika ia ingin berdebat denganmu dan ia membantahmu maka inilah yang tidak disukai ulama untukmu maka jangan kamu berdialog dengannya dan berhati-hatilah terhadapnya dalam agamamu.”
    Kemudian jika ada yang berkata : “Apakah kami biarkan mereka berbicara dengan kebathilan dan kami berdiam diri dari mereka?”
    Katakan kepadanya : “Diamnya kamu dari mereka (tidak memperdulikan mereka), menyingkirnya kamu dari mereka jauh lebih menyakitkan bagi mereka daripada kamu berdiskusi dengan mereka, demikianlah yang dikatakan Salafus Shalih.”

    http://www.google.com/cse?cx=009661486473400383057%3Ahqzodltpki4&q=Hizbut+Tahrir&sa=Telusuri&cof=FORID%3A0

  86. ini tanggal 24 perlu saya komentari karena antum selipkan diatas tanggal 22

    “Saudaraku yang diberkahi Allah,

    Saya tidak menyebut amal saya namun saya hanya mengatakan dulu saya lebih dari itu, lebih apa ? dan amalan apa? tidak saya sebutkan. Tidak seperti saudara yang justru menyebut-nyebut amalan kakak saudara itu. Dan jika anda katakan tidak ikhlas memang betul karena saya berharap justru apa yang dulu pernah saya lakukan untuk HT tidak pernah terjadi.

    Pertanyaan anda tersebut jelas was was mengingat probabilitas hal negatif itu terjadi sangat kecil namun dibesar-besarkan oleh syaitan agar saya berhenti menyerukan nasihat pada HT.

    Kalo bicara JIL maka jawabannya adalah lebih baik mereka yang tidak ikut JIL daripada yang ikut JIL.”

    saya sedang memaparkan saudara dalam berdakwah demikian siang malam tanpa ada satu rupiahpun yang mengalir kemudian antum jawab “selama aktif di HT dulu bahkan melakukan lebih dari itu mengingat saya aktif di HT saat kroni orba masih kuat”ini jelas amalannya adalah dakwah bahkan antum lebih dari itu jadi disini jelas antum memaparkan amalan dakwah antum,berarti tidak ikhlas kan amal baik tu bagusnya disembunyikan jangan di ungkapkan..,kalo saudara saya wajar saya sebutkan karena beliaupun tidak tahu..,toh kita harus mencontoh kalo ada yang baik dari orang lain dan boleh di informasikan sama yang lain.,bukan kejelekan yang di umbar malah jadi ghibah nantinya.,
    kalo saling nasehat-menasihati sangat dianjurkan tapi yang sesuai syariat donk
    perbanyak silaturahmi,tidak mengexpose sama orang lain selain yang kita nasehati tujuannya kita mau nasihati tapi malah diumumkan di publik itu sudah salah kaprah,jangan terlalu membeci karena suatu saat akan jadi sahabat,jangan terlalu mencintai karena suatu saat bisa menjadi musuhmu,jadikanlah cinta itu karena ALLOH bertemu dan berpisahpun karena ALLOH,semoga ALLOH melindungi dari sifat iri dan dengki..,
    dan perlu diingat saya tidak ngobrol sama syetan,dampak kecil atau besar tetap akan dipertanyakan dihadapan ALLOH apalagi ternyata dampaknya sangat besar..,semoga ini menjadi renungan

    • Saudaraku abdul ghani yang diberkahi Allah,

      Apa yang saya sampaikan tentang aktifitas saya di HT bukanlah kebanggaan akan tetapi justru penyesalan dan saya anggap saya telah membuka aib saya bukannya memamerkan amalan. Dan sungguh masa masa itu adalah masa paling menyedihkan dalam kehidupan agama saya. Semoga Allah mengampuni saya.

      InsyaAllah saya menasehati dengan dasar hujjatain dan untuk silaturahim perlu diketahui saya telah dicekal sehingga para daris HT didaerah saya tidak diijinkan ketemu saya, bahkan ketika saya coba via telfon atau sms pun mereka menolak dan selalu mengatakan untuk saya hanya boleh ditemui pimpinan DPD HTI, bagaimana dengan iktikad seperti ini ?

  87. Abu Rifa Al-Puari said:

    Bang situmpul, mudah2-an bukan berotak tumpul :)

    Justru dipermasalahkan kitab nggak boleh diubah, emang kitab suci.

    komen:
    ciri-cir khas kader hti ya begini ini. pantas aja hti kagak maju-maju..

    • Saya baru2 saja menemukan blog ini, dan dari semua diskusi yang saya ikuti kenapa orang HT/HTI dan simpatisan rata2 ngomongnya kok gak pada beretika yah. Kasar, mudah mengeluarkan kata…antek aAS lah, Kafirlah. Saya memang awam dan asalnya tidak tahu apa itu HT/HTI kalau saya lihat nih sebagi orang awam, kesan saya HTI itu keras kepala dan taklid buta.

  88. Kader HTI “Abu Rifa Al-Puari ” yang tidak tumpul,

    Memang bible tidak sama dengan injil. Injil hanya sebuah bagian dari keseluruhan bibble. jadi emang apa yang sudah dijelaskan oleh pengelola ini sudah benar cuma anda saja yang masih ngeyel (ciri-ciri kader hti deh yang suka overdosis ngeyelnya) hehehe…

    Bible = Alkitab yang berisi Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

    Perjanjian Lama berisi Kitab Taurat , Zabur (Mazmur) dan Kitab Lainya.
    Dalam Perjanjian Lama umatNya berada di bawah Hukum Taurat.

    Perjanjian Baru berisi Kitab Injil. Kitab Wahyu
    Dalam Perjanjian Baru, umatNya berada di bawah Hukum Kasih Karunia Tuhan…

    oya mungkin abu rifai belum mudheng ya. nih tak kasih contoh yang lebih sederhana deh. jika bible diibaratkan sebagai manusia secara keseluruhan maka injil hanya tangan pada tubuh manusia tsb. Pertanyaanya apakah manusia sama dengan tangan? ya ndak sama tho?? katanya kader ht, kok gitu aja ndak tau sih hehehe…

    oya injil dalam bahasa inggrisnya sering diterjemahkan sebagai gospel. cuma memang sih untuk pemahaman umum dan orang awam (kamus bahasa inggris umum) sangat sering diartikan bahwa injil = bible…nah kayaknya ripai ini pengikut yang umum-umum deh hehehe…

  89. Kader HTI “Abu Rifa Al-Puari ” yang sombong said:

    Hehehe.. kesombongan anda makin tampak, padahal mungkin baru baca kitab Ahmed Deedat doang. Sekarang anda berkelit dg injil perjanjian lama dan baru, padahal sebelumnya debat kita antara injil dan bible.

    komen orang tumpul:
    bagi saya kitab ahmed deedat lebih dari cukup untuk mempelajari kristologi secara baik dan maximal..

    lagian saya setuju dengan pengelola ini. ente itu kagak nyambung. disini yang dipermasalahkan adalah kejujuran bung atas boleh tidaknya mengubah buku karya orang lain seenak perutnya bukan pada maslah baru yang anda lontarkan yang ga jelas nyambung-nyambungnya…

    hhmmm..list ku mengenai kader hti yang suka tidak nyambung jadi bertambah deh..

    hey…Titok..muncul donk!! katanya kader hti dan ingin mengklarifkasi pemahaman yang salah mengenai hti…”berjihad (baca: klarifikasi”) donk hehehe…

  90. abdul ghani said:s

    untuk msitompul2008
    dibaca semuanya yah…,itu dari webnya

    Pernyataan Hizbut Tahrir: Penguasa Turki Telah Kehilangan Syaraf Malunya

    ————cut———————
    komen:

    Yee..klo itu mah ane dah baca semua..
    justru itu yang saya tanya adalah mengenai kebenarannya he..he..he…soale dah bukan hal baru klo ht itu suka yang heboh-heboh he..he….

    kira-kira klo baca dari sumber yang non ht, isinya bagaimana ya? soale di dunia ini sekarang ini suka banyak yang simpang siur he…he…ada yang punya referensi lain?

    coba perhatikan nukilan yang saya cut ini:

    “Penguasa Turki, ahli waris dari penjahat Yahudi Mushthafa Kamal, yang dahulu telah melaksanakan rencana-rencana Inggris dan Yahudi untuk menghancurkan Khilafah, yang kemudian menambahnya dengan rencana-rencana Amerika dengan ketulusan untuk Yahudi dan memerangi Khilafah; mengatakan bahwa Hizbut Tahrir yang tiada henti siang malam terus menerus berjuang untuk mengembalikan Khilafah, beraktivitas demi kepentingan Yahudi!”

    setau saya yang tumpul ini sih, pemerintahan turki yang sekarang ini terpilih melalui pemilu yang demokratis, kok bisa-bisanya sih divonis sebagai ahli waris penjahat yahudi sih..apa tulisan itu ndak dirasa terlalu vulgar dan kok rada-rada ga islami sih?

    yang masih bertanya-tanya?

  91. untuk penngelolakoma
    itu tolong dilanjutkan ke DPD karena mereka membuka diri untuk jalan silaturahmi dan peluang antum untuk saling nasehat-menasehati,itu peluang emas saya sarankan bisa bersilaturahmi ke DPD apalagi antum dijogya bisa ketemu ustad muhammad syiddiq al jawi,jangan tinggalkan silaturahmi karena itu jalan yang paling baik buat umat islam..,saya yakin mereka bisa menerima antum dengan baik..,

  92. Saudaraku abdul ghani yang dimuliakan Allah,

    Sekali lagi saya katakan bahwa saya sudah pernah mencoba bertemu dengan pimpinan DPD dengan tempat pertemuan di sebuah musholla tepat disebelah rumah kontrakan pimpinan DPD tersebut tapi tidak berhasil.
    Dan saya juga sudah sangat banyak menerima teror ancaman dari pihak non HT namun membela HT bahkan mereka memata matai semua kegiatan saya sehingga akhirnya mereka tahu alamat saya, nama orang tua dan anak anak saya, juga alamat kerja saya, dan semua itu dikirimkan via sms ke saya sehingga saya harus mengganti nomor HP saya. Mereka meminta saya datang ke sebuah alamat untuk berdiskusi dengan mereka seorang diri atau saya akan dijemput paksa ditengah perjalanan kerja saya. Wallahul musta’an.
    Alhamdulillah setelah teror itu Allah memberikan pertolongan dengan terbitnya surat pindah kerja saya sehingga saya sekeluarga kini pindah domisili dan nomor HP pun saya ganti dan saya rahasiakan.

    Dan anda dengan ringannya menyalahkan saya karena saya anda anggap tidak mau silaturahim ke pihak HT.
    MasyaAllah, sungguh anda tidak tahu apa yang saya alami saudaraku, maka insyaAllah blog ini akan selalu hadir untuk menasehati saudara-saudara aktifis HT dan semoga dengan blog ini HT tersadar atas kekeliruannya selama ini.

  93. jangan satu kali aja coba hubungi DPD saya sering bergaul sama mereka tidak ada indikasi suka neror dan saya juga pernah ketemu sama mantan ht 2 orang mereka berdua biasa2 aja g ketakutan kaya antum.,kalo sesama muslim itu maksimal 3 hari bermusuhan g boleh lebih dosa lho..,rencana pertemuan sama DPD tahun berapa..,kalo antum ikhlas demi untuk menegakkan Khilafah ala minhajjinnubuwwah yang paling pokok adalah persatuan umat islam bukan untuk memecah belah umat,jadi hemat saya terus usahakan untuk silaturahmi jangan dulu aja sekarangpun harus tetap berlanjut..,kalo antum mau boleh saya anter ke DPP juga bisa, saya sudah 3 kali kekantor DPP,saya yang bukan anggota aja bisa dan enjoy ramah2 lho disana.,

    • @abdul ghani:

      kenapa tidak anda saja yg merekomendasikan ustad2 DPD HT yg silaturahim keblog ini,urusan mendesak apa sehingga KOMA HT berkewajiban untuk mendatangi DPD HT,sudah jelas bahwa memang sudah tidak ada lagi kesepahaman fikroh antara HT dan KOMA HT,adanya blog ini jelas menunjukan pemahaman yg berseberangan antara keduanya,jika yg anda inginkan andalah tuk meyakinkan lagi KOMA HT tentang fikroh HT,maka sajikanlah argumen yg tak bisa terbantahkan,ataupun meminta ustad2 HT tuk meluruskanya diblog ini,dijamin pasti akan dibuat dan tidak akan didelet tidak sebagaimana situs res HTI yg tak pernah menampung koment yg berseberangan,atau blog aktifis HT semisal titok.wordpress.com setidaknya ini wujud nyata keterbukaan dalam berdialog dari KOMA HT, jadi pertemuan langsung ataupun tidak selama tamanya adalah diskusi tak ada bedanya,waLlahu a’lam

  94. @abdul gani,

    ente pasti belum pernah baca blog-nya o solikhin ya? saya saja (yang lumayan pemberani) setelah membaca blog itu jadi bergidik, kok bisa ya…padahal katanya kan dia kader yang bertujuan baik untuk meluruskan yang menurut dia tidak lurus…coba apa pendapatmu mengenai hal itu?

  95. orang2 kafir dan munafiq pun bertepuk tangan, tertawa, girang, senang….

    Hahaha…liat tuh kaum muslimin saling ejek, saling perang, saling menyalahkan…..biarkan, biarkan saja….

    kita tetap dengan agenda….
    HANCURKAN ISLAM DAN KAUM MUSLIMIN…..

  96. Saudaraku semua yang diberkahi Allah,

    @ Abdul ghani :
    Saya telah sampaikan bahwa yang menteror saya bukan dari HT namun pihak lain yang mendukung HT, entah pihak mana ia tidak menyebutkan secara pasti.
    Sehingga benar yang dikatakan saudara Zul bahwa sebaiknya para pimpinan HT bisa ikut berdiskusi disini untuk mengklarifikasi ataupun membantah sebab dengan berdiskusi disini akan didapat manfaat :
    1. Tidak ada kemungkinan saling teror atau takut karena identitas terjaga.
    2. Bisa disimak kaum muslimin lainnya sehingga tidak ada manipulasi hasil pertemuan dan kaum muslimin bisa menilai sendiri hasil pertemuan secara obyektif.
    3. Pihak HT bisa leluasa mengklarifikasi ataupun membantah dengan baik.

    @ Banghas

    Umat muslim dilarang berkelahi atau saling perang oleh Rasulullah, namun diperintahkan berpikir dan berdiskusi dengan hujjah yang baik.
    Tidak seperti kaum kristen atau kaum kafir lain yang satu sekte dengan sekte lain saling bunuh.

  97. maksud hati tuk coba menghentikan diskusi….
    karena bagaimana pun dan sampai kapan pun gak akan kelar neh…
    wis mben…aku rep dadi penonton wae….

  98. Saudara banghas yang budiman,

    Diskusi ini selalu terbuka untuk koment baru dan peserta baru, jadi memang tidak mungkin kelar.
    Kalopun saya kalah hujjah pasti akan ada lagi orang lain yang muncul, jadi mending dinikmati aja, lagian diskusi ini adalah fakta yang selama ini tidak diketahui banyak kaum muslimin, insyaAllah bisa lebih menyadarkan kaum muslimin terhadap kondisi realitas yang ada.

  99. to pengelolakoma
    ini tulisan antum sudah berbeda dengan tulisan lainnya,.
    “Sedikit tambahan yang perlu saya sampaikan tentang madharat yang muncul menurut saya akan lebih besar bila blog ini tidak ada yaitu
    banyaknya pemuda muslim dan masyarakat yang terpengaruh dengan kekeliruan pemahaman HT sehingga semakin rusaklah pemahaman masyarakat terhadap Islam. Wallahul musta’an”disini kesimpulannya PEMAHAMAN HT YG RUSAK

    dari antum juga
    “Meskipun selama ini saya tidak pernah mencap kafir bahkan saya tidak pernah menyesatkan HT”…disini antum jelas menyatakan TIDAK MENYESATKAN HT

    ini jelas tidak konsisten,satu saat antum tidak bilang menyeasatkan HT lain waktu antum bilang PEMAHAMAN HT yg RUSAK,ini merupakan tulisan yang tidak bisa dibenarkan plinplan gimana situasi dan disini paling banyak GHIBAH,antum sendiri tahukan dosa GHIBAH, ini tulisan antum tanggal 19 “Saya juga mencoba intensif terus berdiskusi dengan syabab HTI termasuk diantaranya saudara Titok namun apa yang terjadi justru saya sering dicurangi dengan berbagai cara dan teknik, bahkan koment saya yang terakhir tidak pernah dimunculkan dan beberapa koment juga dihilangkan, sehingga darisini saya melihat secara organisasi HT pun mendukung oknum mereka dalam upaya menjegal saya dan menganggap nasihat yang saya sampaikan tidak perlu diperhatikan, semoga Allah memberikan petunjuk kepada mereka semua. Wallahul musta’an.” …ini jelas merupakan GHIBAH padahal antum pingin meluruskan perjuangan HT supaya sesuai dengan sunah nabi..,ternyata antum sendiri yang tidak sesuai dengan Syariat..,saya tidak tahu namanya titok tapi antum khabarkan ke saya..,dan perlu antum camkan saya tidak pernah menyebutkan kafir..”coba simak tulisan saya..”kecuali kalau antum sudah sangat meradang kepada hti sampai antum nauzhubillah jangan sampai mencap kafir” apakah silaturahmi itu salah,nabi Muhammad jelas memerintahkan kita untuk silaturahmi..,
    ini salah satu dampak dari blog antum ”

    orang2 kafir dan munafiq pun bertepuk tangan, tertawa, girang, senang….

    Hahaha…liat tuh kaum muslimin saling ejek, saling perang, saling menyalahkan…..biarkan, biarkan saja….

    kita tetap dengan agenda….
    HANCURKAN ISLAM DAN KAUM MUSLIMIN…..”
    jadi yang senang itu orang2 diluar ISLAM..,saya tetap sarankan hayo banyak2 silaturahmi..,rekatkan persatuan umat jangan mau di adu domba yakinlah ISLAM PASTI JAYA..,

    • @abdul ghani:

      menilai adanya kesalahan dalam metodologi da prioritas dakwah tidak sama dengan menyesatkan pemikiran,perkara pertama masih debatable,artinya masih terbuka diskusi,sedangkan perkara yg kedua haruslah berasal dari legitimasi yg jelas dan mumpuni seperti qualifikasi ilmu dalam berijtihad dan kredibilitas diri sebagai seorang mufti,hingga tidak terjebak pada pengkafiran sebagaimana yg diwanti oleh rasuluLlah agar tidak mengkafirkan sesama muslim atau dirinya sendiri yg terkafirkan.

      KOMA HT hanya sebatas menilai adanya kesalahan atau yg melenceng dari fikroh HT dari interaksi beliau selama diHT atau dari apa yg dia kaji tentang HT,tidak menyesatkanya karena memang bukan itu kapasitasnya,masalah kredibel atau tidak,mari kita buktikan dengan diskusi2 sehat kita.waLlahu a’lam

    • Begitu yah seorang simpatisan HT (arau bahkan anggota HT), mudah mengunakan kata2 antek AS, JIL, dan lain…. kalau mulai terdesak. Maaf setelah saya baca diskusi ini begitu.

    • PejuangKeadilan

      Masyaalloh… beginilah ciri2 orangorang hizb, jika kalah argumen pasti minta ketemuan, nah kalau ketemuan mengalami kegagalan pasti ujung2nya diteror.
      saya juga pernah mengalami nasib kaya gitu, diteror. pertama dari pihak Tarbiyyah, kedua dari HTI. Wah tindakan anarkis!
      mereka meminta ana datang sendirian, tp mereka datang ber3. apa-apaan ini???

  100. Saudaraku abdul ghani yang dimuliakan Allah,

    Pemahaman HT memang ada yang keliru dan inilah kenapa blog ini hadir, yaitu untuk menasehati HT atas kekeliruannya.
    Jadi saya selalu katakan bahwa HT memiliki kekeliruan, memiliki kesalahan, tapi saya tidak pernah mengatakan HT sesat atau kafir.

    Mohon masalah bahasa seperti ini jangan selalu diputar balikkan. Yang terpenting adalah apabila menurut anda HT tidak memiliki kekeliruan maka silahkan tunjukkan dalam hujjah dan bukti yang kuat.
    Bukan hanya menyuarakan ketidak setujuan anda pada blog sementara anda sama sekali tidak memiliki hujjah yang membantu membenarkan HT sehingga kesimpulannya hingga kini masih belum ada yang mampu membantah isi blog ini.

    Munculnya orang orang yang kontra pastilah banyak namun tidak lebih banyak dari orang yang kontra pada da’wah Nabi di Makkah dan semua itu adalah sunnatullah bahwa Islam muncul dari keterasingan.
    Sudah biasa kebenaran itu ditentang, bukankan hal itu juga dialami HT sehingga sempat bertikai dengan warga NU pendukung gus dur?.

    Apapun resikonya prinsipnya adalah “Kulil haq walaw kana muron”.
    Dan saya tetap wajib terus menyuarakan kebenaran apapun resikonya sebab itulah perintah Allah subhanahu wa ta’ala.

    • mas pengelola, blog ini memang perlu ada tapi janganlah khusus utk menghakimi HT dong. Anda di akhir tulisan ini malah sedikit membela pengikut gus dur saat konflik dg HT, pdhal gus Dur itu kan Bapak Pluralisme Indonesia! Suatu faham yg tdk sejalan dg ajaran islam, anda sampai2 rela utk bersimpati kpd pluralis demi utk mengkritisi, begitukah anda..??? menydihkan sekali sampean maaaassss…!

      • Saudara liem yang dikasihi Allah,
        manusia tak luput dari kekeliruan, bila memang benar saya menulis sesuatu yang membela faham pluralis maka itu suatu kesalahan, untuk itu mohon anda tunjukkan dimana saya menulis itu agar saya bisa menghapusnya.
        Barakallahufik

  101. to pengelolakoma
    saya tidak punya kapasitas untuk menerangkan HTI karena saya bukan anggota HT,saya seorang pengusaha yang peduli terhadap penerapan syariah islam yang sekarang digalakan oleh HTI,dan ternyata mereka sudah didukung oleh puluhan ribu ulama indonesia untuk menerapkan syariah dan khilafah pada saat muktamar ulama.,saya baca di blog ini yang ada hanya menyalahkan dan menjelekan HT contohnya “Sedikit tambahan yang perlu saya sampaikan tentang madharat yang muncul menurut saya akan lebih besar bila blog ini tidak ada yaitu
    banyaknya pemuda muslim dan masyarakat yang terpengaruh dengan kekeliruan pemahaman HT sehingga semakin rusaklah pemahaman masyarakat terhadap Islam. Wallahul musta’an”.. dan suka ghibah contohnya “Saya juga mencoba intensif terus berdiskusi dengan syabab HTI termasuk diantaranya saudara Titok namun apa yang terjadi justru saya sering dicurangi dengan berbagai cara dan teknik, bahkan koment saya yang terakhir tidak pernah dimunculkan dan beberapa koment juga dihilangkan, sehingga darisini saya melihat secara organisasi HT pun mendukung oknum mereka dalam upaya menjegal saya dan menganggap nasihat yang saya sampaikan tidak perlu diperhatikan, semoga Allah memberikan petunjuk kepada mereka semua. Wallahul musta’an.”…saya tidak memutar balikan bahasa inikan tulisan antum mana yang menjelekan dan mana yang ghibah….,padahal dalam berdakwah antaralain :
    “Barang siapa yang menyuruh kepada kebaikan dan melarang dari kemungkaran (menegakkan amar maruf nahi mungkar), maka sepatutnya dia itu :
    (1) seorang yang alim (berilmu) terhadap apa yang dia suruh, berilmu terhadap apa yang dia larang;
    (2) seorang yang berlemah-lembut pada apa yang dia suruh dan berlemah-lembut pada apa yang dia larang;
    (3) seorang yang bijaksana pada apa yang dia suruh dan bijaksana pada apa yang dia larang.

    Maka berilmu sebelum menyuruh, dan berlemah-lembut itu di waktu menyuruh, serta bijaksana setelah menyuruh. Kalau seandainya dia tidak seorang yang alim, tidak boleh untuk mengikuti apa yang tidak ia ketahui. Kalau seandainya dia itu seorang yang alim, tetapi tidak berlemah-lembut maka dia seperti dokter yang tidak mempunyai sikap lemah-lembut, maka dia bersikap kasar terhadap pesien sehingga pasien pun tidak menerimanya. Dan seperti seorang pendidik yang kasar, maka anak pun tidak bisa menerimanya. Sungguh Allah Taala telah berfirman kepada Musa dan Harun : [artinya] : ” Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (kepada firaun) dengan kata-kata yang lemah-lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut “.(Q.S. 20;44)

    maka sebetulnya blog ini tidak memenuhi syarat untuk berdakwah..,bagusnya berdakwah itu langsung kepada orangnya/lembaga/ormas tidak menjelekan di media masa/internet atau apapun untuk berupaya menjelekan muslim yang lain dan sebetulnya harus ada alternatif lain atau solusi nih harokah/jama’ah yang lebih bagus..,tapi yang ada antum hanya menjelekan satu jama’ah saja tanpa memberikan solusi/alternatif lain kalo ada harokah/jama’ah lain yang lebih bagus..,jadi sekali lagi saya bukan anggota HTI otomatis saya tidak punya hujjah untuk ini..,yang saya tekankan adalah tetap pada acuan kaum muslimin adalah izzatul islam walmuslimin berarti harus banyak silaturahmi yang sekarang terus menerus digalakan juga oleh HTI,oleh karena itu saya akan coba lebih memantapkan diri untuk bergabung dengan HTI..,karena mereka bersemangat dan konsisten dalam berjuang menerapkan syariah dan khilafah.,saya iri dengan mereka yang begitu tidak mengenal lelah siang ataupun malam berjuang untuk agama ini..,manusia hanya bisa melihat dhohir saja..,tapi inilah yang terjadi apakah saya harus memilih yang hanya diam saja dan menjelek2kan muslim yang lain..,sebetulnya saya pingin tahu dari antum bagaimana cara menerapkan syariah dan khilafah versi antum…,

    • Saudaraku yang diberkahi Allah,

      Beda antara menasehati dan menunjukkan kesalahan seseorang dengan menjelekkan seseorang hanyalah pada niatnya.
      Saya mengupas kekeliruan HT adalah dengan niat menasehati HT dan bukannya menjelek-jelekkan HT semata.
      Lantas bagaimana cara menasehati kekeliruan seseorang apabila kita tidak menunjukkan apa yang keliru darinya?

      Saya menyebut nama titok karena desakan dari HT sendiri yang selalu mengatakan semua tulisan saya fitnah dan tidak pernah ditabayunkan ke pihak HT, sehingga saya perlu menjawab fitnah tersebut dengan mencantumkan nama titok agar para aktifis HT bisa membuktikan sendiri dan menanyakan sendiri kepada titok apakah benar kejadiannya demikian.
      Hal ini juga mengingat saudara titok sebelum ini aktif membuat blog yang juga terbuka sehingga bisa diakses kaum muslimin lainnya, untuk itulah saya memilih saudara titok agar kaum muslimin bisa membuktikan dan bisa melihat dengan mata kepala sendiri dan menilai apakah yang saya sampaikan itu fitnah atau bukan.
      Walhamdulillah.

    • @abdul gahni:

      Musyawarah Ulama Nasional 2009=Konferensi Khilafah internasional 2007,hanya sebagai even ajang unjuk eksistensi HTI,yg saya lihat hanya MUN 2009 ini follow up dari KKI 2007,same act with diffferent form,ulamaya pun saya sanksi itu adalah representsi dari ulama seluruh indonesia karen tak ada perwakilan dari 2 ormas terbesar ataupun MUI,malah yg ada ulama dari indonesia diwakili oleh ust.sidik al jawy yg berlatar belakang sarjana IPB,terus ada juga perwakilan dari ulama2 lain negara yg saya yakini itu adalah aktifis HT,dampak/pengaruh HTI pasca MUN 2009 ini pun saya pikir hanya akan seperti even sebelumnya KKI2007.

      anda telah paham bahwa seorang aktifis dakwah hendaknya beretika,anda silahkan bandingkan partisipasi kedua pihak yg berseberangan dalam blog ini,manakah yg paling memprihatinkan etikanya?

      anda menilai bahwa blog ini hanya membawa ghibah terhadap sesama muslim,lalu bagaimana pendapat anda tentang apa yg telah HT lakukan terhadap erdogan dan HAMMAs?bahkan tidakkah itu menjurus pada fitnah?jika anda menilai sikap itu adalah mengkoreksi dan menasihati,bandingkan manakah yg paling lebih baik caranya oleh HTI dan blog ini?

      anda menilai bahwa blog ini belum layak dan tak memenuhi syarat disebut blog dakwah,itumah subjektif tergantung siapa yg menilai,pastinya kalo menurut pandangan partisipan blog ini yg pro HT mereka akan berpendapat sama seperti anda,tapi tentunya hal itu berbeda jika yg ditanya adalah pendapat yg berada diluar HT,saya kira semua sepakat dalam diskusi ilmiyah ini hanya akan mengaitkan hal-hal yg berhubungan dg nalar saja,bukan hal yg abstrak ataupun penerawangan karena itu sifatnya subjektif.

      kalopun anda bersimpatik dan merasa iri terhadap aktivitas dakwah sebuah gerakan islam,alangkah tepatnya jika anda bersimpatik dg usaha2 kader HIDAYATULLAH dan jamaah tabligh dalam menyebarkan islam kedaerah terpencil bahkan primitif seperti papua

      semuanya pasti akan merasa tidak rela ketika ada saudaranya yg muslim ataupun sejamaah terzholimi walaupun oleh sesama muslim sendiri,tapi apakah itu pernah terbayangkan oleh HT ketika mereka berbuat yg sama terhadap muslim dijamaah lain seperti erdogan dan HAMMAS?ingatlah hadist :

      طوبى لمن شغله عيبه عن عيوب الناس
      “Sungguh bertuntung bagi orang yang selalu disibukkan untuk menyelidiki aib dirinya sendiri, sehingga tidak sempat untuk menyelediki aib orang lain”. (Ibn Abdil Barr, Al-Bazzar, Baihaqi, hadis hasan).

      bisakah anda jelaskan yg dimaksud dengan dakwah menerapkan syariah dan khilafah itu seperti apa? jika yg anda maksud adalah ta’lim keta’lim,halaqoh kehalaqoh,forum keforum,saya HT bukanlah satu2nya yg seprti itu,semuanya seperti itu,hanya pastinya referensi kitab saja yg berbeda,tentang siapa atau jamaah mana yg lebih baik dalam pengamalan amal islami dan capaian2 dakwahnya saya rasa HT pun masih jauh panggang daripada api

    • @ abdul Ghani

      Maka berilmu sebelum menyuruh, dan berlemah-lembut itu di waktu menyuruh, serta bijaksana setelah menyuruh. Kalau seandainya dia tidak seorang yang alim, tidak boleh untuk mengikuti apa yang tidak ia ketahui. Kalau seandainya dia itu seorang yang alim, tetapi tidak berlemah-lembut maka dia seperti dokter yang tidak mempunyai sikap lemah-lembut, maka dia bersikap kasar terhadap pesien sehingga pasien pun tidak menerimanya. Dan seperti seorang pendidik yang kasar, maka anak pun tidak bisa menerimanya. Sungguh Allah Taala telah berfirman kepada Musa dan Harun :

      Saya jadi bertanya kepada anda… APakah standar yang sama juga anda katakan pada tulisan/tulisan HT/I — coba baca Al Islam… rasakan bahasanya… bahasa lemah lembutkah?

      Saya jadi ingat beberapa bulan yang lalu… ketika kaum muslimin di GAZA dibantai ISrael… ketika ada ulama saudi yang mengharamkan demo.. apa kata pimpinan HTI – Maghfur Mahcfudz a.k.a Hafidz Abdurrahman… dalam editorial Al Waie? Mahfud mendoakan ulama tersebut binasa.. anda bisa cek di AL wai’e kalo gak salah edisi pebruari atau maret 2009 dalam halaman editorial.

      Begitukah akhlaq pimpinan ormas yang mengaku pejuang syariah dan khilafah? Yang artinya bertentangan dengan ayat yang anda kutip

      bagaimana menurut anda, saudara Abdul Ghani?

  102. Untuk Saudara abdul ghani ada info bagi anda yang pengusaha kunjungi situs,

    http://www.pengusahamuslim.com/

  103. jika kita sedang mengikuti pembahasan tentang aliran, kelompok, jamaah bid’ah, sesat atau menyimpang dalam Islam. Adalah hal yang lumrah jika pembahasan tentang hal tersebut mengemuka karena mereka memang telah terbukti meresahkan umat. Walaupun demikian, tidak semua orang ternyata setuju dengan acara pembahasan semacam di atas.
    “Sudahlah, jangan mencela saudara sendiri. Ini kan memecah belah umat…”
    “Jamaah X toh juga berperang melawan Yahudi. Mengapa harus dikritik?”
    Sebagian respon berbunyi demikian. Acara kritik mengkritik memang rawan menimbulkan sentimen, sakit hati, dab bisa berlanjut perpecahan, di sisi lain, kritik suatu saat toh juga perlu. Bagaimana menyikapi fenomena di atas.

    http://maramissetiawan.wordpress.com/2007/09/30/mengapa-mengkritik-kelompok-kelompok-islam/

  104. Saudaraku semua yang diberkahi Allah,

    Justru dengan diskusi dan saling terbuka seperti ini insyaAllah dapat mencegah pertikaian sesama muslim.
    Apakah anda tidak ingat bagaimana massa NU gusdur pernah meradang pada HT karena tidak adanya komunikasi yang baik, bahkan terorisme makin berkembang karena umat Islam banyak yang menutup mata dan tidak mau memperdebatkannya di forum diskusi ilmiah.

    Jadi mari kita perbanyak diskusi ilmiah yang berdasarkan hujjah dan dalil yang ilmiyah sehingga kebenaran akan terdakwahkan dengan sendirinya.
    Janganlah ummat Islam ini berhenti untuk saling menasehati sesama muslim atas kesalahan-kesalahannya.
    Janganlah seperti agama kristen yang wajib menelan doktrin pemuka agamanya mentah mentah tanpa berani mendiskusikan kebenarannya.

  105. Assalamu’alaium,
    saya dulu aktifis ht juga, tapi saya sudah lama tidak mengikuti kegiatan hlq nya dikarenakan adanya jawaban2 yang tidak memuaskan atas pertanyaan yang saya ajukan. Namun walau begitu, saya tetap setuju dengan dakwah menegakkan khilafah. Karena ialah satu-satunya institusi yang diwajibkan harus ada bahkan lebih wajib daripada memakamkan rasulullah. Saya disini hanya ingin menyampaikan marilah kita bersama2 untuk tidak saling menghujat terhadap sesama muslim. Siapapun entah beliau mengaji di PKS, Salafi, HTI, atau bahkan yang tidak mengaji pun semuanya memiliki kewajiban yang sama. Syahadat, Shalat, zakat, puasa, haji, menyayangi sesama muslim dan masih banyak lagi. Tidakkah kita melihat bahwa musuh2 Islam telah merencanakan strategi 10 langkah lebih maju untuk menghancurkan Islam, bahkan untuk 100 tahun kedepanpun mungkin mereka sudah membuat plan A, B, C, D s.d Z. untuk menghancurkan Islam. tidak cukupkan darah syuhada di palestin, afganisthan, irak, serta negeri2 muslim lainnya yang terkoyak menjadi pelajaran bagi kita untuk membuat rencana besar mengalahkan strategi2 musuh2 Islam??? Mohon maaf kepada pembuat blog ini, saya sarankan lebih baik membuat blog yang bisa menyegarkan pemikiran ummat. Untuk masalah yang mungkin pribadi terhadap suatu gerakan silahkan selesaikan langsung secara administratif ke yang bersangkutan. sekiranya yang bersangkutan tidak menerimapun, biarlah Allah yang memberi petunjuk agar kita selalu berada di jalan yang lurus. Yang penting ukhuwah dan persatuan ummat tetap terjaga. Ya Allah satukanlah kami dalam barisan yang sama untuk memerangi kedzaliman dan menegakkan aturan-Mu. Amiin

  106. Kapan Dibolehkan Keadaan Seseorang
    Atau Diwajibkannya Menerangkan

    Hamdun Al Qashshar ditanya : “Kapankah waktu membicarakan seseorang?”
    Ia menjawab : “Jika telah pasti baginya untuk menunaikan kewajiban Allah ini berdasarkan ilmunya atau ia khawatir orang banyak celaka karena bid’ah itu dan ia berharap agar Allah menyelamatkannya.” (Al I’tisham 1/127)

    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata :
    [Jika nasihat itu adalah kewajiban bagi kemaslahatan agama secara khusus maupun umum seperti penukilan hadits yang mereka bersalah atau berdusta sebagaimana kata Yahya bin Sa’id :
    Saya bertanya kepada Imam Malik dan Ats Tsauri dan Al Laits bin Sa’d --saya menduganya Al Auza’iy-- tentang seseorang yang tertuduh dalam periwayatan hadits atau tidak hafal. Mereka mengatakan :
    “Terangkan keadaannya itu.”
    Dan sebagian ada yang berkata kepada Imam Ahmad bin Hanbal : “Sesungguhnya berat bagiku mengatakan bahwa Fulan begitu, Fulan begini.”
    Maka kata beliau : “Jika kamu dan saya diam dalam masalah ini maka kapan orang yang jahil itu tahu mana hadits yang shahih dan mana yang cacat?! Dan seperti imam-imam ahli bid’ah yang memiliki berbagai pendapat dan ibadah yang menyelisihi Al Quran dan As Sunnah maka menjelaskan keadaan mereka dan memperingatkan manusia dari mereka adalah wajib berdasarkan kesepakatan kaum Muslimin (Ahli Ilmu).”
    Sampai dikatakan kepada Imam Ahmad bin Hanbal : “Seseorang berpuasa, shalat, i’tikaf lebih Anda cintai ataukah jika ia menerangkan keadaan ahli bid’ah?”
    Beliau berkata : “Jika ia puasa, shalat, dan i’tikaf maka itu untuk dirinya sendiri sedangkan apabila ia menerangkan keadaan ahli bid’ah maka ini adalah untuk kebaikan kaum Muslimin dan ini lebih utama maka menerangkan perkara ini agar berguna bagi kaum Muslimin dalam agama mereka termasuk salah satu jihad di jalan Allah sebab membersihkan jalan Allah dan agama, manhaj, dan syariat-Nya serta menghalau kejahatan ahli bid’ah dan permusuhan mereka adalah Fardlu Kifayah menurut kesepakatan kaum Muslimin. Dan apabila tidak ada orang yang Allah bangkitkan untuk menolak bahaya ahli bid’ah ini benar-benar akan hancurlah agama ini. Dan kerusakannya jauh lebih besar daripada kerusakan akibat penjajahan musuh dari kalangan orang-orang yang kafir yang mesti diperangi. Sebab mereka ini jika berkuasa belum tentu mampu merusak hati manusia yang dijajahnya kecuali pada kesempatan berikutnya sedangkan ahli bid’ah ini jika mereka berkuasa akan merusak hati lebih dahulu.” ] (Majmu’ Fatawa 28/231 dan 232)

    Muhammad bin Abdullah Al Ghalabiy mengatakan :
    “Ahli bid’ah itu akan menyembunyikan segala sesuatu kecuali persatuan dan persahabatan (di antara mereka).” (Al Ibanah 1/205 nomor 44 dan 2/482 nomor 518)

    Mu’adz bin Mu’adz berkata kepada Yahya bin Sa’id :
    “Hai Abu Yahya, seseorang walapun dia menyembunyikan pemikirannya tidak akan tersembunyi hal itu pada anaknya tidak pula pada teman-temannya atau teman duduknya.”

    Amru bin Qais Al Mulaiy berkata :
    “Jika kamu lihat seorang pemuda tumbuh bersama Ahli Sunnah wal Jamaah harapkanlah dia dan bila ia tumbuh bersama ahli bid’ah berputus-asalah kamu dari (mengharap kebaikan)nya. Karena pemuda itu bergantung di atas apa yang pertama kali ia tumbuh dan dibentuk.” (Al Ibanah 1/205 nomor 44 dan 2/482 nomor 518)

  107. to pengelolakoma
    “Beda antara menasehati dan menunjukkan kesalahan seseorang dengan menjelekkan seseorang hanyalah pada niatnya”NIAT ITU ADA DALAM HATI, SAYA TIDAK TAHU NIAT ANTUM YANG SEBENARNYA…,
    “Saya mengupas kekeliruan HT adalah dengan niat menasehati HT dan bukannya menjelek-jelekkan HT semata”APAKAH MENASEHATI CUKUP DENGAN MENGUMBAR KEKURANGAN DI MEDIA…?
    “Lantas bagaimana cara menasehati kekeliruan seseorang apabila kita tidak menunjukkan apa yang keliru darinya?”YA DENGAN CARA SILATURAHMI DARI PIHAK SYABAB HT ADA YANG MENULISKAN NO HP TAPI TERNYATA TIDAK ADA APA DIHAPUS SAMA ANTUM..?? SAYA LIHAT DENGAN JELAS TANGGAL 27-08-2009 JAM 00:08 NAMA OJEX..,PERSIS DIBAWAH KOMENTAR SAYA ,TAPI SEKARANG TIDAK ADA DI KOMENTAR…??KEMANA YAH…??
    “Saya menyebut nama titok karena desakan dari HT sendiri yang selalu mengatakan semua tulisan saya fitnah dan tidak pernah ditabayunkan ke pihak HT, sehingga saya perlu menjawab fitnah tersebut dengan mencantumkan nama titok agar para aktifis HT bisa membuktikan sendiri dan menanyakan sendiri kepada titok apakah benar kejadiannya demikian.”GHIBAH LAGI TU SAUDARA TITOK FITNAH ANTUM..?”karena desakan dari HT sendiri yang selalu mengatakan semua tulisan saya fitnah”SAYA TIDAK YAKIN PIHAK HT SECARA LEMBAGA MENGOMENTARI ANTUM..,HT TU PUSATNYA ADA DI YORDAN APA MUNGKIN MENDESAK SAMA ANTUM..????JANGAN SUKA MELEBIH-LEBIHKAN YAH…,
    DI DUNIA INI ADA SIANG ADA MALAM,ADA BAIK ADA BURUK ADA YANG INGIN MEMPERSATUKAN UMAT SEPERTI HTI ADA JUGA YANG MEMECAH BELAH UMAT…,SIAPA TU???..,SAYA TANYA SEKALI LAGI JADI METHODE ANTUM UNTUK PENERAPAN SYARIAH DAN KHILAFAH SEPERTI APA..???

    TO ZUL
    “yg saya lihat hanya MUN 2009 ini follow up dari KKI 2007,same act with diffferent form,ulamaya pun saya sanksi itu adalah representsi dari ulama seluruh indonesia karen tak ada perwakilan dari 2 ormas terbesar ataupun MUI”ANTUM LIHAT DIMANA…,G KELIHATAN BANYAK YANG DARI MUI…??DARI NU,MUHAMMADIYAH,PERSIS,BAHKAN MUI ADA..,SAYA TIDAK LIHAT YANG JAUH YANG DEKET AJA DAERAH SAYA KEBETULAN SAYA DIUNDANG HADIR DIACARA SOSIALISASI MUKTAMAR ULAMA TERNYATA DARI PIHAK MUI DIAKHIR ACARA MINTA DIULANG KEMBALI SOSIALISASI MUKTAMAR..?KENAPA..?KARENA INGIN SEMUA STAF MUI KABUPATEN SAMPE TINGKAT KECAMATAN HADIR ..,INI YANG MENYELENGGARAKAN BUKAN HTI TAPI DARI MUI…,INI JELAS MERUPAKAN DUKUNGAN YANG NYATA…,OK ZUL…,

    TO PENGELOLA2
    “bagaimana menurut anda, saudara Abdul Ghani?”ANTUM TANYAKAN SAJA SAMA BELIU SAYA BUKAN ANGGOTA HTI DAN SAYA TIDAK MAU GHIBAH KAYA ANTUM…,OK
    AL ISLAM ADA BEBERAPA YANG SAYA BACA BAGUS JUGA MEMBANGUN OPINI UMAT TIDAK PERCAYA LAGI SAMA AMERIKA DAN KRONI2NYA..,APA ITU SALAH…???MENGUTUK KEKEJAMAN ISRAEL APA ITU JUGA SALAH..,
    SAYA JUGA PINGIN TAHU METHODE/CARA ANTUM MENERAPKAN SYARIAH DAN KHILAFAH DI BUMI ALLOH INI GIMANA YAH..???

    • @ Abdul Ghani

      wah… anda tidak konsisten… anda meminta orang lain kalau menasehati untuk silaturahim ke yang bersangkutan, tapi ketika Mahfud (hafid abdurrahman) mencela ulama saudi… anda minta saya silaturrahim ke Mahfud… kok pake standar ganda.

      Tentang al islam… anda bilang BEBERAPA artinya tidak SEMUA nah sisanya yang beberapa itu apa bukan menggibah Penguasa, harokah atau kelompok lain?

      sebut saja bagaimana HT/I mengkritisi HAMAS di Palestine… lha wong HAMAS di PALESTINA sana kok di kritiknya di INDONESIA trus apa kepentingannya?

      contoh Lagi, buletin Al Islam yang terakhir tentang TERORISME – yang menyalahkan kelompok lain yang mempunyai metode JIHAD… pertanyaannya adalah mengapa HTI tidak silaturrahim pada kelompok2 tesebut dan mejelaskan kesalahannya. Tapi kok malah mengkritiknya di al islam

      Nah bagiaman menurut anda… ayolah anda jangan… menerapkan standar ganda dalam menilai orang…

  108. Saudaraku abdul ghani yang diberkahi Allah,

    Nasihat dengan silaturahim ke aktifis Ht sudah sering dilakukan baik melalui sms, email, maupun media lain yang sifatnya pribadi dan tertutup yang tidak diketahui orang lain, bahkan upaya bertemu langsung secara resmi pun pernah dilakukan, namun saya sampaikan kepada saudara bahwa semua nasihat itu tidak berhasil bahkan dari hasil percakapan dan nasihat tertutup lewat email diperoleh hasil bahwa mereka yang bertaubat dari kekeliruan HT langsung saja keluar dari interaksi dengan HT tanpa berani mengkritisi HT ataupun menentang kekeliruan HT dan saya memang tidak ingin memaksa mereka melakukan itu karena saya tahu itu berat bagi mereka (semoga Allah memudahkan mereka), adapun bagi mereka yang tidak taubat tetap saja asyik menyuarakan kekeliruan HT tersebut tanpa peduli dengan nasihat yang telah sampai padanya.
    Sementara disisi lain HT terus menerus menyebarkan kekeliruannya kepada para pemuda muslim sehingga pola menasehati pun menjadi berubah yaitu dengan terbuka agar kaum muslimin lainnya pun tahu kekeliruan HT dan agar mereka tidak terhasut untuk mengikuti kekeliruan tersebut. Wallahul musta’an.

  109. to pengelolakoma & pengelola2
    sebelum saya komentar tolong jawab dulu pertanyaan saya…??methode/cara antum untuk menerapkan syariah dan khilafah gimana sih…??

    • Saudaraku yang dikasihi Allah,

      Bukankah sudah banyak yang dibahas di blog ini, silahkan dibaca ulang diskusi-diskusi sebelumnya. Semoga Allah memudahkan.

    • @abdul ghani:

      saya ulangi pertanyaan saya:

      “bisakah anda jelaskan yg dimaksud dengan dakwah menerapkan syariah dan khilafah itu seperti apa? jika yg anda maksud adalah ta’lim keta’lim,halaqoh kehalaqoh,forum keforum,saya kira HT bukanlah satu2nya yg seprti itu,semuanya seperti itu,hanya pastinya referensi kitab saja yg berbeda,

      tentang siapa atau jamaah mana yg lebih baik dalam pengamalan amal islami dan capaian2 dakwahnya saya rasa HT pun masih jauh panggang daripada api”…..

      kalopun saya yg ditanya seperti pertanyaan anda diatas,saya akan menjawab saya bukanlah aktifis HT ,sehingga tak relevan jika anda bertanya seperti itu,kalopun anda bertanya metoda apa saya dalam berdakwah tanpa ad embel2 “syariah dan khilafah”maka saya akan menjawab,saya akan mengikuti apa-apa yg telah dilakukan oleh generasi pertama umat islam,tabiin dan tabiu tabiin(generasi2 salafu sholih),sebab tiga generasi tersebutlah yg RasuluLlah sebut sebagai generasi terbaik.

      sabda Rasul:

      خير القرون قرني ثم الذين يلونهم ثم الذين يلونهم .

      “Sebaik-baik generasi adalah generasi di masa keberadaanku(NAbi dan para sahabat), kemudian generasi berikutnya(tabiin), kemudian generasi berikutnya(tabiu tabiin).” HR Imam Ahmad, Al-Bukhari, Muslim).

    • PejuangKeadilan

      to Abdl Ghani
      hmmm…. kaya’nya ana pernah denger pertanyaan2 seperti ini. sepertinya pertanyaan ini adalah doktrin. kalau tidak salah ana terima dari 4 orang syabab HT dikampus ane kuliah/

  110. @ abdul ghani sebelum saya menjawab.. tolong baca dulu thread sebelumnya sudah dijawab :)

  111. tidak ada tuh..,tidak ada langkah2 dakwah yang harus dikerjakan,infonya hti ada 3 langkah untuk menerapkan syariah dan khilafah..,dari antum apa..?langkah2 berdirinya khilafah…,jangan cuma nunggu Al Mahdi..,untuk mendapatkan rizqi harus berdoa dan berusaha…,untuk khilafahpun sama berdoa dan berusaha mewujudkannya..,

  112. RENUNGAN
    Ikhlas Berbuah Pengorbanan

    Muktamar Ulama Nasional (MUN) di Istora Gelora Bung Karno yang dihadiri lebih dari 7.000 ulama pada hari selasa (21/7) adalah momen penting. Sebab, para ulama sepakat untuk mendukung perjuangan menegakkan syariah dan Khilafah sebagai upaya untuk menyelesaikan segala macam problem yang membelit bangsa ini. Dukungan para ulama yang dituangkan dalam Mitsâq al-Ulamâ’ (Piagam Ulama) adalah untuk mempertegas komitmen penyatuan visi dan langkah dalam usaha menerapkan kembali syariah Islam.

    Muktamar yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia ini, selain dihadiri oleh para ulama dari seluruh Indonesia, juga dihadiri para ulama dari berbagai negara antara lain India, Bangladesh, Pakistan, Asia Tengah, Turki, Mesir, Yaman, Libanon, Palestina, Syam, Sudan dan Inggris. Para ulama menyadari bahwa umat Islam, khususnya di Indonesia, menghadapi berbagai persoalan. Pangkal persoalan itu adalah tidak ada kehidupan Islam di mana di dalamnya diterapkan syariah Islam di bawah kepemimpinan seorang khalifah. Karenanya penegakan syariah dan Khilafah adalah mutlak, sebab itulah jalan satu-satunya menuju terwujudnya ‘izzul Islâm wal-muslimîn. Maka dari itu, para ulama siap menjadi garda terdepan dalam perjuangan menegakkan syariah dan Khilafah serta membela para pejuangnya.

    Acara yang berlangsung penuh dengan gelora semangat dan meneguhkan tekad untuk kembali menegakkan syariah dan Khilafah ini tidaklah dengan mudah terselenggara. Berbagai kendala bukan saja menghadang sejak dari persiapan, namun juga hingga detik-detik terakhir penyelenggaraan. Hanya atas pertolongan Allah semata serta keikhlasan dalam beramallah yang menyebabkan acara Musyawarah Ulama Nasional bisa terselenggara dengan baik.

    Berikut ini berbagai kisah teladan bagi kita semua, semoga bisa diambil hikmahnya. Sebut saja Abdullah. Salah seorang syabab dari Kalimantan yang sangat antusias berkontribusi dalam penyelenggaraan Muktamar Ulama Nasional ini. Dengan ikhlas beliau mendanai beberapa ulama yang ingin berangkat bahkan ulama yang berasal dari daerahnya sendiri, yaitu Bima, Nusa Tenggara Barat. Seluruh biaya tiket pesawat pulang pergi dan akomodasi selama perjalanan ia tanggung; tentu bukan biaya yang kecil. Namun, biaya yang besar itu tidaklah menyurutkan beliau untuk menginfakkan hartanya di jalan dakwah ini.

    Walaupun ternyata banyak di antara para ulama yang tiba-tiba mengundurkan diri, hal itu tidaklah membuat patah semangat. Dicarilah ulama-ulama lainnya walau dari luar daerah sekalipun agar komitmen beliau untuk membiayai ulama yang ingin berangkat namun terhalang masalah biaya tetap terwujud. Tekadnya bulat, berkomitmen untuk memberangkatkan ulama ke acara MUN sebanyak-banyaknya. Beliau pun sempat berujar, “Masa tidak ada ulama yang mau berangkat untuk hal-hal yang penuh kebajikan ini.”

    Segala usaha pun ditempuh untuk mengajak para ulama agar hadir ke acara MUN ini. Dibuatlah acara ramah-tamah dan makan bersama di rumahnya, yang tentu seluruh biaya pelaksanaan tersebut beliau tanggung. Alhamdulillah, ada sekitar 20 ulama yang bersedia hadir dalam acara tersebut. Tujuan acara ramah-tamah sembari makan-makan ini selain ingin lebih mendekatkan diri kepada para ulama; tujuan yang lebih utamanya adalah menjelaskan kepada para ulama bahwa akan ada satu acara penting yang selayaknya diikuti oleh ulama, yakni Musyawarah Ulama Nasional. Alhamdulillah, berkat usaha dan keikhlasan amal Abdullah yang didukung penuh oleh syabab yang lain akhirnya ada ulama yang menerima tawarannya untuk berangkat ke acara MUN.

    Selain itu, ada juga kisah menarik yang dialami oleh ulama calon peserta MUN. Beliau adalah KH Muhammad Idris, Ketua MUI Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Sedemikian besar keinginan beliau untuk dapat mengikuti muktamar tersebut, beliau memutuskan untuk mendelegasikan empat acara Isra’ Mikraj bagi masyarakat di Balikpapan kepada ustadz yang lain. Ketika ditanyakan alasannya, Beliau menyampaikan 3 hal: Pertama, komitmen yang telah diberikan sebelumnya untuk ikut pada acara MUN jauh-jauh hari sebelumnya walau kepastian hari H acara MUN belum ada konfirmasi. Kedua, beliau ingin memberikan kontribusi bagi penerapan syariah secara penuh di negeri ini, karena hal itu justru akan memberikan maslahat yang lebih besar bagi seluruh umat manusia. Ketiga, karena beliau telah mendelegasikan acara Isra Mikraj tersebut kepada ustadz yang lain sehingga paling tidak tanggung jawab serta perhatian beliau kepada masyarakat daerah tidaklah terabaikan.

    Kisah ibrah lainnya juga bisa kita teladani dari salah seorang ulama Kota Samarinda yang ingin sekali hadir tetapi tiba-tiba ada halangan mendadak. Ulama tersebut dengan keikhlasannya justru menginfakkan sebagian hartanya. “Semoga bisa bermanfaat untuk keperluan selama MUN,” katanya. Subhânallâh..

    Kisah pengorbanan yang lain juga diberikan oleh ulama asal Purworejo, Yogyakarta. Beliau adalah Kyai Mukhlas, staf pengajar Ponpes Al-Iman Bulus yang mempunyai santri lebih dari 1000 orang. Pada hari keberangkatan yang sedianya pukul 13.00, Kyai Mukhlas terpaksa ditinggal rombongan karena sampai waktu yang ditetapkan Beliau tidak muncul-muncul. Namun, apa yang terjadi, ketika rombongan sudah sampai Kabupaten Kebumen yang jaraknya kurang lebih 40 km dari tempat keberangkatan, Kyai Mukhlas menelepon panitia bahwa Beliau akan tetap ikut acara. Panitia kemudian bertanya bagaimana teknisnya? Dengan tegas Kyai Mukhlas menjawab, “Saya akan naik angkot mengejar rombongan.” Subhânallâh…Dengan susah payah akhirnya Kyai Mukhlas bisa bertemu dengan rombongan dari Yogya untuk kembali melanjutkan rombongan. Setelah bersama rombongan, beliau pun meminta maaf telah merepotkan dan bercerita kenapa sampai terlambat. Pagi sebelum berangkat, Kyai Mukhlas harus memberikan kajian keislaman di daerah puncak gunung yang letaknya jauh sekali dengan medan yang agak berat. Namun karena antusias jamaah yang begitu besar akhirnya waktu kajian ditambah untuk menjawab segala macam pertanyaan jamaah. Inilah yang menyebabkan Beliau terlambat. Namun, mengingat Musyawarah Ulama Nasional begitu penting bagi perjuangan ulama nasional mewujudkan syariah Islam dan Khilafah maka Beliau pun bertekad bagaimana caranya bisa ikut walau terlambat. Motivasi kuat inilah yang akhirnya dimudahkan oleh Allah sehingga bisa bertemu dengan rombangan di Kebumen walau sudah tertinggal jauh. Hal yang sama juga dialami oleh KH Mustofa Jufri (Ponpes Hidayatul Mubtadi’en Kemiri dengan santri kurang lebih 100 orang). Beliau pun harus mengejar dengan kendaraan sendiri hingga Kebumen agar bisa ikut bersama rombongan menuju Jakarta. Subhânallâh…

    Begitu besar perhatian dan pengorbanan para ulama guna meneguhkan sikap dalam perjuangan menegakkan syariah Islam dan Khilafah. Tentu masih banyak lagi kisah perjuangan, pengorbanan dan keikhlasan dari para syabab dan ulama peserta MUN yang belum terekspos.

