<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Komunitas Mantan Hizbut Tahrir</title>
	<atom:link href="http://mantanht.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mantanht.wordpress.com</link>
	<description>Meluruskan Da'wah Khilafah ala manhaj Nubuwwah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Nov 2009 02:57:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Khilafah di Masa Depan menurut al Qur&#8217;an &amp; as Sunnah oleh pengelolakomaht</title>
		<link>http://mantanht.wordpress.com/2008/08/26/konsep-khilafah-masa-depan-menurut-rasulullah-shallallahu-alaihi-wa-ala-alihi-wa-salam/#comment-2070</link>
		<dc:creator>pengelolakomaht</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 02:57:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanht.wordpress.com/?p=50#comment-2070</guid>
		<description>Saudaraku coet yang diberkahi Allah, 

Komentar seperti yang anda tulis tersebut adalah ketakutan yang tidak beralasan. 
Percayalah bahwa nasihat itu betapapun pahitnya adalah demi kebaikan bersama. 
Nasihat lewat dunia maya sama dengan tatap muka karena bisa langsung saling komentar dan saling berdiskusi disaat yang sama.
Hanya saja keunggulan dialog dalam dunia maya adalah lebih terdokumentasi dengan baik dan lebih menjauhkan dari tindakan tidak terpuji yang mungkin terjadi di dunia nyata. 

Maka apa yang menghalangi kita untuk saling menasehati dan tabayun di dunia maya yang mubarokah ini ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudaraku coet yang diberkahi Allah, </p>
<p>Komentar seperti yang anda tulis tersebut adalah ketakutan yang tidak beralasan.<br />
Percayalah bahwa nasihat itu betapapun pahitnya adalah demi kebaikan bersama.<br />
Nasihat lewat dunia maya sama dengan tatap muka karena bisa langsung saling komentar dan saling berdiskusi disaat yang sama.<br />
Hanya saja keunggulan dialog dalam dunia maya adalah lebih terdokumentasi dengan baik dan lebih menjauhkan dari tindakan tidak terpuji yang mungkin terjadi di dunia nyata. </p>
<p>Maka apa yang menghalangi kita untuk saling menasehati dan tabayun di dunia maya yang mubarokah ini ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Khilafah di Masa Depan menurut al Qur&#8217;an &amp; as Sunnah oleh coet</title>
		<link>http://mantanht.wordpress.com/2008/08/26/konsep-khilafah-masa-depan-menurut-rasulullah-shallallahu-alaihi-wa-ala-alihi-wa-salam/#comment-2069</link>
		<dc:creator>coet</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 15:31:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanht.wordpress.com/?p=50#comment-2069</guid>
		<description>cuma mencari sensasi aja, sepertinya blog ini paling ramai dikunjungi. mending pakai iklan dan lainnya. bisa nambah penghasilan (atau tujuannya untuk ini). 
saya cuma mau mengingatkan semua teman2 yang akses blog ini (saya ngak peduli dari HTI atau non HTI). cari forum yang lebih produktif ketimbang yang ginian. objekfititasnya sangat rendah karena menyudutkan atau juga mebawa embel-embel nama organisasi tertentu. ingin populis dengan dompreng nama HT.  usul saya bagi yang punya blog baiknya anda rubah nama blog ini, atau malah akan menjustifikasi betapa bodohnya orang yang keluar dari HT karena punya analisa dan kemampuan analisa yang masih di bawah standar. bukannya saya mau menghina, tapi saya suka membaca tulisan dengan standar penilaian yang sudah lazim.
juga bagi teman2 teman HTI, mestinya pengelola blog ini diajak diskusi terbuka face to face langsung.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cuma mencari sensasi aja, sepertinya blog ini paling ramai dikunjungi. mending pakai iklan dan lainnya. bisa nambah penghasilan (atau tujuannya untuk ini).<br />
saya cuma mau mengingatkan semua teman2 yang akses blog ini (saya ngak peduli dari HTI atau non HTI). cari forum yang lebih produktif ketimbang yang ginian. objekfititasnya sangat rendah karena menyudutkan atau juga mebawa embel-embel nama organisasi tertentu. ingin populis dengan dompreng nama HT.  usul saya bagi yang punya blog baiknya anda rubah nama blog ini, atau malah akan menjustifikasi betapa bodohnya orang yang keluar dari HT karena punya analisa dan kemampuan analisa yang masih di bawah standar. bukannya saya mau menghina, tapi saya suka membaca tulisan dengan standar penilaian yang sudah lazim.<br />
juga bagi teman2 teman HTI, mestinya pengelola blog ini diajak diskusi terbuka face to face langsung.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menakar Urgensi Da&#8217;wah Khilafah oleh pengelolakomaht</title>
		<link>http://mantanht.wordpress.com/2008/07/31/menakar-urgensi-da%e2%80%99wah-khilafah/#comment-2068</link>
		<dc:creator>pengelolakomaht</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 08:52:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanht.wordpress.com/?p=32#comment-2068</guid>
		<description>Saudaraku yang diberkahi Allah, 

