Daftar Artikel

Daftar Artikel

Untuk memudahkan menavigasi blog ini dan agar ketika membuka suatu artikel tidak berat karena banyaknya komentar-komentar maka daftar artikel berikut mudah-mudahan bisa memudahkan anda untuk menikmatinya.

ISLAMIKAH ETIKA POLITIK HIZBUT TAHRIR

MENYOAL Aqidah QADHA & QADAR Hizbut TAHRIR Vs AHLUS Sunnah

DAN TAQIYYUDDIN PUN TERNYATA MASIH HIDUP HINGGA KINI

Diskusi Syabab HT & Mantan HT

KETIKA KEKERASAN ADALAH SEBUAH KENISCAYAAN .. ?

Khilafah di Masa Depan menurut al Qur’an & as Sunnah

METODE DA’WAH HIZBUT TAHRIR

Menakar Urgensi Da’wah Khilafah

KENAPA ALLAH MENCABUT KHILAFAH-KHILAFAH ISLAM TERDAHULU ?

Hizbut Tahrir & Aqidah-aqidah Nabi yang Diragukannya

RAPORT MERAH RUU KHILAFAH HIZBUT TAHRIR

Sekilas Blog Komunitas Mantan Aktifis Hizbut Tahrir

193 responses to “Daftar Artikel

  1. kalo gitu saya gabung kemana dong ?
    mas mantan ikut kemana? barangkali bisa saya pertimbangkan

    • Junaedi Kamilan SI

      Setelah saya mempelajari mengapa adaMantan HTI?.ternyata memang orang-orang yang tidak atau kurang ikhlas berkorban dan masih terhinggapi penyakit hubu dunia itu tidak akan tahan lama-lama di HTI,karena HTI tidak menjanjikan materi bagi para anggotanya justru malah sebaliknya menuntut banyak pengorbanan dan ke ikhlasan hanya untuk Allah semata.
      Jadi wajar bila tidak tahan di HTI,sayangnya masih saja membela diri untuk menyembunyikan kelemahannya tersebut dengan menyerang dan mencari-cari kesalahan HTI,namun itu juga wajar karena semua “BEKASAN” tidak ada yang mulus,kalau mulus tentu tidak akan keluar dari HTI,artinya Syakshiyahnya masih banyak cacad.

      • Saudaraku yang dirahmati Allah,

        Tidak ada yang sempurna melainkan hanya Allah semata,
        saya banyak kekurangan, namun saya juga yakin HT banyak kekurangan.
        Mari kita sama-sama memperbaiki kekurangan itu.
        Janganlah takut dengan nasihat, karena agama ini adalah nasihat.
        Barakallahufikum.

      • berjuanglah untuk memerangi nafsumu dulu …. sob

      • Anda jangan menuduh sembarangan mantan HTI tidak ikhlas dll..memangnya anda bisa membaca hati orang??? saya setuju dengan mantan HTI atau apalah..saya sebagai orang luar punya pendapat kalo memang tidak cocok atau ada kekeliruan wajar donk keluar dari organisasi tersebut..dan kalau memang anda sebagai pendukung organisasi tersebut dan menyatakan organisasi anda benar harusnya anda bisa menerima kritikan untuk menjadi lebih baik di organisasi anda..

  2. Saudaraku yang bijak,

    Dalam hal ini marilah kita merujuk kepada hadits dari Hudzaifah bin Yaman yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dalam kitabul fitannya,

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

    “… Hendaklah engkau berpegang teguh (bersatu) kepada jama‘ah dan imam kaum Muslimin.” Kemudian Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu bertanya: “Bagaimana kalau mereka sudah tidak mempunyai jama’ah dan imam lagi?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “fa’tajil tilka firoqo kullaha Jauhilah semua kelompok tersebut, meskipun harus menggigit akar pohon, hingga engkau mati dalam keadaan seperti itu.”

    Inilah konsekuensi jika belum ada Jama’ah Muslimin yang satu (khilafah Islam). Seluruh muslimin harus menjauhi kelompok kelompok yang ada baik itu HTI, IM, Tabligh, dsb.