    Semoga keikhlasan dalam beramal ini menjadi wasilah bagi segera turunnya nashrullâh dengan tegaknya Khilafah Islamiyah.

    • @Abdul ghani:

      saya tidak hendak mengkonfrontir fakta tentang MUN,waLlahu a’lam jika yg anda kisahkan tadi jika memang betul sah2 saja,hanya saja yg saya maksudkan itu adalah legitimasi yg utuh dan bukan sepihak.

      ,tak ada sambutan yg mewakili MUI pusat sebagai lembaga representatif ulama indonesia itu adalah fakta apalagi menyangkut agenda dakwah secara nasional dan ditambah dengan dibutuhkanya pengakuan deklarasi ulama yg akan menjadi agenda utama yg akan dibreak downkan secara nasional jika memang itu adalah kesepakatan ulama seluruh indonesia dan MUI sebagai lembaga representatifnya,kecuali deklarasi itu hanya deklarasi sepihak dari HT saja,kehadiran tokoh besar kedua ormas terbesar juga tak ada yg akan dianggap sebagai pengakuan dan dukungan terhadap acara tersebut jika memang deklarasi tersebut adalah agenda bersama.

      setidaknya KKI 2007 lebih baik dari MUN 2009 ,tapi sebagaimana KKI2007,saya rasa itu hanya akan menjadi even organiser HT saja sebagai unjuk gigi dari eksistensi HT.

  113. ulama yang hadir disana tu informasinya
    1. sudah sepakat dan mendatangani piagam ulama memperjuangkan syariah
    2.sudah sepakat dan menandatangani piagam ulama memperjuangkan Khilafah
    3.sudah sepakat mendukung Hizbut tahrir

    itulah keikhlasan para ulama kita mudah2an Alloh memberikan pertolongan kepada kita untuk segera terwujud khilafah ala minhajinnubuwwah..,amin…,semakin kuatlah tekad saya untuk bergabung dengan HTI..,semoga ALLOH memberi petunjuk kepada kita semua…

    • @ abdul ghani selamat bergabung dengan HTI semoga ALlah memberikan petunjuk kepada anda untuk tetap kritis terhadap organisasi yang anda ikuti, tidak hanya kepada yang lain

      Amiin

  114. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    Tidaklah berarti ulama yang tidak mau menghadiri acara tersebut tidak cinta syariah dan khilafah.
    Yang benar adalah mereka yang ikut kegiatan tersebut adalah mereka yang mendukung syariah versi HT sedangkan yang tidak ikut adalah mereka yang mendukung syari’ah namun bukan syari’ah versi HT.

    Adalah hal yang aneh jika anda mencita citakan khilafah ala manhaj nubuwwah sementara anda mendukung khilafah ala manhaj HT, padahal apabila anda menyimak rancangan sistem khilafah HT lalu anda bandingkan sistem khilafah di zaman khulafaur rasyidin ternyata sangat jauh berbeda.
    Misalnya khilafah HT mengadopsi sistem voting dalam proses pemilihan khalifah sementara di era khulafaur rasyidin tidak ada sistem voting yang ada adalah sistem syuro mufakat tanpa voting.

  115. Assalamu’alaikum…
    Wahai saudara2ku… maksud dari artikel diatas bukan menyamakan perubahan2 dan penambahan2 terhadap tulisan Taqiyuddin denga perubahan Injil atau taurat yang nggak boleh di ubah, tapi diubah oleh kaum Yahudi dan Nashrani,,, tapi, ingin memberitahukan bahwa, Tulisan Syaikh Taqituddin yang telah di Ubah itu SALAH… beliau tidak mempercayai hadis ahad (periwayatnya Tunggal) walaupun Sahih… ngerikan?
    nah ini sudak masuk wilayah aqidah Islam…ok!
    tetapi beliau hanya percaya pada hadis Mutawatir (periwayatnya banyak)…
    eh malah diubah sama pengikut2nya, biar orang masuk HT di ubah Mutawatir jadi Qath’i (Hadis yang Pasti)… jauh amat melencengnyakan? kalau Qath’i ya hadis sahih ahad juga Qath’i…
    supaya menutupi kesalahan Taqiyuddin dalam memahami dasar Islam Itulah makanya, oleh pengikut2nya di ganti jadi Qath’i…

    nah saudara2 yang sekarang bergabung di HT harus tahu bahwa pendiri HT keliru dalam memahami konsep ajaran Islam, jadi kalau tidak di ubah maka akan jelas terang bulannya… salah apa benar konsep HT gitu lhooo…
    nah biar HT di terima oleh kaum Muslimin khusunya di Indonesia, maka Tulisan nya ada yang di ubah, biar g’ memalukan…
    masak Tulisan Hadist Mutawatir di ubah Qath’i…
    Jadi mengenai khilafah Muslim sejati mana yang tidak mau menegakkannya?
    kalau tidak mau maka dia munafik…
    seluruh kaum muslimin yang kaffah akan setuju dan sepakat dengan khilafah islamiyah, nah jadi HT g’ perlu repot2 teriak khilafah ke kaum Muslimin yang sudah faham tetapi belum masuk HT…
    jika ada Buah
    maka Khilafah hanyalah kulitnya, dan isinya adalah Iman, Ilmu, dan amal… sudahkah kita faham dengan aqidah yang benar, sudahkah kita berakhlak mulia, begitujuga dengan keluarga, masyarakat, dan negara kita…
    nah yang menjadi masalah gimana dengan yang belum faham, kaum muslimin yang masih awwam…
    perlu kita bina kita Tarbiyah…
    oke perjalanan masih panjang, so gunakan sabuk pengaman (Al-Qur’an dan Hadis), dan nikmati perjalanan ini… walau kita tak nikmati kejayaan Islam palng tidak kita menjadi jalan untk itu…. yang jelas Al_HAq pasti menang…

  116. to : mas khalid

    “beliau tidak mempercayai hadis ahad (periwayatnya Tunggal) walaupun Sahih… ngerikan?
    nah ini sudak masuk wilayah aqidah Islam…ok!
    tetapi beliau hanya percaya pada hadis Mutawatir (periwayatnya banyak)”

    mas khalid afwan jangan dulu menebar fitnah..,saya baru mengaji di HTI dan saya baca bukunya juga saya tanyakan sama mereka mengenai hadis ahad masyaAlloh mereka tidak menyangkal hadis ahad bahkan mereka juga banyak dalil-dalilnya menggunakan hadis ahad…,sebelum memberi komentar yang tidak baik konfirmasi dulu sama yang bersangkutan jangan langsung menjastifikasi ok…,

    • @ Abdul Ghani –> anda baca dulu artikel ini secara tuntas… setelah itu anda cross cek dengan syabab HT/I….

      sudah banyak yang mengritik hal ini.. cuman anggota / syabab HT yang jadi musyrif/ah sering berkelit-kelit… ketika ditanya hal ini…

      silahkaan anda googling di internet tentang hadist ahad dan kedudukannya dalam islam… jangan hanya bersumber dari HT/I yang suka bertaqiyyah dalam hal yang satu ini!

  117. hihihi….forum barisan sakit hati rupanyah….

    rugi buang2 waktu nih ane….

  118. to pengelolakoma

    “Adalah hal yang aneh jika anda mencita citakan khilafah ala manhaj nubuwwah sementara anda mendukung khilafah ala manhaj HT”
    jadi menurut antum Khilafah ala manhaj nubuwwah itu seperti apa dan bagaimana membentuknya”’,setelah antum jawab baru akan saya komentari

    • Saudaraku abdul ghani yang diberkahi Allah,

      Tentunya butuh pembahasan lebih bahkan mungkin butuh blog baru untuk membahas bagaimanakah khilafah ala manhaj nubuwwah baik sistem pemerintahannya maupun tatacara penegakannya.
      Untuk itu pelan pelan dan satu persatu kita ambil sedikit contoh kasus saja untuk kita diskusikan bersama, dan diatas saya sudah ambilkan satu contoh mudah yaitu tentang penggunaan sistem voting (suara terbanyak) dalam pengangkatan khalifah, hal ini tidak sesuai dengan sistem pengangkatan khalifah di zaman khulafaur rasyidin, silahkan ini dulu dibahas sebelum lebih banyak lagi kekeliruan konsep khilafah ala manhaj HT yang dibahas.
      Wallahul musta’an

  119. Banyak Tulisan HTI yang bagus”

    PENTINGNYA TETAP ISTIQAMAH DAN TAQARRUB KEPADA ALLAH SWT

    [Al-Islam 471] Pada bulan suci Ramadhan kali ini, umat Islam, selain sedang diuji kesabarannya dalam menjalani hari-hari puasanya sebulan penuh, juga sedang diuji kesabarannya menghadapi fitnah akibat isu terorisme yang akhir-akhir ini sengaja dimunculkan kembali, diekspos terus-menerus dan dikaitkan dengan Islam dan kaum Muslim. Ujian ini terutama menimpa para pengemban dakwah, baik individu maupun lembaga dakwah (pesantren).

    Menghadapi ujian ini seyogyanya setiap Muslim dituntut untuk tetap istiqamah di dalam ketaatannya kepada Allah SWT, tidak menyimpang sedikit pun dari jalan-Nya, dan malah harus semakin mendekatkan diri (taqarrub) kepada-Nya. Sebab, istiqamah dalam ketaatan kepada Allah SWT dan taqarrub kepada-Nya akan menjadi pintu baginya untuk meraih sukses di dunia dan akhirat.
    Pentingnya Istiqamah

    Sejak Baginda Nabi saw. memulai dakwah secara terang-terangan di Makkah, orang-orang kafir mulai memutar otak untuk mencari cara—dari mulai yang paling halus hingga yang paling kasar dan kejam—untuk menggagalkan dakwah Nabi saw. Mula-mula mereka melontarkan isu bahwa Muhammad saw. adalah orang gila. Lalu beliau juga dituduh sebagai penyihir yang bisa memecah-belah bangsa Arab. Tujuannya, agar orang-orang Arab tidak mendekati, apalagi mendengarkan kata-kata Muhammad. Itulah ujian yang pertama dan paling ringan yang dialami Baginda Rasulullah saw.

    Tatkala Quraisy melihat bahwa Muhammad tidak berpaling sedikitpun dari jalan dakwah, mereka lalu berpikir keras untuk membenamkan dakwah Muhammad saw. dengan berbagai cara yang lebih keras. Secara ringkas ada empat cara yang mereka lakukan: mengolok-olok, mendustakan dan melecehkan Rasul; membangkitkan keragu-raguan terhadap ajaran Rasul dan melancarkan propaganda dusta; menentang al-Quran dan mendorong manusia untuk menyibukkan diri menentang al-Quran; menyodorkan beberapa bentuk penawaran agar Rasul mau berkompromi, yang tujuan akhirnya adalah menyimpangkan bahkan menghentikan dakwah beliau (Syaikh Shafiy ar-Rahman al-Mubarakfuri, ar-Rahîq al-Makhtûm).

    Akan tetapi, semua cara ini pun gagal. Namun, kaum Kafir tidak mengendorkan kesungguhan untuk memerangi Islam serta menyiksa Rasul-Nya dan orang-orang yang masuk Islam. Fitnah dan ujian juga dilakukan terhadap Baginda Nabi saw. oleh Abu Lahab dan istrinya, Abu Jahal dan istrinya, Uqbah bin Abi Mu’ith, Adi bin Hamra‘ ats-Tsaqafi dan Ibn al-Ahda‘ al-Huzali. Salah seorang dari mereka pernah melempar Nabi saw. dengan isi perut domba yang baru disembelih saat beliau sedang shalat. Uqbah bin Abi Mu’ith bahkan pernah meludahi wajah Nabi saw. Utaibah bin Abi Lahab pernah menyerang Nabi saw. Uqbah bin Abi Mu’ith pernah menginjak pundak beliau yang mulia. Semua itu dialami Baginda Rasulullah saw., betapapun mulianya kedudukan dan kepribadian beliau di tengah-tengah masyarakat.

    Karena itu, wajar jika para Sahabat beliau, apalagi orang-orang lemah di antara mereka, juga mendapat banyak gangguan atau siksaan, yang tak kalah kejam dan mengerikan. Paman Utsman bin Affan, misalnya, pernah diselubungi tikar dari daun kurma dan diasapi dari bawahnya. Ketika Ibu Mushab bin Umair mengetahui bahwa anaknya masuk Islam, ia tidak memberi makan anaknya dan mengusirnya dari rumah—padahal ia sebelumnya termasuk orang yang paling enak hidupnya—sampai kulit Mushab mengelupas. Bilal bin Rabbah juga pernah disiksa secara kejam oleh Umayah bin Khalaf al-Jamhi. Lehernya diikat, lalu ia diserahkan kepada anak-anak untuk dibawa berkeliling mengelilingi sebuah bukit di Makkah. Bilal juga dipaksa untuk duduk di bawah terik matahari dalam kelaparan, kemudian sebuah batu besar di diletakkan dadanya.

    Hal yang sama menimpa keluarga Yasir ra, bahkan lebih tragis. Abu Jahal menyeret mereka ke tengah padang pasir yang panas membara dan menyiksa mereka dengan kejam. Yasir ra. meninggal dunia ketika disiksa. Istrinya, Sumayyah (ibu ’Ammar), juga menjadi syahidah setelah Abu Jahal menancapkan tombak di duburnya. Siksaan terhadap Ammar bin Yasir juga semakin keras. (Ibn Hisyam, Sîrah Ibn Hisyam, 1/319; Muhammad al-Ghazaliy, Fiqh as-Sîrah hlm. 82.

    Meski mengalami semua makar dan kekejaman yang dilakukan orang-orang Kafir, Rasulullah saw. dan para Sahabat beliau tetap berpegang teguh pada Islam, tetap bersabar dan tetap istiqamah di jalan dakwah hanya karena satu alasan: mengharap ridha Allah SWT.

    Karena itu, jika hari ini para pengemban dakwah, khususnya di Tanah Air, sedang diuji dengan fitnah terorisme—dituduh mengancam negara, diawasi bahkan diperangi atas nama perang melawan terorisme—maka hal itu sebenarnya barulah mengalami hal yang paling ringan dari apa yang pernah dialami Baginda Nabi saw. saat pertama kali. Artinya, jika pun ujian dakwah yang mereka alami jauh lebih sadis dari sekadar fitnah/tuduhan palsu, maka tak usah khawatir. Sebab, Nabi saw. dan para Sahabat pun—yang notabene para wali Allah sekaligus kekasih-Nya—pernah mengalaminya.

    Karena itu, istiqamah di jalan dakwah adalah hal yang sebetulnya wajar-wajar saja bagi para pendakwah. Bahkan hanya dengan tetap istiqamahlah segala permusuhan orang-orang kafir terhadap para pengemban dakwah—yang notabene adalah para wali (kekasih) Allah—akan bisa dikalahkan. Sebab, Allah SWT telah berfirman di dalam sebuah hadis qudsi, bahwa Dia sendirilah yang akan memerangi orang-orang yang memerangi para wali (kekasih)-Nya:

    «مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ»

    Siapa saja yang memusuhi wali (kekasih)-Ku maka Aku memaklumkan perang terhadapnya (HR al-Bukhari).

    Jika Allah SWT telah memaklumkan perang, maka siapapun yang menjadi sasarannya pasti akan dikalahkan. Lebih dari itu, jika kaum Muslim dan para pengemban dakwah tetap istiqamah di jalan-Nya, maka segala makar orang-orang kafir dan antek-anteknya juga pasti gagal, dan kemenangan dakwah pasti dapat segera terwujud. Sebab, makar orang-orang kafir dan para pendukung kekufuran terhadap kaum Muslim pasti akan dibalas oleh Allah sendiri. Allah SWT berfirman:

    ]وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ[

    Orang-orang kafir itu membuat makar/tipudaya dan Allah membalas makar/tipudaya mereka itu. Allah adalah sebaik-baik Pembalas tipudaya (QS Ali Imran [3]: 54).

    Pentingnya Taqarrub ilâ Allâh

    Selain tetap istiqamah, setiap Muslim, khususnya para pengemban dakwah, seyogyanya terus berupaya mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT. Dalam lanjutan hadis qudsi di atas, Allah SWT berfirman:

    «وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا وَإِنْ سَأَلَنِي َلأُعْطِيَنَّهُ وَلَئِنْ اسْتَعَاذَنِي َلأُعِيذَنَّهُ»

    Tidaklah hamba-Ku bertaqarrub kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku sukai daripada apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Hamba-Ku terus-menerus bertaqarrub kepada-Ku dengan amalan-amalan nafilah hingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang dengannya ia mendengar; menjadi penglihatannya yang dengannya ia melihat; menjadi tangannya yang dengannya ia memegang; menjadi kakinya yang dengannya ia berjalan. Jika dia meminta kepada-Ku, pasti Aku beri. Jika ia meminta perlindungan-Ku, pasti Aku lindungi (HR al-Bukhari).

    Dari hadis di atas, jelaslah bahwa secara tersurat, kunci bagi setiap Muslim, khususnya para pengemban dakwah, agar senantiasa permohonannya dikabulkan, juga agar senantiasa mendapatkan perlindungan Allah SWT, adalah taqarrub (mendekatkan diri) kepada-Nya.

    Hanya saja, pengertian taqarrub ini tidak boleh dipersempit hanya dalam tataran ritual atau spiritual semata; apalagi sekadar menjalankan yang sunnah-sunnah saja, sementara banyak kewajiban lainnya yang ditinggalkan. Sebab, makna syar’i dari taqarrub ilâ Allâh adalah melaksanakan ketaatan kepada Allah dengan menjalankan kewajiban-kewajiban yang telah Allah tetapkan (Fath al-Bâri, XXI/132; Syarh Muslim, IX/35; Al-Muntaqa Syarh al-Muwaththa`, 1/499; Syarh al-Bukhâri li Ibn Bathal, XX/72). Bahkan taqarrub dengan menjalankan seluruh kewajiban adalah lebih Allah sukai, apalagi jika ditambah dengan terus-menerus menjalankan hal-hal yang sunnah.

    Di antara kewajiban—sebagai bagian dari taqarrub yang lebih Allah sukai itu—adalah berdakwah sekaligus berjuang untuk menegakkan hukum-hukum Allah SWT di muka bumi. Para ulama bahkan menegaskan bahwa taqarrub ilâ Allâh mencakup menerapkan sistem pemerintahan Islam (Khilafah) dengan melaksanakan syariah Islam dalam segala aspek kehidupan. Imam Ibnu Taimiyah berkata, “Wajib menjadikan kepemimpinan [imârah] sebagai bagian dari agama dan jalan mendekatkan diri kepada Allah. Sebab, mendekatkan diri kepada Allah dalam urusan kepemimpinan dengan jalan menaati Allah dan Rasul-Nya termasuk taqarrub yang paling utama [min afdhal al-qurubât].” (Majmû’ al-Fatawa, VI/410),

    Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali juga menerangkan, “Termasuk kewajiban yang merupakan taqarrub ilâ Allâh adalah mewujudkan keadilan, baik keadilan secara umum sebagaimana kewajiban seorang penguasa atas rakyatnya, maupun keadilan secara khusus sebagaimana kewajiban seorang kepala keluarga kepada istri dan anaknya.” (Jâmi’ al-’Ulum wa al-Hikâm, XXXVIII/11).

    Berdasarkan hadis-hadis di atas, aktivitas menerapkan syariah secara adil yang dilakukan oleh Khalifah adalah bagian dari taqarrub ilâ Allâh. Bahkan seperti kata Ibnu Taimiyah di atas, menjalankan pemerintahan Islam termasuk taqarrub ilâ Allâh yang paling utama.

    Pernyataan Ibnu Taimiyah itu tidaklah mengherankan, sebab hanya dengan pemerintahan Islam sajalah umat Islam akan dapat menerapkan hukum-hukum syariah Islam secara kâffah (menyeluruh). Sistem pidana Islam, sistem pendidikan Islam, sistem ekonomi Islam dan sistem-sistem Islam yang lain tidak mungkin diterapkan tanpa adanya sistem pemerintahan Islam (Khilafah). Walhasil, eksistensi Khilafah sangat vital, karena hanya dengan Khilafah taqarrub ilâ Allâh akan bisa terlaksana sempurna. Khilafah adalah kunci taqarrub ilâ Allâh secara kâffah.

    Karena itu, memperjuangkan kembali tegakknya Khilafah jelas sengat penting dilakukan oleh umat Islam, khususnya para pengemban dakwah, sebagai bagian dari taqarrub kepada Allah SWT.

    Lebih dari itu, saat seorang Muslim ber-taqarrub kepada Allah maka dia pasti akan dicintai Allah. Orang yang dicintai Allah akan mendapatkan berbagai balasan yang baik dari Allah, semisal keridhaan dan rahmat Allah; limpahan rezeki-Nya, taufik-Nya, pertolongan-Nya, dan sebagainya. (Ibn Rajab al-Hanbali, Jâmi’ al-’Ulm wa al-Hikâm, XXXVIII/10-12; Syarah Muslim, X/35).

    Walhasil, pada bulan Ramadhan yang mulia ini, marilah kita semua ber-ta­qarrub kepada Allah SWT dengan makna yang seluas-luasnya, sebagaimana terpapar di atas. Dengan semua itu, mudah-mudahan Allah SWT segara memberikan pertolongan-Nya kepada kita demi terwujudnya ‘Izzul al-Islâm wa al-Muslimîn. Amin.[]

    • @abdul ghani:

      tentunya kita semua tidak mempermasalahkan semua hal yg tidak kita pertentangkan,semua kebaikan dipihak manapun pasti akan menuai apresiasi,ajaran apapun yg menyuruh pada kebajikan pasti akan menuai simpatik.

      yg kami permasalahkan tentunya bukan itu semua,anda menuduh KOMA HT ghibah dan sejenisnya,tapi anda menutup mata pada apa yg telah HT perbuat dalam propagandanya,HT menuduh jamaah ini atau tokoh fulan itu zalim atau antek yahudi,maka sepantasnyalah reaksi keras jamaah lain yg juga ikhlas berjuang dijalan islam memandang ketidak etisan dan syubhat HT dalam bersikap dengan dalih tausiyah terhadap sesama muslim namun lebih terasa fitnah dan memicu kemarahan ketimbang dengan nuansa ukhuwah(setidaknya itu pasti diamini oleh orang yang objektif dalam meniai pernyataan mana yg provokatif dan tendensius).

      andai anda berpendapat bahwa HT tetap etis dalam apa yg dilakukannya itu sesuai dg tuntutan kaidah fikrohnya(walaupun secara objektif hal itu pasti banyak yg menilai bertentangan dg islam)lantas kenapa anda masih keberatan bahwa KOMA HT juga tetap etis dg apa yg dilakukannya dg blog ini sesuai dg tuntutan apa yg dipahaminya.waLlahu a’lam

  120. to pekoma
    “Tentunya butuh pembahasan lebih bahkan mungkin butuh blog baru untuk membahas bagaimanakah khilafah ala manhaj nubuwwah baik sistem pemerintahannya maupun tatacara penegakannya.”
    saya sebagai pengusaha biasanya kalo menganggap ada yang kurang bagus kemudian saya paparkan nah ini yang lebih bagus..,kalo antum hanya memberikan contoh yang jeleknya aja..,tidak usah repot2 bikin blog baru lagi dengan minimal 500 katapun sudah bisa tertuang bagaimana menerapkan syariah dan khilafah kalo antum mau menerangkan disini..,kalo antum bilang cari didiskusi2 sebelumnya saya bukan orang yg punya banyak waktu..,tinggal copy dan paste disini sama antum..,g sulitkan

  121. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    Bukankah sudah saya postingkan satu contoh kecil sebagai langkah awal pembicaraan kita,
    bahwa khilafah HT menganut sistem voting sementara khulafaur rasyidin tidak.
    Jika anda tanya mana yang lebih baik tentu saja sistem khulafaur rasyidin yang terbaik yaitu musyawarah mufakat antara ahlul hall wal aqd yaitu para alim ulama Islam, bukannya sistem voting ala khilafah HT.
    Wallahul musta’an.

  122. maksudnya cara antum untuk menerapkan syariah dan khilafah bagaimnana..,

  123. Kalau memang KOMA-HT memperjuangkan Islam buatlah satu gerakan baru dengan fikrah dan thariqah yang jelas sehingga KOMA-HT bisa fokus pada thariqahnya. bukannya malah terus menerus menyalahkan gerakan lain (HTI). dan anda istiqomah dengan itu

  124. Mengembalikan Kedaulatan Hukum Allah

    September 11, 2009 pada 10:09 am (Pemurnian Ajaran)
    Tags: Hadits Ahad, Hizbu Tahrir, Hukum Islam, Khilafah, Tauhid

    Sebuah Kritik Atas Ketidakkonsistenan Hizbu Tahrir

    Hizbu Tahrir bicara soal akidah
    Ketika berbicara tentang perbandingan antara Wahabi dan golongannya, Hizbu Tahrir berkata, “Betul, bahwa ada masalah dalam akidah umat Islam, tetapi tidak berarti mereka belum berakidah Islam. Bagi Hizb, umat Islam sudah berakidah Islam. Hanya saja, akidahnya harus dibersihkan dari kotoran dan debu, yang disebabkan oleh pengaruh kalam dan filsafat. Karena itu, Hizb tidak pernah menganggap umat Islam ini sesat. Hizb juga menganggap, bahwa persoalan akidah ini, meski penting, bukanlah masalah utama. Bagi Hizb, masalah utama umat Islam adalah tidak berdaulatnya hukum Allah dalam kehidupan mereka. Karena itu, fokus perjuangan Hizb adalah mengembalikan kedaulatan hukum Allah, dengan menegakkan kembali Khilafah.” (Hizbu Tahrir Bukan Wahabi)

    Mari bersihkan akidah umat!
    Kita akan mulai diskusi ini dengan perkara yang kita sepakati. Yaitu kita harus membersihkan akidah umat ini dari kotoran dan debu, yang disebabkan oleh pengaruh kalam dan filsafat. Maka marilah kita lihat ucapan Hizbu Tahrir tentang hadits ahad. Mereka berkata, “Dalam konteks akidah, hadits Ahad itu sendiri memang tidak bisa digunakan sebagai dalil. Pertama, fakta akidah itu sendiri yang harus qath’i, atau yakin seratus persen. Kedua, fakta hadits Ahad yang hanya bisa mengantarkan pada ghalabah adh-dhann (dugaan kuat). Artinya, fakta akidah seperti ini —yang nota bene harus yakin seratus persen— jelas tidak bisa dibangun dengan dalil yang hanya bisa mengantarkan pada keyakinan di bawah seratus persen, sementara yang dibutuhkan harus seratus persen. Jadi, masalahnya seperti itu. Bukan soal menerima atau menolak hadits Ahad.” (Hizbu Tahrir Menjawab Tuduhan Miring)

    Kalau memang benar bahwa hadits ahad memang tidak bisa digunakan sebagai dalil dalam masalah akidah lalu mengapa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus da’inya hanya seorang diri (sehingga haditsnya disebut hadits ahad, pen), sebagaimana kisah pengutusan Mu’adz bin Jabal radhiyallahu’anhu ke Yaman yang sangat populer itu dan tercantum di kitab-kitab induk hadits dan disepakati keabsahannya oleh para ulama (Bukhari dan Muslim)?

    Perhatikanlah ucapan mereka bahwa hadits ahad tidak bisa digunakan sebagai dalil dalam masalah akidah. Tanyakanlah kepada mereka dari mana sumber keyakinan itu? Bukankah keyakinan bahwa hadits ahad tidak bisa dijadikan sebagai dalil dalam hal akidah itu sebenarnya perkara baru yang tidak dikenal di masa salaf yang baru muncul belakangan akibat pengaruh kalam dan filsafat [!!] (sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Abdul Aziz ar-Rays –hafizhahullah- dalam sebuah ceramahnya, silakan baca pula penjelasan panjang lebar oleh Syaikh al-Albani –rahimahullah- dalam sebuah risalah beliau berjudul Wujubul akhdzi bil haditsil ahad).

    Kalau mereka memang mau jujur dengan ajakan untuk membersihkan akidah umat dari kotoran dan debu, maka semestinya akidah mereka itulah yang pertama kali harus dibersihkan. Pikirkanlah ucapanmu wahai saudaraku…

    Masalah akidah bukan masalah utama?
    Wah, sepertinya kita perlu mengoreksi anggapan ini. Bagaimana mungkin seorang muslim mengatakan bahwa masalah akidah bukanlah masalah utama yang dihadapi oleh umat ini? Seolah-olah dia tidak pernah mendengar dakwah Islam yang diserukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya. Bukankah dakwah yang pertama kali diserukan oleh Nabi adalah masalah akidah? Bukankah dakwah yang pertama kali diperintahkan Nabi untuk diserukan oleh para sahabatnya adalah masalah akidah, sebagaimana dalam hadits Mu’adz bin Jabal di atas?

    Mungkin mereka lupa kalau di masa Nabi dulu kaum kafir Quraisy tidak berhukum dengan hukum Allah dalam kehidupan mereka. Namun, di saat yang sama beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memfokuskan perjuangannya untuk itu (baca: menegakkan khilafah). Beliau tetap mengutamakan pembenahan akidah. Bagaimana mungkin umat mau menerapkan hukum-hukum Allah sementara akidah mereka masih berantakan, mungkinkah? Kita tidak mengatakan bahwa umat Islam sekarang belum berakidah Islam, namun sebagaimana yang mereka akui sendiri bahwa akidah kebanyakan umat ini telah terkotori! Dan betapa banyak kotoran yang mencemari akidah umat ini! Bukti nyatanya adalah apa yang menimpa sebuah kelompok Islam yang mengaku ingin melanjutkan kehidupan Islam ini… Ambillah pelajaran wahai orang yang cerdas!

    Renungkanlah…
    Sepertinya kebenaran ini sudah terlalu terang bagimu, wahai saudaraku! Bagaimana pun kondisi umat ini dan seburuk apa pun kondisi mereka maka tetap saja pembenahan akidah merupakan prioritas utama.

    Tidakkah kita ingat tentang tujuan hidup kita? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariyat: 56). Sebagaimana kita mengerti bahwa ibadah tidak sempit dalam masalah hukum saja, ibadah juga meliputi perkara-perkara lain dalam agama. Sementara kedudukan akidah yang benar merupakan sumber kebaikan dan kejayaan umat ini. Tidakkah kita ingat sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh terdapat segumpal daging apabila dia baik maka baiklah seluruh tubuh dan apabila rusak maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah segumpal daging itu adalah jantung/hati.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Tidak mungkin seorang hamba mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah dan hukum-hukum-Nya kecuali apabila di dalam hatinya telah tertanam akidah dan keimanan yang lurus kepada Rabbnya. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Barang siapa yang mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah maka sesungguhnya itu semua muncul dari ketakwaan yang ada di dalam hati.” (QS. al-Hajj: 32). Oleh sebab itulah kita dapati segenap rasul memiliki sebuah misi yang sama yaitu mengajak umat manusia untuk mentauhidkan Allah dan menjauhi syirik. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sungguh Kami telah mengutus kepada setiap umat seorang rasul yang mengajak: Sembahlah Allah dan jauhilah thaghut.” (QS. an-Nahl: 36)

    Hukum Allah memang harus ditegakkan, dan yang pertama kali dan paling penting untuk ditegakkan adalah tauhid, sebab itulah asas dan pondasi agama. Tauhid itulah hukum paling agung dan perintah paling utama yang disyari’atkan oleh-Nya. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Keputusan hukum itu hanyalah milik Allah, Dia memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia…” (QS. Yusuf: 40). Bagaimana mungkin kita ingin berjuang menegakkan hukum Allah dengan mengesampingkan persoalan akidah? Sungguh ini adalah hal yang mustahil! Bagaikan seorang yang ingin menegakkan bangunan kokoh namun tanpa pondasi yang kuat, seperti orang yang ingin membangun istana megah namun di atas kepingan-kepingan kayu yang rapuh… laa haula wa laa quwwata illa billah!

    Renungkanlah perjalanan kalian, sebelum kalian menyesal di hari ketika tidak berguna lagi penyesalan… Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sallam. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.

    Yogyakarta, 21 Ramadhan 1430 H

  125. salam

    subhanallah, membaca artikel ini plus komentar2 nya menghabiskan waktu hampir 3 jam sendiri, seolah tak rela melewatkan satu komentar pun.
    Bangga saya jadi umat muslim, ternyata banyak sekali sodara2 muslim yang sangat cerdas, berani saling berdebat dan saling menasehati…Semoga Allah ridho dengan kita semua..

    hanya ingin berpesan sebagai hamba yang masih terus belajar….MARILAH KITA MENJADI MUSLIM YANG KAFFAH, BERISLAM SECARA KAFFAH, BERAQIDAH, BERAKHLAQ DAN BERMUAMALAH SECARA KAFFAH….kebenaran hanya milik Allah….jika kita keliru terhadap pendapat dan cara pandang kita, katakan kita keliru, tak rugi mengakui kekeliruan, tak akan berkurang kemuliaan kita dimata Allah….jangan sampe semua keangkuhan kita menjadikan kita hina dihadapan Allah.

    Tak bermaksud membela…….

    hanya mencoba melihat dari sudut pandang pribadi saja…yang saya pahami dalam pembahsana ini adalah adanya kekeliruan dalam menuliskan suatu kitab yang itu akan berakibat buruk bagi pengikutnya, bukan mengatakan suatu pergerakan itu baik atau buruk benar atau salah karena itu hanya hak Allah semata.

    MAri kita pelajari lebih dalam ajaran Rasul kita agar kita tidak berada dijalan yang salah. jika ada perkebangan pemikiran, itulah karunia Allah atas hambaNya, namun jika semua itu menyimpang dari ajaran Rasul da sahabat, maka tinggalkanlah tidak perlu merasa takut…takutlah hanya pada Allah…karena hanya Dia yang maha memiliki hidup…..Semoga Allah melindungi kita dari fitnah dunia……..

    yogyakarta, 24 Ramadhan 1430 H

  126. HIZBUT TAHRIR bukanlah peletak dasar yang mengeluarkan pendapat bahwa Hadits Ahad tidak bisa dijadikan dalil dalam masalah aqidah. Ketika HT lahir (1953), kedua pendapat itu sudah ada. HT hanya memilih diantara dua pendapat yang berbeda tersebut kemudian dijadikan / ditabani sebagai pendapat HT. Jadi Claim yang menyebutkan bahwa pendapat tersebut adalah hanyalah pendapat Nyleneh HIZBUT TAHRIR Insya Allah akan terbantah dengan sendirinya. Berikut pendapat ulama yang menyatakan bahwa Hadits Ahad tidak bisa dijadikan dasar dalam masalah aqidah tetapi bisa digunakan dalam masalah hukum syariat.

    Sayyid Qutub dalam tafsir Fi Dzilalil Quran menyatakan, bahwa, hadits ahad tidak bisa dijadikan sandaran (hujjah) dalam menerima masalah ‘aqidah. Al-Quranlah rujukan yang benar, dan kemutawatirannya adalah syarat dalam menerima pokok-pokok ‘aqidah .

    Imam Syaukani menyatakan, “Khabar ahad adalah berita yang dari dirinya sendiri tidak menghasilkan keyakinan. Ia tidak menghasilkan keyakinan baik secara asal, maupun dengan adanya qarinah dari luar…Ini adalah pendapat jumhur ‘ulama. Imam Ahmad menyatakan bahwa, khabar ahad dengan dirinya sendiri menghasilkan keyakinan. Riwayat ini diketengahkan oleh Ibnu Hazm dari Dawud al-Dzahiriy, Husain bin ‘Ali al-Karaabisiy dan al-Harits al-Muhasbiy.’

    Prof Mahmud Syaltut menyatakan, ‘Adapun jika sebuah berita diriwayatkan oleh seorang, maupun sejumlah orang pada sebagian thabaqat –namun tidak memenuhi syarat mutawatir [pentj]—maka khabar itu tidak menjadi khabar mutawatir secara pasti jika dinisbahkan kepada Rasulullah saw. Ia hanya menjadi khabar ahad. Sebab, hubungan mata rantai sanad yang sambung hingga Rasulullah saw masih mengandung syubhat (kesamaran). Khabar semacam ini tidak menghasilkan keyakinan (ilmu) .”

    Beliau melanjutkan lagi, ‘Sebagian ahli ilmu, diantaranya adalah imam empat (madzhab) , Imam Malik, Abu Hanifah, al-Syafi’iy dan Imam Ahmad dalam sebuah riwayat menyatakan bahwa hadits ahad tidak menghasilkan keyakinan.”

    Al-Ghazali berkata, ‘Khabar ahad tidak menghasilkan keyakinan. Masalah ini –khabar ahad tidak menghasilkan keyakinan—merupakan perkara yang sudah dimaklumi. Apa yang dinyatakan sebagian ahli hadits bahwa ia menghasilkan ilmu, barangkali yang mereka maksud dengan menghasilkan ilmu adalah kewajiban untuk mengamalkan hadits ahad. Sebab, dzan kadang-kadang disebut dengan ilmu.”

    Imam Asnawiy menyatakan, “Sedangkan sunnah, maka hadits ahad tidak menghasilkan apa-apa kecuali dzan ”

    Imam Bazdawiy menambahkan lagi, ‘Khabar ahad selama tidak menghasilkan ilmu tidak boleh digunakan hujah dalam masalah i’tiqad (keyakinan). Sebab, keyakinan harus didasarkan kepada keyakinan. Khabar ahad hanya menjadi hujjah dalam masalah amal. ”

    Imam Asnawiy menyatakan, “Riwayat ahad hanya menghasilkan dzan. Namun, Allah swt membolehkan dalam masalah-masalah amal didasarkan pada dzan….”

    Al-Kasaaiy menyatakan, “Jumhur fuqaha’ sepakat, bahwa hadits ahad yang tsiqah bisa digunakan dalil dalam masalah ‘amal (hukum syara’), namun tidak dalam masalah keyakinan…”

    Imam Al-Qaraafiy salah satu ‘ulama terkemuka dari kalangan Malikiyyah berkata, “..Alasannya, mutawatir berfaedah kepada ilmu sedangkan hadits ahad tidak berfaedah kecuali hanya dzan saja.”

    Al-Qadliy berkata, di dalam Syarh Mukhtashar Ibn al-Haajib berkata, “’Ulama berbeda pendapat dalam hal hadits ahad yang adil, dan terpecaya, apakah menghasilkan keyakinan bila disertai dengan qarinah. Sebagian menyatakan, bahwa khabar ahad menghasilkan keyakinan dengan atau tanpa qarinah. Sebagian lain berpendapat hadits ahad tidak menghasilkan ilmu, baik dengan qarinah maupun tidak.”
    Syeikh Jamaluddin al-Qasaamiy, berkata, “Jumhur kaum muslim, dari kalangan shahabat, tabi’in, dan ‘ulama-ulama setelahnya, baik dari kalangan fuqaha’, muhadditsin, serta ‘ulama ushul; sepakat bahwa khabar ahad yang tsiqah merupakan salah satu hujjah syar’iyyah; wajib diamalkan, dan hanya menghasilkan dzan saja, tidak menghasilkan ‘ilmu.”

    Dr. Rifat Fauziy, berkata, “Hadits ahad adalah hadits yang diriwayatkan oleh seorang,dua orang, atau lebih akan tetapi belum mencapai tingkat mutawatir, sambung hingga Rasulullah saw. Hadits semacam ini tidak menghasilkan keyakinan, akan tetapi hanya menghasilkan dzan….akan tetapi, jumhur ‘Ulama berpendapat bahwa beramal dengan hadits ahad merupakan kewajiban.”

    Perlu diketahui, bahwa ulama-ulama di atas sepengetahuan kami bukan anggota HIZBUT TAHRIR. Jadi pendapat bahwa hadits Ahad tidak bisa digunakan untuk masalah Aqidah, tetapi hanya bisa digunakan untuk masalah syariat adalah pendapat para ulama2 di atas.

    Catatan kaki :

    Sayyid Qutub –> Sayyid Qutub, Fi Dzilalil Quran, juz 30, hal. 293-294

    Imam Syaukani –> Irsyaad al-Fuhuul ila Tahqiiq al-Haq min ‘Ilm al-Ushuul, hal.48. Diskusi tentang hadits ahad, apakah ia menghasilkan keyakinan atau tidak setidaknya bisa diikuti dalam kitab Al-Ihkaam fi Ushuul al-Ahkaam, karya Imam al-Amidiy; [lihat Al-Amidiy, Al-Ihkaam fi Ushuul al-Ahkaam, juz I, Daar al-Fikr, 1417 H/1996 M, hal.218-223].

    Prof Mahmud Syaltut –> Islam, ‘Aqidah wa Syari’ah, ed.III, 1966, Daar al-Qalam, hal. 63.

    Al-Ghazali –> Islam, ‘Aqidah wa Syari’ah, ed.III, 1966, Daar al-Qalam, Hal. 64

    Imam Asnawiy –> IIslam, ‘Aqidah wa Syari’ah, ed.III, 1966, Daar al-Qalam, Hal. 64

    Imam Bazdawiy –> IIslam, ‘Aqidah wa Syari’ah, ed.III, 1966, Daar al-Qalam, Hal. 64

    Al-Kasaaiy –> Al-Kasaaiy, Badaai’ al-Shanaai’, juz.I, hal.20

    Imam Al-Qaraafiy –> Imam al-Qaraafiy, Tanqiih al-Fushuul , hal.192.

    Al-Qadliy –> Syarh Mukhtashar Ibn al-Haajib

    Dr. Rifat Fauziy, –> Dr. Rifat Fauziy, al-Madkhal ila Tautsiiq al-Sunnah, ed.I, tahun 1978.

  127. Assalamu alaikum….

    Pengelola web ini… saya mau bertanya… Apakah antum sepakat bahwa kondisi ummat Islam saat ini sangat membutuhkan Daulah Khilafah? Jika antum menjawab Ya, langkah strategis apa yang anda akan lakukan.

    Kami akan bergabung dengan organisasi Anda jika itu memang benar2 langkah strategi yang diambil sesuai dgn Syariah Islam dalam menegakkan Daulah Khilafah. Dan organisasi anda sdh menyiapkan apa-apa yang harus dikerjakan tatkala Daulah Khilafah telah tegak.

    Maka saran saya Antum tidak perlu berlebihan mendebat HT.

    Berikan solusi buat ummat ini. Lebih baik bentuk organisasi jika belum ada dan persiapkan segalanya organisasi itu untuk menegakkan Daulah Khilafah.

  128. firmansyah Probolinggo

    Rujukan yang harus dipake’ tidak lain adl kitab2 klasik muktabar. sehingga qta bisa menerima kebenaran dan gemilangnya islam.

  129. Hhmmm..cuma penasaran saja, apakah pemahaman mengenai apakah hadist ahad yang dimaksudkan (ditabanni) oleh ht itu sama dengan yang dimaksudkan oleh beliau-beliau yang dimasukkan dalam referensi tsb..ada yang bisa memberikan pencerahan??

    btw, menurut ht, hadis ahad itu hadis apaan sih?

    jangan-jangan tidak sama lagi!!

  130. msitompul2008 :

    Hhmmm..cuma penasaran saja, apakah pemahaman mengenai apakah hadist ahad yang dimaksudkan (ditabanni) oleh ht itu sama dengan yang dimaksudkan oleh beliau-beliau yang dimasukkan dalam referensi tsb..ada yang bisa memberikan pencerahan??

    btw, menurut ht, hadis ahad itu hadis apaan sih?

    jangan-jangan tidak sama lagi!!

    koment :

    Hati-hati bila memberi koment, kroscek (tabayyun) dulu kepada ybs, sebab bila tidak terbukti bisa menjadi fitnah dan akan di mintai pertanggungjawaban di hadapan Alloh SWT kelak di hari kiamat, coba tanya dengan mantan HT ( kalau emang bener pernah ngaji di HTI) bagaimana HT memandang hadis ahad, apakah berbeda dengan ulama2 terdahulu.

  131. jay said:
    Hati-hati bila memberi koment, kroscek (tabayyun) dulu kepada ybs, sebab bila tidak terbukti bisa menjadi fitnah dan akan di mintai
    pertanggungjawaban di hadapan Alloh SWT kelak di hari kiamat, coba tanya dengan mantan HT ( kalau emang bener pernah ngaji di HTI) bagaimana HT memandang hadis ahad, apakah berbeda dengan ulama2 terdahulu.

    komen:
    kepriben tho mas, lha pertanyaaan saya itu emang bukan konfirmasi tho??

    klo emang sama, lalu kenapa permasalah ini muncul berulang kali ya diberbagai forum ya??

    sebagai kader ht, anda harus bisa menjelaskannya dong? ditunggu ya?

  132. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    Apabila masih ada yang ingin didiskusikan tentang hadits ahad silahkan dibaca dulu artikel saya dan diskusi-diskusi dibawahnya, dengan judul : HIZB DAN AQIDAH NABI YANG DIRAGUKANNYA
    Link : http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/hizbut-tahrir-aqidah-aqidah-nabi-yang-diragukannya/

    InsyaAllah disana sudah lengkap dan sudah ada juga koment-koment dari pihak HT.
    Apabila masih ada syabab yang tidak terima atau penasaran silahkan koment disana insyaAllah akan kita diskusikan dengan baik.

  133. @ msitompul2008 :
    btw, menurut ht, hadis ahad itu hadis apaan sih?

    “jangan-jangan tidak sama lagi!!”

    kepriben tho mas, lha pertanyaaan saya itu emang bukan konfirmasi tho??

    klo emang sama, lalu kenapa permasalah ini muncul berulang kali ya diberbagai forum ya??

    sebagai kader ht, anda harus bisa menjelaskannya dong? ditunggu ya?

    koment :

    antum mau konfirmasi tp udah su’udzan, yang buat masalah ini berulang2 diforum ya karna orang itu2 juga yang buat di forum. saya udah baca link yang mantan HT berikan dan semuanya cukup jelas, kesimpulan saya antum mengingkari apa yang telah diajarkan HT tentang hadis ahad. sebagai mantan kader HT(kalau benar) coba jawab pertanyaan msitompul bagaimana musyrif antum dulu menjelaskan hadis ahad ? apakah pernah waktu di HTI(kalau benar) diajarkan untuk mengingkari siksa kubur, dajjal, pertanyaan mungkar nakir dan dan segudang pertanyaan yang antum tuduhkan bahwa HT mengingkarinya ?? sampaikan di forum ini bahwa antum di HTI (kalau benar) tidak pernah di ajarkan untuk menolak hadis ahad.
    saya sedih akhi, antum begitu keluar justru menuduh kami dengan tuduhan yang tidak pernah kami lakukan. kalau emang antum punya pandangan berbeda tentang masalah aqidah dengan HT silahkan saja kalau menurut antum itu lebih baik, tapi tidak seperti ini. tidak hanya HT, tapi ulama2 terdahulu juga banyak yang memahami hadis ahad seperti itu. adakah kita lebih baik dari mereka ?

    • Saudaraku yang diberkahi Allah,

      Saya tidak pernah menulis fitnah karena semua saya berikan rujukannya dari kitab kitab mutabanat HT.
      Saya juga tidak menulis HT mengingkari hadits ahad namun saya tulis HT meragukan aqidah dari hadits ahad yang shohih, dan ini hal yang berbeda satu sama lain.
      Namun justru saya mendapat klaim yang lebih parah dari para syabab yang pernah koment di sini di bawah artikel saya dan diskusi-diskusi dibawahnya, dengan judul : HIZB DAN AQIDAH NABI YANG DIRAGUKANNYA
      Link : http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/hizbut-tahrir-aqidah-aqidah-nabi-yang-diragukannya/
      yaitu beberapa syabab justru terang -terangan mengatakan keingkarannya pada aqidah dari hadits ahad yang shohih.

      Jadi keingkaran itu bukan saya yang nulis karena saya hanya menulis keraguan bukannya keingkaran, sedangkan yang menulis dan mengakui keingkaran atas hadits ahad tersebut justru dari pihak syabab HT misalnya dari saudara Saif ayatullah baabduh dan anda bisa buka sendiri blog nya di http://saif1924.wordpress.com/

      Untuk itu saya simpulkan anda belum membaca dengan baik tulisan saya tentang hadits ahad dan komentar2 di bawahnya sehingga anda menuduh saya memfitnah HT padahal secuilpun saya tidak memfitnah HT dan keingkaran itu hanyalah pengakuan dari pihak syabab HT sendiri, wallahul musta’an.

  134. firmansyah Probolinggo

    terkait dgn hadits ahad, ana sarankan sebelumnya untuk memahami sikap Ulama-ulama muktabar ttg hal ini. karena yang demikian lebih menjaga sikap, bukan malah justru mempruncing masalah tanpa memahami ulama klasik yang kuat keilmuannya dalam menyikapinya sehingga menjaga lisan dan hati.OK! Dan sesungguhnya jika ini diterapkan, sungguh jelas akhlak umat islam.

  135. maksud saya aqidah dalam hadis ahad.

  136. mas jay yang cerdas,

    saya tidak butuh penjelasan lebih lanjut lagi mengenai hadis ahad ini dari pengelola ini, karena apa yang sudah disampaikan pengelola ini dilink mengenai hadis ahad itu sudah cukup jelas dan pasti tidak sama dengan pemahaman wong hti’ers (wong sudah terbukti dibahas berulang-ulang je..).

    yang saya butuhkan adalah penjelasan anda–sebagai kader ht sejati mengenai permasalahan ini, karena jika pendapat syeh taqi seperti yang dituliskan oleh pengelola ini memang seperti itu maka saya lebih sependapat dengan pendapat pengelola ini, kecuali pendapat syaih taqi yang dikutip tsb tidak seperti itu..

    saya juga pernah dengar sih katanya ht tidak mengimani hadis ahad, hanya sekedar percaya dan tidak menolak . iku maksute opo rek???

    kira-kira percaya doank, tidak menolak dan tidak membantah sama dengan mengimani ga??

  137. firmansyah Probolinggo

    Assalamu’alykum…terkait dgn hadits ahad, ana sarankan sebelumnya untuk memahami sikap Ulama-ulama muktabar ttg hal ini. karena yang demikian lebih menjaga sikap, bukan malah justru mempruncing masalah tanpa memahami ulama klasik yang kuat keilmuannya dalam menyikapinya sehingga menjaga lisan dan hati.OK! Dan sesungguhnya jika ini diterapkan, sungguh jelas akhlak umat islam… Wassalamu’alaykum

  138. @ msitompul2008 :
    saya juga pernah dengar sih katanya ht tidak mengimani hadis ahad, hanya sekedar percaya dan tidak menolak . iku maksute opo rek???

    koment :
    tuh kan..antum berati emang gak tau apa yang di pahami HT tentang hadis ahad, tapi udah koment yang macem2.
    antum tau gak apa itu hadis mutawatir dan apa itu hadis ahad ?? kalo gak tau tanya sama mantan HT suruh jelasin dulu, ok..

  139. mengingatkan kembali ucapan Syaikh Abul A’la Al Maududi terhadap HT: “Janganlah mendebat mereka. Biarkanlah saja. sebab, hari-hari yang berlalu kelak akan mereka jumpai dengan kematian”

  140. buat khalid bin walid
    Aslm………
    mas ada organisasi yang bagus tuh, yang perjuangan nya strategis, seperti ikhwan al-muslimin gitu…. pihak barat pada takut dengan nama itu karena ALLAH, sampai2 Pimpinannya Di bunuh Hasan Al-Bana dan Sayyid Qitb sehingga mereka Syahid… fakta menunjukkan di manapun ikhwanul muslimin ada di situ ada dinamika perjuangan Islam… di Palestina, Turki, Indonesia, Aljazair, Mesir, Checna, Afghanistan…. ALLAH adalah Tujuan Kami, Rasulullah Teladan kami, Al-Qur’an Pedoman hidup kami Jihad adalah jalan juang kami, mati di jalan ALLAH adalah cita2 kami tertinggi… Skrn tertarik mas?

  141. kenapa anda mempersalahkan yang keliru sedikit, apa anda ingin mencari perhatian dari syabab hizbuttahrir diseluruh dunia, atau karena anda digaji oleh seseorang, bukankah kalau anda seorang muslim tentu anda akan berusaha menasihati dengan kata2 bijak bukan malah menghina dan menjatuhkan, apakah anda non muslim yg berusaha mencampakkan ajaran islam?

  142. permasalahannya tidak sedikit mas, menyangkut masalah aqidah dan persatuan umat…. dan saya rasa pengelola komaht telah sangat bijak menasehati dengan kata2 yang santun, kata2nya beda dengan syabab ht yang emosional…

  143. udeh.. udeh .. jangan pade brantem aje.

  144. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    Apabila ada kata kata saya yang kurang berkenan di hati saat menasehati maka dengan tulus saya mohon maaf yang sebesar besarnya, namun insyaAllah bagi anda yang membaca blog ini dengan seksama akan mendapati bahwa saya tidak pernah kasar dalam berucap dan justru dari pihak HT lah yang seringkali kelepasan mengeluarkan komentar yang kurang pantas sebagai sesama muslim yang bersaudara.

    Perlu saya ingatkan kembali bahwa diskusi yang baik adalah mengedepankan dalil dan pemikiran ilmiyah untuk memperoleh kebenaran, dan diskusi adalah salah satu solusi agar tidak terjadi pertikaian dan perkelahian antar ummat Islam, maka insyaAllah diskusi dengan cara yang baik adalah salah satu bagian agama ini yaitu saling menasehati atas kekeliruan dan kekhilafan kita, dan ini telah dipraktekkan oleh para alim ulama besar Islam sebelum ini.

  145. sebagai orang awam…
    saya bingung, kenapa atuh pas bingung ttg ketidaksamaan itu nggak ditanya sama guru ngajinya?
    kan setahu saya ada tuh,yang namanya murabbi..
    krn kebanyakan orang yang nggak tahu,terus sok tahu, dan nggak mau cari tahu, biasanya membuat masalah baru yang seperti ini….
    pasti ada alasan kenapa ada perubahan seperti itu,dan utk itu musti tabayyun dan tidak langsung menjudge…

  146. firmansyah Probolinggo

    sudahlah…. dan akhirilah… sangat jauh dari pemandangan ulama2 terdahulu dalam menyikiapinya. innalillahi wa’innailayhi rooji’un.

  147. firmansyah Probolinggo

    sudahlah…. dan akhirilah… sangat jauh dari pemandangan ulama2 terdahulu dalam menyikapinya. innalillahi wa’innailayhi rooji’un.

  148. jay // 17 September 2009 pada 21:03 | Balas

    tuh kan..antum berati emang gak tau apa yang di pahami HT tentang hadis ahad, tapi udah koment yang macem2.
    antum tau gak apa itu hadis mutawatir dan apa itu hadis ahad ?? kalo gak tau tanya sama mantan HT suruh jelasin dulu, ok..

    komen;
    Hhmm sok tau loe, saya ndak ngerti apa itu hadis ahad atau apa itu hadis mutawatir.