Khilafah didirikan adalah untuk tegaknya syariat Islam yang haq, apabila khilafah yang akan ditegakkan nanti tidak bisa mewujudkan ini maka yang terjadi justru maraknya pelanggaran syariat, dan sebagaimana telah saya kupas sebelumnya ternyata konsep khilafah HT sendiri banyak keliru dari syariat. 

Selain itu menegakkan syariat harus didukung secara ikhlas oleh ummat Islam, jangan sampai terjadi seperti di afghanistan yang menerapkan syariat Islam namun setelah dihancurkan kaum kafir justru ternyata masyarakatnya bergembira, sehingga hasilnya justru menjauhkan Islam dari ummat Islam sendiri. 

Itulah yang akan terjadi apabila ummat yang belum paham tentang syariat Islam dipaksa mengikuti syariat Islam, dan cara seperti itu sesungguhnya bertentangan dengan cara da&#039;wah mubarokah Nabi kita yang mulia shallallahu alaihi wa ala alihi wa salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudaraku yang diberkahi Allah, </p>
<p>Khilafah didirikan adalah untuk tegaknya syariat Islam yang haq, apabila khilafah yang akan ditegakkan nanti tidak bisa mewujudkan ini maka yang terjadi justru maraknya pelanggaran syariat, dan sebagaimana telah saya kupas sebelumnya ternyata konsep khilafah HT sendiri banyak keliru dari syariat. </p>
<p>Selain itu menegakkan syariat harus didukung secara ikhlas oleh ummat Islam, jangan sampai terjadi seperti di afghanistan yang menerapkan syariat Islam namun setelah dihancurkan kaum kafir justru ternyata masyarakatnya bergembira, sehingga hasilnya justru menjauhkan Islam dari ummat Islam sendiri. </p>
<p>Itulah yang akan terjadi apabila ummat yang belum paham tentang syariat Islam dipaksa mengikuti syariat Islam, dan cara seperti itu sesungguhnya bertentangan dengan cara da&#8217;wah mubarokah Nabi kita yang mulia shallallahu alaihi wa ala alihi wa salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Hizbut Tahrir &amp; Aqidah-aqidah Nabi yang Diragukannya oleh pengelolakomaht</title>
		<link>http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/hizbut-tahrir-aqidah-aqidah-nabi-yang-diragukannya/#comment-2067</link>
		<dc:creator>pengelolakomaht</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 08:42:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanht.wordpress.com/?p=22#comment-2067</guid>
		<description>Saudaraku yang diberkahi Allah, 

Apabila saudara menyimak tulisan saya dengan seksama maka disana sudah ada bahasan tentang hadits ahad, adapun tentang terkesan menyerang hal itu mungkin karena tulisan blog ini memang membahas HT dan tidak membahas hal-hal yang sifatnya umum, sehingga fokus blog memang pada HT. 
Namun meski demikian saya tidak menyerang HT namun hanya menasehati kekeliruannya belaka. Wallahulmustaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudaraku yang diberkahi Allah, </p>
<p>Apabila saudara menyimak tulisan saya dengan seksama maka disana sudah ada bahasan tentang hadits ahad, adapun tentang terkesan menyerang hal itu mungkin karena tulisan blog ini memang membahas HT dan tidak membahas hal-hal yang sifatnya umum, sehingga fokus blog memang pada HT.<br />
Namun meski demikian saya tidak menyerang HT namun hanya menasehati kekeliruannya belaka. Wallahulmustaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di KENAPA ALLAH MENCABUT KHILAFAH-KHILAFAH ISLAM TERDAHULU ? oleh pengelolakomaht</title>
		<link>http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/kenapa-allah-mencabut-khilafah-khilafah-islam-terdahulu/#comment-2066</link>
		<dc:creator>pengelolakomaht</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 08:38:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanht.wordpress.com/?p=27#comment-2066</guid>
		<description>Saudaraku yg diberkahi Allah, 