    • Klo gitu jauhi juga Salafi (Wahabi), Wahda, Syiah, dll. Semua itu jamaah/kelompok. Pertanyaan bgmn upayanya untuk menghadirkan Khilafah Islam (Pemimpin yang satu umat Islam)

    • Junaedi Kamilan SI

      Hanya ada satu jalan bila ingin bertahan di HTI,yaitu;

      Berjuang hanya karena ALLAH semata,dan tidak ada kekhawatiran akan sesuatu yang bersifat ancaman duniawi,karena Allah SWT telah berjanji kepada Orang-orang yang memang betul-betul berjuang karena_Nya semata yaitu;”Hidup mulia ,mati Syahid”,semua amal ikhlas karena Allah Semata bukan karena HTI atau yang lain,sebab HTI hanya wadah saja sebagai sarana untuk meraih ridho Allah SWT.

      • Nah begitu donk …Organisasi anda itu hanya sebagai wadah untuk melaksanakan tujuang organisasi anda,,semua orang punya hak didalam hukum untuk mengemukakan pendapatnya..dan saling menghormati pendapat orang lain..

    • Maksudnya jauhi kelompok-kelompok tersebut ialah, kelompok-kelompok yang sesat, kelompok2 yang tidak berpegang teguh pada Al-Quran dan As-sunnah. Justru di hadist sebelumnya kita diminta untuk bergabung dengan kelompok.

  3. 1. Jadi aktivitasnya ngapain dong?
    2. Kl hubungannya dgn Ali Imron 104 bgmn ?

  4. dudu satriaji

    Inilah konsekuensi jika belum ada Jama’ah Muslimin yang satu (khilafah Islam). Seluruh muslimin harus menjauhi kelompok kelompok yang ada baik itu HTI, IM, Tabligh, dsb.

    saya tambahin : juga harus menjauhi salafy dsb.

    • Ide yang manthaap,
      (“saya tambahin : juga harus menjauhi salafy
      …”)
      Salafy = pengikut orang orang terdahulu yang sholih dan pimpinannya adalah Rosulullah SAW.
      (“juga harus menjauhi ahlussunnah …”)
      Ahlussunnah = orang orang yang berada diatas sunnah/jalannya Nabi SAW dan para shohabat

      Tapi kalau yang dimaksud Salafy itu nama majalah atau Yayasan atau Pondok Pesantren yang mengajarkan kesesatan, kita katakan, wajib untuk menjauhinya, jangankan cuman “Salafy”, misalnya ada Yayasan penyebar kesesatan dengan nama “Jannah”, maka kita wajib minta perlindungan kepada Alloh swt agar dijauhkan dari “Jannah” ini (baca= Yayasan sesat dg nama Jannah -contoh-)

      ——
      Muslimin yang satu (khilafah Islam). Seluruh
      muslimin harus menjauhi kelompok kelompok
      yang ada baik itu HTI, IM, Tabligh, dsb. saya tambahin : juga harus menjauhi salafy
      dsb.

      • Ide yang manthaap = maksudnya manthaap adalah, ini orang kurang paham tentang istilah salafy (yg dimaksud dalam hadits dan perkataan para ulama) atau mungkin yang dimaksud salafy oleh orang ini adalah suatu organisasi/yayasan sesat yg memiliki pemimpin dan anggota. ??

  5. Saudaraku yang diberkahi Alloh,

    Saya pernah menulis salafy juga namun ternyata diprotes oleh teman teman salafy sebab kata mereka salafy bukan firqoh karena salafy itu kata yang sama dengan sunni yaitu sebuah manhaj belaka yang tidak memiliki amir tidak memiliki anggota dan tidak memiliki tata tertib khusus sebagaimana yang ada dalam firqoh seperti HT, IM, JT, dsb.
    Jadi untuk masalah salafy silahkan konfirmasikan ke pihak mereka, wallahu ta’ala a’lam.

    Adapun untuk saudara ali said yang mempertanyakan ali imron 104 maka anda harus melihat perbedaan mendasar yaitu pada kata “ummatun” di ali imron 104 dan kata “firoqo” didalam hadits hudzaifah tersebut.

    Jadi kata ummah itu tidak sama dengan firqoh, kalo ummah itu bisa satu orang bisa lebih dari satu orang, adapun kalo firqoh jelas artinya sekelompok orang.

    Kata Ummah bermakna ar-Rajulu al-Wahidu ad-Daa’iy ila al-Haqqi (seseorang yang menyeru kepada hak walau seorang diri) sebagaimana diterangkan Imam al-Qodhi Ibnul ‘Araby al-Maliki dalam Ahkamul Qur’an (I/292)

    Jadi maksud ali imron 104 disini adalah wajib pada Islam ini adanya ahlul ilm (ulama) yang menda’wahkan agama meskipun seorang diri dan para ulama ini yang disebut dengan segolongan ummah dalam ali imron 104 tersebut.