    Pusing deh diskusi dengan para hti’ers ini. ditanya malah balik bertanya. perasaan dari awal saya dah bertanya berbusa-busa mengenai defenisi hadist ahad itu menurut ht tapi belum satupun yang dijawab hti’esrs, tapi e malah sudah dituduh komen macam-macam. aya-aya wae..lagi pula semua pernyataan masih pada ruang lingkup PERTANYAAN kok…bukan pernyataan kesimpulan.Oke!!

    yang paling afdol menjawab hadis ahad menurut ht yang orang ht sendiri donk, bukan mantan ht, lha iki kok malah disuruh nanya pada orang yang jelas-jelas saja pendapatnya tidak sama (mas, jay klo dari awal koma ini sependapat dengan hti, dia tuh mah pasti masih di ht tok??)…ingat masalah hadist ht bkan maslah kecil lho!!!

    para pemirsa kan mau tahu jawaban perbandingan antara ht dan mantan-nya..gitu lho aa jay…atau klo belum bisa jawab, ndak usah macam-mcam dengan bertanya balik, pelajri dulu deh, ntar klo dah ngerti baru boleh deh dijawab..ojo muter-muter begono..

    ups, tapi hampir kelupaan..walaupun pendapat kita masih tidak sama, sesungguhnya kita semua masih saudaraan..sebelum saya lupa, saya ingin mengucapkan Selamat hari raya Idul Fitri 1430 H. Minal Aidin wal Faidzin. Taqallahu minna wa minkum…

  149. Khusus untuk saudaraku Firmansyah Probolinggo,

    Para ulama terdahulu hanya berselisih antara adanya dhon dan tidak dalam hadits ahad namun TIDAK ADA SATUPUN YANG MENGHARAMKAN AQIDAH DARI HADITS AHAD sebagaimana FATWA dari TAQIYYUDDIN.

    Silahkan tunjukkan fatwa satu saja dari ulama yang bunyinya SAMA dengan fatwa taqiyyudin bahwa semua yang berasal dari hadits ahad meskipun shahih HARAM diimani atau dengan kata lain BERDOSA mereka yang mengimaninya.

  150. Sahabat KOMA met bJuang!!!
    bSabarlh dngn orng-orng yg blm Allah SWT berikn ptunjuk. Krn Hdyh hny dr Allah SWT, Qt hny bTugas mngingatkn ssama Muslim. Mg Shbt yg msh dHT/yg ngku dah kluar (tp msh taqlid kHT) smkn sadar tntng pntingny bAkhlak baik kpd Muslim lainny. Amin

  151. wahai saudaraku….sudahlah ga usah berbantah-bantah yang hanya akan melemahkan kekuatan islam. orang-orang kafir pasti senang bukan kepalang membaca blog ini, ternyata sesama muslim suka berantem. ana bukan aktifis dari mana pun tapi saya banyak mengenal aktifis HTI, MMI, FPI, SALAFY, PKS. ayo brooo jaga ukhuwah islamiyah kita, perbedaan adalah suatu keniscayaan, bukan kah para sahabat sendiri juga saling berbeda pendapat? tapi mereka tidak pernah berantem. yang udah keluar dari HT ambil jalan dakwah sendiri kalo tidak puas dengan HT jangan malah menjelekkan. …biar waktu yang menjawab siapa yang benar dan siapa yang belum benar..

  152. firmansyah Probolinggo

    diam adalah lebih baik, jika berkomentar tanpa ilmu. dimohon untuk seluruhnya bersikap demikian.

  153. saya hanya ingin menanggapi : blog2 seperti ini bukanlah GHIBAH bahkan sbg bentuk amar ma’ruf nahi munkar. klo yg sepeti ini ghibah maka Rasulullah melakukan ghibah kpd dzul khawaisirah sbg khawarij, para imam-imam salaf juga melakukan ghibah kpd jahm bin shafwan, nafi bin azraq, dn tokoh2 sesat lainnya.

    Dari Al A’masy dari Ibrahim ia berkata :
    “Bukanlah ghibah menceritakan keadaan ahli bid’ah.” (Al Lalikai 1/140 nomor 276)

    Al Hasan Al Bashry berkata :
    “Menerangkan keadaan ahli bid’ah dan kefasikan orang yang berbuat fasiq terang-terangan bukan perbuatan ghibah.” (Al Lalikai nomor 279-280)

    Dari Sufyan bin Uyainah berkata, Syu’bah pernah berkata :
    “Kemarilah kita (berbuat) ghibah di jalan Allah Azza wa Jalla.” (Al Kifayah 91 dan Syarah Ilal At Tirmidzy 1/349)

    Dari Abi Zaid Al Anshary An Nahwiy berkata, Syu’bah mendatangi kami pada waktu turun hujan dan berkata :
    “Ini bukanlah hari (pelajaran) hadits, hari ini adalah hari ghibah, marilah melakukan ghibah tentang para pembohong itu.” (Al Kifayah 91)

    Abdullah bin (Imam) Ahmad bin Hanbal berkata, Abu Turab An Nakhsyabi datang kepada ayahku lalu beliau mulai berkata : “Si Fulan dlaif, si Fulan tsiqah.”
    Berkatalah Abu Turab : “Wahai Syaikh, janganlah mengghibah ulama.”
    Ayahku segera menoleh ke arahnya dan berkata : “Celakalah kamu! Ini adalah nasihat bukan ghibah.” (Al Kifayah 92 dan Syarh Ilal At Tirmidzy 1/350)

    Ismail Al Khathaby berkata, Abdullah bin (Imam) Ahmad menceritakan kepada kami bahwa ia berkata kepada ayahandanya :
    “Apa yang Anda katakan mengenai para rawi yang mendatangi seorang syaikh yang barangkali ia seorang Murjiah atau Syi’iy atau dalam diri syaikh itu terdapat perkara yang menyelisihi As Sunnah apakah ada kelonggaran buat saya untuk diam dalam hal ini ataukah saya harus memperingatkan manusia agar berhati-hati dari syaikh ini?”
    Ayahku menjawab : “Jika ia mengajak orang kepada bid’ah sedangkan dia adalah imam ahli bid’ah maka benar kamu harus memperingatkan manusia dari syaikh ini.” (Al Kifayah 93 dan Syarh Ilal At Tirmidzy 1/350)

  154. tuk pengelola….
    HT sgt terbuka terhadap masukan yg ikhlas dr saudaranya. Islam melarang kita ashobiyah, sbgmana antm sarankan kpd yg lain, namun maaf sy melihat antm jg ashobiyah(maaf klo sy salah). SALAFY,HT,JAT,MMI,JT semuanya merupakan harokah yg didlmnya adlh kumpulan org bukan kumpulan para malaikat yg tdk pernah salah dlm mentabanni suatu mslh, jd smua d mungkinkan ada kesalahan, sbgmana Taqiyuddin An Nabhani jg menyadari hal tsb,beliau terbuka atas argumen yg lbh kuat. Jadi silahkan mmberi masukkan bila ada hujah yg mnrt antm atau kelompok antm lbh kuat, namun spya benar2 itu ikhlas dan mengharap kebaikan terhadap HT(sbgmana katanya keinginan antm) mk datanggilah sekretariat pusat/DPP, sampaikan muhasabah antm scra lgsng atau gunakan forum yg sekiranya itu bisa efektif. Namun jika cr muhasabah antm sprti ini, sprtinya jauh pangang dr api,sehingga wajar kwn2 HT yg lain bersikap apriori trhd antm.

  155. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kelompok menjadikan kamu tidak berlaku adil (QS Al-Ma-idah [5]: 8)

  156. Saudaraku jalaly yang diberkahi Alloh,

    Bukankah HT melakukan da’wah pengopinian ? dan blog ini muncul dengan metode da’wah yang diajarkan HT pada saya.
    Tapi tujuan dan caranya lebih baik dan lebih benar, insyaAllah.
    Silahkan mungkin saudara ada melihat tulisan saya yang keliru dan dalilnya lemah, silahkan dibantah secara ilmiyyah. Sebagai manusia biasa saya mungkin saja keliru.

  157. Assalamu alaikum…
    Mohon maaf sebelumnya, saya seorang muslim yg baru mulai mengaji mendalami Islam. Sebelumnya saya adalah orang yg berantakan. Tapi melihat para senior-senior yg sudah berilmu seperti ini malah pada berkelahi & saling menjelekkan, saya jadi bingung. Apa bedanya Anda-anda semua dgn saya waktu masih jadi bajingan? Maaf, opini saya ini mungkin mewakili jutaan anak muda yg baru mulai berniat bertobat seperti saya…
    Wassalamu alaikum…

  158. maded yang terhormat anda harus bs membedakan ,Antara Memberi Nasehat Dengan Menjelekkan Orang Lain
    http://www.kajianislam.net/modules/smartsection/item.php?itemid=331
    sy cuplkan

    Nasehat para ulama tentang menasehati secara rahasia

    Imam Ibnu Hibban (wafat tahun 534 H) berkata yang artinya, “Nasehat itu merupakan kewajiban manusia semuanya, sebagaimana telah kami sebutkan sebelum ini, tetapi dalam teknik penyampaiannya haruslah dengan cara rahasia, tidak boleh tidak, karena barangsiapa yang menasehati saudaranya dihadapan orang lain maka berarti dia telah mencelanya, dan barangsiapa yang menasehatinya secara rahasia maka dia telah memperbaikinya. Sesungguhnya menyampaikan dengan penuh perhatian kepada saudaranya sesama muslim adalah kritik yang membangun, lebih besar kemungkinannya untuk diterima dibandingkan menyampaikan dengan maksud mencelanya.”

    Kemudian Imam Ibnu Hibban menyebutkan dengan sanadnya sampai kepada Sufyan, ia berkata yang artinya, “Saya berkata kepada Mis’ar, ‘Apakah engkau suka apabila ada orang lain memberitahumu tentang kekurangan-kekuranganmu?’ Maka ia berkata, ‘Apabila yang datang adalah orang yang memberitahukan kekurangan-kekuranganku dengan cara menjelek-jelekkanku maka saya tidak senang, tapi apabila yang datang kepadaku adalah seorang pemberi nasehat maka saya senang’.”

    Kemudian Imam Ibnu Hibban berkata bahwa Muhammad bin Said al Qazzaz telah memberitahukan kepada kami, Muhammad bin Mansur telah menceritakan kepada kami, Ali ibnul Madini telah menceritakan kepadaku, dari Sufyan ia berkata yang artinya, “Talhah datang menemui Abdul Jabbar bin Wail, dan di situ banyak terdapat orang, maka ia berbicara dengan Abdul Jabbar menyampaikan sesuatu dengan rahasia, kemudian setelah itu beliau pergi. Maka Abdul Jabbar bin Wail berkata, ‘Apakah kalian tahu apa yang ia katakan tadi kepadaku?’ Ia berkata, ‘Saya melihatmu ketika engkau sendang shalat kemarin sempat melirik ke arah lain’.”

    Imam Ibnu Hibban berkata yang artinya, “Nasehat apabila dilaksanakan seperti apa yang telah kami sebutkan akan melanggengkan kasih sayang, dan menyebabkan terealisasinya ukhuwah.”

    Imam Ibnu Hazm (wafat tahun 456H) berkata yang artinya, “Maka wajib atas seseorang untuk selalu memberi nasehat, baik yang diberi nasehat itu suka ataupun benci, tersinggung atau tidak tersinggung. Apabila engkau memberi nasehat maka nasehatilah secara rahasia, jangan dihadapan orang lain, dan cukup dengan memberi isyarat tanpa terus terang secara langsung, kecuali apabila orang yang dinasehati tidak memahami isyaratmu maka harus secara terus terang. Janganlah engkau menasehati orang lain dengan syarat nasehatmu harus diterima. Apabila engkau melampaui adab-adab tadi maka engkau yang dzalim bukan pemberi nasehat, dan gila ketaatan serta gila kekuasaan bukan pemberi amanat dan pelaksana hak ukuwah. Ini (-yakni memberi nasehat dengan syarat harus diterima-) bukanlah termasuk hukum akal dan hukum persahabatan melainkan hukum rimba, bagaikan seorang penguasa dengan rakyatnya dan tuan dengan hamba sahayanya.”

    Imam Ibnu Rajab (wafat tahun 795H) berkata yang artinya, “Al Fudhail (wafat tahun 187H) berkata, ‘Seorang mukmin menutup (aib saudaranya) dan menasehatinya sedangkan seorang fajir (pelaku maksiat) membocorkan (aib saudaranya) dan memburuk-burukkannya’.”

    adapun tugas dari orang awam menuntut ilmu dari ahlinya,dan yang lebih penting jangan masuk dalam wilayah perselisihan/perdebatan yang kita masih jauh dari ilmu itu sendiri?

  159. Saudaraku jalaly yang diberkahi Alloh,

    Bukankah HT melakukan da’wah pengopinian ? dan blog ini muncul dengan metode da’wah yang diajarkan HT pada saya.
    Tapi tujuan dan caranya lebih baik dan lebih benar, insyaAllah.
    Silahkan mungkin saudara ada melihat tulisan saya yang keliru dan dalilnya lemah, silahkan dibantah secara ilmiyyah. Sebagai manusia biasa saya mungkin saja keliru.

    Tuk pengelolakomaht…
    menganggap “anda lebih baik dan benar dan menggangap org lain selalu salah” apa itu benar??
    apa itu tdk ashobiyah?
    padahal anda mewanti-wanti utk tdk ashobiyah.
    Para imam mahzab saja pendapatnya tdk demikian,mereka menggangap pendapat mereka benar, tp bisa jadi pendapat yg lain jg benar.
    Saya melihat seolah2 anda ini menggangap HT adlh harakah yg jauh dari pemahaman yg islami,shg spesialisasi anda adlh melakukan kritikan(maaf anda tdk termksd kategori org yg meneliti HT menrt sy,krn seorg peneliti akan bersikap obyektif trhdp apa yg di teliti, insya Allah byk hal2 yg baik yg tlah diperjuangkan HT dlm koridor amar ma’ruf nahi munkar, namun anda tdk pernah menyampaikan hal tsb sbgmna lazimnya peneliti yg obyektif). Shg kami menangkap anda menggangap pemikiran HT ini lbh menyimpang dari ahmadiyah,lebih menyimpang dari JIL.
    Yang haq akan slalu haq dihadapan Allah…

    ********************

    @ jalalay —> (maaf anda tdk termksd kategori org yg meneliti HT menrt sy,krn seorg peneliti akan bersikap obyektif trhdp apa yg di teliti, insya Allah byk hal2 yg baik yg tlah diperjuangkan HT dlm koridor amar ma’ruf nahi munkar, namun anda tdk pernah menyampaikan hal tsb sbgmna lazimnya peneliti yg obyektif)

    Ya … beginilah cara perpikir orang yang menutup mata hatinya dengan kebenaran sepihak

    coba apa yang anda sampaikan itu juga anda tujukan pada HT/I … Bukankah TIAP minggu HTI selalu mengkritik orang lain lewat buletin Al Islam..? (terutama pemerintah) kalau HT bersikap adil harusnya tidak hanya kejelekan pemerintah saja yang disebarkan ke seluruh di indonesia lewat buletin al islam – tapi juga “kebaikan-kebaikan” pemerintah atas dakwah islam di indonesia.. salah satunya : merestui dan melegalkan HTI sebagai ormas islam yang bebas menyerukan dakwahnya yang masih perlu banyak dipertanyakan kebenarannya

  160. @jalaly, lebih baik jangan memperkeruh suasana yang tidak perlu

    “Shg kami menangkap anda menggangap pemikiran HT ini lbh menyimpang dari ahmadiyah,lebih menyimpang dari JIL.”

    apa ini ? astagfirullahaladzim. Kalau anda bertanya pada saya mana yang lebih baik HT atau ahmadiyah bahkan JIL ? insyaallah HT lebih baik saya kira pemilik blog pun demikian.

    alangkah lebih baiknya mengmentari sesuai dengan judul artikel yaitu nisbat kepada Taqiyuddin meskipun kitabnya sudah direvisi banyak

    • Saudaraku yang budiman,

      Mari kita tempatkan suatu permasalahan pada tempatnya, dan betul apa kata saudara Hasan jika HT dibandingkan ahmadiyah atau JIL tentu beda level dan kasusnya, bagaimanapun juga HT masih saudara sesama muslim, hanya saja ada beberapa kekeliruannya yang juga perlu diluruskan dengan cara yang baik.

  161. Hasan: alhmdlh klo antm msh menggap HT demikian. Ok sy membahas ttg judul.

  162. Ok sy k topik pembahasan.
    Ada beberapa hal yg ingin sy smpaikan:
    1. Sy sempat membaca tulisan anda, namun sekarang tulisan trsbt hilang. Yg anda sampaikan trkait kitab revisi HT adlh kurang lbh..”saya coba mencari kitab yg pertama, namun tidak saya dapati lagi, saya tidak tau apakah HT bermaksud menghilangkan kitab awal tersebut supaya tidak diketahui perubahannya..”. Terkait komentar anda, ini termaksud apa, AMAR MA’RUF NAHI MUNGKAR atau FITNAH? Tidak perlu sy jelaskan haditsnya dosa orang yg memfitnah, sy kira anda tidak terlalu bodoh utk mengetahui hal tsb.
    2. “Seandainya Taqiyyuddin masih hidup hingga kini apakah rela ia melihat kitab karangannya diubah-ubah kemudian dinisbahkan pada dirinya ?”(tulisan anda)
    Komentar : Syeikh Taqiyyuddin adlh ulama yg ikhlas, beliau tdk seperti penulis buku (dlm konteks kekinian) yg mengharapkan royalti atas kitab yg dikarangnya, bisa jadi beliau sudah menyerahkan segalanya kepada hizb utk menambahkan/mengguranggi bila mana ada hujjah yg lbh kuat dlm setiap kitab yg dikarangnya. Dan dlm kitab tersebut HT jg telah menulis bahwa kitab itu adlh kitab revisi, bahkan menjadi aneh bagi seorang ulama jika tetap menggambil hujjah yg lemah padahal ada hujjah yg lbh kuat.
    Pola pikir anda ini adlh pola pikir yg dipaksakan agar sesuai kehendak anda, terlebih terlihat kebodohan anda dlm memahami suatu perkara,kerna tlah terbesit kebencian yg begitu dalam.
    3. “Gubahan diatas memang tidaklah terlalu mencolok dan mungkin bisa ditolerir meskipun secara kaidah sudah tidak boleh dinisbahkan pada penulis lamanya.” (tulisan anda)
    Komentar : kaidah apa yg anda maksudkan?? Apakah ada kaidah dalam Islam jika telah ditemukan hujjah yg lebih kuat maka kita tetap berpegang teguh pada pendapat yg lama sekalipun hujjah tsb tidak sekuat hujjah yg baru.
    Dalam Islam yg menjadi standart adalah syariat, bukan kaidah yg tidak distandartkan kepada syariat.

    Saya kira cukup sudah tanggapan2 kami terhadap tulisan2 anda, karena sy melihat anda tidak mustanir dalam berpendapat, kerna telah terbalut kebencian. Dan orang2 yg mau berfikir dan cerdas akan bisa mengetahui motif sebenarnya dlm tulisan anda dan kedangkalan pemikirannya.
    Bagi kami terlalu menyia2kan waktu utk seseorang yg hatinya telah membatu, masih banyak kaum muslim bahkan para ulama sekalipun yg menyambut seruan HT terkait perjuangan penerapan syariat dan khilafah. Dan hak anda pula untuk tidak menerima thoriqah dakwah HT, kerna siap amal akan mendapatkan ganjaran sesuai amal perbuatannya, Allah tidak akan pernah keliru menilai apakah perbuatan ini haq atau bathil.

  163. @jalaly

    “Dan orang2 yg mau berfikir dan cerdas akan bisa mengetahui motif sebenarnya dlm tulisan anda dan kedangkalan pemikirannya.”

    apakah ini kapasitas ilmu mereka-mereka yang ada di HTI ? semoga saja tidak. Kok setiap saya melihat komentar-komentar para daris/syabab/pendukung HTI lebih banyak yang aneh. HTI sendiri suka mengajarkan untuk “TABAYYUN” cuma justru saya tidak melihat itu pada diri-diri para pendukung HTI yang ada disini. Yang ada malah emosi lah, langsung nuduh sana sini lah. Kalau melihat komentar anda tersebut berarti saya bukan orang yang berpikiian cerdas dong. Saya bukan orang yang semua pendapatnya sama dengan mantanht disini meskipun pada banyak hal kami memiliki kesamaan.

    kaidahnya sederhana aja mas jalaly, kita berbicara dengan ilmu. Kalau memang mantanht ada yang salah ya silakan dikomentari dengan ilmu salahnya dimana, jelaskan berdasarkan al qur’an dan sunnah bukan dikit-dikit ni orang tujuannya cuma membuat fitnah TABAYYUN ya akhi seperti yang pendukung HT gemborkan. apa sih susahnya berbuat seperti itu ? terus terang justru sebelum membaca tulisan mantanht persepsi saya terhadap HT tidak seburuk sekarang tapi melihat komentar-komentar dari pendukung HT yang tidak ilmiah justru saya malah skeptis. Banyak orang mengatakan HT tidak siap dengan perbedaan pendapat, oleh karena itu saya test komentar di website HTI (http://hizbut-tahrir.or.id) dan memang ternyata demikian adanya padahal dulu saya pikir cuma beberapa anggota aja yang kelakuannya seperti itu.

    coba cek http://hizbut-tahrir.or.id/2009/07/29/hizbut-tahrir-wahabi/, di website resmi aja bisa langsung main tuduh kalau raja abdul aziz itu antek inggris. berita dari mana ? khabar ahad dari hemper yang notabene orang kafir ? padahal khabar ahad dari orang yang sholeh, hafalannya kuat, terpercaya saja masih dipermasalahkan ini kabar ahad dari orang kafir yang masih sangat meragukan aja langsung dipakai hanya karena menyerang wahabi ?

    saya tidak mengatakan apa yang dilakukan raja saudi itu baik semua, terlalu naif. mereka pun banyak kekurangan melakukan hal yang tidak diridhoi Allah. Akan tetapi sampai pengetahuan saya kondisi keagamaan secara umum di negeri inilah yang terbaik yang saya ketahui.

    apakah anda tahu siapa yang menyerang india waktu masih dikuasai inggris, sepaham saya ya daulah suudiyah
    apakah anda tahu siapa yang pernah embargo minyak ke amerika ? sepaham saya ya raja Faisal bahkan beliau mengatakan nggak jual minyak kita masih bisa makan kurma

    semoga bisa menjadi masukan bagi para pendukung HTI agar tetep berada pada koridor ilmiah menyikapi permasalahan. let’s back to topic

    “Syeikh Taqiyyuddin adlh ulama yg ikhlas, beliau tdk seperti penulis buku (dlm konteks kekinian) yg mengharapkan royalti atas kitab yg dikarangnya, bisa jadi beliau sudah menyerahkan segalanya kepada hizb utk menambahkan/mengguranggi bila mana ada hujjah yg lbh kuat dlm setiap kitab yg dikarangnya”

    ini adalah pemikiran yang aneh sekali. Bagaimana mungkin alasan orang yang ikhlas pasti membolehkan kitabnya diganti-ganti isi kitabnya. wah kalau gitu saya ganti-ganti isi shahih bukhori dikit-dikit nggak apa-apa dong misal ada yang menurut saya tidak benar disana dan tetap saya sandarkan ke imam bukhari ? saya kira yang normal sepakat kesalahan fatal jika saya melakukan itu. saya yakin lho mas imam bukhari itu ikhlas nggak butuh royalti (emang dulu ada royalti ya ?).

    sebagaimana disebutkan bahwa seharusnya secara ilmiah kalau suatu kita seseorang direvisi tidak boleh dong pengarangnya dinistbatkan ke yang nulis awal. jadi kalau mau nistabt ya kitab yang awal tetep ditulis kemudian dikasih tambahan keterangan hal-hal yang salah disitu (penjelasan), nah kalau kayak gini khan tetep menjaga text asli dan dijelaskan siapa penjelasnya (bukan penerjemah lho tapi penjelas) jadi bisa tahu pendapat taqiyuddin gimana pendapat penjelasnya gimana.

    “kaidah apa yg anda maksudkan?? Apakah ada kaidah dalam Islam jika telah ditemukan hujjah yg lebih kuat maka kita tetap berpegang teguh pada pendapat yg lama sekalipun hujjah tsb tidak sekuat hujjah yg baru.”

    ucapan anda benar tapi salah alamat, semua juga sepakat jika ada hujjah baru yang lebih kuat selayaknya kita mengikuti hujjah yang kuat. Tapi ini urusan nistbat ke seseorang mas, artinya jika memang ada pendapat syaikh taqiyuddin salah ya katakan syaikh taqiyuddin berkata begini dan ini salah kurang tepat saya (penjelas) menjelaskan harusnya begini dan begitu bukan pendapat syaikh taqiyuddin ada yang salah/kurang tepat saya ubah ah kitabnya. kalau kayak gini semua bisa-bisa saya tidak tahu lagi walapun judulnya sama sebenarnya itu kitab pemikiran siapa ?. kecuali kalau syaikh taqiyuddinmasih hidup kemudian ada koreksi anda berikan ke syaikh taqiyuddin terus disetujui lain lagi ceritanya

  164. Allahu Akbar….siapapun antum, darimanapun antum,jgn pernah lelah utk menegakkan agama Allah ini…”Demi masa,sesunggauhnya manusia itu benar2 dalam kerugian,kecuali org2 yg beriman dan beramal sholeh dan nasehat menasehati dalam kebenaran dan nasehat menasehati dalam kesabaran” (Al Ashr: 1-3). smg Blog ini dibuat utk saling bertabayun dan dalam jln kebenaran bukan untuk saling mencela sesama muslim. Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. teruslah berjuang wahai para pejuang yang mukhlis.wassalam

  165. kalo anda kehabisan hujjah lebih baik tidak usah memperbanyak sampah di blog ini…
    Jangan suka nebar fitnah dengan hanya karena benci sama orang lain atau kelompok lain.

  166. Saudaraku Jalaly yang diberkahi Allah,

    1. Tulisan tersebut tidak terhapus atau hilang, masih ada, anda kurang cermat dalam membaca sehingga tidak menemukan koment tersebut, dan anda salah dalam mencupliknya sehingga anda menuduh saya memfitnah padahal andalah yang memfitnah saya karena tulisan saya tidak seperti yang anda paparkan.

    Yang benar tulisannya demikian :

    pengelolakomaht // 16 Juni 2009 pada 12:54

    Saudara sitompul yang budiman,
    Saya tentunya kesulitan memperoleh cetakan pertama karena cetakan kedua saja waktu itu belum dipublikasikan secara umum (khusus aktifis HT). Apalagi cetakan I tentunya jumlahnya sangat terbatas atau bahkan mungkin sengaja ditarik dan dimusnahkan agar tidak menjadi masalah dikemudian hari.

    2. Revisi wajib ada dan yang saya permasalahkan bukan boleh tidaknya merevisi. Tampaknya anda tidak cermat dalam membaca.
    Orang boleh saja merevisi sebuah karya orang lain, tapi harus menjelaskan kepada pembaca bahwa karya tersebut bukan karya asli penulis lama lagi namun karya yang sudah direvisi oleh fulan bin fulan dan bagian yang direvisi adalah bagian kadza wa kadza.
    Adapun HT menyebutkan nama Taqiyyuddin sebagai penulis buku tersebut dan hanya menulis bahwa kitab tersebut EDISI REVISI namun tidak menulis SIAPA SAJA yang merevisi dan APA SAJA yang direvisi.

    3. Sekali lagi anda menganggap saya menolak adanya revisi padahal kaidah yang saya maksud adakah “merevisi namun tidak mengatakan hal-hal yang direvisi”.
    Ini seperti menyampaikan sebuah fatwa ulama dari sebuah kitab dengan beberapa tambahan penjelasan agar mudah dipahami masyarakat namun mengatakan itu semua kalam ulama (termasuk penjelasannya) maka hal itu tidak boleh, karena masyarakat harus dijelaskan mana kalam ulama dan mana tambahan dari kita yang tidak termasuk kalam ulama yang tertera dalam kitab asli ulama tersebut.

  167. @jalaly

    “Dan orang2 yg mau berfikir dan cerdas akan bisa mengetahui motif sebenarnya dlm tulisan anda dan kedangkalan pemikirannya.”

    apakah ini kapasitas ilmu mereka-mereka yang ada di HTI ? semoga saja tidak. Kok setiap saya melihat komentar-komentar para daris/syabab/pendukung HTI lebih banyak yang aneh. HTI sendiri suka mengajarkan untuk “TABAYYUN” cuma justru saya tidak melihat itu pada diri-diri para pendukung HTI yang ada disini. Yang ada malah emosi lah, langsung nuduh sana sini lah. Kalau melihat komentar anda tersebut berarti saya bukan orang yang berpikiian cerdas dong. Saya bukan orang yang semua pendapatnya sama dengan mantanht disini meskipun pada banyak hal kami memiliki kesamaan.

    kaidahnya sederhana aja mas jalaly, kita berbicara dengan ilmu. Kalau memang mantanht ada yang salah ya silakan dikomentari dengan ilmu salahnya dimana, jelaskan berdasarkan al qur’an dan sunnah bukan dikit-dikit ni orang tujuannya cuma membuat fitnah TABAYYUN ya akhi seperti yang pendukung HT gemborkan. apa sih susahnya berbuat seperti itu ? terus terang justru sebelum membaca tulisan mantanht persepsi saya terhadap HT tidak seburuk sekarang tapi melihat komentar-komentar dari pendukung HT yang tidak ilmiah justru saya malah skeptis. Banyak orang mengatakan HT tidak siap dengan perbedaan pendapat, oleh karena itu saya test komentar di website HTI (http://hizbut-tahrir.or.id) dan memang ternyata demikian adanya padahal dulu saya pikir cuma beberapa anggota aja yang kelakuannya seperti itu.

  168. coba cek http://hizbut-tahrir.or.id/2009/07/29/hizbut-tahrir-wahabi/, di website resmi aja bisa langsung main tuduh kalau raja abdul aziz itu antek inggris. berita dari mana ? khabar ahad dari hemper yang notabene orang kafir ? padahal khabar ahad dari orang yang sholeh, hafalannya kuat, terpercaya saja masih dipermasalahkan ini kabar ahad dari orang kafir yang masih sangat meragukan aja langsung dipakai hanya karena menyerang wahabi ?

    saya tidak mengatakan apa yang dilakukan raja saudi itu baik semua, terlalu naif. mereka pun banyak kekurangan melakukan hal yang tidak diridhoi Allah. Akan tetapi sampai pengetahuan saya kondisi keagamaan secara umum di negeri inilah yang terbaik yang saya ketahui.

    apakah anda tahu siapa yang menyerang india waktu masih dikuasai inggris, sepaham saya ya daulah suudiyah
    apakah anda tahu siapa yang pernah embargo minyak ke amerika ? sepaham saya ya raja Faisal bahkan beliau mengatakan nggak jual minyak kita masih bisa makan kurma

    semoga bisa menjadi masukan bagi para pendukung HTI agar tetep berada pada koridor ilmiah menyikapi permasalahan. let’s back to topic

    • ya beginilah muqolidun HTI… kalo pembesarnya yang melakukan kesalahan seolah tutup mata… tapi kalau orang lain udah di tuduh macam-macam.. persis seperti yang sering terjadi di blog ini… yang suka menuduh pengelola blog ini adalah antek kafir!

  169. “Syeikh Taqiyyuddin adlh ulama yg ikhlas, beliau tdk seperti penulis buku (dlm konteks kekinian) yg mengharapkan royalti atas kitab yg dikarangnya, bisa jadi beliau sudah menyerahkan segalanya kepada hizb utk menambahkan/mengguranggi bila mana ada hujjah yg lbh kuat dlm setiap kitab yg dikarangnya”

    ini adalah pemikiran yang aneh sekali. Bagaimana mungkin alasan orang yang ikhlas pasti membolehkan kitabnya diganti-ganti isi kitabnya. wah kalau gitu saya ganti-ganti isi shahih bukhori dikit-dikit nggak apa-apa dong misal ada yang menurut saya tidak benar disana dan tetap saya sandarkan ke imam bukhari ? saya kira yang normal sepakat kesalahan fatal jika saya melakukan itu. saya yakin lho mas imam bukhari itu ikhlas nggak butuh royalti (emang dulu ada royalti ya ?).

    sebagaimana disebutkan bahwa seharusnya secara ilmiah kalau suatu kita seseorang direvisi tidak boleh dong pengarangnya dinistbatkan ke yang nulis awal. jadi kalau mau nistabt ya kitab yang awal tetep ditulis kemudian dikasih tambahan keterangan hal-hal yang salah disitu (penjelasan), nah kalau kayak gini khan tetep menjaga text asli dan dijelaskan siapa penjelasnya (bukan penerjemah lho tapi penjelas) jadi bisa tahu pendapat taqiyuddin gimana pendapat penjelasnya gimana.

    “kaidah apa yg anda maksudkan?? Apakah ada kaidah dalam Islam jika telah ditemukan hujjah yg lebih kuat maka kita tetap berpegang teguh pada pendapat yg lama sekalipun hujjah tsb tidak sekuat hujjah yg baru.”

    ucapan anda benar tapi salah alamat, semua juga sepakat jika ada hujjah baru yang lebih kuat selayaknya kita mengikuti hujjah yang kuat. Tapi ini urusan nistbat ke seseorang mas, artinya jika memang ada pendapat syaikh taqiyuddin salah ya katakan syaikh taqiyuddin berkata begini dan ini salah kurang tepat saya (penjelas) menjelaskan harusnya begini dan begitu bukan pendapat syaikh taqiyuddin ada yang salah/kurang tepat saya ubah ah kitabnya. kalau kayak gini semua bisa-bisa saya tidak tahu lagi walapun judulnya sama sebenarnya itu kitab pemikiran siapa ?. kecuali kalau syaikh taqiyuddinmasih hidup kemudian ada koreksi anda berikan ke syaikh taqiyuddin terus disetujui lain lagi ceritanya

  170. aduh…pusing bacanya…

    keep united, eh, go unite!

    aamiin

  171. sesungguhnya apa yang kita laksanakan hari ini atau detik ini semua pasti dimintai tanggungjawab di akhirat.
    hendaklah minta maaf dan perbaiki niat
    serta bertobat sebelum terlambat

    hendaklah minta maaf dan perbaiki niat
    serta bertobat sebelum terlambat

  172. Fitnah dan Tuduhan Dusta Hizbut Tahrir Terhadap Dakwah Syaikh Imam Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullahu

    http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/pembelaan-terhadap-syaikh-imam-muhammad-bin-abdul-wahhab/

    atau lebih lengkap
    http://abusalma.wordpress.com/maktabah-library/

  173. Assalamu’alikum wRahmatuLlah wBarakatuh wRidwanuhu wMagfiruhu.

    Asyahadu alla illaha illaLlah, wa asyahadu anna muhamadarrasulullah.

    ““ALYAUMA AKMALTU LAKUM DIINUKUM…”, yang artinya “hari ini
    Kusempurnakan untuk kalian agama kalian, kusempurnakan pula kenikmatan
    bagi kalian, dan kuridhoi islam sebagai agama kalian”

    Yuk, kita lebih mengenal Aqidah kita, di File Kenalilah-Alidahmu.pdf, dari Habib Munzir Al-Musawa klik di http://majelisrasulullah.org/images/stories/multimedia/Kenalilah-Akidahmu.pdf

  174. Saya Ulangi Komentar Terbaik ini :

    IMAM SYAFI’I pernah menyampaikan apabila kalian bertemu dengan orang -orang BODOH (mengaku islam tapi justru memfitnah pada saudara islam yg lain, seperti yang bikin BloG ini dan kroni2nya)…maka PERCUMA saja melayani perdebatan mereka… karena itu lebih baik TINGGALKAN SAJA mereka dengan WAJAH kebodohannya :)

    Allah SWT -lah sebaik-baik pembuat MAKAR ! kelak kalian akan dihisab atas perbuatan kalian ini memulai pertamakali menghina/memfitnah saudara kalian se-ISLAM………ALLAHU AKBAR !!!

    NB: kepada ikhwani wa akhwati fillah salah satu ciri orang yang BODOH adalah:
    apabila saya meninggalkan/posting nasehat ini mereka tidak segera sadar dan istighfar tapi justru malah memperpanjang lagi perdebatan ini dengan memberikan balasan yang sangat KEJI/LICIK dan CULAS…PENUH DENGAN KEDENGKIAN TAPI SEBENARNYA PENGECUT … TAJAMNYA LIDAH KALIAN TIDAK PERNAH dipake UNTUK MUSUH MUSUH ALLAH spti AMERIKA DAN ISRAEL tapi justru pada saudara saudaranya sendiri,…inikah yg kalian katakan AKHLAK MUSLIM????

    :) mari segera kita BUKTIKAN saudara saudaraku komentar mereka setelah ku ini……
    ——
    Semoga ALLAH membongkar makar orang-orang kafir…

    • Astaghfirulloh….sebagai orang awam sedih saya membaca komentar anda yang tidak santun sama sekali terutama dari saudara2 ht & simpatisannya…ini forum dialog ilmiah, biarkan berjalan jangan dengan emosi…bicaralah dengan santun saudaraku…kita ini bersaudara…keluarkan saja dalil2nya jangan pakai emosi nanti akan terlihat siapa yang punya dasar yang kuat dalam berargumen…

  175. Saudaraku Prasetya yang budiman,

    Apakah kata-kata kasar seperti diatas anda sebut sebaik komentar terbaik ? Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
    Sungguh benar apa yang disabdakan manusia terbaik yang telah wafat mendahului kita bahwa Islam akan bermula dari keterasingan dan akan berakhir pula dalam keterasingan.

    Wallahul musta’an

  176. alah jangan ditanggepin, kayak g’ tau aja. ni tuh ulah agen2 orang kafir. g’ mau ngomong langsung. hanya mengadu-domba. tinggalkan hal yang sia-sia dan malah gibah aja. tobat….

  177. Saudaraku biru tua yang dikasihi Allah,

    InsyaAllah kami bukan agen kafir melainkan kami hanyalah muslim yang ingin menasehati saudaranya dengan cara diskusi yang baik.
    Sengaja diskusi ini terbuka di dunia maya agar dapat dikontrol seluruh kaum muslimin di dunia.

    Silahkan apabila anda memiliki hujjah untuk kita bicarakan bersama kaum muslimin disini.

    Kami hanya segelintir orang saja sementara Hizb memiliki ribuan anggota, maka apakah demikian khawatirnya pada komunitas kecil seperti kami ?

    Apalah arti upaya segelintir orang seperti kami ini, dan sungguh kami sendiri tidak berani mengharapkan semua saudara kami di Hizb akan menerima nasihat kami, namun tujuan kami hanyalah menasehati dan menyuarakan kebenaran meskipun hanya disisi Allah saja imbalan akan diperoleh dan meskipun tidak diindahkan oleh seluruh syabab Hizb.

    Kami hanya berdo’a semoga Allah menunjuki kita semua pada jalan yang lurus yang diridhoinya. Amin.

    • terus saja berkomentar saudaraku…sesunguhnya akan nampak mana yang baik & mana yang buruk dari perkataan dan perbuatannya…semoga Alloh melindungi anda & keluarga, tegakkan syairat islam dengan cara yang benar….insya Alloh. Sampaikan terus dakwah dengan santun…Allohu Akbar !

  178. Ikhwani fillah, mari kita membangkitkan nalar kita.
    1. Kalo kita mau ngomong kepada Badu, bahasa halusnya memberi nasehat (menurut kita) yang belum tentu menurut badu, anu, oknum, dll.
    2. Kemudian belum sempat ketemu langsung sama Badu, karena badu tdk mau ketemu, karena kita yg mau badu datang ke kita, ataupun apapun alasannya, biasa alasan kan banyak wong bahasa jawa (alas=hutan) ya tdk karuan bahkan rimba.
    3. Kemudian kita ngomong di pasar, di terminal, di wc, pokoknya sembarang tempat.
    4. Kepada sembarang orang nino, donal, nobita, acang, obet, dsb.
    5. Tentang Badu itu gini gitu, sini sana, jangan harus, positif negatif, satu dua, burung babi, h5n1 h1n1.
    6. Kesimpulannya apa?
    7. Ngapain?
    8. Nyampe nggak?
    9. Kalo kita jadi Badu bagaimana?
    10. Kalo kita jadi kita bagaimana?
    11. Kalo kita jadi nobita bagaimana?
    12. Kalo kita jadi Obama bagaimana?

    13. Malu
    KECUALI KALAU KITA EMANG TIDAK PUNYA MALU

    KITA SERING BIKIN DEKLARASI, KITA INI HAMBA ALLAH
    TAPI APA IYA ALLAH MAU MENGAGGAP KITA SEBAGAI HAMBANYA
    KARENA KALAU KITA MERASA KITA HAMBA ALLAH PAKE PERASAAN KITA
    KITA = HAMBA KITA SENDIRI
    ANANIYAH

    Ini pertama dan terakhir saya mampir ke blog anda, saya masih banyak kerjaan, banyak amal yang lebih berkualitas, daripada rebut balung tanpo isi, koyo scooby ae.

  179. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    Badu adalah sebuah organisasi besar dan saya sudah berulang kali bertemu dan berdiskusi dengan badu badu mania (anggota badu) yang salah satunya baru saja koment yaitu saudaraku Titok yang tidak seorangpun tidak mengenal dia sebagai anggota badu.

    Silahkan cari alasan lain untuk menghentikan blog yang membuat khawatir anda ini.
    Barakallahufik.

  180. Tolong pada para komentator agar jangan mudah menuduh lawan diskusi dengan istilah ‘agen kafir’ saya rasa anda yang berbuat demikian tidak punya bukti yang kuat dan dapat dikategorikan berdusta.

  181. ayo asah pedang kalian, biar masalah ini cepat selesai, mana moral kalian yang ngaku ummat Muhammad, kalian yang berdebat nggak akan bikin ummat ini lepas dari beribu-ribu masalah tapi malah bikin hati ummat ini sakit.

  182. kok beberapa komennya (terutama dr org2 yg pro HT) pada ga nyambung ya? Yah, itu udah biasa ahli bid’ah selalu keluar dr topik utk mengalihkan pembicaraan, udah trik kuno itu. Ga cuman HT aja, pengikut2 firqoh bid’ah yg laen juga sama aja, mereka mencari pembenaran atas kelompoknya, bukan kebenaran. Klo udah mentok kalah debat biasanya mereka menuduh Ahlussunnah dgn pemecah belah umat n agen2 kafir.

  183. saya adalah hamba Allah yg dhoif, yg sedang mencari kebenaran yang hakiki, tentunya kebenaran yg mndtngkn rahmat dan Ridho Allah SWT, Bukan murkanya.Para pengelola blog ini yg insya Allah dimuliakan Allah, sebenarnya apa tujuannya blog ini di buka?saya yakin blog ini dikelola oleh orang2 yg pintar, ttp jgn sampai maksud ingin menasehati dlm kebenaran justru membuka ajang debat yg memicu fitnah, kebencian sesama saudara seaqidah,pdhal saya yakin kalian adlh para pengemban dakwah yang secara aqliyah dan nafsiah sbg teladan bg umat.bukankah saat ini para pengemban dakwah tlh sdr dan bhkn trs berusaha menydrkan umat bahwa skrng umat tlh mengalami kemunduran berfikir, krskan di berbagai aspek dan bahkan mendapatkan berbagai serangan kaum kafir dan satu2nya cara adalah menyatukan umat kembali untuk mendptkan kekuatan menghadapi itu semua ya tentunya di bwh naungan daulah islam.namun sungguh ironis jika kekuatan dlm tbh kaum muslimin saja saat ini sdh terkotak2, lemah bahkan itu terjadi dlm tubuh sebuah grkn yang sgt mulia cita2nya yg di dlmnya trdpt orang2 yg ghiroh dakwahnya luar biasa.pkrn baik saya: smoga blog ini dibuka bukn krn kekecewaan seseorang trhdp suatu gerakan (HT) dan mengajak yg lainnya u/ mndkng kekecewaannya, somaga di jdkn tmpt u/ mengingatkan dlm kebenaran dan kesabaran, dan dijadikan sbg wadah U/ mencerahkan pemikiran yg rusak tentunya demi perubahan kearah yg lbh baik. saya yakin orang yg bergabung dlm diskusi ini beragam perasaannya, insya Allah bg orang2 yg ikhlas memperjuangkan islam, rintangn, ancaman, fitnah dan kritikan itu menjadi sebuah hal yang membuat dirinya lbh hati-hati, bersemangat, dan terus memuhasabah dirinya agar tidak salah langkah.Allahu Akbar….Allahu Akbar smoga kita selalu di bawah Keridhoan-Nya.Amin

  184. @ ummu amara : Semoga Allah SWT membuka hatimu dan qta semua atas kebenaran dan selalu berhusnudzon…
    saya menilai ini blog untuk saling menasehati antar saudaranya.

  185. Faruq Al Jilajafy

    Bang Mantan..

    Anda tentu tidak konsisten terhadap niat dan metode Anda sendiri.
    Dengan niat dan maksud apa anda bertujuan menuliskan materi2 (content) dlm blog ini dengan bersandar sbg bentuk naseihat menasihati..
    Saya tidak merasakan dan berpikir anda sedang melakukan suatu hal sebagaimana anda sandarkan pada niat saling nasihat menasihati..
    Justru yang anda lakukan adalah menyebarkan sesuatu yg mungkin akan menjadi persepsi BURUK bagi orang lain..
    Walau anda menyandarkan pada beberapa hal yang anda kritisi terhadap HT, namun mungkin anda juga tdk mengetahui secara obyektif materi yg anda sampaikan..
    Wahai sang mantan di mana janjimu…
    (meniru lagu band Niji)..
    Jika anda mau mengkritisi, apalah arti tulisan ini Bang Mantan?
    Bisa jadi ada sedikit atau banyak, bahkan fitnah yang akan anda tanggung di akhirat kelak..
    Seluruh syabab HT yg tdk ridho akan meminta pertanggung-jawaban kepada anda di akhirat kelak, jika materi2 yang anda sampaikan jauh dari fakta kebenaran..
    Bertaubatlah Bang Mantan…
    Astaghfirullah..

    @BukanMantan

  186. bukan siapa-siapa

    Mas Mantan,

    Ada yang aneh di artikel anda,…
    anda sebutkan cetakkan ke-6 buku Nizham al-Islam dilakukan pada tahun 2001, sedangkan saya cocokkan dengan buku yang saya punya dengan judul yang sama dengan cetakkan ke-3, dicetak pada tahun 2003, bagaimana bisa??

  187. Saudara bukan siapa siapa yang diberkahi Allah,

    Insya Allah data yang saya sampaikan lah yang benar sebab bersumber dari Situs Resmi Hizb.

    Silahkan lihat sendiri di :
    http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/08/01-peraturan-hidup-dalam-islam.pdf

  188. Banyak laporan yang dikeluhkan umat dan gerakan Islam dengan keberadaan Salafy — demikian mereka menjatidirikan kelompoknya. Meski di kalangan Salafy terjadi perpecahan dalam menyikapi ijtihad tertentu, namun kebanyakan umat tidak memahami peta Salafy secara utuh, sehingga cenderung men-generalisir Salafy dengan cap buruk.
    Bukan sekali terjadi, benturan antara Salafy dengan gerakan Islam yang ada. Sehingga menimbulkan gelombang penolakan. Di Lippo Cikarang, kajian Salafy terpaksa diliburkan selama sebulan, karena adanya tekanan (ancaman) dari kelompok tertentu untuk membubarkan halaqah ini. Kemudian di Matraman, Jakarta, pernah terjadi penyerbuan kelompok jamaah dzikir yang dipimpin oleh seorang yang mengklaim dirinya habaib, terhadap masjid jamaah Salafy, seraya menuntut masjid itu tidak difungsikan lagi untuk penyelenggaraan shalat Jum’at. Alhasil, tuntutan itu sukses.
    Gelombang penolakan juga terjadi di luar Jawa, di Lombok Barat (NTB), sudah beberapa kali terjadi perusakan fasilitas milik ”penganut” Salafy oleh warga setempat. Akibat kesalahpahaman di kedua belah pihak, warga di Dusun Mesangguk, Gapuk, Kecamatan Gerung, Lombok, menyerang jamaah Salafy dengan lemparan batu. Sebelumnya, November 2005, ribuan warga Desa Sesela menyerbu Yayasan Pondok Pesantren Ubay bin Kaab di Dusun Kebon Lauk.
    Kepada Sabili, Ketua Komisi Pengkajian Lembaga Pengkajian dan Penelitian Islam (LPPI) Amin Djamaluddin mengaku bahwa Salafy pernah mendatanginya. Mereka meminta agar LPPI menjelaskan kepada masyarakat, bahwa Salafy bukanlah ajaran sesat.
    Cara dakwah yang dilakukan kelompok Salafy, membuat umat Islam resah, dan mendesak MUI mengeluarkan fatwa tentang keberadaan Salafy. Sesatkah Salafy? ”Salafy bukan merupakan sekte atau aliran sesat. Salafy, tidak termasuk ke dalam 10 kriteria sesat yang telah ditetapkan oleh MUI. Demikian fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Utara tanggal 8 April 2009. Fatwa yang ditandatangani oleh Qoimuddien Thamsy (Ketua Umum MUI Jakarta Utara) dan Drs. Arif Muzakkir Manna, HI (Sekretaris Umum) tersebut, setidaknya melegakan kelompok Salafy.
    Kendati Salafy bukan aliran sesat, Ketua MUI Pusat KH. Ma’ruf Amien menasihati aktivis Salafy, agar merubah cara dakwahnya menjadi lebih baik, dan memperbaiki sifat ananiyah madzhabiyah yang menganggap diri-kelompoknya paling benar dan mencela golongan lain yang menurutnya salah. ”Padahal, jika masih dalam skala ikhtilaf, tidak boleh asal menyalahkan. Berbeda dengan Ahmadiyah yang sudah jelas-jelas menyimpang, karena sudah menyangkut prinsip (akidah),” kata Kiai Ma’ruf.
    Lebih lanjut, KH Ma’ruf Amien mengatakan, penyerangan warga terhadap jama’ah Salafy, terjadi akibat sifat egoisme kelompok ini yang suka menyalahkan golongan lain yang berbeda pandangan. ”Kelompok ini tidak mau toleransi dengan pemahaman yang berbeda dengan mazhab mereka, sehingga menyulut kemarahan warga,” tukasnya.
    MUI Nusa Tenggara Barat (NTB) juga menyatakan, kelompok Salafy tak menyimpang dari ajaran Islam. Hanya saja, penyebaran ajaran ini tidak dikemas sesuai dengan kultur agama yang dianut warga setempat. ”Akibatnya, warga menjadi tersinggung dan anarkis,” ujar Sekretaris MUI NTB Tuan Guru Haji Mahaly Fikri.

    Kenapa Salafy Dikecam

    Lantas, apa yang membuat kelompok Salafy dikecam? Karena kelompok Salafy kerap mencela, bahkan menista ulama besar dan gerakan Islam di luar kelompoknya. Inilah yang menimbulkan tenaga gelombang itu membesar.
    Salafy acapkali mencela ulama seperti Muhammad Abduh, Jamaluddin Al-Afghani, Muhammad Rasyid Ridha, Hasan al-Banna, Taqiyuddin An-Nabhani, Sayyid Quthb, Ahmad Yasin, ’Aidh al-Qarni, Yusuf al-Qaradhawi dan sebagainya. Sementara gerakan Islam yang diserang Salafy diantaranya: Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, FIS Al-Jazair, tak terkecuali Persis, NU, Muhammadiyah, Majelis Mujahidin, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) dan sebagainya.
    Pelbagai tuduhan, hujatan, dan lontaran kata-kata kasar keluar dari mulut kaum Salafy. Dengan enteng, mereka memberi cap-cap (stigma) buruk dengan sebutan ahlu bid’ah, khawarij, pemberontak, ruwaibidhah (dungu), ahlu takfir, gerakan sempalan sesat, serta teroris, kepada tokoh dan gerakan Islam yang bukan kelompoknya.
    Salafy punya julukan tersendiri terhadap gerakan Islam yang berseberangan dengannya. Seperti Quthbiy (penganut paham Sayyid Quthb), Sururi (penganut paham Muhammad Surur ibn Zain al-’Abidin yang menggabungkan paham Salafy dengan Ikhwanul Muslimin), dan hizbi atau hizbiyun (kelompok yang berorganisasi/partai).
    Salafy yang merasa dirinya paling benar, sering menuduh tanpa bukti, berdusta atas nama para ulama dan sebagainya. Fitnah pun ditebar di tengah kaum muslimin. Pendiri al Irsyad KH Ahmad Syurkati pun tak luput dari celaan pemuda-pemuda Salafy ekstrim. Dengan sinis mereka menyebut Syurkati mufti kolonial Belanda, mengambil dana lotere untuk memperkuat lembaga.
    Anehnya, ketika (ulama) Salafy dikritik gerakan Islam lain karena hujjahnya, mereka tidak rela, bahkan menyerang balik habis-habisan para pengkritiknya. Seabreg kecaman pun tertuju kepada Salafy, ketika kelompok ini anti bicara politik, tidak peka terhadap penderitaan kaum Muslimin, fanatik kepada para syaikhnya, keras menghukumi saudaranya sendiri. Sementara pemurtadan merajalela.
    Maling teriak maling, khawarij teriak khawarij. Seperti itulah yang digambarkan Abu Muhammad Waskito dalam bukunya yang berjudul: ”Wajah Salafy Ekstrim: Propaganda Menyebarkan Fitnah & Permusuhan”. Sebutan Salafy ekstrim, karena di antara mereka ada yang terjerumus dalam sikap ghuluw (melampaui batas). ”Jumlah mereka mungkin tidak terlalu banyak, kekuatan mereka juga tidak besar, tetapi suara mereka sangat keras dalam mengobarkan fitnah dan permusuhan,” tulis Waskito.
    Yang lebih menyakitkan adalah, di saat warga Gaza dibantai Zionis Israel, ulama Salafy asal Saudi, Syaikh Shalih Al Luhaidan melarang umat berdemo. Bahkan menyebut pendemo itu sebagai khawarij. ”Demonstrasi yang terjadi di jalanan Arab untuk membela warga Gaza termasuk membuat fasad fi Al Ardhi alias kerusakan di muka bumi,” kata Syeikh Shalih.
    Sebelumnya, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani (ulama Salafy) mengeluarkan fatwa agar kaum Muslimin Palestina hijrah untuk keluar meninggalkan bumi Palestina. Fatwa ini menuai kontroversi di tengah kaum Muslimin.
    Apalagi? Dengan membabibuta, Salafy ”menyerang” Ikhwanul Muslimin dengan memelesetkannya menjadi Ikhwanul Muflisin (ikhwan yang boke alias tak punya uang). Aroma ”kebencian” pada Ikhwanul Muslimin mencuat tatkala pecah Perang Teluk Babak I. Adalah DR. Rabi’ ibn Hadi al-Madkhali, yang pertama kali menyusun buku berjudul ”Matha ’in Sayyid Quthb fi Ashab al Rasul” (Tikaman-tikaman Sayyid Quthb terhadap Para Sahabat Rasul). Rabi’ al Madkhali, bahkan mengkritik habis Fi Zhilal al-Qur’an (karya Sayyid Quthb).
    Mantan Panglima Laskar Jihad, Ja’far Umar Thalib juga melontarkan cacimaki terhadap Syaikh Yusuf al-Qaradhawi dengan menyebutnya sebagai ’aduwullah (musuh Allah) dan Yusuf al-Quraizhi (penisbatan kepada salah satu kabilah Yahudi di Madinah, Bani Quraizhah). Ja’far dikritik gurunya sendiri, Syeikh Muqbil di Yaman, yang mengganti celaan itu terhadap Qaradhawi dengan sebutan Yusuf al-Qaradha (Yusuf Sang Penggunting Syari’at Islam). Tak hanya itu, Hasan al Banna kerap disebut pelaku bid’ah yang akan berakhir di Neraka. Sayyid Quthb disebut pembawa ajaran sesat.
    Ketika dihubungi Sabili untuk mengkonfirmasi tuduhannya, Ja’far Umar Thalib menolak, seraya mengatakan via SMS: ”Saya ndak bisa wawancara dengan yang menuduh saya sebagai agen BIN atau Densus 88. Dan Sabili adalah media kampungan yang melansir gosip kelas rendahan.”