Sungguh saya telah berulang kali meminta agar diskusi sesuai tema namun kiranya masih ada yang menanyakan hal-hal diluar tema sehingga saya tetap harus menjawabnya meskipun pada akhirnya saya upayakan kembali pada tema semula.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudaraku yg diberkahi Allah, </p>
<p>Sungguh saya telah berulang kali meminta agar diskusi sesuai tema namun kiranya masih ada yang menanyakan hal-hal diluar tema sehingga saya tetap harus menjawabnya meskipun pada akhirnya saya upayakan kembali pada tema semula.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Khilafah di Masa Depan menurut al Qur&#8217;an &amp; as Sunnah oleh pengelolakomaht</title>
		<link>http://mantanht.wordpress.com/2008/08/26/konsep-khilafah-masa-depan-menurut-rasulullah-shallallahu-alaihi-wa-ala-alihi-wa-salam/#comment-2065</link>
		<dc:creator>pengelolakomaht</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 08:36:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanht.wordpress.com/?p=50#comment-2065</guid>
		<description>Saudara Mamad yang diberkahi Allah, 

Hadits tersebut menggunakan kata &lt;em&gt;&quot;maliun&quot;&lt;/em&gt; yang artinya penuh sesak yang apabila digambarkan pada ruangan maka bagaikan ruangan yang penuh sesak dengan manusia sampai sampai kita tidak bisa lagi melangkah disana (mirip kondisi kereta ekonomi saat lebaran). 
jadi bukan hanya sekadar ada kedzaliman namun penuh sesak dengan kedzaliman hal ini berarti mencakup juga kedzaliman dibidang pemerintahan oleh penguasa saat itu sehingga sangat menyedihkan bagi saya jika anda mencontohkan pada zaman khulafaur rasyidin adalah termasuk didalamnya, sebab di zaman khulafaur rasyidin dunia penuh keadilan dan bukannya penuh kedzaliman seperti kata anda, maka hendaknya anda bertaubat dari persangkaan anda pada para khulafaur rasyidin dan sesungguh al mahdi tidak lebih baik dari para khulafaur rasyidin karena mereka sama-sama memenuhi dunia dengan keadilan. 

Kemudian tentang persangkaan anda bahwa setelah mulkan jabariyah akan ada khilafah lain baru kemudian ada al mahdi maka hal itu mungkin saja namun khilafah versi anda itu adalah khilafah yang dzalim yang melanggar syariat Islam dan bukannya menegakkan syariat Islam mengingat hadits shahih yang mengatakan bahwa fase sebelum turunnya al mahdi adalah fase zaman penuh kedzaliman, sebagaimana hadits Abdullah bin Mas&#039;ud, juga hadits dari Ali, dan juga hadits dari Abu Said al Khudri.

Silahkan simak hadits2 berikut :
1. Dari Abdullah bin Mas’ud  dari Nabi  beliau bersabda:
لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ يَوْمٌ - قَالَ زَائِدَةُ فِي حَدِيْثِهِ - لَطَوَّلَ اللهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ حَتَّى يَبْعَثَ فِيْهِ رَجُلاً مِنِّي - أَوْ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي - يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمَ أَبِي، يَمْلَأُ اْلأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا
&lt;em&gt;“Bila tdk tersisa dari dunia kecuali satu hari  tentu Allah akan panjangkan hari tersebut sehingga Allah utus pada seorang lelaki dariku. Nama sesuai dgn namaku dan nama ayah seperti nama ayahku. Ia memenuhi bumi dgn keadilan sebagaimana sebelum telah penuh dgn kedzaliman dan keculasan.”&lt;/em&gt;
2. Dari ‘Ali  dari Nabi  ia mengatakan:
لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنْ الدَّهْرِ إِلاَّ يَوْمٌ لَبَعَثَ اللهُ رَجُلاً مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يَمْلَؤُهَا عَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا
&lt;em&gt;“Bila tdk tersisa dari masa ini kecuali satu hari tentu Allah akan munculkan seorang lelaki dari ahli baitku yg akan memenuhi dunia dgn keadilan sebagaimana telah penuh dgn keculasan.”&lt;/em&gt;
3. Dari Abu Sa’id Al-Khudri  ia berkata: Rasulullah  telah bersabda:
الْمَهْدِيُّ مِنِّي، أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى اْلأَنْفِ، يَمْلَأُ اْلأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِيْنَ
&lt;em&gt;“Al-Mahdi dariku dahi lebar hidung mancung memenuhi bumi dgn keadilan sebagaimana telah dipenuhi dgn kedzaliman berkuasa selama 7 tahun.”&lt;/em&gt;