    Catatan : ada dua beda tafsir dikalangan mufassirin, ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud segolongan ummah adalah khusus para shahabat Nabi saja, namun yang rajih dari tafsir segolongan ummah tersebut adalah para ulama sebagaimana dipahami jumhur mufassirin.

    • afwan akh,
      menurut Ali bin Abi Tholib ra
      firqah itu sekelompok orang yang cinta pada kebathilan
      jamaah itu sekelompok orang yang cinta pada kebenaran

  6. dudu satriaji

    salafy adalah firqoh, karena apabila ada yg tidak sefaham dengan pendapat ulama yg di yakini salafy, mereka akan mengingkarinya. bahkan mengatakan bahwa “dia bukan salafy”.

    saya pernah menghadiri dua majelis ilmu yg berbeda tempat dan ustadz nya, yg satu dari Yaman dan satu lagi dari Madinah. peserta kajian antara kedua majelis ilmu itu tidak mau saling menghadiri, bahkan saling menyalahkan satu dengan lainnya. padahal keduanya mengatasnamakan salafy.

  7. saudaraku yang bijaksana,

    Saya pikir kalo cuma mengingkari yang beda pemahaman maka semua madzhab juga melakukan itu, padahal madzhab itu bukan firqoh.

    Namun saya tertarik dengan paragraf kedua anda, jika memang demikian kondisinya maka sepertinya salafy yang seperti itu sekarang juga bisa termasuk firqoh.
    Wallahu ta’ala a’lam.
    Tapi semoga saja tidak, wallahul musta’an.

  8. dudu satriaji

    ya itu lah yg terjadi, jadi siapa yg untung ? yaitu saya. karena saya mengikuti kedua majelis itu, jadi luas persahabatan dan wawasan.

    nah jika itu bukan firqoh, maka seharusnya pengingkaran itu tidak di barengi dengan sikap saling mengkafirkan, selama itu memang bukan hal-hal yg prinsip/ aqidah.

    jika itu baik, harus kita katakan baik. jika itu salah maka harus kita luruskan.

  9. saya mengira pendapat sdr dudu satriaji tidak smua benar saya lebih 12 tahun melasimi mereka semua dan nasih banyak selain saya yang saya ketaui,jadi banyak yang tidak demikian,walau tidak dipungkiri ada ikhwah yang anda maksudkan ,semua tergantung dari pemahaman pribadi masing-masing,ada yang baru semangat menuntut ilmu,ada yang bs bersikap ini dan itu itu hal yang biasa disebabkan baberapa hal.
    Nah ini salah satu bukti silahkan lihat di
    salafiyunpad.wordpress.com

  10. HAM Uni Eropa, Agency for Fundamental Right:
    DISKRIMINASI terhadap muslim di eropa ternyata lebih luas dari yang diberitakan. Terbukti 1 dari 3 muslim di Eropa mengalami DISKRIMINASI (Republika,30/5).

    KOMENTAR:

    1) Fakta bahwa HAM yang diusung Barat adalah ilusi dan hanya menjadi alat untuk menjajah negeri Islam dan dunia;

    2) Berbeda dengan nasib orang kafir ketika hidup dalam naungan khilafah, mereka bebas dari diskriminasi bahkan terlindungi.

    3) Hanya hidup dalam naungan sistem Islam dan khilafah, umat Islam akan mendapat keadilan termasuk orang kafir, yang sebentar lagi akan terwujud bi aunillah.

  11. Abu Abdirrahman

    Assalamualaikum,

    Pak Dudu Satriaji,
    Dalam buku “mengapa memilih manhaj salaf”, Syaikh Salim Bin Ied Al Hilaly mengutip syair kira2 isinya (sy agak lupa) “Semua orang boleh mengaku kekasihnya Laila, tapi tanyakan pada Laila siapa sebenarnya kekasihnya”. Setiap orang bisa saja mengaku dirinya Salafy, tapi apakah benar ia seorang Salafy, kita lihat saja apakah memang benar2 perilaku beragamanya sama dengan perilaku beragamanya para Salaf. Parameternya itu bukan klaiman. Oleh karena itu sikap orang per orang tidaklah menjadi penilaian manhaj karena bisa jadi orang per orang tersebut sebenarnya jauh dari nilai2 manhaj, hanya klaim belaka. Hal ini sebagaimana kita tidak akan menghukumi umat Islam pemerkosa, hanya karena sebagiannya melakukan kegiatan pemerkosaan misalnya.