    Hobi Mencela

    Tak dipungkiri, banyak umat Islam di Indonesia tak memahami Salafy secara utuh. Akibatnya, umat kerap menyamaratakan Salafy dengan tuduhan-tuduhan yang ditimpakan kepadanya. Di sisi lain, umat kadang terjebak dengan penampilan kaum Salafy. Sebagai contoh, sebuah acara Todays Dialogue di Metro TV (2 September 2008), tengah membicarakan topik: ”Islam Radikal Mau Ke mana? Acara itu menghadirkan tiga pembicara, yakni Ustadz Ja’far Umar Thalib, Abdul Moqsith Ghozali (tokoh JIL), dan Nasir Abas (eks anggota JI). Abdul Moqsith Ghazali dan Nasir Abas mewakili pihak yang berseberangan dengan gerakan Islam ”radikal”. Sedangkan Ja’far diharapkan Metro TV menjadi penyeimbang yang mewakili gerakan Islam radikal. Ada skenario, narasumber itu akan dikonfrontasi.
    Tapi apa yang terjadi? Ja’far Umar Thalib dalam dialog itu, tidak menunjukkan sikap ”radikal” seperti yang diharapkan Metro TV. Justru sebaliknya, Ja’far dengan berbagai statemennya malah menyerang ”teman seperjuangan”. Bahkan lebih galak ketimbang dua narasumber lainnya. Apa kata Ja’far tatkala ditanya tentang kelompok-kelompok ”Islam radikal” yang ingin berjuang menegakkan syariat Islam dan negara Islam? Dengan gamblang, Ja’far yang Salafy ini mengatakan,”kelompok-kelompok itu harus diberangus sampai ke akar-akarnya.” Bukan hanya pemirsa yang terkejut, Meutia Hafidh, sang pembawa acara pun bertanya keheranan, kenapa harus diberangus?
    Ja’far kembali menjawab, dulu, Khalifah Ali bin Abi Thalib memberangus khawarij. Kelompok-kelompok yang ingin mendirikan negara Islam disebut Ja’far sebagai Ahlul Bughot (pemberontak) karena itu wajib diberangus hingga akar-akarnya. Ja’far pun menyamakan pejuang syariat dengan khawarij. Termasuk, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang dicap Ja’far sebagai pentolan neo khawarij, penerap doktrin takfir kepada penguasa Muslim.
    Terakhir, dalam sebuah dialog di televisi swasta, Ja’far dijadikan narasumber untuk bicara tentang terorisme. Ia kembali menyerang Sayyid Quthb (tokoh Ikhwanul Muslimin), dan membela Syeikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i. Ja’far mengatakan, semua bentuk radikalisme dan ekstrimisme muncul dari pemikiran Sayyid Quthb.
    Yang menarik, adalah ketika terjadi perang pemikiran dalam bentuk buku. Awalnya, (alm) Imam Samudra menulis buku ”Aku Melawan Teroris!”. Seorang ustadz Salafy Abu Hamzah meresponnya dengan menulis pamflet ”Membongkar Pemikiran Sang Begawan Teroris”. Selanjutnya, muncul buku bantahan yang berjudul ”Mereka adalah Teroris! Sebuah Tinjauan Syari’at”, ditulis oleh Luqman bin Muhammad Ba’abduh, seorang ulama Salafy Yamani dari Jawa Timur dan merupakan teman seperguruan Ja’far Umar Thalib. Setelah itu, juga terbit buku ”Siapa Teroris? Siapa Khawarij? Karya Ustadz Abduh Zulfidar Akaha, buku yang juga bantahan terhadap Luqman Ba’abduh (Mereka adalah Teroris).
    Menurut Ustadz Abduh Zulfidar Akaha Lc, buku ”Mereka adalah Teroris!” ternyata tidak sungguh-sungguh membantah Imam Samudra. ”Imam Samudra hanya dijadikan batu loncatan saja. Karena di balik itu, ada lebih dari satu orang yang diserang, baik ulama maupun gerakan Islam. Di dalam buku Mereka adalah Teroris, Luqman Ba’abduh menyebut nama-nama ulama Ikhwanul Muslimin, seperti Hasan al-Banna, Sayyid Quthb sebagai teroris, Abdullah Azzam, pejuang Islam di Afghanistan, termasuk pula tokoh-tokoh Hamas seperti Syaikh Ahmad Yasin, Abdul Aziz Ar-Rantisi dan sebagainya sebagai teroris Khawarij.” Intinya, tak ada penghormatan kelompok Salafy ekstrim terhadap ulama maupun mujahid di luar kelompoknya.

    Keresahan umat Islam terhadap gerakan Salafy ekstrim di Indonesia, sebetulnya sudah muncul tatkala orang tua santri terkejut melihat putranya yang belajar di Pesantren Al-Irsyad Tengaran, Salatiga, Semarang. Begitu pulang ke rumah saat liburan sekolah, anak-anak hasil didikan Ja’far Umar Thalib dan Yazid Abdul Qadir Jawwas itu, tiba-tiba mencopot gambar-gambar di dinding, membuang radio dan televisi dari rumah mereka. Sejumlah orang tua cemas akan hal ini, lantas mendatangi kantor cabang al-Irsyad di Tengaran, Semarang untuk menanyakan pola didik yang diterima anak-anak mereka. Orang tua juga menuntut cabang al Irsyad bertanggung jawab langsung terhadap pesantren, agar mengekang kecenderungan militan ini.
    Diakui Ketua Umum al Irsyad al Islamiyah KH Abdullah Jaidi, ormas Islam yang paling kecolongan dengan pengaruh Salafy adalah al-Irsyad. Khawarij teriak khawarij, ahlu bid’ah teriak bid’ah pun diamini Abdullah Jaidi. Ia memberi contoh, tahun 2005, di Pekalongan, tatkala terjadi perebutan al-Irsyad, Yusuf Utsman Baisa (kelompok Tengaran) dikalahkan oleh Mahkamah Agung (MA). Meski kalah, mereka hendak menggelar rapat, tapi dilarang oleh Kapolri Sutanto ketika itu. Diam-diam, mereka tetap menggelar rapat di kediaman walikota Pekalongan. Hasil rapat memutuskan: menolak keputusan MA. Usai itu mereka berdemo di MA dan Kejaksaan Agung. ”Ini namanya apa? Jelas bughot, menentang pemerintah, menolak MA. Jadi apa yang mereka sebut bid’ah, bughot, mereka sendiri adalah pelakunya,” kata Jaidi.
    Kini, penyebaran paham Salafy berkembang melalui buku-buku agama, majalah, kaset, dan situs internet untuk mereka jadikan sebagai propaganda. Buku-buku, majalah dan internet adalah media lain yang mereka gunakan. Hal ini menimbulkan gelombang yang juga tidak kecil. Melengkapi penolakan-penolakan lainnya.
    Mereka disokong dana yang cukup besar dari oknum Syekh Saudi Arabia. Suatu ketika pimpinan cabang NU pernah memohon kepada Menteri Agama Maftuh Batsuni agar menyampaikan satu hal kepada Pemerintah Saudi untuk tidak membagikan buku-buku agama kepada jamaah haji di airport, yang hendak pulang ke Tanah Air. Mengingat, buku itu, bertentangan dengan pemahaman agama yang ada di daerah tertentu, sehingga membuat masyarakat bingung, bahkan berubah. Atas laporan pimpinan cabang NU ini, Menteri Agama meminta Pemerintah Saudi tidak membagi-bagikan buku-buku agama, tapi cukup Al Qur’an dan terjemahan saja.
    Benarkah Salafy ekstrim tak bisa diajak berdialog? Dalam suatu seminar sehari di Pekalongan yang diadakan al Irsyad — turut mengundang para ustadz al Irsyad di seluruh cabang Indonesia, termasuk kelompok Salafy Tengaran — dibahas masalah-masalah yang menyangkut fatwa-fatwa dari kelompok Salafy. Ada enam permasalahan yang dibicarakan. ”Saat itu kelompok Salafy membawa dua koper berisi buku-buku. Sementara kita cuma membawa klipingan saja. Ketika baru membahas tiga masalah, mereka malah hengkang, tidak mau melanjutkan,” ungkap Abdullah Jaidi.
    Tahun 1992, di Yogyakarta, Persis yang dipimpin (alm) Shiddiq Amien juga membuka ruang dialog dengan kelompok Salafy yang diwakili oleh Abdul Hakim Abdat. Apa yang terjadi, begitu terdesak dalil-dalil, mereka (Salafy) keluar meninggalkan ruangan.
    Bagi masyarakat Muslim, jika ada kelompok yang suka menyalahkan, mencaci-maki —tak mesti Salafy— sudah pasti akan menghadapi gelombang penolakan. Tapi, kalau berdakwah dengan cara yang santun, masyarakat tentu akan menerimanya dengan lapang dada.

    SABILI
    Adhes Satria

    • pertama apakah saudara sudah cross check tentang semua masalah ini atau tidak ? saya tidak mengingkari adanya ikhwan salafy ataupun ustadz yang memang cara dakwahnya kurang tepat alias kurang santun. itu memang terjadi dan tidak perlalah saya membela kesalahan ikhwan maupun ustadz yang demikian.

      seperti kata anda salafy memang mengkritik (bahasa anda mencela) para ulama semisal hasan albana, muhammad abdul, Yusuf qardhawi dan juga yang lainnya. Saya tidak mengingkari hal itu. Tapi pernahkah anda bertanya sebenarnya apa sih yang dikritik ? kenapa dikritik ? atau anda akan bilang kita hormati masing-masing pendapat tanpa perlu saling menyalahkan. Demi Allah tidak. Lebih baik saya mengkuti prinsip yang pernah dipegang syaikh Jamilurrahman (semoga Allah menggolongkan beliau sebagai syahid) dimana ketika persatuan ternyata menghalangi beliau untuk berdakwah, beliau memilih keluar dari persatuan itu dan terus berdakwah kepada yang haq meskipun beliau difitnah sana-sini dan akhirnya dibunuh oleh Hekmatiyar salah satu tokoh ihwanul muslimin pada waktu itu.

      Jadi disini harus jelas dulu apa yang dikritisi. Kalau anda memahami karakter ulama salafy bukan cuma Muhammad Abduh dll saja yang dikiritisi. Ulama salafy pun mengkritik ulama yang lain. Apa tidak pernah mendengar kritikan Syaikh Bakr kepada Syaikh Rabi (dimana ikhwanul muslimin menyebarkan risalah beliau sampai beliau menyebut orang yang menyebarkan sebagai orang yang ingin memisahkan dua orang yang saling mencintai), bukankah syaikh al bani juga pernah mengkritik syaikh Rabi, dan juga kritik masayikh terhadap masyayikh lainnya ? hal itu biasa bagi kami dan kritikan seperti itu bukan saya anggap celaan selama mengikuti kaidah ilmiah. Artinya kritikan harus dipertanggungjwabkan.

      terus terang saya khawatir anda cuma orang yang tidak tahu apa-apa kecuali suara sumbang sana-sini. Sudahkan anda membaca total fatwa syaikh al bani ? demi Allah saya membacanya dengan jelas syaikh Al Bani dan kesimpulan tidak seperti yang penulis tuduhkan. hal itu mungkin bisa dilihat di http://kaferemaja.wordpress.com/2009/03/19/palestina-di-mata-syaikh-muhammad-nashiruddin-al-albani-meluruskan-fatwa-hijrah-bagi-kaum-muslimin-palestina/

  189. mengenai buku ustadz luqman baabduh saya tidak bisa komentar karena memang saya juga tidak sependapat dengan tulisan pada buku beliau dalam masalah ini. Saya sendiri kalau melihat uslub jelas ustadz luqman baabduh melakukan kesalahan meskipun apa yang beliau tuliskan sebagin besarnya adalah benar. mengenai hal ini silakan check http://abusalma.wordpress.com/2008/02/29/resensi-buku-ithaful-%e2%80%98ibad/ dan juga bisa check ebook abusalma mengenai masalah ini jika anda adalah orang yang ingin mencari kebenaran

  190. mungkin dua itu bisa membuka mata hati anda untuk mencari kebenaran “lebih” agar bukan melihat hanya dengan satu sisi saja. Setidaknya jika melakukan tuduhan/kritik terhadap yang lain maka anda harus memberikan bukti akurat terlebih dahulu dan bukan hanya pokoknya ada “isu” lalu anda menghembuskannya demi kepentingan anda sendiri

  191. lg pula yang namanya perbedaan dikalangan ulama sangatlah banyak kita jumpai,dari ulama kontemporer atau ulama dahulu.
    Ahli Sunnah wal Jamaah menerima perbedaan ijtihad yg menyangkut beberapa perkara yg pernah diperdebatkan kaum salaf tanpa menuduh sesat terhadap orang yg tidak sependapat. Kami sebutkan beberapa persoalan sebagai contoh.
    http://blog.re.or.id/perkara-perkara-yang-diperselisihkan-di-kalangan-ahli-sunnah-wal-jamaah.htm

  192. Saudaraku uut yang diberkahi Alloh,

    Terima kasih atas penjelasan saudara uut, namun sayangnya perkara yang didebatkan di blog ini bukan yang boleh diperselisihkan,

    Apakah boleh tidak mengimani pertanyaan munkar nakir dan adanya Dajjal ?.
    Apakah boleh kekhalifahan membiarkan syi’ah menganut aqidahnya bahwa al Qur’an mushaf utsmani adalah al Qur’an palsu karena yang benar adalah mushaf fathimah/Ali yang tebalnya 3x mushaf utsmani ?
    Apakah boleh melakukan kudeta terhadap pemerintah muslim meskipun pemerintah tersebut banyak melanggar syariat (namun masih Islam) ?
    Apakah boleh mengubah-ubah isi sebuah kitab ulama namun masih menyandarkan perubahan tersebut pada ulama yang telah wafat ?

  193. wah teryata saudaraku ini Salafy yang menyebut dirinya KOMA HTI.
    ketahuilah saudaraku Yang menarik ialah Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam juga memprediksi bahwa peralihan kondisi dunia dengan hadirnya Al-Mahdi akan diwarnai dengan huru-hara yang menghebohkan. Karena peralihan tersebut tidak berlangsung mulus dan lancar, melainkan diwarnai dengan pertumpahan darah dan pertikaian. Perang demi perang akan dilancarkan oleh fihak pasukan Imam Mahdi. Sekurangnya ada empat perang yang bakal beliau pimpin dan menangkan. Namun yang paling membangkitkan bulu roma kita ialah berita dari Nabi shollallahu ’alaih wa sallam bahwa perang paling pertama merupakan perang pembebasan jazirah Arab. Sedangkan Kerajaan Arab Saudi merupakan wilayah terbesar dari jazirah (semenanjung) Arabia.

    تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ

    ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ

    “Kalian akan perangi jazirah Arab sehingga Allah memenangkan kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Persia sehingga Allah memenangkan kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Ruum sehingga Allah memenangkan kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Dajjal sehingga Allah memenangkan kalian atasnya.” (HR Ahmad)
    ya…jazirah arab yang didalamnya ada saudi arabia yang banyak syekhnya salafy…
    wallahu’alam..

  194. @dav

    “jazirah arab yang didalamnya ada saudi arabia yang banyak syekhnya salafy”

    maksud anda Imam Mahdi bakal perang sama syaikh-syaikh salafy ya ? bukannya memang kekuasaan awal Imam Mahdi itu di Saudi dimana beliau dibaiat dan mengantikan khalifah di Saudi yang terbunuh ?

    beranikah anda meminta maaf disini karena tuduhan2 anda yang salah terhadap syaikh al bani misalnya kalau anda mencari kebenaran ?

  195. Saudaraku dav yang budiman,

    Telah banyak tuduhan bahwa saya anggota kelompok salafy namun telah sering pula saya sampaikan bahwa saya bukan anggota kelompok salafy manapun.
    Beberapa kesamaan pikiran dengan salafy bukan berarti saya anggota salafy karena saya hanyalah seorang muslim yang condong pada madzhab dzahiry (setelah keluar dari HT).

    Adapun tentang hadits al mahdi yang anda kutip diatas sebenarnya sudah saya jelaskan di judul artikel “Khilafah Masa Depan”, namun untuk mempersingkat baiklah akan saya jelaskan kembali disini.

    Yang dimaksud dengan jazirah arabia dalam hadits tersebut menurut beberapa riwayat adalah kekuasaan as Sufyani yaitu anak keturunan Khalid bin Zaid bin Abi Sufyan dari bani Umayyah (pihak ayah) dan bani Kalb (pihak Ibu). As Sufyani saat itu adalah salah satu penguasa yang berpengaruh di Timur Tengah, jadi bukan penguasa saudi, karena al mahdi lah penguasa saudi saat itu yang menggantikan dinasti saudi (jika saudi masih ada).
    Sebagaimana hadits :

    Bersabda Rasulullah -shallallahu alaihi wa alihi wa salam- :
    “Akan terjadi suatu perselisihan ketika meninggalnya seorang khalifah (penguasa pengganti). Maka keluarlah seorang laki-laki dari penduduk Madinah dan ia lari ke Makkah. Lalu datanglah kepadanya orang-orang yang berasal dari penduduk Makkah, dan mereka membawa laki-laki tersebut dengan paksa. Kemudian mereka membai’atnya antara sudut Ka’bah dengan Maqam Ibrahim”.

    (HR Ahmad dan Abu Dawud dari Ummu Salamah –radliallahuanha-, dishahihkan Al Haitsami dalam Majma’ az Zawaid, dan di hasankan oleh Ibnul Qayyim, dan terdapat syawahid (penguat) hadits serupa dari ‘Aisyah –radliallahuanha-)

    Pembaiatan al mahdi terjadi di Makkah oleh ulama penduduk haramain karena waktu itu di Haramain (sekarang masuk wilayah saudi arabia) sedang terjadi kekosongan kekuasaan pemerintahan akibat meninggalnya penguasanya sehingga terjadilah pertikaian perebutan kekuasaan. Al mahdi dibaiat sebagai solusi atas adanya konflik pemerintahan di haramain dan sekitarnya.

    Setelah resmi dibaiat sebagai amir haramain dan sekitarnya (amir negeri saudi saat ini – wallahua’lam), al mahdi masih menghadapi tantangan dari penguasa penguasa lainnya di Semenanjung arabia (Timur Tengah).

  196. salafi?, saya tahu orang salafi, saya tidak terima kalau ada yang bilang yang punya blog ini orang salafi.. orang salafi itu orang soleh, bukan orang toleh seperti pemilik blog ini. sesama saudara kok saling menghujat, kenapa ngga buat blog khusus menghina orang kafir saja????

    saya baca komentar dari atas sampai bawah, pemilik blog ini memang terkesan salah fikir (SALAFI). maaf ini saran saya buat pemilik blog sebaiknya anda cari kerjaan yang bermanfaat…

    saran saya bisa dipertimbangkan, saya tunggu blog khusus untuk menghina orang kafir?

  197. @ indah… sepertinya anda BERBOHONG dan tidak membaca keseluruhan komentar kalau anda baca dengan baik dan hati jernih niscaya tidak keluar komentar spt itu

    sejujurnya ini menunjukkan kepada kita semua bahwa syabab/daris HTI cuman bisa mengejek dan menyalahkan orang lain jika kehabisan hujjah dalam berdiskusi…

    begitukah ajaran Taqiyuddin?

    hmmm

  198. @abdullah. SETAN lho, dibilangin cewek kok malah menghina, meskipun aku tidak seperti kalian (suka ngaji) tapi aku bisa menilai abdullah ini sebagai SETAN, diberitahu kalau ngga trima ya jangan hina, IBLIS kamu, tak clurit tenenan kon… saya tantang kamu satu lawan satu, tolong tulis no.hp dan alamat kamu, tak bakar rumahmu..

    • mas david saya boleh nanya nggak ? mas david ini muslim bukan sih ? atau disini cuma bikin keributan saja. Saya coba check yang namanya david tapi sepertinya dengan id yang sama persis merujuk pada dua agama berbeda yaitu islam dan satu lagi nashara. Sekali lagi dengan id yang sama. Dan terus terang ini hanya sebatas dugaan saja karena saya belum memastikannya ‘100%’. Tapi melihat sikap anda sejak awal maka wajar saja saya curiga.

      nasehat saya jika anda non-muslim, maka secara tidak langsung anda mengakui kesalahan agama sendiri dengan cara melakukan tindakan tak terhormat seperti ini. Kecuali anda adalah seorang munafik

      jika anda seorang muslim maka pasti anda tahu seburuk apa perkataan anda ini

    • Astaghfirulloh, mas david komentar anda menunjukan akhlak anda saudaraku…jaga sikap, mari berdiskusi dengan ilmiah…kalau tidak bisa mari kita baca saja sama2 jangan pakai emosi…kalau tak berkenan dengan diskusi jangan emosi…

    • PembelaKeadilan

      wah ada yg sok jagoan disini, aku pendatang baru yg sedang mengamati jalannya diskusi. tp tibatiba ada pengganggu, akulah yg akan melawanmu. ni alamatku jl. Pramuka no 127 Umbulharjo, Yogyakarta. Kita tanding di Lap Mandala Krida gimana?
      pemuda ga punya akhlaq, paling2 jd sampah masyarakat. kalo diskusi jujur dunk. Tarbiyah, JT, MMI, Dll jg ga kaya gitu???

      • PembelaKeadilan

        af1 ana ralat
        Tarbiyah, JT, MMI, Dll jg ga kaya gitu???

        kelompok spt merekapun tdk demikian kasar, atau ana jg curiga david ini seorang muslim. wallohu a’lam

  199. @abdullah. SETAN lho, dibilangin cewek kok malah menghina, meskipun aku tidak seperti kalian (suka ngaji) tapi Q bisa menilai abdullah ini sebagai SETAN, diberitahu kalau ngga trima ya jangan hina, IBLIS kamu, arek wedok kok dihina, tak clurit tenenan kon… Q tantang lho satu lawan satu, tolong tulis no.hp dan alamat lho , tak bakar rumahmu…DASAR SETAN…

    • Mas David… makanya ngaji biar omongannya nggak kayak Iblis, dan setan…

      Mudah-mudahan anda bukan simpatisan/syabab/daris HT/I yang nyamar –
      kalo ternyata itu sejatinya anda… maka lebih baik anda bertaubat…

  200. dan blog ini pun menjadi jalan bagi seseorang untuk saling memunafikkan dan mengkafirkan, bisakah antum hapus komentar2 seperti itu pak pengelola? na’udzubillahi mindzalik

  201. Jazakallah khairan atas sarannya, namun jika saya hapus nanti bisa jadi bumerang buat saya lho…
    Nanti saya dituduh suka menghapus komentar seenaknya.

  202. Salut buat KOMA-HT..
    Lanjutkan…..

  203. salam kenal..gw teman mira nih tapi bukan miras namanya. Sy jg salut ma koma-ht

  204. Thaharuddin Siregar

    Mari kita sesama muslim berhati-hati dan santun dalam mengomentari metode perjuangan yang sedang berlangsung. be smart to express your ides, please

  205. ya ikhwah, Mari ita saling mendukung terhadap yang kita sepakati, dan bertoleransi dengan hal yang kita tidak sepakati…

  206. saya dukung ni blog… karena HT suka manas-manasin harokah lain jadi terpecah belahlah deh umat Islam…. dengan adanya blog ini kan kita jadi tahu sisi lain dari HT begitu rupanya…ooooooooo. thanks KOMA HT…
    gimana mau negakin khilafah aqidah nya masih di pertanyakan…
    ustad-ustadnya masih perlu di tanyakan tentang ilmu agamanya, fiqih syariatnya, udah ada yang hafiz beloooom? hafal hadis belooooom???????
    Ya udah klw belooooom belajar dulu ya oke…..

  207. klo ada lubang di jalan kemudian kita jatuh di lubang itu apa yang kita lakukan ?
    1. membiarkan lubang itu apa adanya agar orang lain jatuh seperti kita ?
    2. Memberi peringatan orang lain yang lewat bahwa ada lubang berbahaya dgn membuat pengumuman dsb?
    3. atau kita tutup lubang itu agar tidak ada orang yang jatuh ke lubang itu ?
    cara yang bijak adalah dengan memperingatkan org lain adanya lubang yang berbahaya tersebut dan menutupnya.
    JADIII !! PERINGATKAN orang2 tentang bahaya HTI dan TUTUP HTI skrg jg !!!!

  208. setuju kuadrat, bwat arul……. sadarilah wahai saudaraku pejuang khilafah… kita harus berilmu dulu, jangan semngat aja…. semangat membara tanpa ilmukan seperti (maaf) binatang bertanduk yang suka nyeruduk, g’ tau entah nyeruduk kemana….

  209. Saudaraku…sungguh heran dengan umat Islam ini…susah sekali untuk mewujudkan persatuan…padahal kita berada dalam satu aqidah. Sedangkan aliran2 yang jelas beda aqidahnya saja ingin menjadi satu bagian dg Islam. Sadarlah…semakin kita terpecah-pecah semakin senang musuh-musuh Islam…semakin kuatlah mereka menghalangi kebangkitan umat ini. Gajah di kelopak mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak. Naudzubillah…

  210. Bangga sekali jadi mantan HT, apa benar antum mantan HT dulu nasehat dn kritik antum kemana waktu jadi orng Ht (gak percaya sih kebenarannya). sekarang kok kelihatannya memusuhi banget sama HT itupun dugaan setelah lihat artikel-artikel antum. Ada apa sebenarnya!! Punya kepentingan apa antum dengan ini semua.

    • saya juga dulu pernah diHT,pernah kagum sebagaimana anda,lantas kalo kebenaran itu telah diyakini seseorang apakah harus tetap mengagumi apa yg telah dipilihnya dulu, sebaiknya kalo anda memang lebih memahami HT dari KOMA HT maka sajikanlah dalil dan argumen lebih baik, bukan hanya dengan menunjukan rasa tidak rela dan tak terima jamaahnya dikritik,itumah anak kecil dan ashoby

  211. Satu hal yang saya yakin setelah baca artikel2 ‘foot in the mouth’ disini, penulisnya pasti bolong2 sholatnya (itupun kalau dia masih sholat) ahhaha

  212. Satu hal yang saya yakin setelah baca artikel2 ‘foot in the mouth’ disini, penulisnya pasti bolong2 sholatnya (itupun kalau dia masih sholat) ahhaha
    (emailku salah, so kirim ulang)

    • lha ente,paling ente juga shubuhnya kesiangan,ente tau darimana kaya malaikat roqib atid aja ente, saya jadi saksi buat ente dan mas koma ht,kalo ente benar maka saya jadi saksi tuk ente,tapi kalo salah saya jdi saksi tuk mas koma HT yg telah difitnah

  213. Kalo cuma jadi tukang Nasehat dan Kritik tanpa ada upaya merealisasikan Ide tersebut JIL ma Jagonya.

    • lha emang apa yg sudah HTI realisasikan? KOMA HT ga jauh bedanya sama HTI yg bisanya cuma nasihat dan kritik doang,terus apa bedanya sama HTI?

  214. Ngakunya dulu pernah di Ht mas mas emang dulu halaqonya sambil tidur ya. gak jau bedanya gimana ya jauh sekali anak kecil juga tau itu. emang lu mau di bantah pake artikel ya boleh juga!!

    ==================
    Untuk Syaifullah, saya ingatkan, silahkan komentar yang sesuai dengan Topik… dan bantalah dengan dalil dan argumen yang anda punya…. jangan ngelantur kemana-mana.. jangan permalukan HT/I dengan komentar-komentar anda yang tidak bermutu….. kalau anda masih melakukannya maka komentar2 anda saya Hapus!

    Terima kasih

    Amdin

    • @Syaifullah: kayaknya nama anda ga sesuai dg karakternya,tajamnya lidah anda seharusnya dengan argumen dan dalil yg relevan,bukan seperti anak kecil yg meracau tak terima dirinya dikritik,lidah anda telah berkarat dan tak tajam lagi,tolong asah lagi dengan banyak menggali islam dari sumber yg jelas,bukan dari seorang sarjana tehnik UGM ataupun insinyur pertanian IPB,kacau tuh jadinya

      • “…bukan dari seorang sarjana tehnik UGM ataupun insinyur pertanian IPB…”
        ahhaha, mbok ojo ngono zul :))
        kalo belajar dari pedagang boleh gak? tukang reparasi jam? tukang tambal ban pinggir jalan?
        ahhaha

      • boleh aja kalo udah diakui kredibel kayak buya hamka(gak perbah sekolah) atau syaikh albani (bergelar sa’aty/tukang reparasi jam),lha kalo yg mereka mah nyari islamnya nyambi,kebalikan sama yg dua diatas,nyari islamnya nyambi,itupun ga jelas,syaikhnya aja yg ngaku cuma jamaahnya doang,mau bandingin sama kedua ulama besar diatas?jauuuuuhh…..

        lihat ente ditoko2 buku islami buku2 yg berkaitan dg hadis,pasti kalau bukan syarahnya albani paling ngga takhrijnya,lha mana tuh syarah atau takhrij yg dari nabhan???

      • linux:

        gimana pukulan telaknya? kalo ente nuduh KOMA HT jarang sholat dan ga ada bukti tapi ane bisa lebih “merendahkan” jamaah ente dg objektif,makanya kalo diajak debat yg relevan dong,kalo mau ejek2 an ibarat pepatah arab “ente jual ane beli”

  215. gimana pukulan telaknya? lha ini anda mukul mata anda sendiri.. makanya ga bisa liat ahhaha

    “nyari islamnya nyambi,itupun ga jelas,syaikhnya aja yg ngaku cuma jamaahnya doang,mau bandingin sama kedua ulama besar diatas?jauuuuuhh…”

    tau dari mana dengkulmu kalau mereka seperti itu, lalu kapan tuhan palsumu mbisikkan rahasianya ke dengkulmu kalo ulama mu lebih baik dari si a dan si b. ahhaha

    • tuhan palsu?,he..he..ini non muslim,sebab sebodohnya aktifis islam berhati2 pada perkataan ini,karepmu nang,urus aja tuhanmu yg melarat ga pernah baju ditai’in cicak lagi didinding

    • kalau ente linux user aktifis HT sungguh ente harus bertaubat karena telah mengucapkan takfir sesama islam tapi kalo ente noni gapapa

      kalo ente tanya ane tentang HT diindonesia ane cukup paham petinggi2 dan konflik2 internalnya,setidaknya itu petunjuk dari Allah agar ane ga terjebak dalam kekeliruan HT,kalau masalah keilmuan ente bisa lihat keberkahan syaik2 salafy yg mengisi khazanah keilmuan dan juga menghiasi galery toko2 buku islami,lha dari HT?setidaknya kebangkitan islam itu adalah dari ilmu sebagaimana wahyu pertama menunjukan ilmu sebagai pondasi keimanan sebelum segala sesuatun ya,lha HT katanya mau memulai kebangkitan islam tapi belum mampu mewarnai khazanah pemikiran umat?mana berkah dakwahnya?ini baru dengkulku yg jawab gimana kalo otakku,

      pembinaan HT emang parah

      • 1. sy bkn aktivis HT(I) maupun mantan aktifis HTI, tapi bs dibilang mantan ‘simpatisan’ ht, bisa jg dibilang mantan ‘simpatisan’ muhammadiyah, PK(S), dan jamaah (yang ngakunya) salafy. sebatas simpatisan krn hanya mengikuti kajian2 dan bimbingan2 rutin mrk, tapi selalu menolak ketika diajak untuk bergabung berjuang bersama golongan.

        2. mana perkataan sy yg menunjukkan ‘takfir’? apa mungkin yg ini :
        “… kapan tuhan palsumu mbisikkan rahasianya ke dengkulmu kalo ulama mu lebih baik dari si a dan si b …”
        mbok agak bersikap dewasa, kalo tuhan anda bukan tuhan palsu ya tinggal jawab saja : Allah membisikkan ke saya kalau X lebih baik dari Y pd tanggal …
        coz inti pertanyaannya di “kapan”

        3. kalo anda mmg tau HTI di Indonesia, coba sy tes : siapa penanggung jawab HTI untuk wilayah kampus STAN Tangerang, brp nomor HP / emailnya.

        4. sy rasa anda melihat kesuksesan dakwah dari pencapaian2 materiil dan kuantitas … kalau itu sy mmg tidak pernah menjumpai kantor bertuliskan Kantor DPC HTI dsb, juga jarang menjumpai buku2 HTI d pasaran, juga iklan di televisi kalo telah menyalurkan bantuan senilai sekian rupiah ke suatu daerah (maaf bagi PKSers yg tersinggung), apalagi masjid yg isinya cuma jamaah HTI.
        Tapi bagi saya setidaknya HTI turut membentuk pemikiran sy sehingga saya memiliki kekuatan untuk keluar dr STAN (terhindar dari bekerja d instansi yg menerapkan riba dan dari pemerintah yg mencampur adukkan hak dan batil), tidak seperti jamaah2 yg lain yg malah membuat sy ragu krn seakan2 mereka menghalalkan bekerja di instansi tsb dan membenarkan pemerintahan yg mencampur adukkan hak dan batil. dan yg sy salut dg aktifis HTI mereka tetep pegang teguh prinsip2 tanpa kompromi (keep revolt, bro!)

        sy ambil contoh sederhana saja deh di bidang sy (IT), sy jumpai byk aktifis2 (termasuk HTI) yg menggunakan software ilegal … yg secara tidak langsung mereka mendzalimi para developer yg tlah pusing2 membuat sebuah software agar nyaman digunakan manusia dan juga secara tidak langsung mendukung praktik sup menyuap (software bajakan bisa beredar krn ada suap menyuap antara penjual / rental dg aparat, ini fakta).

        so intinya menurut sy adlah kualitas, bukan kuantitas. kalo memang jamaah anda telah berhasil mencapai ini itu, dimana kalian ketika pemerintah ini jelas2 melegalkan riba, miras, lokalisasi, perjudian, dsb?

        5. jujur sy sangat risi dengan anda yang seakan2 menganggap ‘noni’ adalah makhluk yg bodoh, rendah, n hina. mbok ojo ngono, kita juga butuh kerja sama dgn mrk untuk hidup di dunia ini. ga ada mrk belum tentu kita bisa internetan skrg. daripada menjelek2kan dr belakang mbok ya datangi mrk, jgn tunggu mrk membeli buku2 yg menghiasi galeri toko2 buku islami.

        6. terakhir, untuk yg mengawali keterlibatan sy di blog ini, knp sy bilang “penulisnya pasti bolong2 sholatnya”, krn menurut sy seandainya sholat nya sang penulis sdh benar, sy yakin dia tidak akan menjelek2kan saudaranya sendiri dr belakang seperti ini, tidak akan memulai perang NU vs Muhammadiyah kedua. Coba pikir dmana manfaatnya blog ni, yang ada malah jamaah yg pro pemerintah ikut2an menyerang HTI, orang awam yg ga tau HTI lgsg phobia sm HTI, orang2 yg tidak ingin khilafah berdiri ikut seneng, dan setan tertawa. daripada meluangkan waktu buat nulis d blog ini mbok ya datangi dan ngobrol baik2, jangan cm mnyebar perpecahan (kalo bukan fitnah:), jangan cm “memajang buku di galeri” dan berharap orang2 membelinya atau “memasang pengumuman kajian” dan berharap org2 mau datang .. gmn mau datang, liat org2 yg dtg pada pake kostum khusus, jelas orang awam sudah minder atau takut duluan :)

      • weleh baru tau aku zul kalo selama ini yg comment itu hasil pemikiran dengkulmu, ckckck pantes

        ======================

        untuk suadara Aria a.ka Linux User

        data anda adalah sebagai berikut

        aria.linux@gmail.com
        IP: 117.103.170.235


        Hostname: 117.103.170.235
        ISP: PT Pika Media Komunika
        Organization: PT Pika Media Komunika

        Country: Indonesia
        State/Region: Yogyakarta
        City: Yogyakarta
        Latitude: -7.7828
        Longitude: 110.3608

        Tolong berdiskusi yang baik jika tidak akan

        saya hapus komentar2 anda .. terima kasih

      • @LU:

        saya hanya akan menjawab beberapa poin yg saya anggap ga terlalu kekanak2an.

        1.kredibilitas ulama itu bukan saya sendiri yg buat.semenjak dulu umat dan ulama memiliki standarnya dalam menilai sesama ulama,tak jarang sebagian ulamapun menelanjangi kesalahan sesama ulama lainya yg istilahnya disebut “TAHZIR”,ulama2 seperti imam syafi’iy,imam maliki hambali,ibnu hajar,mereka juga tak jarang menelanjangi sesama ulama yg lainya,sikap ini dikarenakan begitu mulia islam sehingga setiap umat harus menjaga kemurniannya dari penyimpangan, bila anda bertanya sejauh mana seorang ulama itu dianggap lebih baik dari yg lainya maka jawabanya adalah sejauh mana ia lebih mendekati pemahaman salafusholih yg itu adalah benar adanya keberadaan pemahaman dan ilmu dari tradisi salafusholioh itu dan bukan mitos dan bukan pula hasil karya seorang syaikh seperti syaik albani tidak pula muhamad bin abdul wahab atau yg lainnya,analoginya adalah diantara dua guru matematika manaka yg terbaik dari yg lainya,jawabanya adalah yg paling memudahkan kita dalam memahami matematika itu maka ialah yg terbaik

        syaikh2 seperti nashiruddin albani(waLlahu a’lam saya rupanya aja ga tahu)muhamad bin abdulwahab,imam ibnu taimiyah dan ulama salafusholih lainya dianggap sebagai ulama pembaharu islam hingga abad ini karena kemurniannya dalam menyampaikan islam menurut sumber aslinya yaitu qur’an,sunnah dan atsar sahabat tanpa ta’wil,filsafat dan tambahan2 diluar islam,dan pengakuan ini tidak hanya dari mereka yg mengaku salafiyun,tapi dari gerakan2 seperti IM,Jamaah Ansharussunnah,jemaat islamy ,jemaat daarunnadwah india,sampai didalam negeripun seperti Muhammadiyah dan NU

        2.saudaraku LU yg namanya kebaikan itu jangankan diHTI,dalam jamaah sesat seperti ahmadiyah atau yg kafirpun kebaikan itu menjadi prinsip utama,karena kebaikan itu bahasa universal,yg kita bicarakan disini adalah tentang kemurnian islam,coba anda buka lagi lembaran sejarah islam khususnya pada saat mu’tazilah menjadi mazhab resmi daula,berapa banyak ribuan ahli hadis dan ulama fiqh yg dihukum mati karena menyelisihi mazhab muktazilah,pemahaman muktazilah lahir karena syahwat ulama yg menafsirkan islam menurut pemahamannya tidak menurut tradis salafusholih yg turun temurun diwariskan

        bila anda menjadi seorang imam bukhori anda akan memahami begitu pentingnya sebuah hadis sampai harus ditelusuri perawinya dari berbagai negeri dan hidupnyapun tercurah untuk meneliti kshohihan hadist2 tersebut,untuk apa itu semua? itu karena kecintaanya terhadap islam dan tak ingin sabda nabi yg suci terkotori oleh ulah sebagian umatnya yg tak bertanggung jawab hingga mengotori kemurnian ajaran islam yg mulia

        3.tentang orang kafir,bila anda telah menyimak rentetan ayat2 quran dan hadis mengenai muamalah dg orang kafir,maka sikap kita terhadap mereka hanya 3: mereka masuk islam dan menjadi saudara kita,mereka membayar jizyah dan mengakui kekuasaan kita atas mereka atau kita harus memerangi mereka

        4.anda telah mengetahui bahwa intinya adalah kualitas,nah standar kualitas ini tentunya bukan kita yg buat,kalo yg dipermasalahkan adalah pemahaman islam,maka tentunya standar bakunya dalah keislaman generasi pertama karena zaman merekalah zaman semurni-murninya islam,sebagaimana hadis nabi berbunyi:

        ““Sebaik-baik masa adalah masaku (masa Rasulullah SAW dan shahabat), lalu masa sesudahnya (masa Tabi’in), lalu masa sesudahnya (masa Tabi’it Tabi’in)” (HR Bukhari dan Muslim)”

        jadi diskusi kita diforum ini adalah diskusi ilmiyah,sajikan dg argumen ilmiah bukan dg bahasa universal seperti pengalaman ini dan itu,

        dan bagi kalian yg merasa kader HTI berdiskusilah yg dewasa agar tercermin sikap islami yg telah kalian dapatkan dalam pembinaan HTI

      • Bener kan terbukti, saling kafir-mengkafirkan!

      • 1. OK, menurut seorang yg ber-mazhab harokiyah (zul), buya hamka dan syaikh albani (dan syaikh2 mereka yang lain) adalah “jauuuhhh lebih baik” daripada seorang sarjana tehnik UGM ataupun insinyur pertanian IPB. yang “membuat penilaian” tersebut bukan anda sendiri melainkan “umat” dan “ulama” semenjak dulu. bukan Allah yang membuat penilaian (krn anda tidak menjawab pertanyaan “kapan”)

        2. anda menanyakan bukti pencapaian HTI, kemudian saya ceritakan bgmn mrk (dulu) menghasilkan seorang seperti saya, tapi anda menolak argumen saya dengan
        “… namanya kebaikan itu jangankan di HTI, dalam jamaah sesat seperti ahmadiyah atau yg kafirpun kebaikan itu menjadi prinsip utama…”
        sepertinya anda terlalu angkuh untuk mengakui bahwa HTI telah menghasilkan “produk” berkualitas, kritis terhadap pemerintahan yg dzalim, minimal sudah menyelamatkan seseorang dari kemaksiatan.
        lha pencapaian mazhab harokiyah mana? kok diam saja pemerintah-nya (saudi maupun indonesia) campur adukkan yang hak dan batil, kok gak buat blog yang isinya “ingin meluruskan pemerintah” seperti blog ini yg “ingin meluruskan HTI”

        3. sikap (seorang ber-mazhab harokiyah) terhadap orang kafir:
        – mereka masuk islam dan menjadi saudara kita
        – mereka membayar jizyah dan mengakui kekuasaan kita atas mereka
        – kita harus memerangi mereka

        saat ini yang anda lakukan terhadap teman, tetangga, staf foto kopi, staf penerbitan buku, dll yang kafir apa? diam gak peduli atau … silakan pilih dari 3 diatas.

        “tuhan palsu?,he..he..ini non muslim,sebab sebodohnya aktifis islam berhati2 pada perkataan ini,karepmu nang,urus aja tuhanmu yg melarat ga pernah baju ditai’in cicak lagi didinding” — ini masuk poin yg mana?

        perlakuan rasul terhadap pamannya masuk yang mana?

        “menyeru kepada islam” masuk yang mana?

        4. saya lihat beberapa komentar di blog ini kata2 “diskusi ilmiyah, sajikan dg argumen ilmiah” tapi anda dan orang2 yang mengatakan itu selalu menolak argumen orang. seakan2 kata2 itu adalah untuk menghindar dan membuat diri anda lebih ilmiah dari yang lain.

        “bagi kalian yg merasa kader HTI berdiskusilah yg dewasa agar tercermin sikap islami yg telah kalian dapatkan dalam pembinaan HTI”
        perkataan ini juga menunjukkan kalau anda merasa lebih baik, lebih dewasa, dan lebih bersikap islami.

        harus fair dunk:
        bagi kalian yg merasa ber-mazhab harokiyah berdiskusilah yg dewasa agar tercermin sikap islami yg telah kalian dapatkan dalam pembinaan mazhab harokiyah

        5. “kalo ente tanya ane tentang HT diindonesia ane cukup paham petinggi2 dan konflik2 internalnya” — kecuali penanggung jawab HTI wilayah kampus stan. ahhaha.

      • 1.mengenai kualitas HTI entah biarlah kalangan independen yg menilainya biar ga dirasa subjektif,yg jelas dalam islam sudah ada adab bermuamalah dg pemerintah sebagaiman yg telah dikemukakan KOMA HT diatas

        2.mengenai muamalah dg kafir sepertinya anda butuh banyak memperdalam siroh nabawiyah dan ayat2 yg berkenaan dg hal itu,banyak dalil setidak2 tidaknya ada 4 dalil akan saya kemukakan,masalah paman beliau abi tholib telah jelas sikap nabi bahwa ketika pamannya bersikeras dalam kekafiran hingga ajalnya beliau(rasuluLLah) berlepas diri (baroah)dari pamannya

        “Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia, ketika mereka berkata kepada kaum mereka : ‘Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja, kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya: “Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tidak dapat menolak sesuatu dari kamu (siksaan) Allah”. (Ibrahim berkata) :”Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali.” (Q.S; Al-Mumtahanah: 4).

        “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-peminpinmu, sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”(Q.S; Al-Maidah: 51).

        “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia (pemimpin).” (Q.S; Al-Mumtahanah: 1).

        Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Meraka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan [1463] yang datang daripada-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.(al-mujaadilah:22)

        3.tiga sikap itu bukan manhaj haroky,itu jumhur ulama tentang jihad,silahkan ente baca fiqh jihad dari mazhab manapun akan ente dapatkan seperti itu pendapatnya.

        4.saya berdiskusi ilmiyah selama ini,dimanakah komentar jawaban yg saya berikan selama ini tanpa menggunakan dalil? berbicara tentang islam bukanlah berbicara mengenai pendapat pribadi atau individu tertentu,tapi berbicara tentang wahyu Allah dan risalah nabi yg suci

        5.ente kalo mau siapa2 saja tokoh diindonesia bermanhaj salaf haroky salah satunya adalah abu bakar ba’asyir,tentu ente dah paham siapa beliau dan tindak tanduknya,kalo tokoh internasional ente akan dengar siapa Dr.AbduLlah azzam,ulama penggerak jihad internasional diafganistan dan mati syahid,ente akan dengar kebesaran kharismatik almarhum syaikh ahmad yasin dan banyak yg lain,

        5.berbeda dg komentar aktifis HT seperti anda dan beberapa yg lain,komentar2 anda tak pernah satupun dilengkapi hujjah qur’an ataupun hadis,selalu memakai pengalaman emosional dalam menyingkapi sikap2 yg berseberanagan,tak menerima jamaahnya dikritik tapi tak mampu memberikan bantahan yg jelas secara dalil

        6.saya kira ente masih relatif muda secara usia dan pengalaman itu bisa dilihat dari pertanyaan2 ente yg “kekanak2an”,saya tahu ihwal HTI yg berkenaan dg dinamika internal HTI,kalo masalah siapa pengurus tingkat wilayah dsb, saya ga ada interes untuk mengetahui itu semua,saya hanya interes apa yg sedang terjadi dan apa yg sudah terjadi dalam HTI,kalo siapa pengurus HTI itumah ga penting, apa relevansinya antara penyimpangan HTI dg pengetahuan tentang para pengurusnya? ga nyambung kan?

        untuk LU sekali-kali sajikan dalil dong,masak bisanya cuma nanya yg gitu2 doang

  216. Admin apa main hapus seenaknya aja, Beraninya kritik pada kelompok islam bikin dong artikel kritik pada Ahmadiyah tau AKKBB yang jelas-jelas menodai Islam. Kalo soal Kitab2nya Takiyudin ma gak perlu diurusi ini urusan HTI emang kesepakatan dari mereka mau mengubah kitabnya ini mah maklumun bagi mereka, gak masalah gitu loh. yang masalah ya Ahmadiyah, AKKBB dan Lainnya

    • ya namanya juga blog mantanht yg berorientasi meluruskan pemahaman HT,kalo mau ngurusin liberal ya kita buat lagi aja blog yg baru,meluruskan kesalahan HT juga penting demi mencapai pemahaman yg benar tentang tuntunan islamnya nabi dan salafusholih yg menjadi rujukan kita

  217. Klo Zul sih sama ama ZIL gak ada karakternya ya . entee ama kama ht kan sak kroni to

  218. he..he..saya bukan sekroni,rada beda dikit,kalo KOMA HT mazhab zahiriyah kalo saya harokiyah,nah ini karakter ashobiyah kayak antum itu kalo jawab,pake nuduh ane ZIL,ga usah arogan lah,toh rasuluLlah ga mewasiatkan kita tuk masuk gerakan HT yg berrarti HT tuh buatan manusia yg bisa salah,nah kalo manhaj salafusholih yg bersumber pada quran dan sunnah menurut pemahaman generasi pertama islam apa ada yg berani mengatakan bahwa kita lebih benar dari mereka dalam menafsirkan islam?

    • km ngikuti pemahaman generasi pertama islam toh? kirain pake kacamata kuda, ngikuti apa kata syaikmu, dan memujanya dengan menulis biografinya di berbagai blog (biasanya pada gitu, padahal yg kucari biografi rasul n para sahabat je).
      rak bukumu isinya buku karangan syaikmu ya? majang posternya juga gak, kaos bergambar dirinya? ahhaha

      • yah saya mengikuti perkataan syaikh yg telah anda hina tadi saya yg bilamana memberi tausyah selalu disisipi qolaLlahu ta’alaa wa qola rasul,kami menyebut-nyebut mereka dalam setiap kajian keilmuan itu bukanlah bermaksud kultus individu,tapi itulah kultur dalam mewarisi keilmuan selalu menyebut darimana sumber ilmu itu datangnya sehingga memang jelas datangnya dari rasul atau salafusholih,sebagaimana ilmu silsilah hadis atau silisilah keturunan yg lazimnya dalam kebiasaan orang arab,dan ini bukan mengkultuskan tapi menghormati sumber datangnya ilmu,kalo masalah poster dan kaos bergambar saya kira itu kebodohan anda tentang kami bahwa kami mengharamkan itu semua

  219. Ehemmmm… dari pada diskusi nggak jelas gini , trus juga pada nggak saling mengetahui masing2 pribadi, mendingan kalian ketemuan di mana, terus berantem adu fisik sampai salah satu diantara kalian masih hidup dan yang lain nya pada mampus. Biar gua kagak pusing menyimaknya. Kan kalo tinggal satu ya, paham yang satu yang masih hidup itulah yang tersisa. Bagaimana dengan ide gua, siap? ntar gua gak usah bingung nyimak artikelnya….hahahahahaha

    • Boleh juga idenya, tapi kalo adu fisik sehari satu lawan satu ya, gua sendirian soalnya, ahhahaha
      =====================

      untuk suadara Aria a.ka Linux User

      data anda adalah sebagai berikut

      aria.linux@gmail.com
      IP: 117.103.170.235

      Tolong berdiskusi yang baik jika tidak akan saya hapus komentar2 anda .. terima kasih

    • Siaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaappppppppppppppppppppppppppppppppppp!

      ========================

      data Anda adalah berikut

      ilusioncolapse@gmail.com
      IP: 202.70.51.54

      jika masih ingin berdiskusi disini silahkan gunakan hujjah / argumen yang benar… jika tidak maaf maka kami hapis komentar anda…

  220. Saudaraku semua yang diberkahi Allah,

    Mohon maaf apabila ada koment yang tidak sesuai dengan tema maka akan kami simpan dan tidak ditampilkan.

    Dalam berdiskusi hendaklah kita semua berakhlaq yang baik karena disini tujuan kita adalah tegaknya kembali al Qur’an dan as Sunnah ash Shahihah.

    Barakallahufikum

    • ehmmm,
      YA sy minta maaf atas kata2 sy yg tidak pada tempatnya…
      OK, klo minta yang sesuai tema diskusinya,
      sekarang sy mo tanya sebenarnya siapakah Taqiyyuddin itu sebenarnya?
      Orang Indonesia kan tau nya HTI nya doang, pendirinya sendiri ga pada tau.
      Seberapa parahkah sepak terjang beliau?

      • Mr. Ashobiyah

        Lah gada yang bisa jawab apa pertanyaan saya di atas?

      • Mr.Ashobiyah yang dirahmati Allah.Klo emang benar anda ingin mengenal siapa syekh Taqiyuddin tanpa ada maksud yg negativ.maka saya akan ketemukan anda dengan aktifis ht.saya minta alamat dan nomor hp anda.Tidak jarang sesorang menilai orang lain yang belum ia kenal,menilainya dengan penilaian yg negatif.lebih bahaya lagi yg dinilai adalah seorang ulama.kecuali setelah ia kenal ternyata terbukti pemahaman ulama tersebut melenceng dari alquran dan assunah.adapun ketika ada dua pendapat mengenai orang tersebut maka pahamilah pendapat keduanya dan jangan berat sebelah karena bila demikian maka yg muncul adalah ego,apa lagi ngikutin kabar burung yg negatif..katanya..katanyasih..kata si A mah..kata si B mah..dst maka meskipun orang tersebut menyampaikan yg haq maka kita tidak akan bisa melihat kebenaran tersebut.jadi penilaian seseorang terhadap orang lain berdasarkan pada pemahamannya dan pemahaman berdasarkan pada maklumatnya.Mudah2an niat kita memahami sesuatu/seseorang,ikhlas hanya untuk mencari kebenaran.syukron

      • Mr. Ashobiyah

        Lebih baik pengelola KOMA HT yg jawab, supaya lebih objektif…

  221. emangnya syekh taqiudin annabhani bisa bahasa indonesia ya???
    atau mungkin itu hanya penyesuaian dari bahasa arab ke dalam bahasa indonesia oleh pengikutnya di indonesia

  222. @admin:
    1. saya mencoba mengingatkan zul karena menurut saya rasa superioritasnya sudah kelewat batas, kebenaran adalah apa kata syaikhnya, sehingga dia ‘merendahkan’ dlm hal ini profesi/status sarjana tehnik UGM ataupun insinyur pertanian IPB (untungnya dia tidak mengatakan bahwa penilaian tsb dari Allah).

    kalaupun pertanyaan saya: “…tau dari mana dengkulmu kalau mereka seperti itu, lalu kapan tuhan palsumu mbisikkan rahasianya ke dengkulmu kalo ulama mu lebih baik dari si a dan si b. ahhaha” anda anggap kurang sopan, itu saya maklumi, dan bisa anda ubah menjadi: “kapan Allah …” (seperti yg saya tulis di komentar selanjutnya). lagipula zul sendiri mengakui dalam komentarnya kalau yg dia tulis itu hasil pemikiran dengkulnya. kalau anda mau fair seharusnya zul juga dpt warning, karena bbrp komentarnya menurut saya juga tidak pantas.

    2. saya sekarang menjadi benar2 ragu atas semua tulisan (dan niat) anda. kalau anda mengaku dulu pernah menghadapi terror dari pihak yg anda klaim sebagai HT hingga harus ganti no hp dan pindah alamat, seharusnya anda memahami pentingnya sebuah privasi/kerahasiaan identitas. tapi disini anda membuka identitas saya (dan lokasi) tanpa maksud jelas (cukup anda dan Allah yg mengetahui maksud hati anda, biarlah Allah yg menentukan tindakan anda). kalau terbukti saya menggunakan nama/email ganda, atau email yg menunjukkan penghinaan (seperti bbrp komentator lain) saya bisa maklumi, meskipun menurut saya tidak etis sebagai admin blog membuka data pengunjung. kan anda cukup memperingatkan dengan “no ip anda sama” dan atau “email anda menunjukkan penghinaan”, tidak perlu menampilkan data tersebut (apalagi lokasi). dan saya juga bisa memaklumi kalau yg membuka data saya adalah admin langsung dari wordpress.com, karena “kemungkinan besar” admin penyedia layanan blog gratis ini adalah non muslim.

    3. dari postingan awal saya seharusnya anda dapat melihat kalau saya meralat email saya, karena seingat saya salah menuliskan email @yahoo.com seharusnya @gmail.com, karena saya tidak mau dianggap lempar batu sembunyi tangan.

    ya sudahlah, mungkin dalam mazhab anda hal-hal seperti “etika” admin blog, menjaga privasi pengunjung, dsb termasuk bid’ah.

    @zul:
    aku saktenane arep nanggapi koe, tapi wes kadung males banget ngunjungi blog sing admine ora nduwe etika sbg admin blog, ora iso njaga amanah sbg admin. arep ninggali nasihat ketoke yo percuma. yo wis yen koe pancen manteb karo opo sing kok omongke silakan lanjutkan, ben Allah sing menilai amal perbuatan masing2. pamit ndhisik.

    • @LU:

      lha kowe wis tak tantangi nek iso jawab mbok ya pake dalil tapi kan kowe rak iso,nek jawabane sakarepe kowe,kowe kui sing jawabe nganggo dengkulmu rak nganggo otakmu,emange islami kie gaweane simbahmu opo jawab sakarep otakmu dewe,islam kui ya seko qur’an karo sunnah nang,

    • Tolong para mas2 di atas, jangan rasis gitu,
      pake bahasa indonesia yang baik dan benar dong,
      emang ni blog nya keraton kesultanan yogyakarta apa?
      Aya-aya wae!

      • hapunten ka mr.ashobiyah da saur nabi ge nyarios make bahasa kaumna jadi kapaksa kuring nganggo bahasa jawa da manehna oge nganggo bahasa jawa,kadung ngomong prinsip ente jual ane beli

  223. Sebenarnya siapa mereka yang mengikuti ahwa wal jahl pada diskusi ini telah jelas. karena mereka secara tak sadar telah menampakkan jatidirinya dengan perkataan-perkataan yang berdasarkan hujjah yang terbuat dari sesuatu yang lebih lemah dari sarang laba-laba! jadi tak perlu ditanggapin panjang lebar ckup kita bertakbir 4 kali bwt mereka… matilah sudah hati-hati mereka dalm kubangan kebodohan yang dipandang baik oleh mereka dengan kata-kata mereka. al-haq itu terang benderang.. menyinari manusia kecuali mereka yang dibutakan karena kefanatikan…. mari kita pinta hidyah-Nya.