Maka apabila sebelum turunnya al mahdi ternyata ada berdiri khilafah versi saudara mamad ini maka ia adalah termasuk dalam khilafah yang memenuhi dunia dengan kedzaliman dan keculasan sebagaimana hadits di atas. 
Dan apabila di zaman khilafah versi saudara mamad itu dunia ini penuh kedzaliman maka khilafah itu masuk dalam fase mulkan jabriyyah dan bukan masuk dalam fase khilafah ala manhaj nubuwwah sebagaimana hadits an-Nu’man bin Basyir &lt;em&gt;(hadits khilafah)&lt;/em&gt; sebab yang dimaksud khilafah ala manhaj nubuwwah adalah khilafah yang adil.
Khilafah versi saudara mamad masuk dalam kategori mulkan jabriyyah sebagaimana khilafah bani umayyah yang masuk dalam kategori mulkan ‘aadhdhan meskipun sistemnya masih disebut khilafah dan meskipun penguasanya masih disebut khalifah.  
&lt;em&gt;Wallahu ta&#039;ala a&#039;lam wahuwal musta&#039;an.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudara Mamad yang diberkahi Allah, </p>
<p>Hadits tersebut menggunakan kata <em>&#8220;maliun&#8221;</em> yang artinya penuh sesak yang apabila digambarkan pada ruangan maka bagaikan ruangan yang penuh sesak dengan manusia sampai sampai kita tidak bisa lagi melangkah disana (mirip kondisi kereta ekonomi saat lebaran).<br />
jadi bukan hanya sekadar ada kedzaliman namun penuh sesak dengan kedzaliman hal ini berarti mencakup juga kedzaliman dibidang pemerintahan oleh penguasa saat itu sehingga sangat menyedihkan bagi saya jika anda mencontohkan pada zaman khulafaur rasyidin adalah termasuk didalamnya, sebab di zaman khulafaur rasyidin dunia penuh keadilan dan bukannya penuh kedzaliman seperti kata anda, maka hendaknya anda bertaubat dari persangkaan anda pada para khulafaur rasyidin dan sesungguh al mahdi tidak lebih baik dari para khulafaur rasyidin karena mereka sama-sama memenuhi dunia dengan keadilan. </p>
<p>Kemudian tentang persangkaan anda bahwa setelah mulkan jabariyah akan ada khilafah lain baru kemudian ada al mahdi maka hal itu mungkin saja namun khilafah versi anda itu adalah khilafah yang dzalim yang melanggar syariat Islam dan bukannya menegakkan syariat Islam mengingat hadits shahih yang mengatakan bahwa fase sebelum turunnya al mahdi adalah fase zaman penuh kedzaliman, sebagaimana hadits Abdullah bin Mas&#8217;ud, juga hadits dari Ali, dan juga hadits dari Abu Said al Khudri.</p>
<p>Silahkan simak hadits2 berikut :<br />
1. Dari Abdullah bin Mas’ud  dari Nabi  beliau bersabda:<br />
لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ يَوْمٌ &#8211; قَالَ زَائِدَةُ فِي حَدِيْثِهِ &#8211; لَطَوَّلَ اللهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ حَتَّى يَبْعَثَ فِيْهِ رَجُلاً مِنِّي &#8211; أَوْ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي &#8211; يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمَ أَبِي، يَمْلَأُ اْلأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا<br />
<em>“Bila tdk tersisa dari dunia kecuali satu hari  tentu Allah akan panjangkan hari tersebut sehingga Allah utus pada seorang lelaki dariku. Nama sesuai dgn namaku dan nama ayah seperti nama ayahku. Ia memenuhi bumi dgn keadilan sebagaimana sebelum telah penuh dgn kedzaliman dan keculasan.”</em><br />
2. Dari ‘Ali  dari Nabi  ia mengatakan:<br />
لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنْ الدَّهْرِ إِلاَّ يَوْمٌ لَبَعَثَ اللهُ رَجُلاً مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يَمْلَؤُهَا عَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا<br />
<em>“Bila tdk tersisa dari masa ini kecuali satu hari tentu Allah akan munculkan seorang lelaki dari ahli baitku yg akan memenuhi dunia dgn keadilan sebagaimana telah penuh dgn keculasan.”</em><br />
3. Dari Abu Sa’id Al-Khudri  ia berkata: Rasulullah  telah bersabda:<br />
الْمَهْدِيُّ مِنِّي، أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى اْلأَنْفِ، يَمْلَأُ اْلأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِيْنَ<br />
<em>“Al-Mahdi dariku dahi lebar hidung mancung memenuhi bumi dgn keadilan sebagaimana telah dipenuhi dgn kedzaliman berkuasa selama 7 tahun.”</em></p>
<p>Maka apabila sebelum turunnya al mahdi ternyata ada berdiri khilafah versi saudara mamad ini maka ia adalah termasuk dalam khilafah yang memenuhi dunia dengan kedzaliman dan keculasan sebagaimana hadits di atas.<br />
Dan apabila di zaman khilafah versi saudara mamad itu dunia ini penuh kedzaliman maka khilafah itu masuk dalam fase mulkan jabriyyah dan bukan masuk dalam fase khilafah ala manhaj nubuwwah sebagaimana hadits an-Nu’man bin Basyir <em>(hadits khilafah)</em> sebab yang dimaksud khilafah ala manhaj nubuwwah adalah khilafah yang adil.<br />
Khilafah versi saudara mamad masuk dalam kategori mulkan jabriyyah sebagaimana khilafah bani umayyah yang masuk dalam kategori mulkan ‘aadhdhan meskipun sistemnya masih disebut khilafah dan meskipun penguasanya masih disebut khalifah.<br />
<em>Wallahu ta&#8217;ala a&#8217;lam wahuwal musta&#8217;an.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Khilafah di Masa Depan menurut al Qur&#8217;an &amp; as Sunnah oleh Hasan</title>
		<link>http://mantanht.wordpress.com/2008/08/26/konsep-khilafah-masa-depan-menurut-rasulullah-shallallahu-alaihi-wa-ala-alihi-wa-salam/#comment-2064</link>
		<dc:creator>Hasan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 09:31:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanht.wordpress.com/?p=50#comment-2064</guid>
		<description>@mamad