    Pak Pengelola KomaHT,
    Terima kasih banyak atas artikel2nya. Semoga Alloh membalas anda dengan kebaikan yang lebih besar. Pak Pengelola, Setelah melihat komentar Pak Ali Said & Pak Dudu dan kenyataannya memang banyak diantara kaum muslimin yang belum paham realita Jamaah & Firqah, sy sumbang saran, bagaimana kalau bapak membuat artikel tentang perbedaan Jamaah & Firqah, lalu kira2 bagaimana dengan posisi Hizbut Tahrir apakah berada dalam rangkaian Jamatul Minal Muslimin ataukah Al Firaq Al Islamiah.

    Jazakumullah Khair.

  12. dudu satriaji

    @ uut dan abu abdirrahman

    ya memang gak ada salah nya sih jika ingin menamakan diri “salafy”, tetapi dengan adanya istilah salafy, lama kelamaan akan terbentuk pola pikir seolah-olah sebuah kelompok tersendiri. terpisah satu dengan yg lain.

    dan untuk saya… cukuplah nama “Islam” sebagai nama dan jati diri…. karena ini nama yg paling bagus dan mengundang persatuan antara umat islam.

  13. Buat pak Dudu Satriaji yang budiman, ada argument yang menurut saya cukup logis dari saudara2 Salafy, tidak saya copy-paste biar tidak terlalu panjang, saya copas saja linknya, sebenarnya banyak artikel yang sama kalau kita googling.

    http://renggap.wordpress.com/2008/05/27/sebuah-wacana-tentang-kalimat-saya-salafy/

  14. ya iyalah saudara ku semua…. boleh jadi akan datang ulama akan menganti nama-nama yang islami,salafy,ahlus sunnah,firqotun najiah,al atsari ,ahlu hadits,dan nama yang lainya sesuai sunnah jika memang nama dari salah satu yang sar’i tersebut telah banyak di nodai untuk membedakan siapa yang benar di atas al Haq,dengan pemahaman terbaik imat ini.

    yang saya heran lantas nama HT itu sendiri sebenarnya nisbat kepada siapa?adakah dalil ?

  15. beberapa kemungkinan komunitas mantan ht :
    1. kalau ini cuma kerja 1 orang, maka ada unsur pembohongan dengan mengklaim sebuah KOMUNITAS;
    2. kalau ini benar2 berupa komunitas, maka ini sama saja membentuk sebuah jamaah lain yaitu jamaah KOMAHT. Kalau begitu ini paradox dengan statemen pengelola.
    3. kalau ini cuma kumpul2nya mantanht, maka menyalahi perintah bahwa jika ada 3 orang atau lebih berkumpul untuk kebaikan maka hendaknya ada amirnya. kalau ada amir maka ini adalah sebuha kelompok. nah, balik lagi ke no.2.
    makin bingung saya…. ada kemungkinan lain ?

  16. wah bisa nih anda mulai bikin buku

  17. Dudu Satriaji

    @ Fey

    oh begitu ya….

    itu pendapat yg baik dari Ulama yg Faqih, namun pendapat tetaplah pendapat tidak ada kewajiban utk diikuti. dan mungkin juga karena saya yg kurang ilmu.

    tapi jika kita lihat fenomena sekarang, ada yg mengkalim dirinya “salafy”, namun saling menyalahkan satu dengan yg lain.

    oleh karena itu, beberapa ulama memberikan nasihat khusus masalah ini. secara singkat diantaranya:

    1. Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin :

    “Jika telah banyak golongan-golongan (al Ahzab) dalam tubuh umat Islam maka janganlah fanatik pada kelompok. Telah nampak golongan-golongan sejak zaman dahulu seperti khawarij, mu’tazilah, jahmiyah, rafidhah, kemudian nampak saat ini ikhwaniyyun, salafiyyun, tablighiyyun, dan yang sepertinya. Maka, hendaklah setiap kelompok-kelompok dicampakan ke sebelah kiri dan hendaklah kalian bersama imam, dan demikian itu merupakan apa-apa yang diarahkan oleh Nabi dalam sabdanya: “Hendaklah kalian memegang sunahku, dan sunah para khulafa’ ur rasyidin.”

    “Wajib bagi umat Islam menjadikan madzhab mereka adalah madzhab salafus shalih, bukan bertahazzub (berkelompok) kepada apa-apa yang dinamakan salafiyyun. Maka, ada thariiq (jalan-metode) as salaf (umat terdahulu), dan ada juga hizb (kelompok) yang dinamakan salafiyyun, padahal yang dituntut adalah ittiba’ (mengikuti) salaf (umat terdahulu).”