  224. Penulis blog ini memberikan keterangan mengenai kondisi yang terjadi pada HTI:
    “Salah contoh yang cukup mengagetkan yang saya temukan adalah perilaku Hizbut Tahrir Indonesia yang menggubah kitab kitab lama mereka sehingga tahun demi tahun terjadi kian banyak perubahan namun tetap disandarkan pada ulama yang menulis pertama kali, seakan akan ulama tersebut masih hidup dan merevisi kitabnya sendiri saat ini.”

    Kemudian di akhir tulisan beliau memberikan nasihat:
    “Semoga Hizbut Tahrir bisa menghentikan kebiasaan yang sangat merusak ini, dan semoga agama ini terjaga kemurniannya selamanya. ”

    Yang terjadi kok malah debat yang tidak lagi jelas arah juntrungannya? Yang dibahas A tahu-tahu diujungnya sudah sampai Z. Musibah yang menimpa banyak orang: jaka sembung naek ojek. Mbok ya’o kalau tidak punya hujjah lebih baik diam mendengarkan. Ayo, kembali ke topik semula.

  225. HTI undang SALAFI dialog Terbuka

  226. Menurut saya tidak kan mungkin kan ada yang namanya dialog terbuka antara Salafi vs HT (I). Dalam hal apa yang kan dibicarakan… KHILAFAH? DAULAH ISLAM? SYARIAT ISLAM? Tidak mungkin kan ada, jangan kan masalah-masalah tersebut, masalah aqidah saja yang nota bene perkara asas yang dengan nama lainnya adalah RUKUN IMAN HT sudah berbeda mashoodirnya ( sumber pendalilannya) dengan ahlus sunnah wal jama’ah. Pendiri HT (syaekh Taqiyuddin an-abhani) pada kitab:
    Peraturan Hidup Dalam Islam (Nizhamul Islam), Al Quds 1372 H – 1953 M Penerjemah : Abu Amin, dkk Penyunting : A.R. Nasser, Ir. A. Saifullah Penata Letak : N. a. Rasyid Penerbit : Pustaka Thariqul ‘Izzah Indonesia Cetakan II (revisi) April 1993 pada bab Jalan Menuju Iman mengatakan sebagai berikut :
    “……… yaitu apa-apa yang telah ditetapkan oleh al Qur’an dan hadits mutawatir.
    Beliau –ghafarallahu lahu- juga mengatakan sebagaimana terdapat pada kitab yang BERJUDUL sama:
    Peraturan Hidup Dalam Islam (Nizhamul Islam), Dikeluarkan oleh Hizbut Tahrir. Edisi Mu’tamadah. Edisi Indonesia. Penerjemah: Abu Amin, dkk. Penyunting: Tim HTI-Press. Penata Letak: Anwari. Desain Sampul: Hanafi. Penerbit: Hizbut Tahrir Indonesia, Gedung Anakida Lt.7 Jl. Prof. Soepomo No.27 Tebet, Jakarta Selatan, Telp. 021-8353254
    “…….yaitu apapun yang telah ditetapkan oleh Al-Quran dan hadits qath’i -yaitu hadits mutawatir-.
    Sedangkan salafi yang berpemahaman ahlus sunnah wajama’ah sangat menerima hadist ahad. Sebagaimana perkataan salah satu imam al-arba’ah “in kaana shohhal hadits fa huwa madzhabiy” apabila hadits itu shohih maka itulah madzhabku (gak peduli mutawatir atu ahad yang penting SHOHIH!)
    Lalu nanti kalau dialog mau gimana yang satu berdalinya gitu yang satu lagi gitu.. kapan temunya.! Yang ada hanya sebagaimana dikatakan oleh KOMENTATOR diatas yang ada “malah debat yang tidak lagi jelas arah juntrungannya? Yang dibahas A tahu-tahu diujungnya sudah sampai Z”
    = jaka sembung naek ojek!!!]

    mending bantah aja dulu tulisan-tulisan ulama-ulama ahlus sunnah (salafi) tentang HT!!

  227. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    Tentang dialog terbuka antara HT dengan SALAFI itu silahkan anda sampaikan ke pihak salafi karena saya bukan anggota kelompok salafi manapun.

    Kalo ada dialog antara Mantan HT dan HT saya insyaAllah akan hadir, barakallahufik

  228. @ Pengelola:

    Saya sangat setuju bila diadakan dialog antara HT dan mantan HT..

    btw, kalau bukan salafi minimal anda dalam banyak hal (kalau gak boleh dibilang SEMUANYA) ketika menyikapi HT sebagaimana pemahaman SALAFI tentang HT.
    dan itu tidak dapat dipungkiri! karena tidak mungkin anda berkata kecuali dengan ilmu. Dan yang mana yang namanya ilmu itu mesti jelas kita mengambilnya dari siapa (bersanad sehat). karena setiap penyimpangan dalam agama sekarang baik dalam manhaj, aqidah, ibadah,n akhlak semua telah ada pendahulnya…. bukankah mereka yang mengagung-agungkan akal dalam agama ini telah didahului oleh Mu’tazilah yang jelas sanad perkatan (ilmu) mereka kemana,,, bukankah pula mereka yang membabi buta menkafirkan para penguasa dan antek-anteknya telah bersanad kepada mereka Khawarij yang telah membunuh Ustman dan dperangi khalifah ar-rasyid Ali bin Abi Thalib… dll. Dan setiap mereka Khawarij, Mu’tazilah,dll telah panjang lebar dibantah oleh para ulama as-salafus shalih….
    Yang ada sekarang itu kan cuma “Neo-Neo”-nya aja. Jadi kalau pun kita harus membantah mereka maka tidak mungkin berjalan sendiri tanpa perkataan para ulama-ulama tersebut. Mari kita ambvil setiat bagian warisan nabi kita dari mereka pewaris para nabi… jauhkan fanatisme golongan! kembali bersama sebagai mana isyaratnya salah satu dari al-aimmatul arba’ al-imam Malil -rahimahullahu- “Tidak akan pernah baik kondisi ummat ini kecuali dengan apa-apa yang telah menjadikan baik pendahulu-pendahulu mereka” dan kita harus tahu bagaimana pendahulu kita mewujudkan kejayaan-kejayaan mereka dahulu!! Apakah diawali dengan pondasi kekhilafaan, politik, ekonomi? semua kita harus tahu jawabnya.. Wabillahi taufik… Wahadakumullahu jamiian wa iyyaya……. Allahu akbar!!!

  229. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    Jika mencukupkan diri pada dzahir nash al Qur’an dan as Sunnah anda sebut sebagai salafi maka hendak berlari kemana para ahlus sunnah kalo bukan ke al Qur’an dan as Sunnah semata.

    • @pengelolakomaht: “Jika mencukupkan diri pada dzahir nash al Qur’an dan as Sunnah anda sebut sebagai salafi …”

      Lebih tepatnya dengan mencukupkan diri pada dzahir nash al Qur’an dan as Sunnah sesuai dengan pemahaman para sahabat dengan bimbingan para ulama. Barangkali demikian yang lebih tepat disebut sebagai ‘salafi’. Karena hampir tidak ada firqah yang tidak menyandarkan kepada nash al Qur’an dan as Sunnah.

  230. Saudaraku aboe hanah yang diberkahi Allah,

    Semua firqah pun berkata mereka bersandar pada ulama mereka dan ini adalah perkara teknis semata, saya pun dalam mengambil dzahiry sebagai madzhab pun mengacu pada imam ibn Hazm dan beliau pun seorang ulama. Jadi tentunya kita tidak bisa lepas dari peran ulama.
    Namun pada intinya apa yang saya pegang adalah dzahir nash dan saya menolak qiyas dan tafsir sebagai dalil kecuali ada dzahir nash yang mendukung.

  231. assalamu’alaikum…
    ana adalah aktvs HT, ana smpe mhela nafas pjg ktk baru mngathui dan aplgi stlah mbaca artikel di blog ini. ana hnya bs menanggapi dg pola pikir sederhana sbatas kmampuan ana (klo pgn tuntas dan jelas, hrs mlalui forum diskusi spy tdk ada kesimpulan spihak):
    1. Syekh Taqiyudin An Nabhani (STA) adalah manusia biasa yg dberi kmampuan lbh oleh Allah swt. Artinya, Betapapun pintar dan hebatnya pemikiran2 yg dcetuskan STA melalui kitab2 kargnya, tetap sj bliau adl manusia biasa yg bs khilaf dan alpa. bliau bukan NABI yg maksum dr dosa. Bisa saja, dari apa2 yg bliau tuliskan ada yg mmiliki hujjah/dalil yg kurg kuat. Setelah diketahui tnyata ada dalil yg lbh kuat, wajarlah bila terjadi revisi. yg hars pula d’igt, revisi berdasarkan kekuatan dalil, bukan hawa nafsu yg digunakan.
    2. Kitab2 karg STA bukanlah alquran yg diharamkan atasnya mengalami perubahan atau revisi. Sekali lg dkatakan, revisi dilakukan bdasrkn kekuatan dalil, bkn hawa nafsu. Yg hars pula di catat, revisi yg tjd hanya sbatas perubahan redaksi kata2 saja untuk lbh dmngerti oleh qt org indo, bukan perubahan dari sisi pemahaman ( kecuali yg ada kaitannya dg kkuatan dalil, bs sj mngalami perubahan makna).
    3. Pr aktivis HT (t’utama strukturalnya), bukanlah org2 yg fanatik buta. mrk adl org2 yg faqih fiddin. “undzur maa qoola laa tandzur man qoola”
    4. satu hal yg sampai kapanpun tidak boleh dan tidak akan pernah berubah dr HT adl fikroh dan thoriqoh perjuangannya, hanya mengikuti fikroh dan thoriqoh Rasulullah saw. Berdasarkan sirah Rasulullah SAW tersebut, Hizbut Tahrir menetapkan method perjalanan dakwahnya dalam 3 (tiga) tahapan berikut :
    Pertama, Tahapan Pembinaan dan Pengkaderan (Marhalah At Tatsqif), yang dilaksanakan untuk membentuk kader-kader yang mempercayai pemikiran dan metod Hizbut Tahrir dalam rangka pembentukan kerangka tubuh parti.
    Kedua, Tahapan Berinteraksi dengan Umat (Marhalah Tafa’ul Ma’a Al Ummah), yang dilaksanakan agar umat turut memikul kewajiban dakwah Islam hingga umat menjadikan Islam sebagai permasalahan utamanya, agar umat berjuang untuk mewujudkannya dalam realiti kehidupan.
    Ketiga, Tahapan Pengambil alihan Kekuasaan (Marhalah Istilaam Al Hukm), yang dilaksanakan untuk menerapkan Islam secara menyeluruh dan mengemban risalah Islam ke seluruh dunia.
    5. Hal lain yg haram u/ mengalami revisi adl:
    – Tujuan: lii Istinafil hayatil Islam bi iqoomatid daulah.
    – aktivitas:politik, laa madiyah
    -haram mnerima k’agotaan dr org2 kafir
    -haram mnerima dan m’adopsi hukum2 kufur.

    Terakhir, ana cuma bharap kpd pemilik blog ini, hendaknya mengungkap sesuatu yg dyakini sbg sbuah kbenaran, hanya dg hujjah2 yg bs dpetagungjawabkan dihadapan Allah swt yaitu bsandarkan quran dan hadits semata. Bukan perkiraan, apalagi kesimpulan sepihak. dgn kata lain, sertakan dalilnya.

    Wallahu a’lam bi ashowab

    • Kitab2 karg STA bukanlah alquran yg diharamkan atasnya mengalami perubahan atau revisi. Sekali lg dkatakan, revisi dilakukan bdasrkn kekuatan dalil, bkn hawa nafsu. Yg hars pula di catat, revisi yg tjd hanya sbatas perubahan redaksi kata2 saja untuk lbh dmngerti oleh qt org indo, bukan perubahan dari sisi pemahaman ( kecuali yg ada kaitannya dg kkuatan dalil, bs sj mngalami perubahan makna).

      tidak ada satupun yang memandang tidak boleh mengutak-atik kitab Syaikh Taqiyuddin. Tetapi yang dipertanyakan disini adalah Adab. Kalau memang syaikh Taqiyuddin sudah wafat maka revisi tersebut tidak mungkin dari Syaikh Taqiyuddin khan ?

      sebagai contoh saya menuliskan Shahih Bukhari kemudian menghilangkan yang mungkin Dhaif. Maka saya tidak bisa berkata ini adalah kitab Imam Bukhari tapi penjelasan kitab Imam Bukhari/Tahqiq. Dengan demikian tuisannya :

      Penjelasan/Tahqih Imam Bukhari
      Imam Bukhari
      pentahqih : Nama Ulama (bukan penerjemah ataupun cuma editor)

      apa hal tersebut begitu sulitnya dipahami ?

  232. o mantan HT ya…BLOG mantan HT…ALHAMDULILLAH akhirnya manusia sadar akan kesesatan HIZBUT TAHRIR…ALHAMDULILLAH…….benar mereka memang sesat…bertentangan dengan ijma para ulama ahlu sunah dalam hal aqidah dan iman…juga azab kubur…mereka tidak memabca tafsir ulama..tapi tafsir AKAL busuk !!!

  233. MEREKA PUN BERSATU DENGAN SYI’AH yang mencela sahabat Nabi…………….khomeini mau di jadikan KHOLIFAH ??!!

    MAsya Allah sungguh mereka dekat dan menyerupai Syi’ah…….HAti-hatilah……
    ketika syi’ah di cela…MAKA Hizbut tahrir bertindak !!
    suka nonton Porno syababnya…WALLAHI ANA SAKSI MATA !!! syabab HT jatin***0r pada nonton PORNO…di Kost-an…..wallahi ANA SAKSINYA…
    NONTON PORNO SIH BERJAMA’AH…..SHOLAT WAJIB …..Di rumah saja…he he he PAYAH !! dasar..dasar…SOK NGERASA PALING EHBAT..ketauan BOROKNYA….Payah !!!…

    • Mr. Ashobiyah

      Klo anda jadi saksi mata nya, berarti anda juga ikut nonton dong???
      11,12…
      setali 3 uang…
      Sama bejatnya berarti dong??? He..he..he..

      • MR. ASHOBIYYAH…Ana tuh mau ketemu temen ana syabab HT..pas ana mergokin ..ana gak ikut nonton ………..dasar Tukang nuduh !!!

        ah orang HT kebanyakan emang sok pinter !!!
        ana pernah doiskusi ttg tafsir surat yasin ayat 52..mereka gunakan utnuk menafikan azab kubur !!! padahal pas ana buka tafsir ibnu katsir..sama-sama ikhwan HTI yg diskusi sama ana..etrnyata..ibnu katsir mengatakan ayat pada suratyasin ayat ke 52 tidak menafikan adanya azab kubur . SILAHKAN BUKA WAHAI SYABAB YNAG HOBI NONTON PORNO !!! daripada nonton buka tafsir ibnu katsir ayat 52 surat yasin !!!
        APAKAH KALIAN LEBIH PINTAH DARI IBNU KATSIR ?!!!

        wah dasar udah terbukti bodohnya berkali-kali….masih aja ngejelimet……dasar..yang bela HTI juga sama-sama ga bener !!!!!!!

  234. udah orang HT ga usah bela- bela diri lah…MATA ANA JADI SAKSI…!!!!

    • Abu faras yang dirahmati allah.menurut anda definisi porno itu apa?

      • @mujahid: wah, pertanyaanya seperti sebuah pembenaran dan pembelaan,semoga saja pernyataan abu farras tidak berlaku untuk anda

  235. Ga usah sok ilmiah…nonton porno aja terus…..Muroja’ah fakta !!!! ??? he he he payah-payah !!!

    • Abu faras yang baik.anda belum menjawab pertanyaan saya,klo belum tau hemat saya jangan dulu komen.atau minta di bantu tuh sama saudara Zul tuk ngejelasin tentang definisi porno.

      • apapun definisinya yang jelas illat syar’iyyahnya adalah haram karena mengundang nafsu birahi, selaras dengan mafhum mufakhomah narkoba dihukumkan sebagai khamr karena dampaknya yang sama, anda ngintip orang berhubungan badan dengan hanya menonton lewat video porno keduanya sama-sama mengundang syahwat birahi,

        memang menurut anda apa porno?mungkin hanya anggapan orang HTI saja yang menganggap gambar bugil itu tidak termasuk porno dan tidak haram, aneh

      • sebenarnya tidak ada definisi “porno” dalam syariat yang ada adalah melihat sesuatu yang mengundang syahwat. lawong kita jalan aja diperintahkan menundukkan pandangan (^_^), so apa sih gunanya eyel-eyelan definisi porno (toh saya pikir definisi porno menurut orang normal juga sudah kelihatan).

        repot lagi kalau misal pake alasan logika memangnya kalau anda melihat orang nggak pakai jilbab di jalan atau di TV akan mengundang syahwat ? . suatu pertanyaan klise, jawabnnya sangat mungkin mengundang syahwat dong walapun tidak berlaku untuk semua. karena itu khan ada perintah menundukkan pandangan. artinya semua kemungkinan ke arah itu diusahakan ditutup bukan malah dibuka-buka dengan alasan akal

      • Jul dan saudara Puji yang dirahmati allah.
        Definisi sangat penting untuk menghukumi sesuatu perkara.sebab tanpa definisi yang jelas maka pengertiannya akan kacau/kabur.contoh dalam hal definisi porno,ada orang yang mengatakan porno itu ketika seseorang menampakan maaf kemaluan,atau ketika seseorang kelihatan paha,atau ketika seseorang kelihatan rambutnya.jadi definisi mana yang benar?apakah yang benar yang mengatakan forno itu ketika memperlihatkan kemaluan?jadi,selain kemaluan itu bukan porno seperti menampakan paha,dada/rambut bagi perempuan?dan apakah semua itu tidak mengundang syahwat?

        Saudaraku yang dirahmatiallah, menurut saya definisi porno yaitu terlihatnya aurat yaitu selain muka dan telapak tangan.jadi pendapat saya haram hukumnya setelah kita melihat gambar porno,diprediksi akan menimbulkan hal-hal negatif/madharat/melanggar hukum syara.husus bagi kita hukumnya haram.namun ketika kita prediksi tidak akan menimbulkan hal2 yang negatif/madharat/melanggar hukum syara terhadap kita maka hukumnya mubah husus bagi kita.
        Namun yang perlu kita garis bawahi bahwa sesuatu yang hukumnya mubah ga mesti dilakukan.seperti mubahnya makan buah pisang ,bukan berarti kita harus makan buah pisang.hal inilah yang sering dialamatkan pada syabab hizbutahrir padahal mungkin hanya segelintir orang yang melakukan hal tersebut.Apalagi rosululloh menganjurkan untuk meninggalkan hal2 yang mubah untuk kemudian diganti dengan aktifitas yang bersifat sunah atau wajib.saran saya ketika kita melihat saudara kita dari ht atau bukan melakukan hal2 yang mubah tersebut/nonton gambar porno maka ingatkahlah bahwa disaekitar kita banyak umat islam yang belum paham apa itu islam,daripada melakukan hal tersebut mendingan kita disibukan dengan membina umat.

        Jadi menurut saya ketika kita nonton tv atau baca koran dan disitu ada gambar yang memperlihatkan aurat maka menurut saya,kita telah nonton/melihat gambar porno.itulah yang saya pahami,bukan mencari pembenaran.

      • jadi menurut Mujahid Mubah nonton ariel n luna lagi eng..eng..eng asal ketika kita prediksi tidak akan menimbulkan hal2 yang negatif/madharat/melanggar hukum syara terhadap kita

        cuaaapeeek deh …

  236. ana saat itu mau ketemu salh seorang syabab HT..ternyata pas di buka kamarnya ??!!!!!!!!!!
    PADA NONTON PORNO…………..

    • kalo itu saya nggak heran… ketua DPP-nya, Farid Wajdi pernah nongol di tv, …mukanya banyak jerawat gede2….. setau ane kalo kayak geto (jerawatan gede)…. ane simpulkan FW emang manusia omes (otak mesum)…. itu ajaran inti HT kali yehhh….

  237. ANA AKAN BABAT HABIS PEMIKIRAN HTI YANG SESAT…DIMANAPUN ANA TEMUI !!!!!!!!!
    INI ADALAH IBADAH !!!
    JIHAD !!!
    KEBAIKAN !!!

  238. Saudaraku abu faraas yang budiman,

    Meskipun demikian mohon anda memberikan nasihat yang santun, karena bagaimanapun juga via blog ini kita cuma bisa nasihat dengan tulisan tidak bisa dengan tangan, untuk itu silahkan tuliskan dengan santun.
    Barakallahufik.

  239. keder HT seharusnya keluar dari pemikiran Taqiyuddin yang salah… n bergabung dengan orang-orang yang lurus dalam memahami ISLAM…. OKE!

  240. ane dulu juga sempat terperangah dengan HT(I), tetapi setelah tw ht(i) gimana g’ lagi tuh…. perjuangan khilafah tanpa ilmu…. APA KATA DUNIA????????? mana ketehek….

  241. Ass.
    keras terhadap kaum kuffar dan kasih sayang kepd sesama muslim.itu akhlak muslim yg dicontohkan rosul.
    yth.tuan rumah dari blog ini.bangunlah sebuah rumah yg akan mberikan ketentraman thd penghuni yang akan singgah.akhlak rosul snatiasa kita budayakan.dg ilmu dan pengetahuan kita bs mbedakan mana yang musuh dan mana yg saudara.ktika kita disatukan oleh tauhid alloh dan rosul muhammad,maka kita adl saudara muslim.wjb bagi kita mjganya,ibarat sperti tubuh.tangan kita akan mnjaga organ tubuh lainnya pun dengan organ-organ tubuh yang lain.jka dg blog ini justru berpotensi perpecahan atau lbih lg bersifat adu domba atau mengandung mudhorot,dgn tidak mengurangi rasa hormat kami mhon evaluasi thd blog yg semacam ini.jgn kita memancing dosa berikutnya dg membuka aib saudara kita.
    musuh yg jelas-jelas mmg musuh islam akan sangat senang ktika membaca blog dan ketemu dg kndisi sperti ini.
    mari kita bersatu dalam naungan akar yg sama,asyhadu alla ilaha illalloh wa asyhadu anna muhammadurrosululloh.
    kami akan sgt berterimakasih jka permohonan kami dikabulkan.dan kita dapat menata niat baik kita demi kejayaan islam.
    ingatlah barang siapa menolong agama alloh,maka alloh akan menolongnya..
    semoga alloh merahmati kita semua dan senantiasa meberikan bimbinganNya untuk tatap di jalan dakwah menyeru kpd ISLAM.
    wass.

    • Polos & naif banget sih…
      Kita teriak persatuan tuk semua muslim termasuk kpd HTI tuk melawan kaum kafir…
      Tapi di sisi lain HTI juga nyerang umat muslim yg ga sefaham ama pemikirannya…
      BERTEPUK SEBELAH TANGAN DONG namanya !!!

  242. pengelolakomaht

    Saudaraku yang diberkahi Alloh,

    Jazakallahu khairan atas nasihat yang diberikan dan saya setuju dengan lemah lembut pada sesama muslim, untuk itu saya dalam menasehati selalu berupaya tidak kasar juga tidak mencaci.

    Namun bila anda menyimak semua koment di blog ini maka anda akan melihat justru yang seringkali kasar dan mencaci saya adalah dari pihak HT yang bahkan ada yang sampai menuduh saya agen kafir atau antek kafir, waliyaudzubillah.

    Semoga Allah membukakan pintu hati agar seorang muslim selalu bisa menerima nasihat dengan lapang dada.
    Barakallahufik.

  243. Ni blog emang mau menghujat dan mencaci emang sih mereka menggunakan kata – kata yang manis dan lembut tapi ketahuilah tujuannya sama cuman cara mereka yang beda.
    Sebenarnya blog ni gak berguna gak ada memdidiknya yang ada emang ngajak permusuhan emang caranya halus sekali, sopan banget. kenapa saya mengatakan ngajak permusuhan itu bisaq dilihat dari koment-komen yang ada.
    Saya juga heran ya DALIL yang digunakan dalam masalah PEMALSUAN HADIST e kok disamakan atau di pakai untuk sebuah KARYA TULIS gak nyambung gitu loh.

    • Sama kyk HTI juga mas, kerjaan nya menghujat, kritik, menghina, mengadu domba sesama muslim, begimana kaga kacau tuh pemikirannya…

    • Saudaraku yang budiman,

      Meskipun demikian apakah boleh menggubah kitab ulama yang telah wafat namun tetap menyandarkan pada ulama aslinya,

      misal anda menambahi jumlah hadits dalam kitab shohih bukhari sebanyak 500 hadits lantas anda cetak dan anda sebarkan bahwa tambahan 500 hadits itupun asli dari imam Bukhori, apakah boleh demikian ?

      Jadi letak kesalahan bukan pada boleh tidak mengubah kitab namun MENYANDARKAN PERUBAHAN KITAB PADA ULAMA ASLI YANG TELAH LAMA WAFAT.

      • nono 3x
        cerita komik aja nggak etis untuk merubahnya tanpa pengetahuan pengarangnya/paling tidak menyatakan bahwa di situ telah terdapat perubahan berikut siapa yang telah melakukan perubahan

        eh tapi aku pengin tahu…yang di ubah HTI itu bukan komik kaaan???

  244. wahai ht-i… mana khilafahnya…..??? kemarin teman-teman Lu, menghina cara jama’ah yang gue kagumi mencerca hingga gue benci LU LU pada……. Benci deh sama ht-i…
    Persatuan Umat? jangan mimpi deh ht-i, sebelum cara-cara nasehat antum seperti pengelola KOMA…. tepat kesasaran…….

  245. Massyaallah,sy lihat komentar negatif anda anda mengenai hizbutahrir lebih cenderung kearah fitnah,saran sy kalau mau mengkritik harus jelas dulu persoalannya dan harus ada pengakuan dari pihak yag dikritik tentang hal yang mau dikritik tersebut,lebih baiknya lagi anda datang langsung ke kantor ht terdekat daerah anda.untuk pengelolakoma ht yang dirahmati Allah,sy sarankan juga tuk diskusi langsung sama syabab ht tidak begitu jauh dari tempat tinggal anda ada syabab ht yaitu ustadz Rokhmat s labib.kalau gagal coba lagi dan coba lagi jika menurut anda ada pemahaman ht yang tidak sesuai dengan islam,berdosa pabila anda tau saudara anda melakukan kesalahan lalu anda tidak berusaha tuk mengingatkan seoptimal mungkin.memang benar anda telah berusaha tuk menasehati lewat blog ini namun lebih baiknya anda diskusi langsung dengan syabab ht .Ust Rokhmat adalah DPP HTI supaya tidak disalah fahami oleh orang lain.saya tidak percaya kalau anda datang kesana anda akan diteror oleh syabab ht atau pendukungnya.saya juga sudah lama mengenal hizbutahrir .saya yakin pabila hujah anda lebih kuat,hizbutahrir akan meninggalkan pendapatnya dan mengadopsi pendapat anda.itulah yang dikatakan syekh taqiyudin”pabila dikemudian hari kalian mendapatkan pendapat yang lebih kuat dari pendapatku maka ambilah pendapat tersebut dan tinggalkanlah pendapatku”.untuk itu untuk menentukan pendapat mana yang lebih kuat maka mau tidak mau harus ada diskusi secara langsung,tidak lewat blog pabila saudara2 mau serius dan gentel.sipapun kita janganlah nasihat dijadikan dalih untuk memukul saudara kita yang beda pendapat dengan kita.insyaallah pabila pendapat2 anda lebih kuat dan diadopsi oleh ht atau hizb2 yang lain maka anda akan mendapatkan pahala yang besar disisi Allah.amin.af wan saya ikut nimbrung,karenaq sy merasa sedih membaca isi blog ini.salam buat saudara2 semua…

    • Bo’ong jangan mau ketemuan ma orang DPP HTI…
      Ga akan objektif pasti diskusinya, suasana disananya juga pasti ga kondusif…
      Kalo mo dialog ato diskusi ya ajak gabung aja orang2 DPP HTI di blog ni, toh bedanya klo ngomong pake lisan, klo nulis pake tulisan, content nya kan sama aja…?

      • ya kalau mau diskusi langsung jangan ke DPP HTI dong biar fair. Cari tempat yang netral biar semua bisa lihat (^_^) dan yang jelas diskusinya harus wakil saja dari beberapa (bentuk tim gitu) nggak semuanya ikut suara sana-sini biar tidak ribut dan esensi masalah tersampaikan. Kalau perlu direkam pakai video jadi hasil diskusi bisa dilihat semua kalangan (^_^)

    • Saudaraku yang diberkahi Alloh,

      Saya juga lama di HT dan bahkan saya sendiri juga kaget ketika menerima teror karena setahu saya HT tidak demikian, namun setelah saya selidiki ternyata yang menteror bukan dari pengurus HT namun simpatisannya saja, demikianlah fakta yang ada.

      Adapun tentang perkataan saudara bahwa apabila hujjah saya kuat pasti diterima itu tidak ada buktinya karena itu hanya teori doktrin HT namun pada prakteknya tidak dilaksanakan oleh para pimpinan HT terutama apabila kritikannya terkait hal-hal fundamental.

      Contohnya Syaikh Umar Bakri Muhammad yang merupakan mufti ulama besar HT akhirnyapun keluar dari HT karena masukannya tidak diterima para pimpinan HT.

      Dan banyak tokoh HT lain yang senasib dengannya yang ketika memberi kritikan dengan hujjah yang kuat bukannya diterima tapi malah harus memilih antara tetap ikut pendapat HT atau keluar dari HT.

      Bukan berarti saya memposisikan diri sebagai mantan tokoh HT karena saya cuma mantan syabab rendahan belaka, namun kiranya hujjah yang saya sampaikan di blog inipun belum ada yang terbantahkan sehingga sudah sewajarnya bila HT memperhatikan nasihat saya. Wallahu ta’ala a’la wa a’lam.

  246. Nyambung.karena itulah pendapat hizib sewaktu2 dapat berubah”kalau menemukan pendapat yang lebih kuat” sekali lagi biar lebih jelas diskusi secara langsung.ditunggu pendapat yang lebih kuatnya.Ok

    • Kayak “bunglon” dong, hari ini jadi HT… besok ke-IM-IM-an, lusa ke Salafi2an, besoknya lagi ke JT-JT-an, besoknya lagi jadi JM-JM-an, besoknya lagi kyk JIL,… ato mirip gado-gado, semua nya diambil & trus dimakan???
      Jenis “kelamin”nya ga jelas……

  247. ^_^,
    blog ini bagus. sebagai sarana muhasabah kepada HTI (artinya ummat cinta ma ente,^_^), dan kawan2 lainnya..

    semoga tetap bisa berpikir jernih, argumentatif dan berilmu..
    saya lihat ada beberapa komentar2 dari (orang2 yang ngakunya) syabab HT yang terkesan sarkas, dan menampakan kebodohan. sehingga semakin merusak citra HT.

    jika itu benar, maka kepada syabab yang kurang berilmu, atau tidak mampu menghindari kata2 sarkas, untuk tidak perlu komen pada blog ini.

    atau bisa jadi itu hanya sekedar orang yang memang ngaku2 sebagai syabab. dengan tujuan merusak citra HT di tengah ummat. kepada kalian saya juga meminta untuk berhenti dari perbuatan seperti itu..

    @koma : jazakallah atas masukannya..
    ^_^,

  248. @koma HT :
    oya, apa dari DPP HTI pernah melakukan tabayyun ke antum?

  249. Saudaraku semua yang diberkahi Alloh,

    Pertanyaan tentang diskusi langsung (copy darat) sudah sering saya jawab, silahkan cek kembali koment2 saya sebelumnya.
    Intinya sudah pernah diupayakan namun gagal, dan justru saya dan keluarga saya yang akhirnya dapat dampak buruknya meskipun yang mengancam bukan dari pihak HT sendiri melainkan simpatisannya saja.

    Sehingga kalo memang hal itu mau diadakan silahkan dari pihak HT saja yang ke saya secara pribadi dan di rekam juga boleh asal jangan menggunakan banyak massa, saya mau menasehati bukan mau menghancurkan HT jadi tidak perlu HT berupaya menghancurkan saya, kalo tidak bertujuan menerima nasehat tapi hanya cari menang sendiri saya tidak akan melayani.
    Nasihat itu untuk kebaikan anda sendiri wahai para syabab HT dan bukan untuk pribadi saya.
    Sedangkan blog ini saya persembahkan untuk kaum muslimin secara luas sebagai nasehat juga buat semuanya, semoga Alloh memberkahi kita semua.

  250. Buat mr ashobiyah yang dirahmati Allah,mudah2an anda ga ashobiyah.anda bilang”bo’ong jangan mau ketemuan sama dpp hti ga akan obyektif pasti diskusinya,suasana disananya juga pasti ga akan kondusif”.mr ashobiyah belum apa2 udah berprasangka tidak baik.maksud anda tidak kondusif gimana?apakah klo ada orang yang ngajak diskusi sama ht maka akan dikelilingi syabab ht yang bawa golok,atau dikelilingi syabab yang bawadalil?seandainya..benar dikelilingi syabab yang bawa dalil,justru disitulah akan terlihat ketika hujah anda lebih kuat.oya menambahkan tulisan saya yang diatas.Apa yang ditulis syekh taqiyudin bukanlah kitab suci alqur’an walaupun al qur’an dijadikan sandaran oleh syekh taqiyudin dalam menuliskitab karangannya,walaupun yang ditulis syekh taqi adalah kitab karangannya yang merujuk pada alqur’an,al hadits,ijma sahabat dan kiyas.untuk itu tidaklah berdosa pabila ada sedikit yang direvisi supaya lebih jelas apa naksud yang hendak disampaikan syekh taqi dalam kitab tersebut.sekali lagi karena yang ditulis syekh taqi bukanlah kitab suci[Al Qur’an} yang haram tuk dirubah.adapun perubahan tersebut masih disandarkan pada syekh taqi,menurut saya tidaklah masalah pabila tidak mengubah substansi dari kitab tersebut.

    • Saudaraku yang budiman,

      Anda katakan :
      “adapun perubahan tersebut masih disandarkan pada syekh taqi,menurut saya tidaklah masalah pabila tidak mengubah substansi dari kitab tersebut”.

      Maka apakah merubah jumlah pasal yang di buku lama terdiri dari 187 Pasal RUUD namun pada buku yang baru terdapat 190 Pasal RUUD tidak akan merubah substansi ?

      Subhanallah, sungguh penyandaran perubahan pada penulis lama yang sudah wafat adalah termasuk perbuatan bohong ya akhi,

      yang merubah bukan penulis lama, dan tidak seijin penulis lama, tapi kenapa masih disandarkan perubahan itu pada penulis lama ?

  251. Pengelolakoma ht yang dirahmati Allah.kalau boleh tau ancaman apa yang anda dapatkan?kalaupun bener ada ancaman,dari siapa dan untuk apa.sementara ht menganggap mengancam atau menteror sesana muslim hukumnya haram.bagaimana mungkin dengan alasan membela ht lantas mengancam sesama muslim,sementara ht justru melarang perbuatan tersebut.jadi mungkin menurut anda sesuatu yang berbau negatif pasti dari hizbutahrir tanpa anda cek siapa dia,dari mana dan untuk apa melakukan hal tersebut serta bagimana pendapat ht sendiri,atau yang penting ht dibenci orang.oya posisi anda adalah yang mengoreksi/yang menasehati jadi sewajarnya anda yang datang ke ht untuk meluruskan apa yang anda anggap bengkok tanpa takut terhadap ancaman apapun.itulah yang dilakukan rasulullah,para sahabat dan juga para ulama salaf.mereka dicap sebagai orang gila,tukang sihir, dihina’diboykot,diancam disiksa bahkan sampai dibunuh,demikianlah kalau benar tujuan anda ikhlas karena Allah untuk dalam rangka saling menasihati ayo tunjukan bahwa anda adalah mjahid sejati.emang hanya anda dan Allahlah yang tau niat/tujuan anda.saya hanya bisa berdoa semoga tujuan anda ikhlas karena Allah saja.insyaallah pahala yang besar dari Allah menanti anda.

  252. Saudaraku yang diberkahi Alloh,

    Anda tidak menyimak penjelasan saya, bukankah sudah saya katakan bahwa yang menteror mengaku bukan dari HT akan tetapi simpatisan HT.
    Nasihat sudah saya sampaikan ke banyak syabab maupun daris baik tatap muka langsung maupun via internet dan sudah saatnya pihak HT yang mau mencari kebenaran yang mendengar nasihat saya untuk konfirmasi langsung ke saya, tidak atas nama partai pun tidak apa-apa, bahkan banyak yang atas nama pribadi tetap saya layani dan saya lebih suka itu karena biasanya kalo datang atas nama pribadi berarti dia benar-benar berniat mencari kebenaran akan tetapi kalo atas nama partai biasanya berniat membela partai belaka.

  253. Hizbutahrir tidak pernah bertujuan untuk menghancurkan sesama muslim,namun hizb akan menghancurkan setiap bentuk kemungkaran dan kebatilan.adapun tanggapan syabab ht terhadap pndapat anda bukan berarti ht/syabab ht akan menghancurkan anda namun itulah bentukl sanggahan atas semua tuduhan anda.dan kalau kita menyimak blog ini dengan kepala dingin/dengan mengesampingkan ego kita masing2 maka kita akan bisa melihat siapa sebenarnya yang ingin menang sendiri.Sekali lagi kita cuma ngasih sanggahan atas tuduhan anda terhadap ht,ht sebagai pihak tertuduh jadi berhak menyanggah.apalagi tuduhan anda terhadap ide ht jauh dari pemahaman ht yang sebenarnya.SAYA BERHARAP SIPAPUN YANG MASUK KE BLOG INI TUK HATI2 ATAS PENDAPAT2 YANG ISINYA MENJELEKAN SESAMA MUSLIM ATAU KELOMPOK LAIN, HT ATAUPUN BUKAN HT, SEBELUM DICEK TERLEBIH DAHULU.KECUALI YANG SUDAH JELAS2 SESAT DAN MENYESATKAN SEPERTI AHMADIYAH ,ATAU LIA EDEN,.

    • saudara mujahid, ebanr sekali kalau yang dituduh berhak menyanggah. Saudara mantanht telah “menuduh” dengan ilmu maka selayaknya disanggah dengan ilmu. itu adalah TANTANGAN KEPADA HTI, siapa saja nnaggota HTI yang merasa ini adalah fitnah maka tunjukkan kepada kami bukti bahwa ini adalah fitnah.

      “SAYA BERHARAP SIPAPUN YANG MASUK KE BLOG INI TUK HATI2 ATAS PENDAPAT2 YANG ISINYA MENJELEKAN SESAMA MUSLIM ATAU KELOMPOK LAIN, HT ATAUPUN BUKAN HT, SEBELUM DICEK TERLEBIH DAHULU.KECUALI YANG SUDAH JELAS2 SESAT DAN MENYESATKAN SEPERTI AHMADIYAH ,ATAU LIA EDEN’

      ucapan saudara seperti ini saya anggap sebagai langkah lari dengan jurus seribu bayangan terhadap kritikan kepada HTI, kalau memang saudara memiliki HUJJAH YANG KUAT dalam menyanggah saudara mantan HT silakan utarakan disini. Kami yang membaca blog ini BUKAN ORANG BODOH yang mengiyakan saja apa yang dikatakan mantanht.

    • mujahid said: “Hizbutahrir tidak pernah bertujuan untuk menghancurkan sesama muslim”

      lha itu buletin AL-ISLAM yg menuduh dan menghujat HAMMAS? standar ganda tuh namanya,giliran jamaahnya diutak atik meradang,kayak amerika aja

  254. HAMAS mati-matian ngelawan cecenguk israel eh datang deh tukang si tukang pemecah umat ngina-ngina HAMAS… ngaku-ngaku di bogem lagi… mungkin kalau benar, hanya bahasa itulah yang di fahami ht-i,,, agar nggak memecah belah umat…… benci aku……

  255. Puji yang dirahmati allah.menuduh orang tanpa bukti adalah fitnah,saya ga perlu mengemukakan dalilnya karena saya percaya bahwa saudara sudah tau dalilnya karenasaudara BUKAN ORANG BODOH sebagaimana saudara puji katakan.

    Ketika kita salah menafsirkan pendapat seseorang,kemudian kita diingatkan oleh orang tersebut namun kita tetap dalam penafsiran kita dan kita juga tetap menyebarkan penafsiran kita tentang pendapat orang tersebut kepada orang lain,maka itu juga termasuk fitnah.
    saudaraku puji yang dirahmati allah itulah yang saya lihat di blog ini.contoh;ketika hizb mengatakan hadis ahad tidak bisa digunakan dalam masalah aqidah,disebutkan”hizb menolak hadits ahad”padahal dalam masalah syariah hizb banyak menggunakan hadits ahad,dll.itulah yang kemudian saya katakan fitnah.

    Jadi menurut saya masalahnya adalah;salahnya penafsiran tentang sebagian ide atau isi kitab karangan syekh taqiyudin.jadi menurut saya ga usah memerlukan ilmu yang mendalam tuk membantahnya.Sederhana saja.

    ”Ilmu itu seperti pisau,bisa dipakai untuk kebaikan atau keburukan,bisa dipakai untuk menusuk kawan ataupun lawan,tergantung kehendak sang pemiliknya”
    Bagi saya lebih baik sedikit ilmu dari pada banyak ilmu tapi untuk memfitnah saudara sendiri,dengan alasan nasihat.

    Untuk saudara jul yang dirahmati allah.saya minta bukti kalau hizbutahrir telah menghujat Hamas.Setau saya hizb tidak pernah menghujat hamas,kalau menyampaikan nasihat iya.Sama halnya seperti yang dilakukan hizb di indonesia melakukan nasihat dan koreksi terhadap kelompok ataupun penguasa yang mengusung ide kufur.
    Bukankah ketika kita melihat dua orang muslim sedang berselisih maka kitawajib untuk mendamaikannya,ga usah saya kemukakan dalilnya,saya percaya saudara bukan orang bodoh.
    Beda halnya ketika kita melihat saudara kita lagi berselisih dengan kafir harbi,seperti israel la’natullah maka kita harus memeranginya dengan pedang.itulah yang dilakukan sebagian individu syabab hizbutahrir di berbagai negri sehingga diantara mereka banyak yang syahid.
    Jadi saudara Jul dan Pengkritik ht, yang dirahmati allah.pabila kita melihat dua orang muslim sedang berselisih,kita tidak boleh memihak salah satu diantara keduanya[lepas dari keberpihakan],namun kewajiban kita adalah mendamaikannya.Itu pula yang dilakukan hizbutahrir kepada saudara kita FATAH dan HAMAS..

    • “contoh;ketika hizb mengatakan hadis ahad tidak bisa digunakan dalam masalah aqidah,disebutkan”hizb menolak hadits ahad”padahal dalam masalah syariah hizb banyak menggunakan hadits ahad,dll.itulah yang kemudian saya katakan fitnah.”

      wah, wah kalau saya justru merasa lucu dengan ungkapan anda ini. dari yang saya pahami dari blog ini mantanht TIDAK MENGATAKAN BAHWA HTI MENOLAK HADITS AHAD tetapi HTI TIDAK MENGIMANI HADITS AHAD.

      saya kira sudah banyak pengakuan dari HTI sendiri dalam masalah ini dan saya nasehatkan pada anda untuk memahami permasalahan terlebih dahulu agar tidak kecolongan seperti ini. Mengenai tidak “DIIMANI” nya (bukan tidak percaya lho karena HTI membedakan antara IMAN dan PERCAYA) saya juga sudah menjelaskan perkataan ulama termasuk penjelasan Imam Syaukani. Sudahkah saudara Mujahid menelaahnya ?

      jadi pertanyaanya mungkin apakah yang dikatakan mantanht bahwa HTI tidak mengimani hadits ahad adalah salah ? kalau itu salah baru itu namanya fitnah (^_^)

    • Tuk sodara MUJAHID, Smuanya sudah terang-benderang, jamaah yg anda cintai mati2an sudah banyak cacat nya daripada bener nya…
      Anda harus mulai menerima & menyadari itu…
      Sy tau klo anda sendiri sebenarnya sudah tau banyak kejanggalan dalam tubuh jamaah yg anda cintai itu, tp anda dah kepalang cinta & kecantol jd susah tuk melepaskan diri dari biusan HT…
      Dulu anda pasti pemuda lugu & polos, ada jamaah yg meneriakan Klilafah & Syariat Islam anda langsung terbius masuk jamaah tersebut tanpa berfikir latar belakang jamaah penyeru Klilafah & Syariat Islam tersebut, karena isu Khilafah & Syariat Islam pada jaman sekarang terdengar “seksi”, setelah masuk jamaah itu anda akan diapain & dibawa kemana, anda ga tau…
      Konon menurut data survey, dari 10 orang Indonesia, hanya 3 orang yang kritis dan 7 orang lainnya ikutan saja. Dari 3 orang yang kritis itu hanya satu yang jujur dan berani berkata benar. Yang satu adalah oportunis, sedangkan yang satu lagi safety player.
      Sebenarnya masih da peluang tuk HTI berbenah diri, tapi dengan syarat jika satu yang kritis dari 10 orang itu siap berkata benar kendati pahit dan siap menanggung apapun resiko organisasinya… Berani???

    • wah ada pergeseran paradigma nih atau mungkin cuma diHTI aja yang memaknai fitnah dan tuduhan sama dengan nasihat dan taushiyah,kalopun mau nasehat,yang dinasihati ya jelas yang bersikap keliru dengan membela kepentingan israel(FATAH),bukan yang mati2an membela rakyat palestina(HAMMAS)

  256. Puji yang dirahmati allah,tidak mengimani dengan menolak menurut saya sama saja.ketika seseorang tidak mengimani hadits ahad maka hadits ahad tidak akan dijadikan dalil olehnya dalam masalah apapun.beda halnya dengan hizb, hizb bukan tidak mengimani hadits ahad namun hizb tidak menggunakannya dalam masalah aqidah.sedangkan dalam masalah yang lain pendapat2 hizb banyak menggunakan hadits ahad,bisa anda cek sendiri.

    • Barakallahufikum,

      Saya katakan para syabab memang berbeda beda dalam meragukan aqidah dari hadits ahad shohih, namun apakah para syabab itu yang hendak kita nilai ?

      Tentu tidak, akan tetapi yang kita lihat adalah fatwa taqiyyuddin dalam kitab mutabanat HT.

      Taqiyyuddin berkata : “….Apa saja yang tidak terbukti oleh kedua jalan tadi, yaitu akal serta nash al qur’an dan hadits mutawatir, HARAM baginya untuk mengimaninya (menjadikan sebagai aqidah)…”

    • Saudaraku mujahid yang bijak,

      Anda katakan :
      “hizb bukan tidak mengimani hadits ahad namun hizb tidak menggunakannya dalam masalah aqidah”

      maka saya katakan kepada anda bahwa Nabi sendiri meriwayatkan hadits aqidah dengan cara ahad ketika berduaan saja dengan shahabat, atau ketika bersama shahabat dalam jumlah sedikit (tidak sampai mutawatir),

      Jika hizb tidak menggunakan hadits ahad dalam masalah aqidah maka untuk apa Nabi melakukan cara periwayatan aqidah secara ahad ?

      Sekarang saya beri contoh yang mudah buat anda :
      Kaum muslimin meyakini adanya pertanyaan munkar nakir yaitu; Siapa Tuhanmu, Apakah agamamu, Siapa Nabimu, padahal ini adanya di hadits shohih yang ahad.

      Maka bagaimana sikap anda ?
      bagaimana juga dengan pengharaman taqiyyuddin atas aqidah dari hadits ahad ?

    • so, ini perkataan para syabab satu dengan yang lainnya berbeda ya ? karena berdasarkan perkataan dalam diskusi blog ini (yang disampaikan dari pendukung HTI) menunjukkan bahwa aqidah yang diimani (100% dipercayai) hanyalah pada aqidah yang mencapai derajat mutawatir. artikel seperti ini merupakan kesimpulan (saya pribadi) dari tulisan HTI pada komentar blog dan dari tulisan berikut : http://syabab1924.blog.friendster.com/khobar-ahad-dalam-aqidah/

      so kesimpulan saya Iman = 100% percaya, kalau percaya saja bisa jadi cuma 99.5% menurut Hizb. Karena Hizbi menganggap bahwa yang dimaksud aqidah adalah masalah Iman dan Kufur maka tidak boleh ada dzon. Nah padahal dalam tataran dzon inilah Imam Syaukani sudah menjelaskan dengan gamblang. Mungkin saudara mujahid berpendapat sendiri dalam masalah ini ?

      ini kesimpulan yang saya dapat dari artikel pada link diatas :
      Maka Masalah turunya Isa Al Masih ‘alaihis salam, munculnya Dajjal, Imam Mahdi, berdirinya khilafah kembali, pertanyaan dalam kubur, dan lain-lain, adalah masalah-masalah yang didasarkan pada khobar ahad, maka kami membenarkannya sesuai kualitas dalil yang datang kepada kita. Hanya saja masalah-masalah itu tidak termasuk perkara yang wajib untuk “dibenarkan-dengan-pembenaran-yang-pasti”, dimana siapa saja yang ragu atau mendustakannya tidak bisa dihukumi murtad

      nah makanya saya berkesimpulan bahwa ada kebenaran yang secara pasti (yaitu hadits mutawatir dan dibenarkan oleh akal sebagaimana perkataan Syaikh Taqiyuddin) dan ada yang benar tapi tidak secara pasti (menurut HTI) yang bisa jadi kadar kebenarannya cuma 99%.

      saya mengakui bahwa HTI menggunakan khabar ahad dalam menggunakan dalil semisal masalah khilafah meskipun tidak diyakini kebenarannya secara pasti 100% (agak aneh menurut saya, wong tidak yakin 100% tapi kok bisa dijadikan solusi). HTI hanya membenarkannya saja. bukankah begitu kesimpulannya ?

  257. udah g’ percaya hadis ahad, suka mecah belah lagi…. ht-i ht-i ht-i….

  258. Duh kasian tuk orang tua yg anak2 nya dah kerekrut HTI, di iming-imingi Khilafah & Syariat Islam model HT tentunya, langsung aja gabung, ga tau padahal Aqidah nya banyak yg nyimpang, doyan ngadu domba lg…

  259. Pengumuman tuk para orang tua yg mo daftarin anak nya kuliah, tuk selektif milih kampus nya, krn perguruan2 tinggi negeri terkemuka di Indonesia sudah banyak disusupi anggota HTI, terutama IPB & Unpad…

    • sepengetahuan saya yang sudah bisa dipegang sistem pembinaan islamnya sih hanya ROHIS UNPAD dan UN MALANG,IPB hanya punya BKIM doang,kalo BEMnya masih belum bisa

  260. Saudaraku yang dirahmati Allah,af1 saya baru sempet mampir lagi ke blog ini.saudaraku puji yang baik,saya hanya ingin menambahkan penjelasan2 dari saudara2 saya tentang hadits ahad dalam masalah aqidah.
    saya selalu berusaha untuk menyederhanakan setiap pembahasan supaya lebih mudah dipahami,walaupun…masyaallah sudah begitu detail dan jelasnya penjelasan2 dari saudara saya ustd Titok ,dalam hal ini tentang hadits/khobar ahad.Namun anda masih belum bisa memahaminya,atau pura2 tidak faham,atau anda hendak mengelak karena kebohongan anda telah terbongkar,dengan anda mengatakan “hizb menolak hadits ahad” dengan merujuk pada penjelasan saudara saya ustd Titok.Namun setelah saya cek justru saudara Titok mengatakan;
    “Kesalahan yang Perlu ditepis 1.Tidak dijadikan hujah dalam perkara yang wajib dibenarkan secara pasti [baca aqidah] bukan berarti diingkari.”
    Saudaraku yang dirahmati Allah,bagaimanapun kuatnya sebuah hujah dan bagaimanapun jelasnya sebuah penjelasan,pabila tujuan kita bukan untuk mencari kebenaran,namun untuk mencari kesalahan, maka kita tidak akan bisa menemukan kebenaran tersebut.
    Saran saya coba anda fahami kembali penjelasan saudara Titok.Saya kira penjelasannya lebih dari cukup.

    Khobar/hadits ahad adalah;hadits yang diriwayatkan oleh satu orang perawi atau lebih akan tetepi tidak sampai mutawatir.Sedangkan khobar/hadits mutawatir adalah;hadits yang diriwatatkan oleh orang yang jumlahnya banyak dari perowi sebelumya yang jumlahnya banyak.Orang yang mengingkari hadits mutawatir kafir menurut kesepakatan ulama,sedangkan orang yang mengingkari hadits ahad tidak sampai kafir.Namun demikian khobar ini wajib diamalkan meskipun tidak sampai menghasilkan ilmu yang meyakinkan.Hadits ahad masih mengandung keraguan walaupun sedikit.Dengan demikian hadits ahad tidak bisa digunakan dalam masalah aqidah/keimanan,karena dalam masalah aqidah/keimanan tidak boleh ada sedikitpun keraguan walaupun 1%,harus yakin 100%.Dibawah ini adalah dalil2 qath’i tentang larangan mengambil aqidah dengan dalil zhanni dan harus menggunakan dalil qath’i;
    “Dan apabila dikatakan [kepadamu] sesungguhnya janji allah itu adalah benar,dan hari kiamat tidak ada keraguan padanya;kami tidak tau apakah hari kiamat itu kami tidak lain hanya menduga2 saja dan sekali2 kami tidak meyakininya”[Qs.al-Jatsiyah;32].Dan juga dalil2 yang lain seperti;[Qs.an-Najm;23],[Qs.an-najm;27,28],[Qs.Yunus;66],[Qs.an-Nisa;157],[Qs.al-an'am;116],[Qs.al-An'am;148],[Qs.yunus;36],[Qs.Yunus;68],[Qs.Shad;27],[Qs.Fushilat;22,23],[Qs.Al-Baqarah;78],dll.

    Dengan demikian sebenarnya sudah jelas bahwa dalam masalah aqidah kita tidak boleh ada keraguan/men-duga2/berprasangka,namun harus pasti[qath'i].Hadits ahad shohih mengandung arti,diduga kuat dari rosul.Kita percaya adanya adzab kubur,kembalinya isa Al masyih,adanya pertanyaan munkar nakir,boleh saja namun jagan meyakininya seperti kita meyakini adanya Allah atau Malaikat.

    Seandainya hadits ahad dengan hadits mutawatir keduanya sama2 meyakinkan 100%,lalu apa yang membedakan antara keduanya?bukankah hadits itu ada tingkatan keyakinannya?Jadi kesimpulannya hadits ahad tidak bisa dijadikan dalil dalam masalah aqidah,namun harus berdasarkan dalil yang qath’i/mutawatir.

    “Ushuluddin [aqidah] harus diyakini berdasarkan pada sanad yang mutawatir,sadangkan masalah furu’ didalam fiqih tidak harus mutawatir”.[Imam Nawawi].

    • saya selalu berusaha untuk menyederhanakan setiap pembahasan supaya lebih mudah dipahami,walaupun…masyaallah sudah begitu detail dan jelasnya penjelasan2 dari saudara saya ustd Titok ,dalam hal ini tentang hadits/khobar ahad.Namun anda masih belum bisa memahaminya,atau pura2 tidak faham,atau anda hendak mengelak karena kebohongan anda telah terbongkar,dengan anda mengatakan “hizb menolak hadits ahad”

      Lho, saya malah bingung dengan anda. sebenarnya pada blog ini yang mengatakan HTI menolak hadits ahad siapa ya ? sepertinya saudara mujahid belum benar-benar melihat penjelasan dari sisi lain mengenai perselisihan masalah hadits ahad berfaedah dzon.

      mari kita sederhanakan permasalahan :
      1. Syaikh Taqiyuddin mengatakan bahwa mengimani aqidah yang bersifat ahad (diriwayatkan secara ahad) adalah HARAM. apakah saudara mujahid membenarkan hal ini ?
      2. Hizb membenarkan hadits ahad sesuai dengan kapasitas keshahihannya. apakah saudara mujahid membenarkan hal ini ?

      kalau saudara mujahid membenarkan semua maka kesimpulan saya adalah mengimani hadits ahad dalam aqidah adalah HARAM tapi kita harus mempercayai hadits ahad sesuai dengan kapasitas keshahihannya.

      Imam asy-Syaukani rahimahullah berkata:

      “Ketahuilah, bahwa selisih pendapat yang kami sebutkan pada awal pembahasan ini, yaitu pembahasan tentang hadits Ahad, bahwa hadits Ahad menunjukkan ilmu (yang yakin) atau zhann, terikat oleh syarat, yaitu bila hadits tersebut tidak ada hadits lain yang memperkuatnya. Adapun jika ada hadits yang memperkuatnya, atau hadits tersebut masyhur atau mustafidh, maka tak ada selisih pendapat antara ulama, seperti yang telah disebutkan Lihat kitab Irsyad al-Fuhul hal. 49)

      nah gamblang khan penjelasan Imam As Syaukani ?

      mau tambahan penjelasan lagi ?