sepertinya kesimpulan anda terlalu memaksa. dari mana anda mendapatkan kesimpulan seperti itu. Tolong tunjukkan hadits/dasar anda kepada saya (forum) agar kita bisa meyakini kebenaran perkataan anda.

dari dasar yang shahih (yang saya ketahui) bahwa hanya disebut &quot;khalifah&quot; tanpa ada keterangan apakah  dzalim (tidak sesuai manhaj numbuwwah) ataukah adil.

disini saya dengan mantanht berbeda pendapat terutama dalam mendefinisikan kalimat &quot;penuh kedzoliman&quot;. Menurut mantanht penuh kedzoliman adalah bahwa seluruhnya dan tak ada satupun yang selamat dari fitnah kedzoliman ini karena kata penuh menujukkan makna semuanya. Sedangkan penuh bagi saya adalah sebagian besar sekali (yang begitu terlihat jelas) atau bisa seluruhnya ada fitnah kedzoliman yang melanda dunia. Hal ini sebagaimana saya sudah terbiasa dengan kalimat misal : tempat X ini sudah penuh kemaksiatan dan kalimat semisalnya. Bukan berarti saya menyatakan tidak ada yang selamat dari fitnah kemaksiatan disuatu tempat kecil dari tempat yang saya sebutkan, akan tetapi kalau kita lihat ketempat itu kemaksiatan begitu terlihat dengan penuh. dari sinilah saya tidak bisa memastikan apakah khalifah yang dimaksud itu tidak sesuai manhaj numbuwwah, sesuai dengan manhaj nubuwwah, atau gado-gado (sebagian sesuai dan sebagian tidak). Kecuali ada dalil yang memastikan bahwa khalifah itu dzolim/tidak maka saya bersikap tengah2 dalam masalah ini. Akan tetapi jelas bahwa makkah  merupakan kota yang tidak akan diserang lagi karena kekafiran (bukan darul kufur sampai kiamat) sebagaimana sabda Rasulullah :