    2. Syaikh Shalih bin Fauzan al Fauzan ”

    “Engkau berkata: ‘Ini madzhab salaf,’ sebagaimana yang dihasilkan oleh sebagian orang bodoh saat ini, orang-orang yang menamakan diri mereka dengan salafiyyin, kemudian mereka menyelisihi kaum salaf, mereka amat keras, mudah mengkafirkan, memfasiq-kan, dan membid’ahkan.

    Kaum salaf, mereka tidaklah membid’ahkan, mengkafirkan, dan memfasiq-kan kecuali dengan dalil dan bukti, bukan dengan hawa nafsu dan kebodohan. Sesungguhnya engkau menggariskan sebuah ketetapan: “Barangsiapa yang menyelisihinya, maka dia adalah mubtadi’ (pelaku bid’ah) dan sesat,” Tidak yaa akhi, ini bukanlah manhaj salaf.”

    “Yang dituntut adalah agar manusia mengikuti kebenaran, dituntut mencari kebenaran, dan beramal dengannya. Adapun, bahwa ada yang mengaku bahwa dirinya salafy atau atsary atau apa saja yang seperti itu, maka janganlah mengklaim seperti itu. ”

    “Menggunakan nama salafy atau atsary, atau yang serupa dengannya, hal ini tidak ada dasarnya (dalam syariat, pent). Kita melihat pada esensinya, tidak melihat pada perkataan, penamaan, atau klaim semata, ia berkata bahwa dirinya salafy padahal ia bukan salafy, atau atsary padahal ia bukan atsary. Namun, ada orang yang sebenarnya salafy dan atsary walau tanpa mengaku dirinya adalah salafy atau atsary.”

    (Sumber : kitab Kasyfu al Haqaa-iq al Khafiyah ‘inda Mudda’iy as Salafiyyah karya Syaikh Mut’ib bin Sarayan al ‘Ashimiy. Penerbit Maktabah al Malik Fahd al Wathaniyah, Mekkah al Mukarramah 1425H)

  18. Saudaraku Ali Said yang budiman,

    1. Situs Koma HT memiliki lebih dari satu admin, adapun Koma Ht adalah sebuah area untuk berdiskusi dengan tujuan menasehati kekeliruan HT.
    2. Koma HT bukanlah firqoh, tidak ada amir tertinggi, tidak ada aturan yang mengikat anggota, dan tidak ada keanggotaan.
    3. Saya tidak pernah menemukan redaksi hadits yang anda sebutkan, mungkin bisa anda sampaikan lebih lengkap matan dan sanadnya. Saya hanya menemukan hadits yang mirip dengannya namun ternyata dalam konteks amir safar. Jadi maksudnya berkumpul tersebut adalah berkumpul dalam safar.

  19. Ayo ayo ayo…berdebat terus kalian…anak istri dah dikasi nafkah lom…??? adek/kakak/saudara klean yang butuh uluran tangan bantuan klean dah disantunin blom…??? tetangga-tetangga yang kelaperan dah kalean santunin belom…??? bakti ama bokap nyokap udah blom…??? shalat berjamaah dah pada di masjid semua belom…(hi hi hi gw nyinggung diri gw sendiri)…klo belom emang pada GEBLEG berdebat kagak ada gunanya…upssss sory…(termasuk gw…yang masi melangkah jadi orang yang bener (yang semakin bingung yag bener tuh kek gimana gara2 diskusi2 ga mutu klean ini, tapi asyik juga buat diikutin…nah lo…) hi hi hi…)

  20. Saudaraku yang budiman,

    InsyaAlloh dengan berda’wah dan menimba ilmu disini kita tetap akan bisa melaksanakan kewajiban kita lainnya.
    Dan justru manambah pahala disisi Alloh subhanahu wa ta’ala. Walhamdulillah.

  21. Ga menjawab kebingungan GW…siapa yang harus gw ikutin??? GW orang yang masih awam banget masalah agama…kalian masing-masing berdebat dengan memakai ayat-ayat, pendapat ulama, yang seolah2 jadinya kok saling bertabrakan yah…
    PERTANYAANNYA…
    SIAPA YANG HARUS GW IKUTIN BROTHER??? BISA GA NGEBAYANGIN KEBINGUNGAN GW???

  22. Saudaraku Juli yang diberkahi Alloh,

    Da’wah selalu dibangun dengan komunikasi dua arah dan da’wah selalu diarahkan pada mereka yang dianggap belum berpijak pada kebenaran.