      Imam al-Marwadzi rahimahullah bercerita:
      Aku telah berkata kepada Abu Abdillah (Imam Ahmad): ”

      Ada orang yang mengatakan, bahwa hadits itu wajib diamalkan tetapi tidak wajib diketahui (diyakini).” Abu Abdillah menukas: “Aku tak mengetahui hal itu.” Jawaban Imam Ahmad ini merupakan penegasan darinya, bahwa ilmu dan amal itu adalah sama. Imam al-Marwadzi adalah Ahmad bin Muhammad bin al-Hajjaj bin ‘Abdul ‘Aziz Abu Bakar al-Marwadzi, sahabat Imam Ahmad yang terkemuka karena wara’ dan keutamaannya. Ia meriwayatkan banyak masalah dari Imam Ahmad, wafat tahun 275 H. Lihat Kitab Tabaqat al-Hanabilah juz-1/56)

      kemudian ada yang masih mempertanyakan maka saya beri penjelasan :

      Ada orang yang mengatakan, bahwa hadits itu wajib diamalkan tetapi tidak wajib diketahui (diyakini).
      bukannya HTI tidak mengimani hadits ahad akan tetapi hanya mempercayainya ? (bukan 100%). Bukankah dikomentar sebelumnya ada anggota HTI yang mengatakan bahwa tidak percaya hadits ahad yang shahih adalah tercela ? tetapi mengimani hadits ahad juga sebuah keharaman (lihat pernyataan syaikh taqiyuddin) kalau dibahasakan khan menjadi “wajib percaya tetapi tidak boleh meyakini (iman)”


      “Dan apabila dikatakan [kepadamu] sesungguhnya janji allah itu adalah benar,dan hari kiamat tidak ada keraguan padanya;kami tidak tau apakah hari kiamat itu kami tidak lain hanya menduga2 saja dan sekali2 kami tidak meyakininya”[Qs.al-Jatsiyah;32].Dan juga dalil2 yang lain seperti;[Qs.an-Najm;23],[Qs.an-najm;27,28],[Qs.Yunus;66],[Qs.an-Nisa;157],[Qs.al-an'am;116],[Qs.al-An'am;148],[Qs.yunus;36],[Qs.Yunus;68],[Qs.Shad;27],[Qs.Fushilat;22,23],[Qs.Al-Baqarah;78],dll.

      anda ini aneh menurut saya. wong masalah itu sudah dijelaskan berkali-kali masih saja menggunakan hujjah mengenai dzon dalam Al Qur’an. Padahal selain mencela dzon Allah juga memuji dzon dalam Al Qur’an. Jangan terlalu taashub dalam masalah ini sedangkan bukti terlihat jelas atau saudara mujahid belum membaca secara utuh permasalahan. coba deh check link berikut :

      http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/hizbut-tahrir-aqidah-aqidah-nabi-yang-diragukannya/

      jadi memang benar para imam berselisih pendapat mengenai hadits ahad berfaedah dzon atau yakin. banyak penjelasan termasuk Imam An Nawawi tetapi saya belum pernah mendengar riwayat para Imam yang berkesimpulan bahwa :
      Hadits ahad yang memenuhi syarat Imam As Syaukani HARAM untuk diimani (diyakini 100%) yang artinya tidak dijadikan hujjah

      kalau saudara mujahid bisa membuktikan kesalahan maka buktikanlah di kitab yang mana misal Imam Nawawi menulis bahwa hadits ahad (semuanya termasuk yang memenuhi syarat Imam Syaukani) tidak bisa dijadikan hujjah dalam aqidah. Saya tunggu pembuktian saudara mujahid lho

      • Puji yang dirahmati allah.
        Pertama;Memang benar anda atau pengelola blog ini tidak mengatakan”hizb tidak menolak hadits ahad”tetapi anda katakan “hizb tidak mengimani hadits ahad”.Dan sebelumnya sudah saya jelaskan bahwa “TIDAK MENGIMANI dengan MENOLAK maknanya sama”,berarti menurut anda hizb tidak akan menggunakan hadits ahad dalam hal apapun,berarti sama saja dengan anda mengatakan hizb mengingkari sunah.

        Kedua. Anda simpulkan penjelasan2 syabab hizb mengenai hadits ahad tidak bisa dijadikan dalil dalam masalah aqidah,dengan kesimpulan “wajib percaya tapi tidak boleh meyakini [iman]“.
        Penjelasan; Emang benar “wajib percaya”.wajib percaya artinya kita diwajibkan percaya bahwa khabar zhanni/hadits ahad shohih itu dari rosul [sabda rasulullah]
        Emang benar “tetapi tidak boleh meyakini [iman]” tetapi itu dalam masalah aqidah,seperti halnya kita meyakini adanya allah,adanya malaikat,surga dan neraka.
        Jadi kesimpulannya;wajiib percaya,tidak boleh meyakini.wajib percaya dalam hal apa?dan tidak boleh meyakini [iman] dalam hal apa pula?

        Ketiga.Anda belum menjawab pertanyaan saya,apa yang membedakan hadits zhanni[ahad] dengan hadits mutawatir pabila keduanya sama2 meyakinkan 100%?.

        OK bila anda berpendapat bahwa dalil zhanni [khabar ahad] dapat dijadikan hujah dalam hal aqidah.Saya ingin katakan pada anda,karena anda menyandarkan aqidah pada dalil zhanni tentu anda menganggap mushaf Ali,Ibnu Mas’ud,Ibnu Abbas,dll,sebagai Al Qur”an.
        Seandainya kita katakan bahwa apabila yang ada di ibnu mash’ud [mushaf Ibnu Mash'ud] itu alqur’n,berarti sahabat yang lain melakukan sesuatu yang haram karena diam dan tidak menyampaikannya.Saya ingin bertanya pula pada anda orang2 yang memegangi dalil zhanni dalam masalah aqidah.Apakah kita mengambil riwayat Ibnu Mash’ud yang tidak mutawatir itu,atau kita tinggalkan? jika kita berpendapat bahwa dalil zhanni [khabar ahad] dapat dijadikan hujah dalam masalah aqidah,maka kita harus mengambilnya sebagai bagian dari al qur’an.Sebab dengan tidak mencantumkannya didalam al qur’an berarti telah membuang sebagian isi dari al qu’an [riwayat Ibnu Mas'ud],dan ini sama sekali tidak boleh.
        Dan jika kita berpendapat tidak boleh memegangi dalil zhanni dalam masalah aqidah ,maka riwayat seperti Ibnu Mash’ud ,dll,tersebut sama sekali tidak boleh dijadikan sebagai al qur’an.Dan ayat itu sebenarnya tidak ada dalam al qur’an.Kalau kita tidak menganggapnya sebagai al qur’an,berarti kita telah membatalkan kaidah yang kita buat sendiri.Dan kita merujuk pada pendapat bahwa memegangi dalil zhanni dalam aqidah itu tidak boleh.

      • bahwa “TIDAK MENGIMANI dengan MENOLAK maknanya sama”

        wah susah juga ya, itu Imam Ahmad menyatakan perbedaan dari riwayat Imam Mawardi dan agak lucu juga kalau kemudian statemen anda adalah :

        Emang benar “tetapi tidak boleh meyakini [iman]” tetapi itu dalam masalah aqidah,seperti halnya kita meyakini adanya allah,adanya malaikat,surga dan neraka.

        so sampai disini bahwa memang HTI mengucapkan wajib percaya tapi tidak boleh mengimani memang benar adanya bukan. jadi pengelola tidak melakukan fitnah apapun dalam hal ini (^_^)

        pertanyaan anda :
        Anda belum menjawab pertanyaan saya,apa yang membedakan hadits zhanni[ahad] dengan hadits mutawatir pabila keduanya sama2 meyakinkan 100%?.

        kalau dalam ilmu hadits hadits ahad dan hadits mutawatir hanyalah pembagian sebuah ilmu hadits. sudah sampai sebatas itu. pun perbedaan mengenai kasus apakah berfaedzah dzonny dalam artian meragukan atau yakin justru pada masalah hadits ahad yang gharib kalau anda membenarkan perkataan Imam Syaukani dan juga Imam Ahmad.

        justru malah saya balik tanya kepada anda, berapa syarat suatu hadits bisa disebut mutawatir ? ini saja ulama berbeda pendapat lho (^_^). jadi mungkin perlu diperjelas hadits mutawatir itu yang lebih dari 50 jalur , 60 jalur atau 100 jalur ?. kalau mengikuti pemikiran HTI yang tidak boleh berhujjah dengan hadits ahad maka misal berpatokan pada 60 jalur minimal pastinya yang dianggap mutawatir oleh ulama A belum tentu mutawatir oleh ulama B.

        jadi pertanyaannya : berapa jalur minimal suatu hadits dikatakan mutawatir ?. Saya tidak ingin mendengar bahwa yang dimaksud hadits ahad adalah hadits yang hanya satu jalur saja lho. Hadits ahad pun ada pembagiannya : ada yang gharib, ada yang masyhur dan ada yang mutawatir maknawi. Tentu saja jika anda mengatakan hadits ahad yang gharib berfaedzah dzon maka ini masih masuk akal. tapi bagaimana yang masyhur bahwakan yang mutawatir maknawi ? sekali lagi akan kembali ke penjelasan Imam Syaukani (kalau anda membenarkan Imam Syaukani tentunya)

        Saya ingin katakan pada anda,karena anda menyandarkan aqidah pada dalil zhanni tentu anda menganggap mushaf Ali,Ibnu Mas’ud,Ibnu Abbas,dll,sebagai Al Qur”an.
        Seandainya kita katakan bahwa apabila yang ada di ibnu mash’ud [mushaf Ibnu Mash'ud] itu alqur’n,berarti sahabat yang lain melakukan sesuatu yang haram karena diam dan tidak menyampaikannya.

        ini pernyataan ngawur sekali. khan sudah jelas kalau meriwayatkan al qur’an Rasulullah selalu minta dicatat dan mengumpulkan shahabat2nya. jadi pasti periwayatan Al Qur’an itu MUTAWATIR. membandingkan periwayatan hadits dengan Al Qur’an itu seperti lelucon bagi saya.

        contoh saja misal hadits ketika Ibnu Abbass berbicara dengan Rasulullah mengenai tauhid. Waktu itu yang diajak bicara khan cuma ibnu Abbas dan Rasulullah tidak mengumpulkan shahabat padahal itu masalah tauhid lho (aqidah). Tentu saja anda tidak berpikir cara Rasulullah menyampaikan hadits tidak tetap karena harusnya mutawatir (^_^) khan ?

        saya beri contoh lagi :
        apakah HTI percaya bahwa khilafah akan tegak ? kalau iya maka menurut saya pribadi bukankah percaya kepada hal yang akan terjadi pada masa akan datang adalah bagian dari keyakinan yang artinya aqidah ? kalau dijawab tidak maka saya berlepas diri dari yang saudara mujahid katakan kalau jawabannya iya maka pertanyaan berikutnya apakah saudara mujahid percaya 100% bahwa khilafah akan tegak ? jika ya maka aneh bagi saya karena masalah khilafah khan haditsnya ahad yang tidak bisa diimani (^_^), kalau anda tidak percaya 100% kenapa dijadikan solusi padahal itu belum pasti ?

        yang kedua memang yang tidak dimasukkan oleh shahabat dalam Al Qur’an itu aqidah semua ? khan itu umum bisa menyangkut fiqih bisa menyangkut aqidah khan ? artinya kesimpulan anda terlalu memaksa

  261. Dah keluar kok repot2 ngurusin…. :D

  262. Alhamdulillah,ana anggota hti baru buka blok ini. Ana semakin yakin HTI adalah Parpol Islam. Yang mengujat,membantah,tidak setuju dll,intinya menilai HTI seperti menilai Allah,Rosul,Rosul dan Dinul Islam yang pasti benar mutlak,nggak boleh salah samasekali,nggak bolel berubah seujung rambutpun. Ingatlah HTI itu karya Syeikh kami,kami berhak untuk mengubahnya,karena kami tidak taklid dngn beliau, Dulu konsep beliau,struktur Khilafah ada 8, sekarang 13,berubah? ya kami gerakan perubahan.Agama Islam tidak berubah sampai kiamat,yang berubah itu umat Islam,organisasi Islam,fikiran dan perasaan dan aturan yang mengatur manusia selalu berubah,kadang benar,kadang salah.itulah bikinan manusia, Bid’ah? ya! karena baru ada tahun 1983.Jadi bagi Anda Mantan HTI,anda tidak keluar dari Islam,namun anda keluar dari sumpah anda.Jika belum qosam,jelas anda bukan mantan HTI,setahu ana ada dua Tokoh pernah menduduki posisi Top Leader Indonesia`dipecat`,NAMUN MEREKA TETAP MUSLIM YANG BAIK DAN TETAP BERJUANG DI JALAN DAKWAH.KESIMPULANYA, INGIN MENCARI KESEMPURNAAN SUATU KELOMPOK ITU TIDAK ADA.YANG ADA HANYA ADA PADA KELOMPOK SALAFI/WAHABI,ITUPUN MENURUT PENGAKUAN KELOMOK MEREKA SENDIRI,KATA MEREKA,MEREKALAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH,YANG LAIN BARANG BARU,BID’AH SESAT SYIRIK DAN MASUK NERAKA,TERUTAMA KIYAI NU YANG MENYEMBAH KUBURAN,SEKALI LAGI ITU KATA MEREKA.BAGI ANA, ANA TETAP MENJADI ANGGOTA HTI,KECUALI JIKA ANA DIPECAT,KARENA HTI LAH YANG MENYEBUHKAN SAYA DARI PENYAKIT JIWA ALIAS GILA,HTI ADALAH RUMAH SAKIT JIWA YANG TELAH MENGEMBALIKAN DALIL AKLI ANA YANG HILANG…WALAU HTI ITU PARTAI POLITIK IDEOLOGIS,BAGI ANA ADALAH POLITIK ETIS,KARENA TELAH BERJASA MENYEMBUHKAN PENYAKIT SAYA. TENTU YANG MENYEMBUHKAN ADALAH ALLAH DENGAN OBAT AL-QUR’AN WASILAHNYA DOKTER HTI.BAGI YANG MERASA SEMBUH BEROBAT DI RUMAH SAKIT LAIN,JANGAN MENCELA RUMAH SAKIT HTI,NANTI SAKIT GILA SEKULERISMENYA SEMAKIN PARAH,KARENA VIRUS DEMOKRASI SUDAH MEWABAH. WASSALAM.ADIM DI MENADO.

    • Mr. Ashobiyah

      “…Yang mengujat,membantah,tidak setuju dll,intinya menilai HTI seperti menilai Allah,Rosul,Rosul dan Dinul Islam yang pasti benar mutlak,nggak boleh salah samasekali,nggak bolel berubah seujung rambutpun…”
      -Anda ngomong kyk gitu supaya kami2 ini memaklumi semua penyimpangan2 yg ada di dalam tubuh HT???
      “…Ingatlah HTI itu karya Syeikh kami,kami berhak untuk mengubahnya,karena kami tidak taklid dngn beliau, Dulu konsep beliau,struktur Khilafah ada 8, sekarang 13,berubah? ya kami gerakan perubahan…”
      -Bukan nya tu mirip “Bunglon”, ga jelas “jenis Kelamin nya”, & “Plin-Plan”…
      Anda ga taklid pd Taqiyuddin tapi taklid pd HTI…
      “…INGIN MENCARI KESEMPURNAAN SUATU KELOMPOK ITU TIDAK ADA.YANG ADA HANYA ADA PADA KELOMPOK SALAFI/WAHABI,ITUPUN MENURUT PENGAKUAN KELOMOK MEREKA SENDIRI…”
      -Klo emang HTI memaklumi gada kelompok yg sempurna, knp HTI paling getol dalam hal kritik, hujatan, hinaan kpd kelompok yg lain???

      Sy turut prihatin kpd anda…
      Anda seperti salah masuk RUMAH SAKIT, mungkin sekarang anda mendapat ketenangan batin, tapi besok-besok anda akan kembali gila…
      Karena dokter2 & suster2 di RUMAH SAKIT anda sekarang ini ternyata sudah mengidap penyakit “Borok” yg berbahaya dan bisa menular, dan penyembuhan nya pun harus melalui proses AMPUTASI…
      Sy maklumi mungkin di Menado gerakan model2 kyk HTI gini terlihat “seksi”, siapa pun ingin mendekati nya, tp klo di kota2 besar di pulau Jawa, barang2 model kyk gini mah kurang laku, krn arus informasi nya jg kenceng tuk menyibak penyimpang2an jamaah model kyk gini…
      Wallahu A’lam

    • sungguh saya heran dengan mereka yang ada di HTI

      apa sih susahnya bersikap ilmiah dalam penulisan suatu kitab ? kenapa HTI ngotot “tidak mau” melakukannya malah justru membela “pengelabuan ilmiah” dalam kitab syaikh taqiyuddin ? (sudah diubah tapi tetap disandarkan ke penulis asli red). Sungguh hal yang tidak masuk akal bagi saya

  263. pengkritik ht

    wahai adim saudaraku, sadarlah… yang di ubah ht-i itu buku karyanya syeikh Taqiyuddin, g’ boleh buku dan buah pikir karya orang di ubah-ubah, karena agar kita tau benar atau salah pemikiran idiologi suatu jamaa’h, contoh komunis saja yang pemikirnya karl max n lenin aja mereka g’ ngubah-ngubah tulisan pemikir n pendiri mereka, agar kita bisa menilai bener atau salahnya…. eh ht-i malah mengubah tulisan syeikh Taqiyuddin… agar g’ ada yang tau.. kalau ngubah cara perjuangan oke-oke aja, tapi jangan dong ubah dasar pemikiran pendirinya… agar orang-orang g’ tersesat gitu… imam hasan Al-Bana, sayyid Qutb yang di cela-cela sama orang yang g’ suka cara perjuangan mereka bukunya masih asli kata perkata g’ di ubah… eh ht-i malah ngubah karya syeikhnya, ini namanya menyembunyikan kesesatan untuk pembenaran……… NA’UZUBILLAH…

  264. Sundul gan, klo perlu sy sedian golok nih sekalian. Terus aja pada berantem, yang tepuk tangan mah orang kafir. Tuh tepuk tangan kan…. Udah lah cukup, masing-masing punya pemikiran yang berbeda-beda asal kerangkanya Islam, ya damai aja lah. Toh banyak penyimpangan yang justru lebih berbahaya, tuh ada yang ngaku nabi, ada yang ngaku jibril dan lain-lain, energinya lebih baik arahin ke arah sana. Atau sikap pemerintah yang justru diam dengan pelecehan Islam, mendingan energi kita ke arah sana…. Atau coba kita fikirkan saudara kita di palestina, gimana solusinya menurut Islam…. Atau gimana umat ini bisa dapat pendidikan yang layak, layanan kesehatan yang layak dan yang layak-yang layak-yang layak….. tentunya dengan solusi Islam. Pendapat boleh beragam, perasaan boleh panas, tp penghormatan terhadap sesama muslim, harus dikedepankan.
    Narsisi kiranya dengan dalih menasehati, hujat sana, hujat sini, cape deh

    • Kita disini tuh lg ngebahas suatu kelompok (HT) yg doyan mecah-belah umat Islam, padahal ruh dari Khilafah itu sendiri kan persatuan umat Islam…
      Di Palestina jg, ni kelompok (HT) kerjaan nya cuma ngeritik kelompok yg lg berjuang ngelawan Israel (HAMAS)…

      • Komentarmu emang ga bikin perpecahan bos, sama juga bos, bikin panas dan perpecahan tuh, seandainya dodolipak orang HT pasti panas juga tuh liat komen mu yang sama fitnah juga. Tapi yah dodolipak mah santai ajah…. ok brow

      • Mr. Ashobiyah

        Seandainya DoDoLiPaK orang HT ato malahan orang HT beneran, ngeliat tulisan sy di atas pasti ngga akan kesinggung wong emang kerjaan nya begitu, tulisan sy di atas gada apa2 nya di banding klo situ kunjungin situs HTI ato blog2 nya orang HT, liat aja tuh isi nya klo bukan KRITIK-CACIAN-HINAAN-PROVOKASI, dll…

  265. Sepertinya HT memang memfitnah hamas, sebab baru beberapa minggu yang lalu seorang syabab HT di daerah saya mengirim sms ke saya bahwa hamas itu antek Amerika dan Israel.

    Hmm….

    • Klo ada syabab HT yg sms kpd mas pengelola komaHT, berarti identitas anda sbagai pengelola blog ini sudah diketahui orang2 HT dong?

    • Mas mantan udah mengeceknya belum? kata “sepertinya” menunjukan mas mantan belum mengeceknya/berprasangka.saya ingatkan mas lebih baik berpasangka tidak baik itu ditinggalkan.”sepertinya ht memfitnah hamas” hati2 jangan2 mas mantan yang memfitnah ht jadinya.

    • Mas mantan udah ngeceknya belum ?kata “sepertinya” menunjukan mas mantan belum mengeceknya [ berprasangka].saya ingatkan mas berprasangka tidak baik itu lebih baik ditinggalkan. “sepertinya ht memfitnah hamas” hati2 jangan2 mas mantan yang memfitnah ht jadinya.

      • he..he..kawan HTI saya yang sekampus membenarkan kabar itu dan dia yakin tentang nasyrah HT preskom internasional yang berkenaan dengan HAMMAS itu,ditambah buletin “ga jelasnya” beberapa edisi yang lalu

  266. Saya kan tidak mengaku sebagai pengelola blog ya akhi, banyak cara lah untuk sekedar berkenalan dan bercengkerama dengan syabab HT tanpa mereka tahu siapa saya.
    Orang HT pandai bersiyasah maka sayapun harus bersiyasah demi kebaikan bersama :)

    • Wah ciken ini, nasehati orang pake rahasia-rahasiaan identitas segala, pantes aja yang dinasehatinya juga ga mau nanggapin, kasian de lo dicuekin

      • Jangan salah saudaraku,
        Justru saya bersiyasah begitu agar mereka mau berdiskusi kembali dengan saya karena nama mantan HT sudah di blacklist dan para daris ditempat saya dilarang keras berdiskusi dengan mantanHT atau komaHT.

  267. M syarif hidayatullah

    Bismillahirrahmanirrahim.
    Assalamualaikum wr wb.
    Kepada kaum muslimin/muslimat yang peduli dengan islam dan dakwah islam, disini saya ingin mengingatkan diri dan saudara semua bahwa:
    1. Apapun yang kita tuliskan dan fikirkan dalam forum ini ayo kita niati dengan ikhlas semata karena allah
    2. sadarilah bahwa apa yg kita sampaikan semua memungkinkan punya sisi2 salah dan sisi2 benar berdasarkan standar Alquran dan sunah Rosul Muhammad SAW.
    3. Sisi yg kita anggap benar/salah belum tentu benar/salah menurut saudara qt yg lain.
    4. Mengkritik ataupun menasehati dalam kebenaran adalah satu ajaran islam yg utama namun dalam menasehati akan lebih baik bila lebih mengedepankan sisi2 rasional dan bukan emosional. Demikian jg pihak yang dinasehati/kritik dikritikpun harus membuka diri,
    5. Setahu saya Rosulullah tidak pernah mengajarkan umpatan2 kotor dan berbau provokatif dalam menasehati dan atau menerima/mempertahankan kritikan/ nasehat sesama saudara Seiman.
    6, Kalaupun ada kesalahan2 dalam cara mengkritik/mempertahankan pendapat, ayolah qt sama2 belajar tidak usah kita besar2 kan hingga menjadi sebuah kebencian, begitupun qt ayo belajar meluaskan hati qt untuk memaafkan kesalahan /kekhilafan saudara2 qt. BUkankah ciri orang yg bertaqwa itu bisa menahan amarah dan mudah memaafkan kesalahan orang lain? pun jg ayo qt belajar khusnudzan dalam menanggapi kritik/nasehat saudara muslim qt yg lain.
    7. Siapapun qt tdk ada yg bisa memaksakan pendapat/keyakinan pada seseorang yang terhadap sewsuatu yang qt yakini salah/benar, itu semua adalah pilihan2 bagi qt sebagai orang dewasa yg berakal, dan tentunya akan dipertanggungjawabkan kelak berdasarkan pilihan qt.
    8. Jangan lupakan bahwa umat islam harus terus menerus mengedepankan ukhuwah islam, tanpa harus memaksakan ide2/pendapat2 Tertentu yg jelas2 tak akan dapat bisa bersatu. Bila qt terus memperbesar perbedaan dan memilih perpecahan permusuhan, bagaimana dg nasib umat ini, dan tertawalah musuh2 islam…
    Demikian tulisan inipun mudah2han dapat menjadi pelajaran bagi saya khususnya dan jg saudara2 seiman yg lain.
    Wassalamualaikum wr wb.

  268. Lanjutkan, tambah panas tambah asik….. Geboy kang, saksikanlah kunjungilah perang dunia kelima
    antara sesama umat Islam,
    Penonton VIP1 Barak obama
    Penonton VIP2 Gorge Bush
    Penonton Premium antek-anteknya
    Sambil makan kacang mereka tepuk tangan, sambil taruhan lag… mau…mau..mau…

    • Ngerti2… Perasaan sbagian umat Islam jg seperti DoDoLiPaK, ingin perdamaian, bersatu, toleran, sayang-menyayangi, kasih-mengasihi, bantu-membantu, gotong-royong, kerja sama…
      Tapi smua ituuuuu dicederai oleh beberapa kelompok Muslim, salah satu nya HTI itulah, klo situ mo tau…

    • Tak usah mikirin barack obama dan bush, mereka itu kaum kafir, dan makar kaum kafir tidak akan berpengaruh pada kemuliaan Islam (An Naml : 50-51).
      Justru yang berpengaruh dan penyebab kehinaan itu adalah rusaknya pemahaman dan campur baurnya aqidah ummat Islam yang kian hari kian parah, itu harus diluruskan.

  269. Lanjutkan, tambah panas tambah asik….. Geboy kang, saksikanlah kunjungilah perang dunia kelima
    antara sesama umat Islam,
    Penonton VIP1 Barak obama
    Penonton VIP2 Gorge Bush
    Penonton Premium antek-anteknya
    Sambil makan kacang mereka tepuk tangan, sambil taruhan lag… mau…mau..mau…

    • Anda pasti ngga tau klo HTI dah keluar dari FUI…
      FUI adalah lembaga yg menjembatani & merangkul semua ormas2 Islam yg ada di Indonesia tuk bersatu…
      Ehhhh HTI malah keluar, begimana kaga sombong tuh…
      Mo negakin khilafah sendirian???

    • Saudaraku yang diberkahi Allah,
      Tak usahlah kita was-was mikirin barack obama dan bush, mereka itu kaum kafir, dan makar kaum kafir tidak akan berpengaruh pada kemuliaan Islam (An Naml : 50-51).
      Justru yang berpengaruh dan penyebab kehinaan itu adalah rusaknya pemahaman dan campur baurnya aqidah ummat Islam yang kian hari kian parah, itu harus diluruskan.

  270. assalaamu’alaikum akhi,alhamdulillah ana senang sekali membaca blog2 yg ilmiyah ini.
    Afwan akhi boleh ana mengenal lebih jauh lagi tentang akhi( pengelola MantanHT ) ?
    apakah antum punya no hp dan punya akun di facebook??

    Tolong kirim ke ana no hp dan fb antum melalui email
    muhibbu_aulad@yahoo.com
    ana tunggu secepatnya jika dibolehkan kenal lbh dekat lg.
    Sukran jazakumullahu khairan katsiran

  271. Suatu organisasi, kalau ingin berkembang dan maju pasti akan mengikuti perubahan zaman. Sebuah buku pegangan atau karya seseorang, sebagai pendapat pribadinya, dalam pendirian suatu organisasi, dari masa ke masa pasti-lah ada perubahan sesuai dengan situasi dan kondisi. Revisi untuk AD/ART suatu organisasi, ya wajar saja kalau berubah, ini bukan al-Qur’an men….bukan hadits…bukan kitab fiqh baku, kenapa mesti harus dipertentangkan???

  272. Saudaraku yang budiman,

    Letak kesalahannya bukan pada boleh tidaknya mengubah/merevisi kitab, namun kesalahannya adalah MENYANDARKAN PERUBAHAN KITAB TERSEBUT PADA ULAMA ASLI jadi dianggap perubahan-perubahan itu masih karya Taqiyyuddin atau Taqiyyuddin sendiri yang merubahnya, dan ini adalah kebohongan publik.

    misal anda menambahi jumlah hadits dalam kitab shohih bukhari sebanyak 500 hadits lantas anda cetak dan anda sebarkan bahwa tambahan 500 hadits itupun asli dari imam Bukhori, apakah boleh demikian ?

    Jadi letak kesalahan bukan pada boleh tidak mengubah kitab namun MENYANDARKAN PERUBAHAN KITAB PADA ULAMA ASLI YANG TELAH LAMA WAFAT.

    • Mr. Ashobiyah

      Waw puarahh banget, kenapa sih Taqiyuddin ko mau kampanyein Khilafah & Syariat Islam sampai harus memalsukan kitab-kitab ulama, trus nolak hadist ahad, nolak siksa kubur, boleh nonton porno, emang apa hubungan nya dengan tegak nya Khilafah???

      • Saudaraku yang diberkahi Allah,

        Bukan taqiyyuddin yang memalsukan bahkan taqiyyuddin yang dipalsukan, jadi mohon lebih hati-hati dalam membaca tulisan agar tidak salah.

        Adapun tentang polemik aqidah HT tersebut dikaitkan dengan khilafah atau tidak kenyataanya itulah yang terdapat dalam kitab-kitab mutabanat HT khususnya dalam perkara hadits ahad dan qadha’ dan qadar.
        Adapun dalam perkara pornografi setahu saya bukanlah hal yang ditabanni dalam HT melainkan fatwa dari pribadi syabab-syabab HT sendiri.

      • Saudaraku hati hatilah kepada orang fasik yang datang pada kita membawa sebuah berita.

        Mr Ashobiah smoga dirahmati Allah,anda belum mengenal siapa syekh taqi dan pemahamannya.

  273. orang belajar Islam

    “mengghibah para penguasa muslim”
    mohon penjelasan tentang tulisan pengelolakomaht di atas, apa maksudnya?

  274. Pendiri Hizbut Tahrir, yaitu Syeikh Taqiyyuddin an Nabhani mengajarkan kepada para aktifis Hizbut Tahrir bahwa cara da’wah Hizbut Tahrir adalah membuat opini buruk tentang Pemerintah dan disebarluaskan ke masyarakat. Jika pemerintah melakukan kebaikan maka haram disebarluaskan akan tetapi jika pemerintah melakukan kekeliruan maka wajib dicerca habis dan disebarkan ke seluruh lapisan masyarakat.

    • Mr. Ashobiyah

      Tujuan nya apa dari smua tindakan itu?

    • Pengelolakomaht yang dirahmati allah.
      Mengenai tulisan ini,membuktikan anda sebenarnya tidak memahami ide2 hizb.dari mana anda mendapatkan pemahaman hizb seprti yang anda sebutkan diatas?dari kitab apa,halaman berapa? [haram menyebar luaskan kebaikan pemerintah,tetepi jika melakukan kekeliruan maka wajib dicerca habis habisan].

      • tentu saja tidak akan ditemukan di kitab HTI yang seperti itu wong itu kesimpulan dari kalimat syaikh Taqiyuddin oleh komaHT

        btw, bukannya emang bener ya kalau HTI “belum pernah” mempublikasikan kebaikan pemerintah ? atau saya yang kelewatan karena selama ini yang saya baca di brosur2 HTI, yang saya dengar dari teriakan-teriakannya ya keburukan pemerintah.

      • Mr. Ashobiyah

        Saudara Mujahid kyk nya ngaji ma HT nya di tengah hutan kali, ga pernah ngeliat real di lapangan…
        “Haram menyebar luaskan kebaikan pemerintah,tetepi jika melakukan kekeliruan maka wajib dicerca habis habisan”, kyk nya hampir 100 % bener…
        Klo ngeliat isi artikel2 buletin al-islam & demo2 HTI di jalan, pasti nyelipin kejelekan2 pemerintah, ga cuma pemerintah Indonesia, pemerintah negara lain jg jd sasaran…

  275. Saudaraku yang diberkahi Allah,
    Akankah tujuan mulia bisa dicapai dengan cara yang menyelisihi syariat ?

  276. Mr. Ashobiyah

    Pertanyaan tuk pengelolaKOMAht, setuju ngga sekarang2 ini syariat Islam dilaksanain di Aceh, seperti potong tangan, pancung, rajam, dll, yg sebelumnya dilaksanain nya baru setengah2???

  277. puji // 14 Mei 2010 pada 13:30 RT@
    Puji yang baik.Anda berkilah dengan alasan hadits mutawatir lebih dari 50-60 bahkan sampai 100 jalur.padahal syarat sebuah dalil dikatakan mutawatir cukup dengan 5 jalur perowi ,bahkan banyak ulama yang mencukupkannya hanya 3 jalur.

    Adapun tentang tegaknya khilafah,anda tidak bisa membedakan tuntutan meyakini dengan tuntutan mengamalkan.dengan memberikan contoh,apakah hti percaya bahwa khilafah akan tegak?padahal itu lebih kearah tuntutan untuk mengamalkan,terlebih kita mempercayainya juga.

    • Masalah ketetapan berapa jalur yang bisa dianggap mutawatir itu adalah ikhtilaf ya akhi, jadi tidak perlu kita debatkan.

      Yang perlu kita simak adalah adakah ulama yang berfatwa seperti taqiyyuddin bahwa HARAM mengimani aqidah yang bersumber dari hadits ahad yang shohih ?

      Taqiyyuddin berkata : “….Apa saja yang tidak terbukti oleh kedua jalan tadi, yaitu akal serta nash al qur’an dan hadits mutawatir, HARAM baginya untuk mengimaninya (menjadikan sebagai aqidah)…”

    • anda yang tidak membaca dengan baik. saya tidak mengatakan kepastian berapa hadits itu dikatakan mutawatir karena memang banyak khilaf disini. jadi 50-60 itu adalah sebuah khilaf yang mungkin bukan penetapan karena banyak sekali perbedaan menentukan apakah hadits itu termasuk mutawatir atau tidak. Makanya saya balik tanya berapa patokan HTI mengenai hadits mutawatir, kalau patokan saja tidak ada sangat musykilah kalau menyatakan kemudian menetapkan KEHARAMAN nya untuk DIIMANI 100%.

      misal anda berpatokan 5 (ashabul syafii ,kalau 3 bukannya masih hadits ahad masyhur ya ?) maka harus mengingkari ulama yang berpatokan sekurang-kurangnya 20 bahkan yang berpatokan sekurang2nya 40.

      nak pembagian hadits mutawatir ini khan tidak qathi alias khilaf, bagaimana mungkin anda menetapkan suatu yang qathi (HARAM 100% mengimani aqidah) padahal dasarnya aja khilaf ?

      Adapun tentang tegaknya khilafah,anda tidak bisa membedakan tuntutan meyakini dengan tuntutan mengamalkan

      bukannya tidak bisa membedakan (^_^) tapi bagi saya cuma mengamalkan apa yang saya yakini. so saya yakin 100% (IMAN) khilafah akan tegak.

      nah sekarang sebagai pejuang khilafah apakah saudara mujahid yakin 100% bahwa khilafah akan tegak meskipun haditsnya ahad ?. Saya tidak menginginkan kalimat mengamalkan/percaya seperti kata anda diatas karena saya tahu HTI percaya (bukan iman 100% ) khilafah akan tegak.

      dan kemudian jika tidak imam 100% kenapa dijadikan solusi semua permasalahan. ini pertanyaan kedua kalianya jadi tak ada gunanya berkelit.

      • Puji yang baik.
        Banyak kewajiban umat islam yang tidak bisa dilaksanakan tanpa adanya khilafah.seandainya rosulullah tidak mencontohkan dengan sistem khilafah niscaya kitapun tidak akan memperjuangkannya.jadi kenapa dijadikan solusi?karena itu yang dicontohkan rosulullah bahkan tanpa adanya khilafah lebih dari 3 hari hukumnya adalah haram,dan juga karena tanpa adanya khilafah banyak kewajiban kita yang tidak bisa kita tunaikan.
        Jadi kenapa dijadikan solusi.karena sistem khilafah itulah yang dijadikan solusi oleh islam,hizbutahrir hanya menggali dan menyampaikannya pada umat.kita wajib mengimani apa yang disampaikan oleh al qur’an,bahwa hukum kisos,potong tangan wajib diterapkan.namun caranya bagaimana,apakah melalui sistem presidentil atau kerajaan,ataukah sistem khilafah yang telah dicontohkan rosululloh?

      • @MUJAHID,

        pertama anda tidak menjawab pertanyaan saya. apakah saudara mujahid yakin 100% bahwa khilafah akan tegak?

        misal kalau anda tanya saya langsung saya jawab yakin 100%, berdakwah kepada tauhid mengajak umat untuk kembali ke Al Qur’an dan Sunnah adalah persiapan untuk hal itu sebagaimana Rasulullahpun selalu mendahulukan masalah ini.

        bagaimana jawaban anda ? ini ketika kali anda berkelit ketika ditanya hal ini (^_^)

        memang benar banyak hal tanpa khilafah tidak benar-benar bisa tegak. Tapi itu khan tidak semua, jadi secara logika ada hal yang tanpa tegaknya khilafah terlebih dulupun sudah bisa ditegakkan. Saya tidak melarang anda berusaha menegakkan khilafah hanya saja kenapa semua solusi pasti larinya ke situ ? apalagi melihat detail khilafah versi HTI malah membuat saya tidak yakin ada khilafah HTI maka yang digembor-gemborkan akan otomatis tegak.

        Rosulullah bahkan tanpa adanya khilafah lebih dari 3 hari hukumnya adalah haram

        yang ini perlu pembuktian apakah shahih ahad atau mutawatir. yang saya ketahui adalah kalau tak ada pemimpin matinya seperti mati jahiliyah itupun sudah dijelaskan banyak ulama maksudnya

      • dan anda juga tidak menjawab pertanyaan bagaimana mungkin suatu rumusan yang qathi (tidak mengimani 100% aqidah) bisa disimpulkan dari sesuatu yang didalamnya banyak khilaf (tidak qathi) ?

        ingat, itu adalah pertanyaan yang logis dan sebaiknya anda menjawabnya secara ilmiah

  278. Sebenarnya kalau kita ingin kembali kepada Al-quran dan as-Sunnah DENGAN PEMAHAMAN SAHABAT maka semuanya kan ada akhirnya yaitu KEBAIKAN… Sebagaimana perkataan salah satu dari imam al-arba’ah imam Malik “Tidak akan baik ummat ini kecuali dengan apa-apa yang telah
    membuat baik ummat awalnya (para sahabat).” karena mereka adalah orang yang paling dekat dengan Rasulullah yang pastinya mereka paling mengerti tentang agama ini dalam masalah apapun dari yang kecil sampai perkara terbesar. sebagaimana salman -radiyallahu ‘anh- berkata ketika menjawab pertanyaan bernada hinaan dari Yahudi setelah selesai dikuburkannya Rasulullah, yahudi tersebut berkata “Apakah Nabi kalian mengajarkan adab buang air juga? maka Salaman menjawab “benar, (beliau mengajarkan kami) sampai adab buang air”
    Yang terjadi sekarang karena masing-masing fiqah munqhoti’ semua, terputus karena mencukupkan diri pada ulama-ulama yang ada difirqahnya masing-masing…..

    “Wajib atas kalian untuk berpegang teguh kepada atsar-atsar
    (jejak langkah) generasi salaf (Shahabat), sekalipun manusia menentangmu
    dan aku larang kalian dari pendapat manusia sekalipun mereka menghiasinya
    dengan kata-kata indah kepadamu.” (Imam Al-Auza’i; dinukil dalam Kitab
    Asy-Syari’ah oleh Al-Ajurri hal. 85)

    “Semua kebaikan berada pada mengikuti orang-orang yang telah lalu
    (Shahabat), dan semua kejelekan berada pada mengikuti kebid’ahan
    orang-orang kemudian.”

    lalu apa jadinya bila kita berbicara disini dengan asas ” MENURUT SAYA”????? Emank siapa lho??????

  279. ngapain ribut masalah gubahan,
    toh para khalifah dulu dalam hukum ada juga berbeda dengan khalifah sebelumnya. dan tidak ada yg mengatakan demi kepentingan pemimpin
    yang penting substansinya tidak dirubah itu saja misalnya menjadi lebih liberal
    kecuali kelompok JIL yg merubah ayat pelarangan homoseksual menjadi boleh yg penting sakinah, mawadah warahmah

  280. Saudaraku kijara yang diberkahi Allah,

    Yang diributkan bukan gubahan, antum keliru.
    Tapi yang diributkan adalah menyandarkan gubahan itu pada orang yang tak pernah menggubah, dengan kata lain membohongi ummat.

  281. Puji yang dirahmati allah.
    Anda ini lucu,anda bicara soal aqidah seakan2 anda yang paling tau tentang akidah dan dalil2 sandarannya,namun ternyata anda belum bisa membedakan mana hal-hal yang termasuk aqidah dan hal-hal yang bukan termasuk aqidah.Puji yang baik,tentang akan kembalinya khilafah bukan termasuk masalah aqidah/imani.anda bilang”bukannya tidak bisa membedakan”tapi dengan berulangnya pertanyaan tersebut menunjukan bahwa anda tidak bisa membedakan hal2 mana yang termasuk dalam aqidah atau bukan aqidah.

    Pertanyaan anda,apakah saya yakin 100% khilafah akan tegak? jawaban saya, saya yakin khilafah pasti akan tegak.dan penjelasannya bukan pada prosentase,tetapi hal tersebut masuk dalam aqidah atau bukan.
    Jadi ketika seseorang tidak percaya adanya surga atau neraka berarti dia kufur.namun ketika seseorang tidak percaya akan tegaknya khilafah maka dia tidak sampai dikatakan kufur.

    Jadi sebenarnya siapa yang tidak logis saudaraku?

    • @mujahid: bila anda menanyakan perkara kekkhilafahan itu termasuh dalam aqidah atau bukan maka jelaslah bukan, karena dalam pemahaman ahlu sunnah khilafah/imamah dalam perkara agama adalah furu’,bukan ushul, sebaliknya syiah meyakininya sebagai bagian dari rukun iman atau bagian tak terpisahkan dalah aqidah mereka. dalam perkara furu’ berlaku kaidah2 ijtihady sehingga tidak ada klaim bentuk kekhilafahan itu seperti apa(tidak sepereti HT yg telah memastikan konsep khilafah sedemikian rupa)

      bila anda bertanya keyakinan terhadap nubuwwah nabi tentang kekhilafahan akhir zaman yang berdasarkan minhaj nabawiyah tentunya kami meyakininya sesuai dengan hadis beliau bahwa khilafah akan bangkit kembali oleh imam mahdi(bukan oleh HT) yaitu seorang keturunan quraisy dengan nama muhammad bin abdullah demikianlah hadis mengatakan .

      dan bilapun memang ada kekhilafahan terjadi sebelum nubuwah itu entah didirikan oleh HT ataupun yang lainnya maka tidak wajib kami meyakininya karena tidak ada keterangan tersebut yang bersumber dari nubuwah rasulullah tentang orang/jamaah yg mendirikan khilafah selain imam mahdy.

      memang menurut HT sejauh mana kami harus meyakini khilafah diluar konteks hadis nabi tersebut? wah

      • Mr. Ashobiyah

        Jadi di dalam Nubuwwah nya Rosulluloh membagi kondisi umat ini menjadi 5 periode,
        yg katanya kita sekarang dalam periode Mulkan Jabariyyan atau Penguasa yg Menindas,
        dan setelah itu periode terakhir adalah Khilafah Islamiyah akan tegak kembali seperti jaman Nabi Muhammad,
        Konteks peride terakhir dalam Nubuwwah tersebut, jadi bukan orang kita2 nih yg nanti berjuang negakkin Khilafah nya? nunggu Imam Mahdi dateng dulu?

      • Saudara zul yang dirahmati allah.
        Hizb telah menentukan bagaimana bentuk khilafahan ketika tegak,itu semua berdasarkan ijtihad para syabab hizb serta hasil pengkajian yang amik/mendalam terhadap sejarah khilafahan islam dan bentuk pemerintahannya,sehingga menjadi sebuah konsep yang siap diterapkan bahkan ketika khilafah tegak lebih cepat dari yang kita prediksi.

        Saudaraku,tidak cukup hanya percaya khilafah pasti akan tegak.sementara kita tidak berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan konsep khilafahnya serta mempersiapkan solusi tatkala hambatan muncul ketika khilafah tegak.karena diprediksi bahwa ketika khilafah tegak maka akan muncul dua hambatan yang kedua -duanya butuh solusi yang tepat, bila tidak tepat maka khilafah yang sudah berdiri bisa ambruk kembali.akan ada dua hambatan yang akan muncul yaitu;hambatan ekstrnal dan internal.hambatan yang muncul dari eksternal yaitu hambatan yang muncul dari orang2 kafir/negara kafir,negara adidaya seperti amerika dan para sekutunya.Hambatan kedua yaitu hambatan yang muncul dari internal umat islam,akan muncul banyaknya perbedaan mengenai konsep negara,juga akan muncul hambatan yang datang dari orang2 muslim yang menjadi antek negara2 kafir,serta konisi disetiap bidang, yang telah rusak
        akibat ganasnya sitem kapitalis yang telah diterapkan sebelumnya seperti kemiskinan,kebodohan,kekurangan gizi,banyaknya aliran sesat,masih tertancapnya pemahaman2 kufur/sekuler dibenak2 kaum muslim,dan lain-lain.

        Adapun tegaknya khilafah tidak mesti oleh HT.
        bahkan lebih cepat lebih bagus meskipun tegak bukan oleh HT.
        Untuk itu saudaraku yang dirahmati allah sudahkah kita persiapkan semuanya itu?yang insyaallah khilafah sebentar lagi akan tegak kembali… Allahuakhbar…

      • @zul, koreksi saja sepertinya yang anda maksud bukan aqidah adalah wajibnya Imamah (harus adanya) bukan keyakinan adanya khilafah di masa yang akan datang. Kalau benar ini yang anda maksud maka kita sepaham. Itu yang saya pahami dari Ibnu Taimiyah

      • @mujahid: kalo apa-apa selalu dikaitkan dengan khilafah itumah sudah “berlebihan”, muslim mana yang belajar islam tak mengenal apa itu khilafah sampai-sampai ada apa-apa ujungnya khilafah,BBM naik masalahnya khilafah, korupsi kaitannya khilafah,inimah berlebihan,mental manusia itu kaitannya adalah akidah bukan sistem hidupnya,bila aqidah sudah rusak sistem sebaik apapun akan tetap rusak karna mental manusianyapun telah rusak, ini terbukti bahwa seorang khalifahpun bila aqidahnya rusak akan berdampak rusak pula bagi agama, dalam tarikh khulafa’ khalifah penganut faham mu’tazily alma’mun dan almu’tashim biLlah banyak menyiksa dan menjebloskan ulama2 ahlu hadis dan ahlu sunnah kedalam penjara bahkan banyak diantara mereka yang syahid karena perlakuan tersebut demi memaksakan faham2 mu’tazily kepada mereka

    • @mujahid, pertama kita bedakan dahulu yang saya maksud adalah “keyakinan” akan munculnya khilafah dimasa yang akan datang. Dan ini adalah hal yang gaib yang tidak diketahui kecuali atas berita. Dalam masalah ini termasuk aqidah entah itu aqidah furu’ atau aqidah ushul itu masalah lain (aqidah juga ada yang furu’ lho). Kalau bukan aqidah ini apa ? fiqih ? fiqihnya dimana ?

      nah yang bagaimana “khilafah” dijalankah itu masuk fiqih. jadi dalam masalah khilafah itu ada dua macam bentuk yang fiqih dan yang aqidah. Dan ini sudah maklum pada banyak hal sebagian aqidah sebagian fiqih

      Jadi ketika seseorang tidak percaya adanya surga atau neraka berarti dia kufur.namun ketika seseorang tidak percaya akan tegaknya khilafah maka dia tidak sampai dikatakan kufur.

      itu perbedaan anda dengan saya. Saya tidak berkata kalau berbeda aqidah dikatakan kufur atau tidak mengimani aqidah dikatakan kufur. Lihat dulu itu masalah furu’ atau ushul atau kalau ushul pun harus ada penjelasan detail mengenai hukumnya.

      misal keyakinan (aqidah) mengenai cara Rasulullah ber Isra’ mi’raj. Ada yang yakin bahwa hanya ruh nya saja dan ada yang yakin jasad dan ruhnya. Nah itu khan beda aqidah yang tentu saja tidak berimplikasi kafir karena itu jelas masalah furu’ beda lagi kalau orang tidak yakin Rasulullah telah berisro’ mi’raj.

      yang saya tidak habis pikir mungkin adalah kenapa aqidah harus imam dan kafir ?. Karena dari saya belajar masalah fiqih itu ada ushul dan furu dan masalah aqidahpun ada ushul dan furu’

      saya yakin khilafah pasti akan tegak.dan penjelasannya bukan pada prosentase,tetapi hal tersebut masuk dalam aqidah atau bukan

      justru itu akan menjadi pertanyaan berikutnya. Kalau tidak yakin berapa presentasenya maka juga tidak ada kepastian bawah itu akan terwujud walaupun cuma melset 1% atau apa. kenapa dijadikan untuk semua solusi ?

  282. Saudaraku semua yang diberkahi Allah,

    Mohon bahasan tentang khilafah akhir zaman ditempatkan pada judul artikel yang sesuai yaitu :
    http://mantanht.wordpress.com/2008/08/26/konsep-khilafah-masa-depan-menurut-rasulullah-shallallahu-alaihi-wa-ala-alihi-wa-salam/

    Demikian harap maklum.
    Barakallahufikum.

  283. Fian Al-Bantani

    “Apabila seorang hakim hendak memutuskan sesuatu lalu berijtihad kemudian benar maka dia memperoleh dua pahala. Adapun apabila dia akan memutuskan sesuatu lalu berijtihad kemudian … See Moretersalah maka dia akan memperoleh satu pahala.” (HR. Bukhari dalam Kitab al-I’tisham bil Kitab wa Sunnah dari Amr bin al-’Ash radhiyallahu’anhu)

    al-Hafizh Ibnu Hajar menukil keterangan dari Ibnul Mundzir, beliau mengatakan, “Seorang hakim yang tersalah itu mendapat pahala sesungguhnya hanyalah apabila dia adalah seorang alim/yang berilmu tentang ijtihad kemudian dia pun berijtihad. Adapun apabila dia bukanlah seorang yang alim/berilmu maka dia tidak mendapatkan pahala.” Bahkan apabila dia nekad memutuskan dan mengeluarkan fatwa tanpa ilmu maka dia berdosa, sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Hajar sebelum menukil ucapan Ibnul Mundzir di atas. Beliau juga menukil keterangan dari al-Khatthabi bahwa seorang yang berijtihad akan diberi pahala jika dirinya memang telah memiliki alat-alat/ilmu untuk berijtihad. Orang seperti itulah yang apabila tersalah masih bisa diberi toleransi (lihat Fath al-Bari [13/364])

    Syaikh Muhammad bin Husain al-Jizani mengatakan, “Ijtihad tidak boleh dilakukan kecuali oleh seorang yang faqih/ahli hukum agama yang mengetahui dalil-dalil dan tata cara menarik kesimpulan hukum darinya, sebab melakukan penelitian terhadap dalil-dalil tidak mungkin dilakukan -dengan benar- kecuali oleh orang yang memang ahli di dalam bidangnya.” (Ma’alim Ushul Fiqh ‘inda Ahlis Sunnah wal Jama’ah, hal. 470).

    Terlebih lagi, untuk berijtihad ada syarat-syaratnya yang tidak sembarang orang bisa memenuhinya. Di antaranya adalah: [1] Memahami seluk beluk sumber hukum yaitu al-Kitab, as-Sunnah, Ijma’, Qiyas, dsb. [2] Memahami bahasa Arab [3] Mengetahui maksud dari ungkapan umum dan khusus dalam bahasa Arab, muthlaq dan muqayyad. Bisa membedakan antara nash, zhahir, dan mu’awwal. Mujmal dan mubayyan. Manthuq dan mafhum, dsb [4] Dia harus mengerahkan segenap kemampuannya dalam mengambil kesimpulan hukum, tidak boleh setengah-setengah. Itu adalah sebagian syarat yang terkait dengan orangnya. Masih ada lagi syarat lain yang terkait dengan perkara yang menjadi objek ijtihad, di antaranya: bukan dalam perkara yang sudah ada dalil tegasnya, dalil yang ada dalam perkara tersebut memang masih membuka ruang -tidak dipaksakan- yang memungkinkan adanya perbedaan penafsiran, dsb (lebih lengkap baca di Ma’alim Ushul Fiqh ‘inda Ahlis Sunnah wal Jama’ah, hal. 479-484).

  284. Fian Al-Bantani

    InsyaAllah, Syaikh An-nabhani faqih dalam ijtihad. Jika ada sekelompok orang yang memutarbalikkan fakta, maka ia termasuk pendusta.

    Allah SWT berfirman :
    “Sesungguhnya
    yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman
    kepada ayat-ayat Allah, dan mereka Itulah orang-orang pendusta”. (An Nahl : 105)

    Bahkan syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani mengatakan tidak boleh mencaci / memaki ijtihad ulama, karena setiap ulama pasti bersandar pada ulama2 terdahulu. Dan yang pasti, ulama2 terdahulu bersandar pada Allah (Al-Qur’an) dan Rasulullah Saw (sunnah).

    “Apabila seorang hakim hendak memutuskan sesuatu lalu berijtihad kemudian benar maka dia memperoleh dua pahala. Adapun apabila dia akan memutuskan sesuatu lalu berijtihad kemudian tersalah maka dia akan memperoleh satu pahala.” (HR. Bukhari dalam Kitab al-I’tisham bil Kitab wa Sunnah dari Amr bin al-’Ash radhiyallahu’anhu)

    • yang memutar balikkan fakta itu siapa ?

      apa yang diungkapkan KOMAHT itu bukan fakta ?. Saya ingat perkataan seorang ustadz ketika dia mengkritik kesalahan ustadz lain maka sang ustadz meminta dia untuk menghormati pendapatnya (padahal kalau secara dalil jelas kalah), maka ustadz itu berkata : “tentu saja saya menghormati anda sebagai orang yang berilmu, akan tetapi hal itu tidaklah menjadikan saya ‘mentoleransi’ (tanpa mengkritik/meluruskan) apa yang anda pahami kalau itu memang salah”. tidak perlu bersembunyi dibalik topeng ijtihad jika memang tidak ada dalil.

      Setiap orang bisa salah ijtihadnya. Akan tetapi akan terlihat siapa yang “hanya taklid” kepada ijtihad ulama tertentu dan siapa yang memperhatikan dasar ijtihad dan membandingkan dengan dasar lainnya untuk memperoleh kebenaran.

      oleh karena itu tidaklah mengapa seseorang mengkritik ijtihad seseorang (tentu saja dengan cara yang baik)

    • fian said: Bahkan syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani mengatakan tidak boleh mencaci / memaki ijtihad ulama, karena setiap ulama pasti bersandar pada ulama2 terdahulu. Dan yang pasti, ulama2 terdahulu bersandar pada Allah (Al-Qur’an) dan Rasulullah Saw (sunnah).

      terus ente dan metode dakwah HT kan bikin rusuh dunia islam….. berarti yang rusak itu memang HT……
      dan saya yakin Islam bukan HT, dan HT bukan Islam, krn sumber islam adalah Qur’an dan Sunnah… bukan si pengecut Nabhani

  285. Fian Al-Bantani

    Kita tidak tahu, apakah kita termasuk dari golongan yang lurus atau bukan. Maka ddari itu, JANGAN SOK TAHU. Jika ada ketidak sepahaman, kembalikan pada Allah dan Rasulullah.

    • InsyaAllah saya selalu mengajak kembali pada Allah dan Rasulullah, yaitu pada al Qur’an dan as Sunnah.
      Seperti saat berdiskusi tentang aqidah dari hadits ahad, namun sayang justru para aktivis HT yang tidak mau kembali pada al Qur’an dan as Sunnah namun tetap saja membenturkan dalil fatwa-fatwa ulama dari berbagai pemikiran.