Diriwayatkan dari ’Abdullah bin Muthi’ bin Al-Aswad, saudara bani ’Adiy bin Ka’b, dari ayahnya – dahulu bernama Al-’Ash, lalu Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam menggantinya menjadi Muthi’ – ia berkata : ”Aku mendengar Rasulullah shallallaahu ’alaihi wa sallam ketika memerintahkan untuk membunuh beberapa tawanan di Makkah mengatakan : 

”Makkah tidak akan diserang lagi setelah tahun ini untuk selama-lamanya. Dan tidak akan ada lagi orang Quraisy yang dibunuh secara sia-sia setelah tahun ini” [Diriwayatkan oleh Ahmad 3/412, Ath-Thahawi dalam Syarh Musykilil-Atsar no. 1508, dan Ath-Thabarani dalam Al-Kabiir no. 20/691; hasan].

Diriwayatkan dari Al-Harits bin Malik bin Al-Barsha’ radliyallaahu ’anhu, ia berkata : Aku mendengar Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam berkata pada hari penaklukan Makkah : ”Kota ini (Makkah) tidak akan diserang setelah tahun ini sampai hari kiamat” [HR. At-Tirmidzi no. 1611, Ahmad 3/412, Al-Humaidi no. 572, Ibnu Sa’d 2/145, Ibnu Abi Syaibah 14/490, Ath-Thahawiy dalam Syarh Musykilil-Atsar no. 1509, Al-Haakim 3/627, dan lain-lain; shahih].

Al-Imam Sufyan bin ’Uyainah rahimahullah – salah seorang perawi perawi hadits hadits Al-Harits bin Al-Barsha’ – mengatakan :
”Tafsirnya adalah mereka tidak akan kafir lagi selama-lamanya dan tidak akan diserang karena kekafiran” [Syarh Musykilil-Atsar, 4/162-163 – shahih].

Al-Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi rahimahullah berkata :
”Begitu juga makna : ’Orang Quraisy tidaklah dibunuh secara sia-sia setelah hari ini (Fathu Makkah’; sesungguhnya maksudnya adalah bahwa mereka (yaitu penduduk Makkah) tidak akan kembali pada kekafiran sehingga diperangi karena kekafiran. Sebagaimana halnya Makkah tidak akan menjadi Daarul-Kufur yang diserang, wabillahi ’azza wa jalla at-taufiq” [idem, 4/163]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@mamad</p>
<p>sepertinya kesimpulan anda terlalu memaksa. dari mana anda mendapatkan kesimpulan seperti itu. Tolong tunjukkan hadits/dasar anda kepada saya (forum) agar kita bisa meyakini kebenaran perkataan anda.</p>
<p>dari dasar yang shahih (yang saya ketahui) bahwa hanya disebut &#8220;khalifah&#8221; tanpa ada keterangan apakah  dzalim (tidak sesuai manhaj numbuwwah) ataukah adil.</p>
<p>disini saya dengan mantanht berbeda pendapat terutama dalam mendefinisikan kalimat &#8220;penuh kedzoliman&#8221;. Menurut mantanht penuh kedzoliman adalah bahwa seluruhnya dan tak ada satupun yang selamat dari fitnah kedzoliman ini karena kata penuh menujukkan makna semuanya. Sedangkan penuh bagi saya adalah sebagian besar sekali (yang begitu terlihat jelas) atau bisa seluruhnya ada fitnah kedzoliman yang melanda dunia. Hal ini sebagaimana saya sudah terbiasa dengan kalimat misal : tempat X ini sudah penuh kemaksiatan dan kalimat semisalnya. Bukan berarti saya menyatakan tidak ada yang selamat dari fitnah kemaksiatan disuatu tempat kecil dari tempat yang saya sebutkan, akan tetapi kalau kita lihat ketempat itu kemaksiatan begitu terlihat dengan penuh. dari sinilah saya tidak bisa memastikan apakah khalifah yang dimaksud itu tidak sesuai manhaj numbuwwah, sesuai dengan manhaj nubuwwah, atau gado-gado (sebagian sesuai dan sebagian tidak). Kecuali ada dalil yang memastikan bahwa khalifah itu dzolim/tidak maka saya bersikap tengah2 dalam masalah ini. Akan tetapi jelas bahwa makkah  merupakan kota yang tidak akan diserang lagi karena kekafiran (bukan darul kufur sampai kiamat) sebagaimana sabda Rasulullah :</p>
<p>Diriwayatkan dari ’Abdullah bin Muthi’ bin Al-Aswad, saudara bani ’Adiy bin Ka’b, dari ayahnya – dahulu bernama Al-’Ash, lalu Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam menggantinya menjadi Muthi’ – ia berkata : ”Aku mendengar Rasulullah shallallaahu ’alaihi wa sallam ketika memerintahkan untuk membunuh beberapa tawanan di Makkah mengatakan : </p>
<p>”Makkah tidak akan diserang lagi setelah tahun ini untuk selama-lamanya. Dan tidak akan ada lagi orang Quraisy yang dibunuh secara sia-sia setelah tahun ini” [Diriwayatkan oleh Ahmad 3/412, Ath-Thahawi dalam Syarh Musykilil-Atsar no. 1508, dan Ath-Thabarani dalam Al-Kabiir no. 20/691; hasan].</p>
<p>Diriwayatkan dari Al-Harits bin Malik bin Al-Barsha’ radliyallaahu ’anhu, ia berkata : Aku mendengar Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam berkata pada hari penaklukan Makkah : ”Kota ini (Makkah) tidak akan diserang setelah tahun ini sampai hari kiamat” [HR. At-Tirmidzi no. 1611, Ahmad 3/412, Al-Humaidi no. 572, Ibnu Sa’d 2/145, Ibnu Abi Syaibah 14/490, Ath-Thahawiy dalam Syarh Musykilil-Atsar no. 1509, Al-Haakim 3/627, dan lain-lain; shahih].</p>
<p>Al-Imam Sufyan bin ’Uyainah rahimahullah – salah seorang perawi perawi hadits hadits Al-Harits bin Al-Barsha’ – mengatakan :<br />
”Tafsirnya adalah mereka tidak akan kafir lagi selama-lamanya dan tidak akan diserang karena kekafiran” [Syarh Musykilil-Atsar, 4/162-163 – shahih].</p>
<p>Al-Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi rahimahullah berkata :<br />
”Begitu juga makna : ’Orang Quraisy tidaklah dibunuh secara sia-sia setelah hari ini (Fathu Makkah’; sesungguhnya maksudnya adalah bahwa mereka (yaitu penduduk Makkah) tidak akan kembali pada kekafiran sehingga diperangi karena kekafiran. Sebagaimana halnya Makkah tidak akan menjadi Daarul-Kufur yang diserang, wabillahi ’azza wa jalla at-taufiq” [idem, 4/163]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di KENAPA ALLAH MENCABUT KHILAFAH-KHILAFAH ISLAM TERDAHULU ? oleh mamad</title>
		<link>http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/kenapa-allah-mencabut-khilafah-khilafah-islam-terdahulu/#comment-2063</link>
		<dc:creator>mamad</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 14:51:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanht.wordpress.com/?p=27#comment-2063</guid>
		<description>Apakah harus disampaikan tata cara berdialog?
kenapa di bagian akhir mesti menyimpang dari topik?
Pengelola harap selalu awas dan jangan termasuk sebagai orang-orang menyimpangkan tema.