  286. Fian Al-Bantani

    Kita tidak tahu, apakah kita termasuk dari golongan yang lurus atau bukan. Maka dari itu, JANGAN SOK TAHU. Jika ada ketidak sepahaman, kembalikan pada Allah dan Rasulullah.

    • Nah itu dia yg pengen sy tanyain, apa gada peraturan nya ngutip2 kitab2 ulama, misalnya “lihat di halaman sekian di kitab ulama fulan”, boleh sembarang orang apa masuk2in keterangan ulama2 dalam suatu kitab misalnya ke blog ini??????

  287. Saudaraku Fian al-Bantani yang diberkahi Allah,

    Apakah ijtihad para ulama sufi ketika membuat paham wihdatul wujud juga harus kita hormati.
    Apakah ijtihad para ulama mu’tazilah ketika menyelisihi ahlus sunnah juga mendapat pahala disisi Allah ?

    Benarkah Taqiyyuddin seorang mujtahid ?
    Mungkinkah karena ia memfatwakan hal-hal baru yang tidak pernah difatwakan ulama sebelumnya ?
    Mungkinkah karena ia membuat pemahaman Qadha’ dan Qadar yang baru yang berbeda dengan ahlus sunnah dan yang lain lantas ia kita sebut mujtahid ?

    Padahal tidak ada satupun ulama pendahulu Islam yang memiliki pemahaman Qadha & Qadar yang sama dengan Taqiyyuddin,
    Ini pembaharu atau pembuat aliran baru dalam aqidah ?

    Jika dalam aqidah saja beliau goncang, lantas apakah kita tidak boleh mengkritik konsep kekhilafahan versi beliau.
    Sungguh nasihat itu memang pahit ya akhi, tapi telanlah karena itu obat bagi kesempurnaan agamamu.

    Wallahul mustaan

  288. assalamualaikum wr wb.kita semua adalah saodara, pengelola dan para komentator yang saya hormati mari kita berdoa dengan sangat sungguh2 kpd allah swt agr kita semua terhindar dari dari godaan syetan terkutuk dan hawa napsu yng menguasai kita terus terang saya mungkin salah satu dari orang awam dan pendosa yng sedang mencari dan ingin kembali pada ajaran islam yang sesungguhnya secara’ kaaapah’ namun di tengah jalan saya bingung diantara saodara2 saya sendiri saya hanya berdoa kpd allah swt jangan sampai saya berputus asa di tengah kebingaungan ini, hati saya sangat sedih melihat umat islam sekarang saya dan semuanya pasti ingin berbuat yng terbaik namun rintangan datang dari dalam kita sendiri, alangkah sangat bahagianya kita jikalah rasul masih hidup niscaya kita akan mengadukanya kepada beliau saw karena hanya beliaulah yng paling amanah dan di jaga dari setiap kesalahanya oleh allah swt, klau sumbangsih saya ini salah saya mohon nasehatnya semoga bermanpaat bagi saya dan bagi anda yang sedang mengalami hal sseperti saya, wassalam wr wb.

  289. AYO KITA CERCA, KITA HINAKAN SAUDARA SEMUSLIM,. AYO KITA MULYAKAN PENDAPAT KITA, HAROKAH KITA, ANTUM YANG MENGAKU DIRINYA MANTAN ANGGOTA HTI. KLO ANTUM MRASA DI HT BANYAK KESALAHAN DAN KEKELIRUAN KENAPA ANTUM DULU PERNAH BERJUANG BERSAMANYA. NAH SEKARANG MALAH MENCACINYA, DARI KEMARIN KEMANA AJA ?????, DAN DISKUSI TENTANG QODHO DAN QODHAR, MELALUI COPY DARAT, YANG MENGAKU ANGGOTA HT ITU, PERLU DIPERTANYAKAN, KARENA TIDAK SEPERTI ITU , DAN MASIH PERLU PENJELASAN YANG LEBIH LUAS DAN BERKOPETEN. AYO…… JANGAN SALING MENCERCA MENGHINA MENJUSTMEN, DISANA ORANG-ORANG YAHUDI DAN KAFIR LAGI KETAWAIN KITA, BELUM LAGI ORANG-ORANG JIL. ADUH……..PUSING , GIMANA UMAT INI MAU MENANG, KALO KITA SENANGNYA SELALU MENCARI KESALAHAN-KESALAHAN SAUDARA SENDIRI DAN MENGANGGAP DIRI SENDIRI DAN GOLONGANNYA AHLI SYURGA,,,,,,, ASTAGFIRLOH

    • @jojon: tingkah laku ente kayak pembebek HT yang udah-udah, reaksioner ngga berhujjah marah dan emosional bila jamaahnya dikritik,emang ente semua malaikat atau rausluLlah yang maksum apa? kalo emang KOMA HT keliru berikanlah hujjah yang benar,bukan teriak-teriak seperti orang kesakitan atau kebakaran jenggot.

      • zul dkk,Emang ente semua malaikat atau rasulullah yang maksum apa?sehingga kalian tetep memaksakan kehendak kalian yaitu agar apa yang kalian pahami diadopsi oleh hti.coba kalian introspeksi diri kalian masing masing

      • lha saya ngga maksa ente semua dan pembebek HT yang lain tuk ikut pemahaman KOMA HT dll, disini kita debat ilmiyah!!, KOMA HT bukan rasul dan juga bukan malaikat,demikian juga HT, jadi kita berikan argumen yang kuat mengenai kebenaran persepsi kita masing-masing,bukan dengan bersikap kalap dan meradang hanya karna jamaahnya dikritik,bila memang HT benar maka sampaikan argumennya,bila KOMA HT keliru,kasih tahu diaman kekeliruan itu,bukan dengan bersikap kayak anak kecil dan urakan,BUKANKAH DALAM SYAKSIAH ISLAMIYAH SENDIRI TAQYUDDIN MENGATAKAN BAHWA DEBAT ILMIYAH ADALAH SALAH SATU METODA DAKWAH ISLAM?

        kalopun kami harus ada yang perlu diintrospeksi kami persilahkan anda untuk mengkoreksi kami,mari kita bersama-sama memberikan hujjah yang jelas dan benar sesuai dengan qur’an dan sunnah pemahaman islam yang benar

    • hancurkan faham sesat HT…. sekarang juga….
      bikin rusuh dunia islam

      dan saya yakin Islam bukan HT, dan HT bukan Islam, krn sumber islam adalah Qur’an dan Sunnah… bukan si pengecut Nabhani

  290. DAN KALO ANTUM PUNYA KONSEP YANG BAIK, MULYA, SUCI , DAN SESUAI DENGAN SYARIAT, AYO CIPTAKAN BUAT SEBUAH HAROKAH YANG MEMPERJUANGKAN SYARIAT DAN KHILAFAH MENURUT VERSI ANTUM, KALOPUN ITU BENAR, PASTI BANYAK UMAT YANG AKAN MENDUKUNG. TAPI KALO SEPERTI INI, BANYAK WAKTU ANTUM YANG TERBUANG HANYA UNTUK NGURUSI HTI, SEDANGKAN UMAT DALAM SEBUAH KONDISI YANG TERPURUK. AYO BERJUANG SAUDARA , APAPUN ALASAN ANTUM, MENASEHATI, MENGINGATKAN ATO APAPUN KATA-KATANYA, SAYA YAKIN INI SEMUA TUJUANNYA HANYA UNTUK MENCARI KEMENANGAN BUKAN SEBUAH KEBENARAN. SUDAH AKHI, ANTUM SANGAT BERPOTENSI UNTUK BERDAKWAH, TENAGA ANTUM SANGAT DIBUTUHKAN UNTUK MELAWAN DAN MEMPERJUANGKAN AGAMA ALLOH. BUKAN UNTUK MENJADI KOMENTATOR, YANG BELUM TENTU KEBENARANNYA.,

    • Saudaraku semua yang dikasihi Allah,

      Mencegah saudara sesama muslim dari perbuatan salah merupakan bukti wala’ (loyalitas) seorang muslim terhadap saudaranya, sebagaimana Allah sebutkan dalam firman-Nya di surat At Taubah:71 :

      و المؤمنون و المؤمنات بعضهم أوليآء بعض، يأمرون بالمعروف و ينهون عن المنكر
      “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lainnya. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.” [At Taubah : 71]

      Mari kita nasehati Hizbut Tahrir dan diri kita sendiri agar tidak terlena dalam kemunkaran, insyaAllah

  291. Begini saja untuk pengelolah blog ini:
    1. Kitab HT yang sebenarnya itu berbahasa Arab, dan karena sudah diterjemahkan maka tentunya penerjemah akan berusaha hasil terjemahan sesuai dengan apa yang dipahami syeik taqiyudin dengan cara mengkomparsikan dengan kitab-kitab yg lain yang ditulis syeik taqiyuddin, agar supaya mudah dipahami.
    2. Dengan izin syaik taqiyuddin mungkin seseorang yang telah menjadi amir Hizb, boleh menambahkan tulisan dalam kitab-kitab muttabanat HT, sampai sejauh ini tidak ada masalah yang penting dijelaskan bahwa ada penambahan pada pasal ini dan itu tidak mengubah subtansinya.
    3. Dan Alhamdulillah sampai saat ini metode da’wah yang digariskan syeik taqiyuddin tidak pernah berubah sedikit pun.
    4. Demi Allah Akhi: sy sdh mengikuti banyak kajian diberbagai tempat dan organisasi termasuk mereka yang mengatakan ahli sunnah (salafi) tetapi tidak sebaik hizbut tahrir walaupun hizbut tahrir sy akui mash banyak kekurangan juga.
    Pemahaman tentang hadist ahad yang penuh dengan kebohongan yg diistimbatkan kepada hizb, tentang Rasul berijtihad, bagaimana hizb menyelesaikan persoalan ummat dengan cara islam, metode da’wah, dibandingkan yang lain menurut sy kala jauh. dan juga menurut sy: pemahaman anda banyak yang rancu pada dialog syabab dengan anda, dan menurut sy pada argumentasi awal sebenarnya anda sudah kalah telat, sperti masa harus menunggu imam mahdi untuk mendirikan khilafah, dan juga pada pembahasan qodha anda pun tidak merinci pada hadis yang antum kemukakan, wallahu ya’lam bisawab.

    • Kitab HT yang sebenarnya itu berbahasa Arab, dan karena sudah diterjemahkan maka tentunya penerjemah akan berusaha hasil terjemahan sesuai dengan apa yang dipahami syeik taqiyudin dengan cara mengkomparsikan dengan kitab-kitab yg lain yang ditulis syeik taqiyuddin, agar supaya mudah dipahami.

      tidak ada larangan untuk itu lho. disini masalahnya adalah penyandaran tulisan kepada penulis lama setelah kitabnya diubah. SECARA TANGGUNG JAWAB ILMIAH INI SANGATLAH TERCELA

      Dengan izin syaik taqiyuddin mungkin seseorang yang telah menjadi amir Hizb, boleh menambahkan tulisan dalam kitab-kitab muttabanat HT, sampai sejauh ini tidak ada masalah yang penting dijelaskan bahwa ada penambahan pada pasal ini dan itu tidak mengubah subtansinya.

      wah kalau ini kayaknya bener-benar melekat kata “mungkin” dan bukan sesuatu yang qathi’ alias pasti alias tidak ada keraguan sedikitpun dan sudah dijelaskan ada banyak perubahan juga khan disana ?

      Demi Allah Akhi: sy sdh mengikuti banyak kajian diberbagai tempat dan organisasi termasuk mereka yang mengatakan ahli sunnah (salafi) tetapi tidak sebaik hizbut tahrir walaupun hizbut tahrir sy akui mash banyak kekurangan juga.

      kalau klaim terserah anda sih (^_^), tapi kalau ikut kajian jangan sebentar-sebentar ya nanti bisa salah maksud lho

      Pemahaman tentang hadist ahad yang penuh dengan kebohongan yg diistimbatkan kepada hizb

      ah kemana aja anda ini (^_^). dulu saya pernah berdiskusi dengan saudara mujahid tuh dengan jelas mengakui yaitu HARAM hukumnya mengimani (100%) tapi membenarkan. jadi kebohongannya dimana ? cara klasik HTI deh suka menuduh ini itu tapi tanpa menyertakan dalil dan bukti

      dan juga menurut sy: pemahaman anda banyak yang rancu pada dialog syabab dengan anda, dan menurut sy pada argumentasi awal sebenarnya anda sudah kalah telat, sperti masa harus menunggu imam mahdi untuk mendirikan khilafah, dan juga pada pembahasan qodha anda pun tidak merinci pada hadis yang antum kemukakan, wallahu ya’lam bisawab.

      innalillahi, menurut saya pribadi anda tidak lebih dari omong kosong kalau cuma bisa menulis seperti itu. sekali lagi ya akhi HUJJAHNYA MANA ?

  292. Tentang menunggu al mahdi itu tidak pernah saya sampaikan demikian, jika pernah mana buktinya saya mengatakan demikian ?
    Tentang hadits Qadha dan Qadar tidak ada lagi yang perlu dijelaskan karena hadits tersebut riwayat Shahih BUKHARI dan MUSLIM jadi apanya yang perlu kami jelaskan lagi saudaraku?
    Tidakkah lebih baik kita sami’na wa atho’na ketika datang sabda Rasul pada kita ?

    Hidayah memang hanya hak Allah saudaraku,

    Tapi ada satu hal yang semoga bisa menjadi petunjuk anda dan ini silahkan anda cek kebenarannya sendiri mengingat apa yang saya sampaikan selalu anda katakan tidak benar.

    1. Fatwa Taqiyyuddin tentang HARAMnya mengimani aqidah dari hadits ahad TIDAK ADA SATUPUN ULAMA SEBELUM BELIAU MENFATWAKAN KEHARAMAN INI .

    2. Fatwa Taqiyyuddin tentang Qadha dan Qadar TIDAK ADA SATUPUN ULAMA SEBELUM BELIAU MENFATWAKAN INI.

    3. Agama Islam sifatnya Tauqifiyah dan runtut Sanad nya apalagi dalam perkara Aqidah, maka apakah dibenarkan membuat pemahaman baru tentang aqidah Islam seperti diatas ? padahal Nabi, Shahabat, Tabi’in, Tabi’ut Tabi’in, dan para Ulama Islam sebelum Taqiyyuddin TIDAK ADA SATUPUN YANG FATWANYA SAMA DENGAN TAQIYYUDDIN.

    • Mas komaHT anda harus ke ERAMUSLIM dulu, disana banyak HT-HT bergentayangan…
      ERAMUSLIM musti anda sadarin juga tuh…

  293. NAH UNTUK UST ZUL, BENAR TUH KITA SEMUA EMANG GA DIMAKSUM, MAKANYA ANTUM JANGAN MAEN PONIS ORANG MALAIKAT OR ROSUL, WONG UDAH JELAS. ET TAPI JUGA ANTUM JANGAN SELALU MERASA PALING BENAR , ATI-ATI NANTI JADI TAKABUR, SAYA YAKIN KATA-KATA SEORANG YANG BERILMU DAN BERETIKA, TIDAK MERCERCA SAUDARA SEMUSLIM, BETULKAN UST ZUL,MENDINGAN ANTUM IKUT BERJUANG MENDIRIKAN KEMBALI SYARIAT DAN KHILAFAH, PASTI

  294. kelihatan banget kalau pengelola blog ini amat benci sama hti.walaupun dah berusaha semaksimal mungkin untuk bertutur kata yang sesopan-sopannya atau sesantun-santunnya tapi tetap aja kelihatan kebenciannya kepada hti.orang yang berpikir rasional ga akan mudah tertipu oleh tutur kata yang santun tapi PANASSS! bung.
    ada beberapa komentar yang penuh dengan fitnah…Allahlah yang tahu semuanya.saya tidak mau tanggapi coz cuma buang energi saja trus nantinya hanya menimbulkan kebencian.
    disini sudah terjadi pertengkaran dan kebencian.siapa pemicunya?jawabannya adalah pembuat tulisan diatas.sadarlah saudaraku…jangan memecah belah umat deh…itu aja.saya ga mau komentar banyak2.

    • Saudaraku yang diberkahi Allah,

      Jangan malu untuk menunjukkan kesalahan saya, silahkan saya nantikan nasihatnya.
      Bukankah bicara tanpa bukti tidak diajarkan dalam agama yang mulia ini, saudaraku.

  295. sy sngt mendukung dgn adanya blog ini shg menambah pengetahuan sy dan bagi yg di kritisi mohon instropeksi diri dan jgn justru mencaci maki. kalian seharusnya mencontoh suri tauladan Rasulullah dan ikutilah metode dakwah beliau bkn malah kalian taklid buta mengikuti metode dakwah dan manzhab2 ulama2 kelompok yg bnyk menyimpang dr metode gerakan dakwah Rasulullah. Berjuang terus ya akhi..smoga Allah menambahkan ilmu-Nya pd antum dan smoga Allah memberikan hidayah kpd siapa yg dikehendaki-Nya melalui ilmu (Al-Qur’an dan As-Sunnah).

    • Saudara blackrooster.emang menurut anda metode rosulullah seperti apa?coba jelasin deh biar lebih jelas,mana yang benar dan mana yang salah/mana yang lurus dan mana yang menyimpang,ditunggu OK….

  296. masya Allah…musuh sudah didepan mata masih berdebat…lebihbaik kalau HT salah,intropreksi diri dan bagi yg mengkrtitik semoga niatnya karena Allah..

  297. Maha SUCI ALLOH, seram sekali perdebatan ini…semoga bukan syetan yang memenangkan.
    semoga semua akan mendapat hidayah dari ALLOH, kita sama-sama tahu…tujuan kita adalah keridaanNya, kita bersama mendambakan kebangkitan dan kejayaan Islam kembali, mari kita mulai dengan kebaikan, mari kita saling menghargai. marilah kita bicara santun dan membuka diri. tidak ada kebenaran yang hakiki keculai dari Alloh.
    Mengapa masih sulit untuk mawas diri.
    Salut buat pengelola situs ini…semoga jadi cambuk buat HT untuk lebih maju berkembang,
    atau sebaliknya….?

  298. Assalmualaikum….

    Saya mengira blog ini sama seperti blog-blog yang dibuat oleh para pembenci HT (seperti blog kang oleh)..semuanya berisi kebencian terhadap ide-idenya….JIka anda seorang yang lurus dan iklas mengapa tidak anda datangi saja pemimpin HT yang sekarang…atau jika kejauhan cukup datang ke kantor HT di jakrta (itu pun jika anda mempunyai argumentasi dan dalil yang kuat (karena saya yakin anda pasti tidak mempunyainya..)…saya kira ketidaksetujuan anda sama seperti ketidaksetujuan JIL dan lain-lain terhadap ide -ide HT……benar begitu ??

    • InsyaAllah, saya hanya memberi nasihat dan itulah kewajiban seorang muslim apabila melihat saudaranya berbuat salah.
      Kedua, saya hanya mencegah agar tidak banyak kaum muslimin lainnya yang ikut-ikut berbuat salah.
      Jika apa yang saya sampaikan ada yang keliru atau lemah, silahkan antum bantah, silahkan antum tunjukkan dalil-dalil yang lebih baik, dan insyaAllah saya selalu siap rujuk pada dalil yang haq.
      Silahkan saudaraku…

  299. Asalamualaikum..

    Akhi memberi nasehat itu harus tepat sasaran dengan cara yang ahsan..cara anda ini bukan lah cara yang ahsan…bukankah kita diperintah oleh Allah untuk menyeru ke jalan Allah dengan jalan ahsan dengan mauidhoh hasanah dan wajadilhum billaty hiya ahsan…? bukan kan sunnah juga telah menyuruh kita berdiri di DEPAN penguasa dzalim dalam menyampaikan muhasabah/mengkoreksi kesalahannya…maka datanglah anda ke kantornya (HTI) atau yang menjadi reperesentasinya…atau bila perlu anda kunjungi amirnya HT…begitulah contoh para ulama pendahulu jika ia ingin menasehati saudaranya atau para pemimipin…mereka tidak pernah berbicara di belakang…..belajarlah untuk menjadi pemberani…..saya akan menunnggu kabar dari anda jika anda bersedia berdialog secara ahsan dengan reperesentasi HT…sungguh demi Allah jika anda tidak melakukan ini maka anda hanyalah orang yang menginginkan dakwah syariah ini hancur..dan sungguh demi Allah anda termasuk orang-orang yang merugi…..

  300. pengelolakomaht

    Saudaraku yang baik,

    Saya sudah menggunakan semua cara baik komunikasi pribadi via sms, telpon, email, atau jumpa langsung dng para aktivis HTI, insyaAllah semua sudah, namun tetap saja HTI tidak ada perubahan padahal ummat Islam tidak bisa menunggu untuk tiap hari ada yang dijerumuskan HTI pada paham-paham aqidah yang keliru.

    Sedetik saya menahan diri untuk tidak menyampaikan kepada kaum muslimin tentang kesalahan HTI sama saja saya menjerumuskan beberapa pemuda muslim ke paham-paham aqidah HTI, untuk itu semua nasihat baik secara internal ke HTI maupun ke kaum muslimin terus perlu diupayakan.

    Adapun nasihat pada penguasa hal itu secara khusus di jelaskan oleh Nabi tata caranya dalam hadits khusus, jadi tidak bisa anda qiyaskan begitu saja.

  301. Assalmualaikum..

    Begini saja pengelola….
    Jika memang anda benar dalam hujah anda dan tidak ada rasa benci dan dendam dalam memberikan nasehat..anda saya tantang untuk mendatangi kantor resmi HTI untuk mendiskusikan tuduhan-tuduhan anda..jika anda tidak melakukan itu maka demi Allah anda hanyalah seseorang yang tengah meruntuhkan dan menyerang Islam…saya tunggu kabarnya…

    • HTI tuh dah banyak penyimpangan2 nya, ga cuma di blog ini doang yg ngeritik HTI, tp coba anda ‘search’ di google, lebih banyak & mengerikan penyimpangan2 nya…

    • wah ya repot kalau dikantornya HTI intimidasinya kuat setidaknya secara moral walapun HTI tidak mengintimidasi sekalipun.

      lebih baik kalau “wakil” dari HTI yang datang kesuatu tempat yang netral untuk berdiskusi dan wakil dari komaHT juga datang berdiskusi (tidak usah bawa banyak massa lha nanti di video atau suara terus hasil itu disebarkan khan lebih adil. Diskusi juga lebih fokus

  302. bener yach katanya HT gx mentingin aqidah…?

  303. bener, HT gx mentingin aqidah…

  304. Abdurrahman Albantany

    Assalamualaikum..

    Wah kalo boleh saya katakan anda semua yang menyeranng HTI di blog ini adalah PENGECUT…! Insyaallah HTI dalam berargumentasi sesuai dengan tuntunan syariah..Anda tidak akan di intimidasi apalagi di sakiti…Jadi saya menunggu kabar dari anda semua (bila perlu semua admin blog ini datang)…soalnya hanya dengan anda datang ke kantor resmi HTI semua tuduhan-tudahan anda tepat alamat….JADI JIKA ANDA TIDAK DATANG MAKA SAYA SIMPULKAN SEKALI LAGI ANDA SEMUA ADALAH PENGECUT…!!! ANDA HANYA BERANI MENYERANG DARI BELAKANG SEBAGAIMANA BANI QURIDHOH YANG MENYERANG RASUL DARI BELAKANG….!

    • lho bukannya usulan saya lebih adil ya ? HTI tinggal memilih wakilnya, biar komaHT memilih wakilnya nah kemudian bertemu ditempat yang netral. hasil diskusi direkam/video biar yang lain nanti bisa lihat dan diskusi fokus

      dan jangan menuduh seorang muslim yang bukan2 tanpa bukti yang jelas nanti balik ke anda sendiri lho

  305. Abdurrahman Albantany

    Anda tahu siapa itu Bani Quraidoh..?

    Mereka adalah sekelompok Yahudi yang sudah menjadi ahlu dzimmah..tapi mereka menyerang Hizb Rasul SAW dari belakang pada saat perang Ahzab……..

    • Justru Hizbut Tahrir lah yang menikam Islam dari dalam dengan merusak aqidah Islam disaat para ulama Islam mati-matian berusaha menjaga dan meluruskan aqidah ummat.

      Adapun tentang dialog maka saya sampaikan bahwa para aktivis HTI di tempat saya sudah tahu identitas saya bahkan sudah sangat mengenal saya dan juga sudah memiliki kontak HP saya karena sudah pernah berdiskusi dengan saya, jadi silahkan saja pihak HTI pusat jika mau diskusi dengan saya untuk menanyakan ke anggotanya sendiri bagaimana caranya karena mereka sudah sangat tahu itu, saya tunggu.

  306. oh, jadi kaedah yg dipakai Abdurrahman Albantany adalah : “hanya dengan anda datang ke kantor resmi HTI semua tuduhan-tudahan anda tepat alamat….JADI JIKA ANDA TIDAK DATANG MAKA SAYA SIMPULKAN SEKALI LAGI ANDA SEMUA ADALAH PENGECUT…!!!” nah, HT dalam menuduh dan menghujat pemerintah & pemahaman lain yg berseberangan(misal: yg mereka juluki dengan Wahabi atau kelompok tarbiyyah) menggunakan:

    1.bulletin Al Islam yg suka menghujat penguasa muslim baik di dalam & luar negeri
    2.web site dan blog para aktivisnya
    3.demonstrasi yg tidak nyambung, pemerintahnya(yg didemo) ada di mana yg demonstrasi di mana nggak ketemu

    nah, jadi saya simpulkan dengan menggunakan kaedah yg dibuat oleh saudara Abdurrahman Albantany sendiri, HT/HTI adalah PENGECUT PLUS PLUS, atau PENGECUT PANGKAT TIGA karena admin hanya menggunakan 1 macam media saja sedangkan HT/HTI dengan 3 jenis media. jadi kalo nggak mau dibilang PENGECUT PLUS PLUS datangi mereka langsung!!! jika berhubungan dengan pemerintah, datangi langsung mereka, tegakkan hujjah di hadapan mereka jika tak mau dibilang PENGECUT PLUS PLUS. jika berhubungan dengan yg berlainan faham, maka datangi mereka, tegakkan hujjah di hadapan mereka jika HT/HTI tak mau dibilang PENGECUT KELAS KAKAP!!!

    yg lebih ngawur lagi mengkiyaskan HT dengan Rasulullah صلى الله عليه وسلم , haihata…haihata…!!! jadi memang secara tidak sadar pengikut HT/HTI menganggap kelompok mereka pasti benar, ma’shum sebagaimana Rasulullah صلى الله عليه وسلم sehingga kalau ada yg mengkritik mereka seperti ini langsung disamakan dengan “menyerang Rasulullah dari belakang”

  307. oh, ada yg terlewat….

    4.majalah Al Wa’ie
    5.ceramah para da’inya

    wah-wah, jadi HT/HTI PENGECUT PANGKAT LIMA. maaf, ini saya menggunakan kaedahnya mas Abdurrahman Albantany sendiri lho. jadi kalo mau adil, mas Abdurrahman Albantany dengan kaedahnya yg dibuat sendiri seharusnya mengatakan kalo HT/HTI itu GEMBONGNYA PENGECUT …

  308. kekanak2kanakan!!!

  309. Assalmualaikum..

    Untuk Bang Abdurrahman,

    Hmmh rupanya anda kalap ya….atau ini hanya karena anda adalah bagian dari mereke (orang/pihak yang HT seru untuk kembali kepada Islam : Amerika, JIL, Pemerintah zholim di negeri-negeri kaum muslimin dsb)…

    Sepertinya anda tidak pernah membuka cakrawala ya…jadi anda sok tahu tentang HT di seluruh dunia….hmmmh….apakah anda tidak tahu bahwa utusan HT juga mendatangi pemerintah di negeri-negeri kaum muslimin bahkan di negeri barat sekalipun??

    wah saran saya sebaiknya blog ini di tutup saja…sebab menampung berita/informasi yang tidak akurat…bahkan tidak mengupdate berita tentang HT itu sendiri……

    Note : jadi sekarang masih kita tunggu kedatangan anda di kantor HTI….itu juga jika anda merasa benar dengan hujah anda….tapi jika ragu-ragu dengan hujah anda…ya tidak usah datanglah….simple lah…..

    • Note : jadi sekarang masih kita tunggu kedatangan anda di kantor HTI….itu juga jika anda merasa benar dengan hujah anda….tapi jika ragu-ragu dengan hujah anda…ya tidak usah datanglah….simple lah…..

      dah dibilangin anda yang suruh hubungi komaHt untuk diskusi kok masih kurang jelas (^_^)

      Adapun tentang dialog maka saya sampaikan bahwa para aktivis HTI di tempat saya sudah tahu identitas saya bahkan sudah sangat mengenal saya dan juga sudah memiliki kontak HP saya karena sudah pernah berdiskusi dengan saya, jadi silahkan saja pihak HTI pusat jika mau diskusi dengan saya untuk menanyakan ke anggotanya sendiri bagaimana caranya karena mereka sudah sangat tahu itu, saya tunggu.

  310. Asalamualaikum…

    Untuk Bang Puji….
    Wah anda ini mau dianggap penting ya….
    Padahal tuduhan-tuduhan anda itu kan ke HTI ya…? sedangkan media representatif itu kantor HTI di Jakarta..atau anda takut ya berhadapan dengan hujah HTI….? ya sudah kalau takut hujah nya tidak akurat ya ndak usah datang….atau anda tidak punya ongkos? saya transfer deh(tapi ya sesuai kemampuan saya ya..insyaallah)

    Note : untuk pengelola KOma hmm kalo dikatakan HT merusak aqidah..merusak dimana ya..? kalo cuma masalah hadist ahad trus HT dianggap merusak…wah antum harus banyak baca kitab tuh jangan baca satu refrensi saja pendapat HT tentang hadist ahad tidak berbeda dengan pendapat jumhur ulama dari mazhab Syafii, Maliki, Hambali dan sebagian Hanafi (sebagai contoh coba baca pendapat Imam An Nawawi dalam sharah shahih Muslim)…jadi antum itu baru baca satu rujukan terus bilang HT merusak aqidah…..hmmm…terlalu diliputi hawa nafsu….

    • Salah satu contoh nyata pengrusakan aqidah HT adalah pada aqidah qadha dan qadar dimana HT membuat pemahaman baru yang belum pernah didapati pada generasi ummat Islam sebelumnya.

      Para ulama ahlus sunnah telah bersepakat dalam aqidah qadha dan qadar ini sesuai dengan penjelasan Rasulullah dalam hadits-hadits shahihnya sedangkan Taqiyyuddin justru membuat pemahaman aqidah yang baru yang menyelisihi ijma’ ahlus sunnah bahkan taqiyyuddin mengatakan bahwa ahlus sunnah sama saja dengan jabariyah.

      Inilah salah satu contoh penyimpangan aqidah dan kerusakan aqidah HT.

  311. @Abdurrahman Albantaniy ,

    saya dan komaHT itu berbeda dan saya bukan pemilik blog (^_^). sepertinya saya sudah bilang deh di beberapa komentar. Ini bukan masalah reperesentatifnya lho, dan tak harus datang ketempat komaHT juga khan tapi tempat yang netral dimana komaHT bisa menjangkaunya jangan seperti anak-anak lah. Khan sudah saya bilang “kalau di markas HT yang pasti ada tekanan lah (secara moral red) bukan karena ditekan HT”. Tapi kalau misal HTI kirim wakil yang paling reperesentatif dan komaHT kirim wakil yang representatif kemudian berdiskusi ditempat yang netral bukannya sudah cukup ? dulu pernah tuh salafi diskusi dengan NU yang ngawasi MUI bukan dimarkasnya NU (^_^) jadi enak diskusinya masing2 tidak ada tekanan.

    wah antum harus banyak baca kitab tuh jangan baca satu refrensi saja pendapat HT tentang hadist ahad tidak berbeda dengan pendapat jumhur ulama dari mazhab Syafii, Maliki, Hambali dan sebagian Hanafi (sebagai contoh coba baca pendapat Imam An Nawawi dalam sharah shahih Muslim)

    anda tuh yang nggak banyak punya referensi. Imam Nawawi mengatakan hadits hada berfaedah dzon dan tidak mengatakan “HARAM MENGIMANI”

    silakan check deh artikel http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/hizbut-tahrir-aqidah-aqidah-nabi-yang-diragukannya/

  312. Asalmualaikum..

    Untuk Bang Puji : tolong sebutkan dalam kitab mutabanat atau nasroh HT yang mana yang mengatakan Haram Mengimani Hadist Ahad…(hal berapa)!!..wah anda ini tidak mengerti juga ya..permasalahannya anda kan menuduh HT (contoh : tuduhan bahwa HT mengharamkan mengimani hadis ahad) nah biar tuduhan itu nyampe ya sampekan ke kantor representasi HTI di Jakarta…jangan jadi pengecut cuma bisa nyampein di dunia maya (ga akan pernah selese-selese)..

    Mas ta’kandani yo jika sampean tidak meralat tuduhan sampean bahwa HT mengatakan : Haram mengimani hadis ahad sampean telah melakukan kedustaan (ingat ciri-ciri orang munafik adalah jika dia bekata dia berdusta)..sampean sama saja dengan penguasa-penguasa Arab…banyak dusta nya…!!!

    Untuk pengelola koma HT…ini lah yang saya katakan anda perlu sampekan tuduhan anda di kantor representasi HT…sepertinya memang anda harus halqah masalah qadha-qadar (latar belakang mengapa materi itu di kaji, isi, dalil dsb) sebab tulisan/tuduhan yang anda tulis di blog ini adalah presepsi anda bukan HT…So datangi kantor representasi HT di Indonesia…ya Kecuali jika anda termasuk kaki tangan penguasa-penguasa Arab yang suka nangkepin da’i yang mengajak kepada Islam kaffah…

  313. Mas ta’kandani yo jika sampean tidak meralat tuduhan sampean bahwa HT mengatakan : Haram mengimani hadis ahad sampean telah melakukan kedustaan (ingat ciri-ciri orang munafik adalah jika dia bekata dia berdusta)..sampean sama saja dengan penguasa-penguasa Arab…banyak dusta nya…!!!

    Berkata Taqiyyuddin (pendiri Hizbut Tahrir) :

    “Jadi aqidah seorang muslim itu harus bersandar kepada akal atau pada sesuatu yang telah terbukti kebenaran dasarnya oleh akal. Seorang muslim wajib meyakini (menjadikan sebagai aqidah) segala sesuatu yang telah terbukti dengan akal atau yang datang dari sumber berita yang yakin dan pasti (Qath’i), yaitu apa-apa yang telah ditetapkan oleh al Qur’an dan hadits mutawatir. Apa saja yang tidak terbukti oleh kedua jalan tadi, yaitu akal serta nash al qur’an dan hadits mutawatir, HARAM baginya untuk mengimaninya (menjadikan sebagai aqidah)…..”.

    (SUMBER : Peraturan Hidup dalam Islam, Penulis: Taqiyyuddin an Nabhani, Judul asli: Nidzomul Islam, Penerjemah: Abu Amin dkk, Penerbit: Pustaka Thariqul ‘Izzah Indonesia, Cetakan II (revisi), April 1993, halaman 12, paragraf ke-4 , baris ke-7 dari atas).

    dan bukannya saudara2 HTI juga mengakui hal itu bahwa mereka percaya kabar ahad tapi tidak mengimani (100%) ? siapa yang dusta saudaraku ?

  314. Assalmmualaikum..

    Untuk mas Puji gini ya :

    1. Anda termasuk oranng yang tidak konsisten, pernyataan anda tgl 8 juli 2010 anda mengatakan …HARAM MENGIMANI..ini adalah tuduhan yang seolah-oleh mengatakan bahwa HT mengharamkan anggotanya mengimani hadist ahad secara mutlak, tapi dipernyataan anda berikutnya 10 Juli 2010 anda mengatakan :….HARAM baginya untuk mengimaninya (menjadikan sebagai aqidah)…..”
    Pernyataan yang tanggal 10 juli (yang anda kutip dari Nidzhom Islam) adalah pernyataan Jumhur, seperti apa yang diucapkan oleh Imam An Nawawi dalam muqadimah sharah muslim :
    ” adapun ulama-ulama yang berpendapat hadist ahad dapat mendatangkan keyakinan adalah ulama-ulama yang terlalu berbaik sangka, hadist ahad tidak menghasilkan ilmu melainkan hanya dzon belaka tetapi ia wajib diamalkan (dalam hal amaliah)…kemudian beliau dengan bahasa halus mengatakan : “bagaimana mungkin hadist ahad dapat mendatangkan keyakinan”wallahu a’lam..
    Jadi pernyataan anda tanggal 8 juli adalah fitnah..

    2. Jika memang anda berpendapat bahwa hadist ahad dapat menghasilkan keyakinan..maka tentu dalam mushaf anda terdapat periwayatan yang berasal dari Umar bin Khottob atau Ibnu Abbas…? atau dari sahabat lainnya yang ditolak karena datang tdk dengan riwayat tawattur..benar begitu..?

    3. Saya curiga (afwan) anda adalah antek-antek penguasa arab yang sering menyerang (bahkan di beberapa tempat ada yg ditangkap dan dipenjara) dan menolak dakwah islam kaafah/ Khilafah..)…semoga bukan ya…

    • Saudara albantany yang diberkahi Allah,

      Sebenarnya pembahasan hadits ahad ini ada pada tema tersendiri, jadi mohon dipindahkan kesana.

      PERTAMA,
      Tentang fatwa imam an anawawi :

      1. Kita perlu melihat dalam pembahasan apa imam an nawawi berbicara tentang hadits ahad tersebut, karena dalam beberapa diskusi terbukti para syabab hizb tidak bisa membedakan antara pembahasan fadhail amal dengan pembahasan aqidah.

      2. Imam an nawawi tidak merinci kondisi hadits ahad atau dengan kata lain yang beliau maksudkan adalah hadits ahad secara umum atau secara hukum asal, beliau tidak merinci apakah hadits ahad tersebut secara lafadznya ahad atau secara makna ia ahad, padahal seluruh hadits ahad yang shohih secara makna ianya mutawatir, sehingga maksud beliau disini adalah bahwa hukum asal hadits ahad adalah yuhfidzudhon namun apabila setelah diteliti ianya rajih dan memiliki qarinah maka ia bisa bergeser dari kedudukan asal dan bisa membuahkan keyakinan (yuhfidzulilm) karena secara makna hadits ahad yang shohih adalah mutawatir. Jadi maksud beliau disini adalah hukum asal dari hadits ahad.

      3. Dari fatwa imam an nawawi dengan fatwa taqiyyuddin tentunya sudah bisa dilihat bedanya :

      1) imam an nawawi menghormati jumhur para ulama dan kaum muslimiin yang mengatakan hadits ahad yuhfidzulilm dengan mengatakan : “mereka terlalu berbaik sangka”.

      2) adapun taqiyyuddin justru mengatakan para ulama dan kaum muslimin yang meyakini aqidah dalam hadits ahad sebagai ummat yang berdosa, dengan mengatakan “HARAM diimani”, padahal konsekuensi perkataan HARAM taqiyyuddin adalah siapa saja yang meyakininya berarti telah melakukan perbuatan dosa.

      Disinilah letak penyimpangan dan perbedaan fatwa taqiyyuddin dengan para ulama lainnya, bahwa tidak ada satupun ulama yang menghukumi HARAM namun taqiyyuddin dengan berani beristimbath hal itu HARAM.

      KEDUA,
      Tentang ayat dalam mushaf yang anda permasalahkan maka untuk membantahnya cukup saya nukilkan riwayat shahih berikut ini :

      Imam Bukhari menulis dalam shahihnya sebuah riwayat yang panjang dari zaid bin tsabit yang diminta abu bakar mengumpulkan al qur’an dst zaid bin tsabit berkata : “…. HINGGA AKU DAPATI AKHIR SURAT AT TAUBAH PADA ABU KHUZAIMAH AL ANSHARI DAN AKU TIDAK MENDAPATKAN ITU DARI SHAHABAT YANG LAIN, YAITU AYAT LAQAD JA’AKUM RASULUN …dst”.
      (lihat al itqann fil ulumil qur’an bab tertib alqur’an dan penghimpunannya)

      Maka kesimpulannya memang ada ayat yang tidak mutawatir dari shahabat, misalnya dalam kasus ini adalah dari abu khuzaimah al anshari yaitu ayat akhir surat at taubah.

  315. HABIS WAKTU UNTUK BERDEBAT, TAPI TAK KUNJUNG ADA PERUBAHAN… GAJAH DI DEPAN MATA NGGA TERLIHAT MALAH BATU KECIL YANG DIOTAK ATIK…

    SADARLAH SAUDARAKU…
    KITA SEMUA PUNYA CITA-CITA SAMA : MENINGGIKAN KALIMATUL HAQ

  316. Irhaz Harifin

    Sungguh ANEEHHH!!!!
    Dalam isi artikel ini, SEKAN AKAN, mereka membela Al ‘Allaamah Asy Syaikh Taqiyuddin N Nabhani rahimahullah, dengan menghujat orang-orang yang (katanya) mengubah isi kitab beliau. PADAHAL, sebenarnya mereka dalam bberapa kesempatan juga MENGHINA Syaikh Taqy. Dan menyerang Hizb. Jadi anda ini (penulis) sebenarnya pro kearah mana???
    Yang ingin saya katakan…::
    1. Kitab2 HT bukan milik pribadi Syaikh Taqy tetapi untuk Hizb. jadi semuanya diberikan untuk Hizb.
    2. Syaikh Taqi memang mengajarkan hal itu, yakni penyempurnaan tsaqofah mutabannat Hizb kepada syababnya.
    3. Hizb tidak prnah dan tidak akan pernah mengubah kitab selain kitab mutabannat endiri. sebagaimaa yang dikhawatirkan penulis ini.

    • Saudaraku yang diberkahi Allah,

      Apabila ada perkataan taqiyyuddin yang benar maka kita dukung, namun apabila ada perkataan yang salah dan menyesatkan ummat maka kita koreksi dan kita jelaskan penyimpangannya pada ummat.

      Dalam pembahasan ini kita tidak mempermasalahkan kitab tersebut boleh diubah atau tidak namun yang kita permasalahkan adalah kenapa perubahan tersebut tetap disandarkan pada penulis asal.

      Letak kesalahannya bukan pada boleh tidaknya mengubah/merevisi kitab, namun kesalahannya adalah MENYANDARKAN PERUBAHAN KITAB TERSEBUT PADA ULAMA ASLI jadi dianggap perubahan-perubahan itu masih karya Taqiyyuddin atau Taqiyyuddin sendiri yang merubahnya, dan ini adalah kebohongan publik.

      misal anda menambahi jumlah hadits dalam kitab shohih bukhari sebanyak 500 hadits lantas anda cetak dan anda sebarkan bahwa tambahan 500 hadits itupun asli dari imam Bukhori, apakah boleh demikian ?

      Jadi letak kesalahan bukan pada boleh tidak mengubah kitab namun MENYANDARKAN PERUBAHAN KITAB PADA ULAMA ASLI YANG TELAH LAMA WAFAT.

  317. Untuk Pengelola KOma :

    1. Wah rupanya anda harus belajar bahasa ya…jelas-jelas Imam An Nawawi mengatakan : “bagaimana mungkin..dalam tulisan yang lain beliau juga menambahkan : bahwa beliau meluruskan ulama-ulama yang berpendapat bahwa hadist ahad dapat mendatangkan Ilmu (keyakinan)…

    2. Lalu bagaimana dengan periwayatan ahad yang tidak di masukan dalam mushaf…? seprtinya anda harus banyak baca lagi

    3. Kami menyimpulkan..anda tidak berani datang ke kantor HTI adalah karena refernsi anda hanya satu sumber saja…

    4. Seperti mas Puji ini….Dia harus banyak istighfar karena telah memfitnah HTI..begitu pula anda karena membantu mempublikasikannya..

    5. Biar terhapus dosa-dosa anda…di tunggu kedatangan anda di kantor HTi

    • Saudaraku yang diberkahi Allah,

      1. Apakah menurut anda kata “bagaimana mungkin” sama artinya dengan “HARAM” ? justru anda yang tidak paham bahasa baik bahasa umum maupun bahasa syariat, dalam bahasa umum “haram” dan “bagaimana mungkin” jelas dua kata yang beda makna, apalagi dalam kacamata syariat, “haram” jelas bermakna dosa jika dilakukan sementara kata “bagaimana mungkin” tidak ada konsekuensi hukum secara syariat, saya nasihatkan pada anda agar fatwa ulama jangan ditafsirkan sesuai selera kelompok sendiri ya akhi. Selanjutnya saya tantang anda menunjukkan satu saja ulama ahlus sunnah yang mengatakan “HARAM” seperti fatwa taqiyyuddin, silahkan…

      2. Periwayatan ahad yang tidak dimasukkan berarti ada ilat ya akhi, sehingga tidak shahih periwayatan itu, tapi pada koment sebelumnya anda memastikan tidak ada riwayat ahad yang masuk mushaf dan ternyata saya mampu menunjukkan dalil secara jelas bahwa ada riwayat ahad yang masuk mushaf, namun sayangnya anda tidak mau mengakui kekalahan hujjah anda dalam perkara ini, sungguh tidak kesatria anda ini.

      3,4,5. Satu sumber yang mana ya akhi, saya sudah berdiskusi dengan banyak sekali aktivis HTI, di blog ini saja ada banyak aktivis HTI yang ikut nimbrung, untuk urusan antum dengan akhi puji itu tidak ada kaitan dengan ana atau koma HT, silahkan tabayun sendiri dengan beliau.
      Dan… sejak kapan kantor HTI berubah menjadi tempat penebusan dosa ?!

  318. Mohon maaf, tidak mengganggu diskusi antara pengelola dengan Abd. Albantaniy. Mohon diskusi tentang hadist ahad ke tema yang diangkat, yakni di http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/hizbut-tahrir-aqidah-aqidah-nabi-yang-diragukannya

    dan coba baca lagi diskusi yang dimulai dari tahun 2008. Ust. Titok dari HTI Jogja aja mengakui hadist ahad:

    Kami tidak menginkari apa-apa yang datang dengan hadits ahad. Kami membenarkannya dengan pembenaran yang sesuai dengan drajad keshohihan hadits. Itulah pendirian seluruh anggota HT.


    http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/hizbut-tahrir-aqidah-aqidah-nabi-yang-diragukannya/#comment-95

  319. Oh iya, ada pernyataan Pengelola terkait Imam Nawawi.

    Memang benar Hadits Ahad membuahkan Dhon namun yang kita bicarakan bukan hadits ahad mas saif. Tapi “Hadits Ahad yang Shohih”.
    Apakah masih membuahkan dhon ?
    Kalopun membuahkan dhon, termasuk dhon lemah yang berarti syak atau dhon kuat yang berarti yakin ?
    Imam Ibnu Katsir dalam tafsir QS al baqarah : 107 begitu pula pakar bahasa arab Prof. H Mahmud Yunus dalam kamusnya menyatakan bahwa dhon tidak selalu bermakna syak namun bisa juga bermakna yakin.

    Imam An Nawawi sering dikutip HT untuk membenarkan penolakan terhadap aqidah dari hadits ahad, Padahal Imam an Nawawi hanya mengatakan Hadits Ahad membuahkan Dhon tapi Imam an Nawawi tidak mengatakan Hadits Ahad yang Shohih membuahkan dhon. Kalopun anda anggap beliau mengatakan hadits ahad yang shohih tetap membuahkan dhon, termasuk dhon yang mana ? apakah dhon lemah yang berarti syak atau dhon kuat yang berarti yakin ?
    Selain itu setelah diteliti ternyata semua aqidah yang bersumber dari hadits ahad yang shohih semuanya adalah mutawatir ma’nawy meskipun haditsnya semuanya ahad. Apakah masih ada dhon ?

    Disinilah letak kecurangan HT yang menafsirkan perkataan ulama menurut kepentingannya sendiri.

    http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/hizbut-tahrir-aqidah-aqidah-nabi-yang-diragukannya/#comment-268

    dan juga penjelasan dari salah satu blog kaum muslimin:

    Imam Nawawi juga tidak luput dari penisbatan dusta ketika beliau diklaim mendukung pendapat untuk menolak hadits ahad dalam lingkup ‘aqidah. Ketika beliau menegaskan bahwa khabar ahad itu menghasilkan dhann, maka sama sekali beliau tidak pernah mengatakan bahwa khabar ahad bukan merupakan hujjah dalam masalah ‘aqidah. Jikalau saja mereka menyibukkan membaca kitab Syarh Shahih Muslim karangan beliau, niscaya akan menemukan bahwa menerima kehujjahan hadits ahad dalam masalah ‘aqidah. Misalnya tentang hadits kairnya orang tua Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam [Shahih Muslim no. 203]. Beliau menjelaskan : “Di dalam hadits tersebut [yaitu hadits : إن أبي وأباك في النار – ”Sesungguhnya ayahku dan ayahmu di neraka”] terdapat pengertian bahwa orang yang meninggal dunia dalam keadaan kafir, maka dia akan masuk neraka. Dan kedekatannya dengan orang-orang yang mendekatkan diri (dengan Allah) tidak memberikan manfaat kepadanya. Selain itu, hadits tersebut juga mengandung makna bahwa orang yang meninggal dunia pada masa dimana bangsa Arab tenggelam dalam penyembahan berhala, maka diapun masuk penghuni neraka. Hal itu bukan termasuk pemberian siksaan terhadapnya sebelum penyampaian dakwah, karena kepada mereka telah disampaikan dakwah Ibrahim dan juga para Nabi yang lain shalawaatullaah wa salaamuhu ‘alaihim” [Syarah Shahih Muslim oleh An-Nawawi 3/79 melalui perantara Naqdu Masaalikis-Suyuthi fii Waalidayil-Musthafaa oleh Dr. Ahmad bin Shalih Az-Zahrani hal. 26, Cet. 1425 H].

    Perhatikan, di situ An-Nawawi memberikan penjelasan dengan isyarat penerimaan dan pembenaran tentang aqidah status orang tua Nabi. Padahal hadits tersebut adalah ahad !

    Dan yang sangat jelas adalah perkataan An-Nawawi ketika mengomentari tentang hadits Tamim Ad-Daari yang menceritakan tentang Dajjal dan Jassaasah dalam Shahih Muslim no. 2942; dimana beliau mengatakan : “Kisah ini merupakan dalil diterimanya berita dari satu orang” [Syarh Shahih Muslim 18/81].

    Bukankah ini masalah ‘aqidah ? Contoh lain masih banyak.


    http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/05/hadits-ahad-dan-hadits-mutawatir.html#_ftnref26

  320. ah HTI ga mau dijelek-jelekan (padahal emang udah jelek ^^), tapi kalian malah menjelek-jelekkan pemerintah muslim bahakan saudra-saudara musslim dari gerakan dakwah islam lainnya. gimana toh? jangan terlalu bersemangat, tujuan kita yang utama adalah keridhaan Allah, jangan jadikan khilafah sebagai tujuan utama, khilafah adalah salah satu sarana untuk mencapai keridhaan Allah,,, apakah Allah ridha dengan cara kalian mewujudkan khilafah (menumpahkan darah sesama saudara muslim, mencela dan memfitnah gerakan islam lainnya, menampakkan keburukan penguasa muslim ke khalayak padahal Rasulullah saw telah melarang hal ini…)… ah HT, ana ibaratkan sebagai golongan yang tergesa-gesa … ga baek tu..

  321. Untuk koma…wah anda itu ya sepertinya tidak memhami bahasa saya..bagaimana mungkin anda dapat memahami bahasa ulama-ulama salaf…untuk point terakhir saja anda salah mengartikan…itu kan permintaan saya dari dulu terhadap anda agar kalo mengirim tuduhan terhadap HTI itu ya ke kantor nya HTI bukan dengan cara pengecut ditulis di Blog..saya yakin jika hujah anda kuat anda tidak akan takut untuk datang ke kantor HTI (ingat : Ini dilakukan HT jika sedang muhasabah kepenguasa, karena anggota HT banyak di tangkap dan disiksa oleh penguasa penguasa dinegeri kaum muslimin)…

    UNTuk Koma juga kalo memang anda menjadikan hadis ahad sebagai dalil keyakinan seharusnya anda adalah orang yang paling bersemangat untuk menegakan, memperjuangkan dan mengopinikan tentang khilafah…

    So..jika anda merasa hujah anda benar dan kuat mengapa tidak memenuhi permintaan saya..

    i_zone.. : wah anda ini tidak yahu yah kalo penguasa-penguasa kaum muslimin (arab, yordan,iraq,mesir,uzbekistan dll) banyak menangkapi, menyiksa bahkan membunuh aktivis HT…bukalah cakrawala..jangan-jangan anda juga termasuk antek-antek mereka..? mungkin koma juga termasuk antek-antek mereka ya….(semoga bukan)….

  322. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    Hanya point ketiga yang anda sambung, apakah berarti anda sudah tidak memiliki hujjah untuk menjawab point pertama dan kedua yang justru merupakan perkara inti dari diskusi ini ?
    Tentang permintaan anda agar kami datang ke kantor HTI itu apakah undangan resmi dari HTI ? jika memang resmi tolong kirimkan ke DPD HTI ditempat saya agar diteruskan ke saya, bisa lewat aktivis HT yang kami rekam suaranya saat berdiskusi dengan kami.

    Tentang khilafah saya justru selalu mengatakan khilafah adalah bagian dari syariat Islam yang harus diterapkan, maka fitnah besar jika anda menuduh saya menolak khilafah. Saya juga memperjuangkan khilafah NAMUN khilafah yang benar ala nabi, bukan khilafah ala HT yang campur aduk sistemnya.

    Adapun masalah ditulis di blog bukanlah sikap pengecut karena blog ini terbuka untuk umum bahkan ada download rekaman diskusi dengan aktivis HT, jadi sebenarnya diskusi kami tidak hanya di dunia maya tapi juga di dunia nyata.

    Beda dengan akhi titok (syabab HT) yang membuat blog bantahan untuk mengcounter blog ini namun di moderasi dengan ketat bahkan diubah urutan komentnya dan terakhir malah dia hapus sendiri blognya tersebut, maka siapakah yang pengecut saudaraku ?

  323. assalamualaikum Wr.Wb
    alhamdulilah ternyata ada juga yg peduli terhadap kondisi umat yang lelah melihat saling hujatnya sesama hamba allah, buat pengelola saya sangat setuju dengan post di atas karena saya alhamdulilah telah membaca dan insya allah dapat membedakan memang benar kata mas admin terus yang saya anehkan jika memang HT untuk semua umat/kalangan tapi kenapa kitab hanya daris dan syabab saja yg punya kenapa masyarakat awam tidak bisa memilikinya…???itu fenomena yg terjadi didaerah saya..!!!!!!!

  324. asslammualaikum…

    Begini ya mas Koma, bukan saya tidak punya hujjah…tetapi memang percuma meladeni anda..la wong kata-kata saya saja anda tidak paham kok…makanya saya bilang bagaimana mungkin anda memahami perkataan ulama sementara persepsi anda tentang kalimat saya saja salah kok padahal saya adalah orang biasa saja….

    Kedua tentang undangan resmi itu…lah ini malah aneh…lah wong anda yang menuduh ko (HT konsepnya salah lah tentang khilafah.. padahal dalilnya ada…dan mungkin lebih banyak lagi…) ya seharus nya anda yang datang ke kantor resmi HTI di jakarta kemudian anda layangkan tuduhan-tuduhan anda baru itu tidak pengecut….semoga bahasa ini juga dapat dimengerti oleh anda ya mas koma…

    Begini ya mas saya kasih tau..saya pernah diskusi dengan salah seorang aktivis salafi (salafi ya…mohon maaf jangan di presepsikan mereka sebagai salafus shalih..karena mereka sering mengklaim begitu…dan itu bisa ya bisa tidak) ternyata tidak pernah berujung malah beliau tidak konsisten terhadap hujjahnya…(waktu itu kita sedang diskusi tentang jihad : offensif dan devensif, maka ketika saya tanya : mengapa anda masih ada di indonesia? lalu dia jawab : saya belum ada kewajiban karena saya masih kuliah).. nah apalagi ini diskusi di dunia maya..(NB : tapi tidak semua orang salafi demikian, karena ada juga yang pernah diskusi dengan salah seorang anggota HTI dan alhamdulillah beliau mendapat hidayah dan mau halqah)

    Jadi saya tunggu kabar………

    Wasalammualaikum

    Abd. Albantaniy

    NB : ini posting saya terakhir..karena setelah ini saya akan melihat apakah Koma akan mendatangi kantor HTI untuk melayangkan tuduhan-tuduhan nya atau tidak….semoga Allah memberikan hidayah buat Koma dkk…

  325. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    Alasan klasik para syabab HT ketika kalah hujjah memang seperti anda ini, selalu menuduh yang menang hujjah sebagai orang yang tidak paham apa yang anda sampaikan.