Ingatlah hisab!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah harus disampaikan tata cara berdialog?<br />
kenapa di bagian akhir mesti menyimpang dari topik?<br />
Pengelola harap selalu awas dan jangan termasuk sebagai orang-orang menyimpangkan tema.</p>
<p>Ingatlah hisab!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Hizbut Tahrir &amp; Aqidah-aqidah Nabi yang Diragukannya oleh mamad</title>
		<link>http://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/hizbut-tahrir-aqidah-aqidah-nabi-yang-diragukannya/#comment-2062</link>
		<dc:creator>mamad</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 14:45:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanht.wordpress.com/?p=22#comment-2062</guid>
		<description>Usul pada pengelola untuk membuat artikel khusus hadits ahad
dan memperbaiki pola penulisan agar lebih lembut dan tidak terkesan menyerang.
terimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Usul pada pengelola untuk membuat artikel khusus hadits ahad<br />
dan memperbaiki pola penulisan agar lebih lembut dan tidak terkesan menyerang.<br />
terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Khilafah di Masa Depan menurut al Qur&#8217;an &amp; as Sunnah oleh mamad</title>
		<link>http://mantanht.wordpress.com/2008/08/26/konsep-khilafah-masa-depan-menurut-rasulullah-shallallahu-alaihi-wa-ala-alihi-wa-salam/#comment-2061</link>
		<dc:creator>mamad</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 13:56:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanht.wordpress.com/?p=50#comment-2061</guid>
		<description>ALhamdulillah.
mungkin kita perlu telaah bersama.
fase kedzaliman yang nyata itu mungkin adalah saat ini yang menurut saya pada fase &quot;mulkan jabariyyan&quot;
usaha untuk mengganti fase mulkan jabariyyan inilah yang dilakukan oleh khalifah &quot;yang pertama&quot; nanti dan kemudian barulah Imam Mahdi meneruskan dengan penuh keadilan.
Ketika nabi diawal pemerintahannya di madinah, maka kondisi masyarakat sekitar masih banyak yang kufur sehingga perlu pembenahan.
pemerintahan pada masa Abu Bakar juga tidak lepas dari perbuatan masyarakat yang dzalim (enggan zakat, adanya nabi palsu dll) yang juga memerlukan perbaikan. 
jadi &quot;kholifahpertama&quot;  yang akan berdiri tidaklah boleh dicap sebagai &quot;khalifah yang dzalim&quot; namun karena parahnya kondisi saat ini yang menyebabkan perbaikan yang dilakukan &quot;khalifah awal&quot; ini tidak tuntas dan akan dituntaskan oleh Imam Mahdi. InsyaAllah.
Semoga kita diberi hidayah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ALhamdulillah.<br />
mungkin kita perlu telaah bersama.<br />
fase kedzaliman yang nyata itu mungkin adalah saat ini yang menurut saya pada fase &#8220;mulkan jabariyyan&#8221;<br />
usaha untuk mengganti fase mulkan jabariyyan inilah yang dilakukan oleh khalifah &#8220;yang pertama&#8221; nanti dan kemudian barulah Imam Mahdi meneruskan dengan penuh keadilan.<br />
Ketika nabi diawal pemerintahannya di madinah, maka kondisi masyarakat sekitar masih banyak yang kufur sehingga perlu pembenahan.<br />
pemerintahan pada masa Abu Bakar juga tidak lepas dari perbuatan masyarakat yang dzalim (enggan zakat, adanya nabi palsu dll) yang juga memerlukan perbaikan.<br />
jadi &#8220;kholifahpertama&#8221;  yang akan berdiri tidaklah boleh dicap sebagai &#8220;khalifah yang dzalim&#8221; namun karena parahnya kondisi saat ini yang menyebabkan perbaikan yang dilakukan &#8220;khalifah awal&#8221; ini tidak tuntas dan akan dituntaskan oleh Imam Mahdi. InsyaAllah.<br />
Semoga kita diberi hidayah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menakar Urgensi Da&#8217;wah Khilafah oleh mamad</title>
		<link>http://mantanht.wordpress.com/2008/07/31/menakar-urgensi-da%e2%80%99wah-khilafah/#comment-2060</link>
		<dc:creator>mamad</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 13:43:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanht.wordpress.com/?p=32#comment-2060</guid>
		<description>Ketika turun ayat yang menyerukan dakwah dengan jahr, maka ketika tidak ada udzur syar&#039;i kader dakwah harus menyatakan dengan terang-terangan.
dakwah pada tauhid, pemuda, tarbiyah dan perbaikan akhlak bisa dan harus dilaksanakan segaligus dengan dakwah menyeru pada khilafah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika turun ayat yang menyerukan dakwah dengan jahr, maka ketika tidak ada udzur syar&#8217;i kader dakwah harus menyatakan dengan terang-terangan.<br />
dakwah pada tauhid, pemuda, tarbiyah dan perbaikan akhlak bisa dan harus dilaksanakan segaligus dengan dakwah menyeru pada khilafah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