    Padahal jelas inti penyampaian anda yang terakhir adalah :
    1. Menyamakan fatwa Imam Nawawi dengan fatwa Taqiyyuddin dengan menyamakan definisi kata “bagaimana mungkin” menurut Imam an Nawawi dengan kata “HARAM” menurut Taqiyyuddin, padahal sudah saya sampaikan bahwa secara bahasa umum maupun bahasa syariat makna dua kata itu jelas tidak sama.
    2. Mengatakan bahwa semua riwayat mushaf utsmani mutawatir, padahal sudah saya tunjukkan riwayat shahih dari bukhari yang menyatakan ada satu ayat yang AHAD riwayatnya yaitu at taubah ayat terakhir.

    Tapi tidak mengapa, biarlah pembaca blog ini yang menilai, saya cuma sampaikan jazakallahu khairan, semoga Allah membalas kesudian anda berdiskusi disini dengan balasan yang baik yaitu petunjuk hidayahNya.

    Adapun saya tidak bisa mendatangi kantor HTI tanpa adanya undangan resmi, hal itu karena akan bertentangan dengan hukum positif yang ada di Indonesia dan saya bisa diangap mengganggu ketertiban dan meresahkan ummat, karena hubungannya dengan kantor resmi sebuah oraganisasi yang telah mendaftar sebagai ormas resmi di Indonesia.
    Mohon dimaklumi.

    Tentang diskusi anda dengan salafi bukan urusan saya, karena saya bukan anggota kelompok salafi manapun.

    Sekali lagi saya sampaikan jazakallahu khairan, semoga Allah membalas kesudian anda berdiskusi disini dengan balasan yang baik yaitu petunjuk dan hidayahNya.

  326. menyedihkan skali pemilik blog ini.

    • Apakah anda sedih melihat rekan anda kalah hujjah dan tidak mampu membantah bahkan mundur dari diskusi ?
      Wallahul musta’an, sungguh kebenaran didepan mata pun hanya akan terasa bagi mereka yang memperoleh hidayah dari Allah semata.
      Allahuyahdik Allahuyahdik

  327. Membedakan anggota dan bukan anggota saja tidakbisa apalagi menilai ide dan gerakan perjuanganya!ana sudah mengecek ke kitab yang disebutkan kesimpulanya anta tidak bisa membaca kitab berbahasa Arab!!!!!!!!!!!!11

  328. @ fahry yang diberkahi Allah :

    Pertama,

    saya sudah pernah menjelaskan beda syabab dengan daris di koment lama di artikel lain, makanya ketika ada yang tanya lagi saya malas mengulangnya, lantas kalian fitnah saya tidak bisa menjelaskan, innalillahi wa inna ilahi rajiun.
    Cara berkelit apa lagi ini ya akhi…?!

    Tolong baca koment2 saya sbelumnya agar kalian paham, jika kalian malas baca maka bagaimana hidayah bisa nyampai pada kalian.

    Kedua,

    Saya tidak menterjemahkan versi saya sendiri lho, saya mengambil terjemahan resmi dari ABU AMIN dkk dari Pustaka Tariqul Izzah (Penerbit HTI),
    hal ini sengaja saya lakukan agar bukan saya yang disalahkan jika ada terjemahan yang keliru.
    Jadi jika memang terjemahannya tidak sesuai kaidah bahasa arab maka Abu Amin dkk yang tidak amanah dalam menterjemahkan atau menurut versi HT agar terjemahannya mudah dimengerti orang, silahkan anda konfirmasikan ke Pustaka Thariqul Izzah/ Penerbit HTI Press karena mereka yang menterjemahkan dan terjemahan resmi merekalah yang saya pakai dalam tulisan saya.

  329. Assalammualaikum..

    Sepertinya saya terpaksa harus posting sedikit, untuk menjelaskan (lagi-lagi) ketidakmampuan Koma untuk memahamai bahasa.. :

    1. Saya tidak mengatakan bahwa saya tidak memiliki hujjah lagi untuk menanggapi hujah-hujah anda yang lemah dan cenderung hanya berupa presepsi/kesimpulan anda

    2. Saya cuma mengatakan bahwa diskusi lewat media seperti ini tidak efektif. oleh karena itu saya meminta anda menyampaikan tuduhan-tuduhan anda secara resmi ke kantor perwakilan HT (di sana akan anda temui banyak dalil-dalil syariah yang rajih), ini sebagai konsekuensi ketika anda menuduh sesorang/kelompok orang……

    3. perlu anda ingat wahai Koma (yang angkuh dan sombong (lihat koment anda 27 Juli jam 20:34), padahal keangkuhan dan kesombongan adalah milik Allah) fitnah itu selalu disampaikan dibelakang orang/objek yang difitnah…maka perbanyaklah istighfar wahai saudaraku..

    4. DEMI ALLAH !! JIKA ANDA BUKAN ANTEK-ANTEK PENGUASA ARAB YANG DZALIM ITU TENTU TIDAK ADA KEBERATAN BAGI ANDA UNTUK MENDATANGI KANTOR REPRESENTATIF HT….
    5. Semoga Allah membukakan dada anda yang sempit…amiin

    Wasslamualaikum

    Abd. Albantaniy

  330. Saudara albantany yang diberkahi Allah,

    Tampak jelas koment anda yang terakhir sangat emosional dan tanpa hujjah sama sekali, bahkan sama sekali tidak menjawab diskusi kita sebelumnya.
    Jika anda ingin mundur silahkan mundur dengan baik, tidak usah dengan segala kata-kata emosional seperti itu.
    Tentang datang ke kantor HTI sudah saya sampaikan bahwa kalo mau undang kami secara resmi, jangan anarkhis, negara ini punya aturan, kami bukan gerombolan serigala yang datang kesana kemari sambil teriak-teriak, legalitas kegiatan itu penting di negara ini, buktinya HTI juga mendaftarkan diri di DepHukum&HAM sebagai ormas kan, jangan anarkhis ya akhi,, patuhi aturan, jika memang tidak mau membuat undangan resmi ya diskusi saja via blog, silahkan para pengurus pusat HTI untuk menjawab tulisan kami (dulu sudah pernah dilakukan syabab HT titok priastomo tapi sayang sekarang sudah dihapus blognya).

  331. Assalamu’alaikum wr.wb.,

    Kpd saudara-saudariku, janganlah bertikai hanya karena masalah cabang(furu) kembalilah kepada masalah pokok, dan marilah kita pelajari bahasa arab/bahasa Qur’an agar kita lebih faham dari kitab induknya, karena terjemahan suatu kitab akan terkendala dengan kata 2x atau kalimat yg tidak pas/tepat dengan arti aslinya dalam bahasa arab..

    (tuntutlah ilmu sampai akhir hayat)..

    Wassalamu’alaikum wr.wb

    Azita.

  332. Mantan HTI Bogor

    saya mohon MUI membuat fatwa HTI itu haram, alasannya karena secara hakekat didirikan oleh seorang pengecut, disertir dari perang melawan zionis….. munafikin Nabhani

  333. Assalamualaikum..

    Mas kalo antum tau hukum positif mestinya antum tidak menunggu undangan…lah wong antum yang nuduh ko..masa HTI yang harus buat undangan…Jangan-jangan antum tidak tahu tentang hukum positif ya..(jangan perbanyak kekeliruan mas….seperti kekeliruan anda dlm memahami perkataan ulama ..dsb..dsb)

    Wah antum ni banyak berburuk sangka ya…saya katakan : siapa pun pernah datang ke kantor HTI, dari mulai wartawan (dalam dan luar negeri), para peneliti, para ulama (dalam dan luar negeri) dan mereka tidak di apa-apa kan kok sama orang-orang HTI…malah mereka berterima kasih karena mereka memperoleh informasi yang benar..yang berbeda dari apa-apa yang di tuduhkan oleh orang-orang yang tidak suka Islam Bangkit (seperti antum kali ya..)

    Saya Emosional itu karena antum itu susah ngertinya…(sebenernya antum itu memahami bahasa manusia atau tidak..? ko salah terus..!!!)

    Ok…kalo antum merasa tidak punya hujah yang kuat untuk datang ke kantor HTI dalam rangka mempertanggung jawabkan tuduhan antum..ya bilang aja….ndak usah malu-malu

    Wasalam

    Note : saya katakan : saya bukan tidak punya hujah..tapi diskusi lewat blog dsb dsb itu tidak efektif…..maka wahai koma datanglah anda ke kantor HTI….sekali lagi kalo anda bilangnya di belakang itu namanya tuduhan…..(bisa kena delik loh….ngerti hukum ga mas..??? kalo ga ngerti ya saya bisa memahami lah…)…

    • Undangan itu diperlukan sebagai dasar saya apabila ada permasalahan dikemudian hari, bagaimanapun saya butuh itu sebagai jaminan.
      Sebagai orang yang pernah diteror saya sudah sangat berbaik hati mempersyaratkan sekedar undangan saja tanpa jaminan keamanan lainnya. Inipun sebenarnya sudah ditentang oleh keluarga karena merekapun sering diteror karena da’wah kami, namun demi tersampaikannya kebenaran maka saya memberanikan diri sekedar mempersyaratkan undangan resmi, dan saya tidak akan datang sendirian akan tetapi dalam bentuk tim. Jadi mohon jangan menganggap enteng permasalahan, karena kami masing-masing sudah sangat biasa dengan segala ancaman, teror, atau pancingan, insyaAllah kami tidak akan mudah terpancing.

      Adapun pernyataan anda bahwa saya salah memahami perkataan ulama silahkan tunjukkan buktinya, karena justru anda sendiri yang telah banyak menyelewengkankan perkataan ulama.

      Saya punya buktinya, misalnya perkataan anda sebelumnya yang menyamakan fatwa Imam Nawawi dengan fatwa Taqiyyuddin dengan menyamakan definisi kata “bagaimana mungkin” menurut Imam an Nawawi dengan kata “HARAM” menurut Taqiyyuddin, padahal sudah saya sampaikan bahwa secara bahasa umum maupun bahasa syariat makna dua kata itu jelas tidak sama.

      Ini bukti yang jelas sekali ya akhi, apakah perlu saya tuliskan bukti-bukti lain bagaimana para syabab HTI menyelewengkan kalam ulama ?

      Coba anda cek komentar saudara Arie (dari HTI) di artikel “Menakar Urgensi Khilafah” pada akhir April 2009, saudara Arie mengatakan dalam kitab sirah dinyatakan bahwa mush’ab diperintah ke madinah untuk meminta kekuasaan pada Aus dan Khazraj.

      Padahal yang tertera dalam kitab-kita sirah adalah mush’ab diperintahkan ke madinah untuk mengajarkan al Qur’an dan Islam, bukan untuk meminta kekuasaan.

      Nah, masih kurangkah bukti penyelewengan kalam ulama oleh para aktivis HTI?. atau mungkin perlu saya tuliskan lebih banyak lagi contoh2nya.

      Saya kira itu bukan tindakan bijaksana, yang sebaiknya kita lakukan adalah PEMBUKTIAN,
      jadi silahkan tunjukkan dimana perkataan saya yang salah dalam memahami kalam ulama dan mari kita buktikan bersama-sama kebenarannya.

  334. Untuk : Mantan HTI Bogor

    Orang tuh mbok ya tau fakta ya….(hati-hati mas menuduh munafiq…..)

    Kasiahan sekali ya anda…di mana-mana hampir di 44 negeri kaum mulsimin, denmark, belanda, amerika, inggris, australia dll berlomba-lomba untuk menjadi bagian pejuang bersama HT..eh anda malah bangga jadi mantan HT..(dari orang baik jadi mantan orang baik..) kasihan sekali ya anda…Semoga Allah membukakan kesadaran anda….

  335. Mantan HTI Bogor

    Waduh mas bantet, ukuran kebaikan kok berlomba2 bergabung dgn HT….
    Rasululloh SAW aja gak pake bergabung Nabhani tuh…. jangan ge-er dehhhh… :P
    Cara2 Nabhani mendirikan HT sam persis dgn cara2 Mirza Ghulam Ahmad mendirikan Ahmadiyyah….
    Sama2 pernah berjuang melawan penjajah…. lalu disersi …. terus buat jamaah baru….. dan sama2 mengajarkan kesesatan…… kesesatan HT udah diulas terang2an…. dari nggak beriman qodho dan qodhar…. nggak berani memerangi (tempur) lawan zionis….. ya krn HT adalah bagian zionis Yahudi…
    mengacau , menghujat seluruh elemen Islam dari MUI, NU, dan seluruh kelompok Islam lainnya…. kalian hadir memang utk mengacau…
    dan kesesatan HT selalu ada yang memperjuangkannya tapi kami kaum muslimin tidak gentar ….. ALLOHU AKBAR

  336. Assalamualaikum

    Untuk Mantan Orang Baik :

    Sungguh keji sekli fitnah anda (pantas anda menjadi mantan orang baik)…Demi Allah Jika Anda dapat membuktikan bahwa HT adalah bagian dari Zionis maka saya adalah orang pertama yang akan memusuhi dan memberikan perlawanan fisik terhadap HT (karena dibawah saya ada beberapa orang Jawara yang siap untuk digerakan)….Tapi jika anda tdk dapat membuktikan hal tersebut (bahwa HT adalah bagian dari Zionis)…maka memohon ampun lah anda kepada Allah dengan segera sebelum kami (para Jawara Banten) menemukan anda…

    Untuk Koma :

    Sekli lagi saya katakan kepada anda :

    1. Datanglah anda ke kantor HTI jika ingin tuduhan anda tidak berujung pada fitnah…
    2. Demi Allah saya katakan kepada anda bahwa bagaimana mungkin HT akan memperlakukan kasar, keras kepada sesama muslim..karena kepada orang non muslim yang pernah datang ke kantor HT pun malah mendapat perlakuan yang amat baik..Saya Jaminannya…(sungguh HT memiliki dalil yang shahih dalam menjawab pertanyaan anda)

    3. Sungguh saya menemukan sifat-sfat golongan salafi pada diri anda..tidak mau menerima dalil shahih dari yang lain…mudah menyesatkan….dll

    4. Demi Allah Jika Anda adalah bagian dari antek-antek Penguasa Arab yang dzalim itu…maka menjadi percuma berdiskusi dengan anda saat ini…

    Wassalamualaikum

    • Yang mana mas mantan orang baik? saya search ke atas nggak ada yang ngaku mantan orang baik tuh.. anda memberikan julukan pada orang yang belum tentu dia ridho dengan julukan tersebut… HT tidak identik dengan kebaikan..karena itu mantan HT tidak lantas disebut mantan orang baik..banyak petinggi HT yang keluar juga masih banyak yang lebih tinggi ilmunya dari anda, dan mungkin ahlaknya lebih baik….ckckckck

      • Maksudnya mungkin mantan HTI Bogor, sebab saya tidak pernah mengatakan HTI itu zionis. Bagi saya HTI juga muslim hanya saja memiliki kesalahan yang harus diluruskan.

        Sedikit nasihat saja kepada al akh al bantany, tolong jangan bawa-bawa nama jawara banten lah, karena ini forum diskusi ilmiyah bukan forum jihad jasadiyah, kalo mau main otot kenapa tidak membantu para mujahidin di palestina sana saja, btw jawara2nya apa dulu pernah ikut jihad ambon ? jika tidak maka tidak pantas disebut jawara Allah.

        Saya dulu lama juga di cikeusal (serang) tepatnya di panosogan dan banyak bersahabat dengan para jawara mulai yang generasi muda hingga yang tua, saya pernah ditawari ilmu2 banten oleh sebuah perguruan (pesantren) di sana, tapi saya tolak karena ternyata banyak yang tidak sesuai dengan syariat, bahkan cara memperoleh ilmunya banyak yang diluar nalar baik itu puasa maupun mandi malam, coba ilmu-ilmu seperti itu dipake berjihad di palestina berani nggak? katanya bahkan ada yang mampu menaklukkan besi, wah kalo dipake di palestina kan lumayan itu biar peluru-peluru orang Israel mental semua, tapi kenapa gak ada yang berangkat jihad ya ???

  337. Saudara al bantany yang diberkahi Allah,

    Kami memang belum ke kantor pusat, tapi kami telah berdiskusi dengan banyak syabab HT di dunia nyata, bahkan salah satu kontributor kami pernah mendatangi pimpinan HTI jawa timur saat akan menyusun skripsi tentang HT.
    Semua pihak HT yang kami ajak diskusi tidak memiliki hujjah yang shahih.
    Maka datangkanlah satu saja orang HTI yang punya hujjah untuk membantah tulisan-tulisan kami di blog ini, jika di media publik seperti ini antum semua tidak berani bicara maka hendak apa lagi kami.

    Ketahuilah wahai akhi,
    Blog kami dan tulisan kami telah kami sampaikan keberadaannya kepada HTI, bahkan salah seorang syabab seniornya pernah membuat blog khusus sebagai tanggapan (namun sekarang dia hapus blognya).
    Kami pun telah mengirimkan pesan undangan ke HTI untuk berdiskusi di blog ini, tapi mereka semua tidak berani datang berdiskusi, mereka semua para penghuni kantor HTI yang terhormat itu tidak menghadiri undangan kami.

    Jika undangan kami tidak pernah disambut, lantas buat apa kami menyambut mereka yang mengundang saja tidak.

    Anda sampaikan saya seperti salafi yang tidak mau menerima dalil shahih, coba sekarang saya tantang anda meneruskan diskusi diskusi saya dengan para syabab HT yang mereka semua telah lari tunggang langgang karena mempermalukan diri mereka sendiri dan kelompok mereka.
    Mana dalil shahih yang anda sebutkan itu.
    Hatu burhanakum in kuntum minashadiqien.

  338. numpang koment:sy pernah di HTI (bukan artinya sy pernah jadi orang baik lho! hehehe) seru juga diFB lagi seru2nya diskusi jg nich ttg HTI. BTW dari pd diskusi ngotot ngototan lebih baik kita diskusi maaf-maaf klo merasa ada yang salah….. (cuma saran …..hihi)
    cuma berbagi pengalaman sy sudah masuk (ikut ngaji) banyak organisasi baik HTI, DI TII (NII), NU, JAT, JT, salafi, ahmadiyah, JIL, dll lah………. sy dapaiti smuanya ada kekurangan (ada yang sesat ada yang lamah hujjahnya dll) oleh karena itu sy menyimpulkan organisasi tidak ada yang sempurna tapi kita perlu berorganisasi karna ali pernah berkata al haqq bila nidzom yuglabul batil binnidzom, kelemahan masing masing jangan lah kita ributkan perbaiki dengan hikmah jangan meaincerca (bikin artikel kaya gini), klo masalah terjemahan bisa di maklumi karna kadang terjemahan bisa berubah ……….(waktu habis. bersambung ya!!! hehehe..)

  339. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    InsyaAllah nasihat itu bukanlah cercaan, akan tetapi jalan menuju kebenaran.
    Antum pernah di HTI tapi apakah antum tahu kerusakan aqidahnya ? inilah yang paling kita kritisi karena aqidah adalah pondasi, kita ingin menyelamatkan saudara-saudara kita di HTI dan kaum muslimin lainnya dari pemahaman keliru taqiyyuddin an nabhani.

  340. mudahan orang yang dalam kebenaran selalu dilindungi allah,pada zaman nabi selalu ada profokasi dan intimidasi tentang ajaran agama islam yang di bawanya dan sampai saat kini bersabarlah kalian yang tetap pada jalan allah…..sesungguhnya allah akan melindungimu dan memusnahkan musuh-musuhmu…

  341. saya melihat artikel artikel yang ditulis adalah hujatan untuk HTI, dan sudah sering hal itu terjadi baik di HTI, atau organisasi lainnya. HTI ya mengecam keburukan Wahabi, salafi menganggap HTI khawarij, PKS memandang HTI neo muktajilah, HTI menyebut PKS menyimpang, NU menyebut muhammadiyah agak kering, muhammadiyah menyebutnya ahli bid’ah, salafi bilang akidah muhammadiyah corat marit…………… dan banyak lagi.setiap golongan menggap yang lain ini dan itu, padahal yang diajarkan ya al quran dan sunnah, yang dilarang panatik golongan (ashobiyah) lihat di komentar bagaimana orang orang fanatik dengan apa yang baru di ketahuinya……..

    akidah HTI saya kira hanya di masalah Qodo dan qodar yang sedikit berbeda dan perbedaan itu sudah berlangsung lama diperdebatkan(jabariyah, muktajilah, qodariyah) tapi kalo kita lebih jeli hampir sama dengan ulama lainnya contoh di muhammadiyah, ato dalam kitab aqidah islam karangan said sabik hampir sama. cuma sistematik penyampainnya yang lebih rinci…… sy akui di HTI lebih masuk akal penjelasannya walo ada beberapa hal yang menurut sy kurang pas.

    akhi yang buat blog ini ……… teman – teman HTI
    dan semua yang seiman……. jangan lah kebencian kita menjadikan kita berbuat tidak adil, sedikitnya ilmu menjadikan kita merasa benar dengan apa yang kita miliki.
    lihatlah para ulama slafus sholeh mereka dekat masanya dengan rasul, lebih dekat pemahammanya dengan rosul dan mereka berbeda pendapat tapi satu sama lain saling menghargai imam syapii ya tidak pernah menghujat imam malik imam ahmad atau imam abu hanifah…….. mereka berbeda tapi tidak disibukan oleh perbedaan, mereka berbeda tapi meraka satu musuhnya yaitu orang kafir orang munafik…………………

  342. Kesalahan aqidah HTI yang saya dapati ada dua, yaitu pertama mengharamkan mengimani riwayat ahad, kedua membuat pemahaman baru tentang aqidah qadha dan qadar.
    Silahkan tunjukkan mana perkataan sayyid sabiq yang sama dengan HTI, itu adalah fitnah. Taqiyyuddin saja Tidak Pernah mengambil perkataan ulama lain sebagai dasar fatwanya itu. Saya tantang anda menunjukkan satu saja fatwa ulama ahlus sunnah yang sama dengan taqiyyuddin, silahkan ya akhil karim, cukup satu saja.

  343. Asslamualaikum..

    Untuk Koma :
    1. Saya menggunakan kata-kata jawara itu hanya untuk memberi penegasan bahwa HT didukung juga oleh Jawara, artinya jika Mantan HT Bogor itu bisa membuktikan bahwa HTI adalah bagian Zionis (lihat komentarnya tgl 5 Agustus 2010) saya siap keluar dari HT dan memberi perlawanan Fisik, tapi jika tidak maka saya sarankan Mantan HT Bogor itu Segera Bertobat..
    2. Mengapa anda yang memberi komentar : “sebab saya tidak pernah mengatakan HTI itu zionis”..yang saya harapkan justru pernyataan dari Mantan HT Bogor itu….( Bagaimana Bung Mantan HT Bogor Sudah dapat Buktinya…)..jangan-jangan Koma=Mantan HT Bogor..?
    3. Lantas Apa anda sekarang juga ada di Palestina..?
    Saya katakan bahwa HT Palestina telah meminta Penguasa Palestina (Hamas dan Fatah) juga penguasa disekitarnya (mesir dsb) untuk mengirimkan tentara terbaiknya dan berjihad bersama kaum muslimin disana untuk memerangi Zionis Israel, tapi apa yang dilakukan mereka Hamas+Fatah+Penguasa arab lainya : mereka berdiam dan malah menangkapi Syabab HT di Sana….lalu Apa yang telah engkau perbuat wahai Koma untuk Palestina..?
    4. Jawaban anda menunjukan bahwa anda (Koma) tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaika semua tuduhan-tuduhan anda, yang namanya kantor reperesentatif HT itu ya di Jakarta, jadi salah jika anda melayangkan kepada individu-individu, ya kalo mau menyampaikan tuduhan tentang HT itu ya ke kantor HTI (bukankah anda itu orang yang takut/menghormati hukum positif di Indonesia?)..ini bukti bahwa anda sesungguhnya tidak memahaminya..sebagaimana tidak dipahaminya dalil/hujah syariah..
    5. Saya ingin tertawa ketika anda menulis :”mengirimkan pesan undangan ke HTI untuk berdiskusi di blog ini, tapi mereka semua tidak berani datang berdiskusi, mereka semua para penghuni kantor HTI yang terhormat itu tidak menghadiri undangan kami.” lah sudah saya katakan HT tidak akan melayani undangan-undangan diskusi di dunia maya…terlebih karena sebenarnya anda yang melempar tuduhan dan fitnah maka sesuai hukum positip (yang di taati oleh Koma) anda lah yang harusnya datang ke kantir HTI…(anda tuh ngerti hukum tidak mas Koma….kemarin kan saya sudah bilang…ko ga nyambung-nyambung)
    6. Telah nampak kesombongan Anda wahai Koma (lihat komentar : “Anda sampaikan saya seperti salafi yang tidak mau menerima dalil shahih, coba sekarang saya tantang anda meneruskan diskusi diskusi saya dengan para syabab HT yang mereka semua telah lari tunggang langgang karena mempermalukan diri mereka sendiri dan kelompok mereka”.) Ini tidak pernah ditunjukan oleh generasi-generasi Shalafus Sholih….Saya katakan diskusi yang akan dilayani oleh HT adalah tidak di dunia Maya…dan saya sudah katakan panjang lebar di point 5 di atas
    7. Jadi dengan Begitu benar bahwa anda adalah Salafi? Benar Juga bahwa anda adalah Antek-anteknya Penguasa Arab?….Mengapa anda tidak memberi jawaban jelas tentang hal ini…?

    Wassalm

    Note : kalo pernah di cikeusal (kapan-kapan) main ke rumah saya di Rau ya…

  344. Saudara albantany yang diberkahi Allah,

    Saya tidak menjawab komentar saudara tapi menjawab komentar saudara fey yang mempertanyakan siapakah mantan orang baik yang anda sebutkan itu, jadi saya jawab mungkin yang anda maksudkan adalah mantan HTI bogor karena saya tidak pernah menyatakan HTI zionis.

    HT palestina menyeru negara2 muslim mengirim tentara namun hanya menyeru saja tidak ikut membantu hamas berjuang secara nyata memerangi yahudi, jadi wajar saja jika ditangkapi oleh hamas sendiri, dari dulu HT tidak pernah secara resmi menyatakan mengirimkan mujahidin di medan perang, hanya nyuruh2 saja, wajar jika mujahidin kesal dengan HT. Contohnya kasus ambon dulu mana ada pernyataan HT mengirimkan mujahidin ?

    Niatan saya tidak menuduh tapi menasehati dan menda’wahi, apakah setiap orang yang menasehati dan menda’wahi HT selalu dianggap menuduh ?
    Masalah undangan maka simak hadits dari sahabat Abi Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda: “Hak antara sesama muslim ada enam.” Lalu ditanyakan kepada Rasulullah: “Apakah enam hak itu, ya Rasulullah?” Jawab Rasulullah: “Apabila bertemu sampaikanlah salam, apabila diundang penuhilah undangannya, apabila minta nasehat kepadamu maka nasehatilah, apabila bersin dan membaca hamdalah maka doakanlah, apabila sakit jenguklah, dan ketika meninggal dunia iringkanlah jehazahnya”. (HR Muslim dan Nasai).

    Maka HT wajib menghadiri undangan kami di blog ini karena keumuman hadits diatas, namun bagi saya HT sudah saya anggap menghadiri karena telah banyak syabab HT yang ikut berdiskusi disini meskipun pimpinan HTI tidak ikut.

    Adapun masalah nasehat-nasehat saya pada HTI saya peruntukkan bagi siapa yang mau mendengarkan nasehat saya, jadi siapa saja pihak HT yang mau mendengarkan nasehat saya maka simaklah blog ini, tidak harus pimpinan HTI saja.

    Nabi mencontohkan da’wah itu mulai dari orang yang terdekat.
    Alhamdulillah keluarga saya yang dulu syabab HT sudah saya da’wahi dan sudah keluar dari HT, setelah itu adalah teman2 dekat, setelah itu orang2 di lingkungan saya, di kota saya, dan seterusnya, dan memang itulah cara da’wah Nabi.
    Apakah Nabi ketika mengatakan bahwa menyembah berhala itu perbuatan menyimpang apakah beliau langsung menda’wahkan itu ke pimpinan-pimpinan negara ? tidak ya akhi.
    Yang Nabi lakukan adalah menda’wahkan itu di lingkup yang memungkinkan segera dida’wahi terlebih dulu.
    Membangun opini akan lebih efektif dari bawah, dan itulah yang kami lakukan.

    Jika banyak syabab HT yang sadar maka lambat laun mereka sendiri yang akan mendatangi pemimpinnya untuk mengubah HT, dan itulah sasaran kami, yaitu HT merubah sendiri aqidahnya dan memperbaiki sendiri kesalahannya, bukan kami yang memperbaikinya karena akan tertahan dengan gharizah al baqa yang ingin membela diri sendiri.

    Saya tidak percaya ada qanun idari HT yang melarang diskusi di dunia maya, sebab sebelum ini ada syabab HT yang buat blog khusus untuk membantah blog ini, jadi ketidak ikutan HT adalah karena rasa takut berlebihan karena takut kalah saat berdiskusi, sebab diskusi di dunia maya tidak bisa menekan psikologi orang dengan berbagai teknik seperti yang dilakukan HT ketika diskusi di dunia nyata, semisal memotong pembicaraan dengan teriakan Allahu akbar, dsb.

    Diskusi di dunia maya sifatnya terbuka, bebas intimidasi, bebas tekanan, dan tercatat dengan baik, sungguh forum diskusi yang sulit ditembus oleh HTI yang mengandalkan pengkondisian diskusi di dunia nyata.

    Tentang salafi sudah saya ulang berkali-kali hampir di semua halaman blog ini bahwa saya tidak berafiliasi dengan kelompok salafi manapun dan saya bukan anggota kelompok salafy manapun.
    Saya sebetulnya ingin mengungkapkan wadah da’wah saya di dunia nyata saat ini, tapi posisi saya yunior jadi serba salah dengan senior2 saya, yang jelas wadah da’wah saya sudah ada sejak abad 7 Hijriah, bagi siapa saja yang berilmu pasti tahu wadah da’wah apa yang saya maksudkan, karena angka abad 7 Hijriah jarang dimiliki pihak lain.

  345. @komht
    1. saya nyatakan”hampir sama” (beda dg “sama”, kok fitnah sih? blog ini juga bisa d fitnah lho? ) maksudnya pemahaman maslh ini gak jauh beda,cuma HT lebih rinci karna qodho n qodar di buat definisi sendiri tentu dg dalil aqliyah (rasional dalil syari gak ada definisi) tapi …….. intinya sama…….. buka aja AQIDAH ISLAM SAYID SABIQ, cv diponogoro th2005 hal 144 (cuma perlu pemahaman yg dalam dan obyektif klo)
    2. “mengharamkan— mengimani—- hadits ahad ” mungkin yang pas —–menjadikan hujjah——– karna itu yg sy dapat dr HTI itupun dalam masalah dalil aqidah karna aqidah sesuatu yang qoth’i dalilnya pun harus qoth’i sebagian ahli hadits yang –qoth’i– itu alquran dan—- hadits mutawatir— (maka dlm terjemah mugkin ada revisi), saya kira itu bukan sesuatu yang keliru karna pada kenyataanya bukan HT saja yang berpendapat seperti itu, dalam tarjih muhammadiyah (HPT) (yg rujukannya banyak mengacu pada faham wahabi) bab masalah lima (klo gak salah hehehe) dalil akidah itu hujjahnya bukan hadits ahad tp harus mutawatir, dan dlm syarahnya prof drs asjmuni abdurohman diterangkan hadits mutawatir itu bukan hanya sanadnya mutawatir tapi bisa juga mutawatir maknawi (alias matannya mutawatir wlo sanadnya mungkin ahad contoh masalah hadist niat (????? agak lupa)—- ini bahas orang2 salafi- ). kenapa muammadiyah gak disebut menyimpang ???
    3. annabhani tidak pernah mengambil perkataan ulama lain itu sah sah saja (mungkin karena model ijtihadnya seperti itu asal tidak menyimpang dari kaidah ushul). dan gak perlu nantang segala.tujuan saya bukan membela HTI krn sy gak di HTI, kita smua cari kebenaran dan smua yang benar harus didakwakan, dan yang keliru dingatkan itu pun dengan cara hikmah. sekarang apalgi yang kurang ????……….. (hehehe kayaknya bonusnya klo gak angpaonya kurang …..)

  346. Saudara my fawwas yang diberkahi Allah,

    Antum katakan “hampir sama beda dengan sama”. Kalo memang tidak sama ya tidak usah di mirip-miripkan ya akhi, jangan sampai antum melakukan kesalahan yang sama dengan syabab HT yang mengatakan pendapat taqiyyuddin sama dengan imam an nawawi dalam perkara aqidah hadits ahad, ternyata setelah di cek hanya memaksakan menyama-nyamakan pendapat yang berbeda.

    Adapun tentang kata-kata haram itulah justru yang menjadi penyimpangannya HT, karena jelas2 taqiyyuddin menulis haram di kitabnya dan taqiyyuddin tidak mengatakan bahwa keharaman itu hanya pada hadits yang maknanya ahad tapi pernyataannya umum sehingga hadits ahad yg mutawatir maknawi pun terkena pengharamannya, hal ini didukung oleh penjelasan ulama HT senior dan syabab HT generasi awal (sudah wafat th.2008) yang mengatakan mutawatir maknawi itu tidak ada (Fathi Muhammad Salim dalam al-Istidlal bidh dhonni fil aqiidah, Terj: Hadits Ahad Dalam Aqidah, Pustaka Thoriqul Izzah, hal. 242).

    Disinilah letak beda muhammadiyah dengan HT : pertama taqiyyuddin jelas menggunakan kata HARAM sementara muhammadiyah tidak, kedua taqiyyuddin tidak memilah pengharaman antara hadits yang maknanya ahad dengan hadits ahad lafdzi mutawatir maknawi, sementara muhammadiyah membedakannya.

    Sekarang terbukti sudah bahwa anda tidak mampu menunjukkan satu saja ulama ahlus sunnah yang fatwanya sama dengan taqiyyuddin.

  347. @komaht
    lalu konsep qodo dan qodar yang manakah yang menurut antum ahlu sunnah?

  348. Hem, bukankah Hizbut Tahrir sudah ingin/sudah menjadikan Taqiyyudin sebagai madzhabnya! Kalau yang lain bermadzhab Ulama salaf, lah ini kok madzhab Taqiyyuddin. Bukankah jelas Rasulullah sudah menyatakan (insya Allah) bahwa kita semua disuruh untuk mengikuti Rasulullah, Sahabat dan ulama salaf. Lah ini kok malah aneh. Hem dasar…
    Ternyata syabab Hizbut Tahrir juga dipermalukan disini:
    suara01.wordpress.com/2010/08/06/dialog-syabab-hizbut-tahrir-dengan-anggota-pks/

    Semoga mereka bisa memelihara rasa malunya, sehingga tidak terus memalukan seperti itu

  349. untuk koma,

    Saya melihat anda tidak konsisten, dahulu anda meminta jaminan, saya katakan saya kasih jaminan anda tidak mau..anda itu mau nya apa…???

    Mas nasehat dengan fitnah itu beda….

    Jelas bahwa anda memang tidak ada itikad baik untuk memperbaiki HT (jika HT salah)

    Anda itu terlalu banyak alasan….anda itu mengerti tidak apa yg saya katakan….??

    ya sudah saya SIMPULKAN BAHWA ANDA ADALAH PEMBUAL…..bUKTIKAN JIKA ANDA TIDAK SEPERTI YANG SAYA SEBUTKAN DENGAN CARA DATANG KEKANTOR HTI

    ANDA TAHU APA TENTANG IDARI???

  350. Jaminan ? Apakah perkataan anda “Jaminannya adalah saya”, itu yang anda sebut sebagai jaminan ?
    Ya akhil karim, saya membuka blog ini setelah melakukan diskusi di dunia nyata dan setelah banyak teror menimpa saya dan keluarga saya, maka jika rasa aman yang saya inginkan anda asumsikan dengan kepengecutan itu terserah anda.
    Bagi saya HT lah yang ketakutan karena tidak mau memenuhi undangan saya di dunia maya, dan di kota saya melarang daris-darisnya menemui saya di dunia nyata.
    Apa susahnya membuat bantahan di dunia maya jika memang punya dalil.

    Ketahuilah ya akhil karim, dulu salah seorang syabab senior HT sudah membuat blog bantahan tapi setelah diskusi dengan saya justru akhirnya blog itu ditutup, seharusnya jika memang merasa punya dalil blog itu tidak dihapus, tapi kenyataannya…
    Semua itu diamati oleh kaum muslimin lainnya ya akhi, jadi tidak perlu ditutupi.

    Selain itu saya tidak percaya ada idari HT yang melarang diskusi di dunia maya, sebab banyak syabab HT yang punya blog da’wah. Ketidak ikutan HT dalam blog yang mubarokah ini adalah karena rasa takut berlebihan karena takut kalah saat berdiskusi, sebab diskusi di dunia maya tidak bisa menekan psikologi orang dengan berbagai teknik seperti yang dilakukan HT ketika diskusi di dunia nyata, semisal memotong pembicaraan dengan teriakan Allahu akbar, dsb.
    Diskusi di dunia maya sifatnya terbuka, bebas intimidasi, bebas tekanan, dan tercatat dengan baik, sungguh forum diskusi yang sulit ditembus oleh HTI yang mengandalkan pengkondisian diskusi di dunia nyata.

  351. Mas KOMA…

    Undangan anda itu di tujukan ke siapa? anda sudah kirim secara resmi ke kantor HTI…?

    JAminan seperti apa yang anda inginkan….???

    Ya itulah sok tahu nya anda…memiliki blog dakwah dengan diskusi intensif di blog (dunia maya) adalah dua hal yang berbeda akhi…anda sering menyimpulkan sesuatu yang salah…

    Sok Tahu anda yang kedua : sesungguhnya Hamas dan Fatah menangkapi Syabab HT adalah karena HT menyeru (membongkar kedok mereka di tengah umat/bangsa Palestina) kepada mereka agar tidak bertikai dan meminta kepada mereka supaya tidak terjerumus dalam jebakan AS di peta perjanjian damai serta meminta mereka agar menegakkan satu kepimimpinan kaum muslimin, anda rupanya tidak memperhatikan bahasa saya kemarin (“untuk mengirimkan tentara terbaiknya dan berjihad bersama kaum muslimin disana”..ini bermakna termasuk Syabab HT di sana)..Sungguh HT adalah hanya organisasi politik…HT hanya qiyan al fikr bukan Qiyan Tanfidzi….HT tidak punya tentara….tetapi syabab HT Palestina akan meyiapkan dirinya jika Hamas atau Fatah benar-benar akan memerangi Zionis dan AS….wahai Koma ini lah fakta sebenarnya…

    Satu Hal lagi dari ambiguitas anda : anda pernah mengatakan jika datang ke kantor HTI itu akan bertentengan dengan hukum positip yang berlaku, saya pernah katakan justru ketika anda sampaikan tuduhan anda tidak pada objeknya maka itu menyalahi hukum positip yang berlaku…..

    Sekarang malah anda mencari-cari alasan untuk tidak datang ke kantor HTI…

    Sungguh jika ada syabab HTI yang melakukan teror kepada anda maka sesungguhnya dia telah melakukan pelanggaran….bisakah anda sebutkan kepada saya siapa orangnya..(insyaallah saya akan cross check)..jika anda takut.. anda dapat kirimkan melalui email saya : markovic62@yahoo.com (saya tungu)

    Semoga Allah membukakan hati anda di bulan Ramadhan ini……

    • Saudaraku yang diberkahi Allah,

      Undangannya saya kirimkan di situs resmi HTI ya akhil karim, apakah itu tidak cukup ? sedangkan HTI sendiri tidak pernah mengundang saya walaupun hanya via email atau blog.
      Kalo memang tidak mau diskusi di blog, seharusnya bisa via email, tapi email yang saya kirimkan ke info@hizbut-tahrir.or.id pun tidak pernah ada jawaban. Tapi saya akan coba lagi kontak ke darzanhanan@gmail.com siapa tahu ia mau berdiskusi via email.

      Tentang Hamas saya tidak sok tahu karena saya cuma mengatakan HT tidak pernah menyatakan mengirim mujahidin dan itu anda akui sendiri. Jadi wajar jika para mujahidin yang memiliki strategi sendiri merasa terusik dengan opini-opini HT yang sok tahu tentang Hamas.

      Tentang teror sudah saya hapus semua jejak saya, jadi semua email dan no hp saya yang lama sudah saya hapus dan buang sehingga no hp yang menteror saya juga sudah tidak saya simpan lagi bahkan saya sudah pindah alamat tinggal hingga dua kali, tapi baiklah akan saya upayakan.

      Bagi saya HT lah yang ketakutan karena tidak mau memenuhi undangan saya di dunia maya, dan di kota saya melarang daris-darisnya menemui saya di dunia nyata.
      Apa susahnya membuat bantahan di dunia maya jika memang punya dalil.

      Ketahuilah ya akhil karim, dulu salah seorang syabab senior HT sudah membuat blog bantahan tapi setelah diskusi dengan saya justru akhirnya blog itu ditutup, seharusnya jika memang merasa punya dalil blog itu tidak dihapus, tapi kenyataannya…
      Semua itu diamati oleh kaum muslimin lainnya ya akhi, jadi tidak perlu ditutupi.

      Ketidak ikutan HT dalam blog yang mubarokah ini adalah karena rasa takut berlebihan karena takut kalah saat berdiskusi, sebab diskusi di dunia maya tidak bisa menekan psikologi orang dengan berbagai teknik seperti yang dilakukan HT ketika diskusi di dunia nyata, semisal memotong pembicaraan dengan teriakan Allahu akbar, dsb.
      Diskusi di dunia maya sifatnya terbuka, bebas intimidasi, bebas tekanan, dan tercatat dengan baik, sungguh forum diskusi yang sulit ditembus oleh HTI yang mengandalkan pengkondisian diskusi di dunia nyata.

  352. koma,
    kenapa anda menyembunyikan indentitas anda, saya kawatir anda ini semacam snouck hagrayer di masa belanda dulu, mengerti agama islam namun untuk menghancurkan umat islam. yg saya tahu hti ingin menggandeng seluruh gol umat islam untuk melawan musuh bersama yahudi dan as. jaman rosul satu saja orang islam dibunuh oleh kafir ya PERANG solusinya, nah sekarang ribuan orang islam mati di irak, afghanistan, palestina siapa yg bela????? inilah musuh kita yg nyata.

  353. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    Identitas itu sengaja tidak ditampilkan dengan pertimbangan maslahat dan madharat nya ya akhi, sudah saya ceritakan bahwa saya telah mengalami banyak hal, dan sesuai permintaan keluarga maka identitas saya untuk sementara tidak dipublikasikan, tapi teman2 HTI di tempat saya tahu identitas saya kok, karenanya saya yakin HTI Pusat juga sudah tahu.

    Mengenai HT yang mengumpulkan semua kelompok apakah termasuk kelompok ahmadiyah ? tentunya tidak kan ? kenapa ? karena dianggap menyimpang. Tapi kenapa syi’ah rafidhah tetap diajak bersatu dengan HT untuk mendirikan khilafah ? itu semua karena potensi belaka ya akhi, jadi HT tidak memandang suatu kelompok memiliki penyimpangan atau tidak, asalkan mau dan berpotensi maka akan dirangkul, inilah orientasi nya yaitu khilafah.
    Karena orientasi utama HT khilafah maka HT jadi lemah dalam meluruskan penyimpangan ummat padahal itulah sumber kehancuran ummat.
    Makar kaum kafir tidak pernah berhasil menghancurkan ummat sepanjang ummat Islam sendiri benar Islamnya.

  354. lanjutkan perjuanganmu ya akhi untuk menyadarkan mereka

  355. mungkin ada pertimbangan lain dari ht, karena jaman rosul yg ikut berperang membela islam, ada juga kan yg non muslim (kafir dzimi) ada juga orang yahudinya, yaitu orang2 kafir yg tidak mengakui islam namun mereka tunduk pada hukum islam. saya rasa kita gak bisa melawan takdir bahwa islam akan terpecah menjadi 72 golongan, dan juga jangan kita mengkafirkan orang yg telah menyebut tiada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah. untuk ahmadiyah dan syiah saya setuju pada anda karena al quran mereka acak acak. bukankah Allah sudah menjamin al quran sampai akhir jaman.

    • Boleh saja meminta bantuan kafir dalam perang karena itu ada contohnya dari Nabi, namun orang kafir dengan orang Islam yang menyimpang adalah dua predikat yg berbeda karena seorang yang sudah menyatakan muslim harus taat pada al Qur’an dan Sunnah jika sengaja menyimpangkannya maka akan dihukum berat bahkan dibunuh/diperangi.

      Kita memang tidak bisa melawan takdir 72 perpecahan namun kita juga tidak bisa melawan takdir bahwa yang masuk surga hanya satu golongan (kelanjutan hadits tersebut).

      Kita tidak pernah menyatakan kafir tapi yang kita katakan adalah menyimpang, ini dua hal yang berbeda karena predikat kafir itu sangat berat konsekuensinya dan untuk menyatakannya perlu pengkajian mendalam.
      Namun kafir itu ada dua, kafir besar (akbar) dan kafir kecil (kufrun duna kufrin), orang Islam yang menyimpang itu bisa masuk kategori kufrun duna kufrin.

  356. kalo orang yg gak pake hadis ahad dalam masalah aqidah itu termasuk sudah kafir/keluar dari islam gak…??..

    • Tergantung sejauh mana pemahaman menyimpangnya ya akhi, karena Al Qur’an mushaf utsmani saja memiliki ayat yang ahad periwayatannya yaitu at taubah ayat terakhir.

      Imam Bukhari menulis dalam shahihnya sebuah riwayat yang panjang dari zaid bin tsabit yang diminta abu bakar mengumpulkan al qur’an dst zaid bin tsabit berkata : “…. HINGGA AKU DAPATI AKHIR SURAT AT TAUBAH PADA ABU KHUZAIMAH AL ANSHARI DAN AKU TIDAK MENDAPATKAN ITU DARI SHAHABAT YANG LAIN, YAITU AYAT LAQAD JA’AKUM RASULUN …dst”.
      (lihat al itqann fil ulumil qur’an bab tertib alqur’an dan penghimpunannya)

      Maka kesimpulannya memang ada ayat yang tidak mutawatir dari shahabat, misalnya dalam kasus ini adalah dari abu khuzaimah al anshari yaitu ayat akhir surat at taubah.

      Nah apakah orang yang tidak pake riwayat ahad ini sampai tidak mengimani ayat tersebut ? jika iya maka anda tahu sendiri jawabannya.

  357. MAKSUD ANDA, ANDA MENGKAFIRKAN HT?

  358. Wah untuk mengkafirkan atau tidak itu bukan wewenang kami, itu sangat berat dan mendalam dan yang boleh menyatakan tentunya majelis ulama dan pemerintah.
    Namun anda bisa menilai sejauh mana pemahaman menyimpangnya ya akhi, karena Al Qur’an mushaf utsmani saja memiliki ayat yang ahad periwayatannya yaitu at taubah ayat terakhir.

  359. mas dodik saya hanya bertanya ke yang punya blog..soalnya beliau ini tetep mewajibkan hadis ahad dalam masalah aqidah padahal aqidah itu harus 100% kebenarannya…stelah saya searching di mr geogle ternyata ada be2rapa ulama besar yang tidak menggunakan menggunakan hadis ahad dalam masalah aqidah..makanya saya pengen tahu apakah yang punya blog ini berani mengafirkan orang2 yg tidak menggunakan hadis ahad alam masalah aqidah…

    • Masalah ini sudah dibahas di halaman lain blog ini dng judul terkait, jika anda berani mari kita coba diskusikan disana apakah betul ada ulama yang fatwanya sama dengan HT/ Taqiyyuddin, terkait hadits ahad ini.
      Saya jamin 100% tidak ada satupun ulama ahlus sunnah yg fatwanya sama dengan taqiyyuddin, silahkan anda tunjukkan SATU SAJA ulama ahlus sunnah yang fatwanya sama dengan Taqiyyuddin JIKA ADA maka akan langsung saya hapus tulisan saya tentang itu di blog ini.

  360. THANKS FOR ALL ARTINYA HT MASIH SATU AQIDAH DENGAN KITA, YG PASTI MUI SAMPAI SAAT INI MASIH MENGAKUI HTI. TRUS YG TERPENTING SEGERA TERWUJUDNYA KHILAFAH YG AKAN MENAUNGI SELURUH UMAT ISLAM. TANPA ATAU DGN DUKUNGAN KITA INSYAALLAH KHILAFAH AKAN TERWUJUD. AMIN AMIN AMIN.

    • Kita yang dimaksudkan siapa ya akhil karim, yang jelas dalam qadha dan qadar serta aqidah dari hadits ahad HT menyimpang. Silahkan tunjukkan satu saja ulama ahlus sunnah yang sama fatwanya maka akan saya hapus segera tulisan2 saya.

      Khilafah yang akan terwujud adalah kekhilafahan yang dikabarkan Nabi yaitu khilafah ala manhaj nubuwwah al mahdiyyin, sedangkan sebelum zaman itu hanya akan ada negara muslim yang sistemnya bukan khilafah ala manhaj nubuwwah akan tetapi sistem lain meskipun ia mengaku bersistem khilafah.

  361. @mas dodik : Allahumma Amin… kalo khilafah yang diperjuangkan HT saya sepakat mas, soalnya khilafah itu khan bukan hanya milik HT saja, cuma selama ini yang begitu vokal memperjuangkannya ya HT..saya sebagai bagian dari masyarakat negeri ini sudah tahu sepak terjang HT selama ini..dan aksinya (HT) pun sudah diketahui oleh mayoritas masyarakat negeri ini, para tokoh sampai pak Tyasno sudarso (mantan KSAD) pun pernah berdiskusi dengan ustad2 HT…solusinya pun memuaskan mas…tinggal ini saja kepada beliau yang punya blog ini yang belum puas dengan HT, beliau yang punya blog ini belum juga menunjukkan kejantanannya berdiskusi secara live face to face di dunia nyata. pengecut atau ……..???

  362. KEMBALI KE TOPIK DISKUSI…
    Saya bukan HT bukan Koma … bukan siapa-siapa. Hanya kebetulan mampir saja.
    Saya cuma mau berkomentar berkaitan dengan judul “Dan Taqiyudin pun Maih Hidup Hingga Kini”
    Diskusi ini harusnya hanya fokus pada masalah dimaksud.. tp ternyata HT tidak memberikan jawaban yang dapat diterima akal, bahkan cenderung bicara hal-hal lain yg harusnya dibahas pada tema yang lain.
    Saya tidak pernah baca buku yang dimaksud (yg diterjemahkan Abu Amin tsb) yg katanya jadi buku rujukan dari aktivitas HT.
    Kalo saja ternyata benar apa yg ditulis pengasuh blog ini bahwa telah terjadi manipulasi isi buku dengan menyandarkan pada pengarang semula (sayangnya tidak ada pengakuan yg tegas dari HT bahwa mereka merubah isi buku tersebut),
    maka berarti HT melakukan penipuan… dan kalo dasar gerakannya sudah menipu… maka seluruh gerakan itu ya batal demi hukum.
    Menurut saya kalo HT memang sengaja melakukan hal tersebut ya sebaiknya diadukan saja secara hukum. Masalahnya siapa yang mau mengadukan..? sebenarnya semua publik berhak saja karena ini pembohongan publik.
    Amat janggal ketika berjuang membawa nama Rosul dan Agama Rosul tapi didasari dengan penipuan yang jauh dari ahlak Rosul. Hanya satu pesan saya pada temen-temen HT yaitu bertobat aja.. mumpung masih terbuka jalan untuk tobat.
    Sekali lagi kalo semua yang disampaikan oleh pengasuh blog ini benar.
    terimakasih.

    salam – saridin

  363. KOMA :
    1. Anda tidak menjawab pernyataan saya tentang ambiguitas anda (tentang jaminan dan hukum positip)

    2. tentang hamas + Fatah : berarti memang anda tidak pernah meng-update berita ya..! (menyedihkan sekali anda)

    3. Memang HT tidak mempunyai tentara karena HT bukan negara (Insyaallah fii waktin qarib DKI akan tegak), tetapi anda tidak menelaah pernyataan saya, prinsipnya HT (terutama HT Palestina) siap untuk berperang dengan zionis seandainya Hamas dan Fatah benar-benar melakuk
    an nya…tapi nyatanya?? mereka (Fatah dan Hamas) malah saling berperang di antara mereka sendiri…bagaimana mugkin HT akan membantu salah satu mereka ? jika mereka (sesama kaum muslimin) saja saling berperang di antara mereka…..

    4. Coba kirim Undangan anda ke Crown Palace ya (undangan nya lengkap ya : ada nama organisasi anda , alamatnya, Penanggung Jawabnya/Ketua dsb..dsb..) kalo surat nya ga ada identitasnya ya namanya surat kaleng….

    5. Tentang diskusi via blog/maya : saya sudah katakan tidak efektif…sebagai contoh nya adalah kesusahan anda dalam memahami bahasa tulisan…kemudian sering ada posting-posting yang berisi Fitnah (sebagai contoh posting an nya Mas Mantan HT Bogor, tentang Farid Wadjdi dsb..dsb..)..jadi alih-alih ingin diskusi ilmiah malah Blog ini jadi wasilah untuk memfitnah….

    6. Untuk Mas Mantan HT Bogor : Sudah Dapat Buktinya Belum…???

    7. Saridin : Silahkan Anda Adukan HT ke pihak hukum…jika anda mau berkoalisi dengan orang-orang JIL (untuk mengadukannya) pun silahkan….bawa bukti anda tentang pembohongan publik yang dilakukan HT (jika ada)..Jangan-jangan anda yang tidak punya akal ya….(semoga tidak..)

    Wassalam

  364. Saudaraku al bantany yg diberkahi Allah,

    Untuk tema koment anda yg berulang-ulang tersebut silahkan dipindah ke halaman yg sesuai, untuk di halaman ini temanya adalah DAN TAQIYYUDDIN PUN TERNYATA MASIH HIDUP HINGGA KINI.

    Silahkan, mari kita berdiskusi dengan tema tersebut, apakah anda punya hujjah yang bisa mematahkan hujjah kami dalam tulisan ini ???

    Jika tidak silahkan sampaikan tulisan saya ke kantor pusat HTI kemudian sampaikan jawaban mereka, dengan anda menjadi perantara maka itu akan bisa memenuhi keinginan anda mencari kebenaran.
    Jika anda tidak mau berarti anda memang tidak berniat mencari kebenaran.

    Silahkan, saya tunggu hujjahnya…

  365. pengelola yang baik : makanya agar lebih jelas lagi..tentang ahlu sunnah or apalah yang anda perjuangkan itu, atau yang anda katakan khilafah Versi HT itu seperti apa bisa didiskusikan dengan pihak HT di Crown palace secara LIVE supaya masyarakat tahu….berani gak…kalo nggak berani tinggal bilang aja susah amat sih…??? kalo gak berani berarti anda pengecut beraninya cuma disini…anda disuruh sama mas albantany malah nyuruh balik…gmana ini…??..saya sebagai masyarakat menunggu aksi anda di Crown palace tentang tanggapan dan anggapan anda tentang HT…berani gak…??

    • Ukuran keberanian di hadapan manusia mungkin itu tapi bagi saya membuat blog yang menyuarakan kebenaran sudah cukup berani paling tidak disisi Allah subhanahu wa ta’ala bukan disisi manusia.

      Saya tahu resiko dan kemungkinannya jika saya datangi kantor HTI dan saya tidak mau madharat itu muncul, yang penting bagi saya sudah terbukti HTI tidak berani ikut berdiskusi di blog ini, berarti bukan saya yang pengecut.

      • masa diskusi pake blog, terkesan pengecut tuch…terbuka donk bawa semua kitab2 rujukan anda dan diskusikan disana…berani…??..

  366. satu lagi yang anda anggap Syaikh Taqiyuddin MAsih hidup hingga kini itu bisa dijelaskan nanti disana dan akan disertai bukti2 nya oleh pihak HT sendiri…kalo emang anda bilang syaikh taqiyuddin masih hidup sampai saat ini namu anda salah eh taunya beliau sudah wafat maka anda sudah menebar fitnah…
    skarang solusinya adalah ketemu langsung, kopi darat di Crown palace secara Live…berani…???

  367. bukannya mengulang ngulang tapi saya menuntut anda supaya ketemu langsung secara Live…untuk membuktikan kejantanan anda…apa bedanya dengan di facebook orang2 kafir berani menghina RAsulullah hanya di dunia maya dan mereka gak berani menampakkan batang hidungnya…
    makanya anda ini berani atau pengecut..??