    Nuh menyeru kaumnya dan Nuh pun dibantah kaumnya.
    Ibrahim menyeru kaumnya dan Ibrahim pun dibantah kaumnya.
    Rasulullah Muhammad ketika menyampaikan sesuatu pun didebat oleh kaumnya.

    Adalah hal yang lazim jika seseorang menyeru dan dibantah dan masing-masing menguatkan pendapatnya sendiri dengan banyak dalih.
    Namun saya jamin hanya satu yang benar yaitu yang berdasar pada al Furqon (pembeda benar dan salah) yaitu al Qur’an dan as Sunnah.

    Contoh :

    Ketika saya sampaikan hadits larangan berfirqoh maka tidak ada lagi dalil yang bisa digunakan menentangnya.
    Namun ada yang memaksakan dalil ayat al Qur’an namun ternyata maknanya ummah bukannya firqoh, jadi dalil tersebut tertolak.
    Ada juga yang memaksakan dalil hadits pengangkatan amir, namun ternyata maknanya amir safar sehingga inipun tidak bisa diterima.

    Kesimpulannya adalah bahwa al Furqon itu sudah jelas, dan bagaimanapun berupaya membantahnya maka akan percuma karena tidak ada satupun ayat maupun hadits shohih yang bertentangan makna.

    Silahkan anda sebutkan contoh lain, dan saya akan dengan senang hati membuktikan pada anda bahwa semua kebenaran ternyata sudah sangat terang bagi mereka yang ikhlas.

  23. Farid Al Fajri

    Silakan bagi yang berkenan untuk mengunduh ceramah-ceramah asatidz ahlus sunnah di http://www.kajian.net

    dan juga untuk mengetahui manhaj Imam Syafi’i dalam bidang Aqidah:
    http://www.radiorodja.com/category/kajian-subuh

    Semoga bermanfaat.

  24. mas pengelola…..how about manifesto HT…..udah tau belum….

  25. Subhanallo..Jazakalloh atas sharing ‘ilmuny mas. Keep brightening us. : )

  26. wah semua sama saja, semua aktivis itu klo ga kaya pasti susah mau nerapkan syari’at nah apalagi klo dah jadi pegawai negeri pasti enak tuh ga susah2 cari nafkah anak istri. jadi bisa bertahan menerapkan syari’at.apalagi akhwat2 sekarang pada pinter2 nyari suami klo ga kaya emoh klo ga PNS emoh klo ga sarjana emoh tapi kebanyakan sih yg gitu akhwat salafynya hehehe bukan membela yg lain tapi yg ditemuin begitu sih

  27. Saudaraku armed forces yang berbahagia,

    Ditempat saya pimpinan HTI nya justru PNS lho (guru sekolah negeri), dan saya yakin PNS itu pekerjaan yang dihalalkan Allah sehingga tidak layak bagi anda mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Allah dan RasulNya.
    Akhwat juga manusia, dan adalah hal yang masuk akal mempertimbangkan juga pekerjaan calon suami, meskipun saya yakin banyak juga akhwat yang tidak begitu mementingkan hal itu, anda jangan putus asa, bila saat ini belum mendapat jodoh, insyaAllah nanti akan diberi Allah jua. Ada tips manjur untuk membuka hati akhwat salafy, pertama anda belajarlah baik-baik pada ustadz salafy dan usahakan hafal puluhan juz al qur’an, hafal ratusan hadits beserta sanadnya, dan mahirkan diri anda pada ilmu nahwu, sharaf, dan balaghah, maka saya jamin meskipun anda faqir (kere) akan banyak akhwat salafy yang mau dengan anda, bahkan anda tidak minta pun akan ada wali yang menyodori, dan ini fakta. Karena setahu saya bagi salafy hafalan ilmu adalah segalanya. Wallahu ta’ala a’lam

    • afwan,
      PNS nya tergantung, apakah jenis pekerjaannya membuat hukum yang bertentangan dengan syariat(macam anggota dewan) atau bukan?

  28. maaf, saya sama sekali tidak mengarahkan kata “akhwat” kepada salah satu kelompok saja. saya tidak mengarahkan ke “akhwat ‘kelompok’ salafy” saja. hampir semua kelompok terdapat yag seperti itu. yang disayangkan adalah PNS bagi sebagian akhwat sebagai harga mati karena menganggap pekerjaan yg paling terjamin dalam berumah tangga. setidaknya sdh menyimpang dari aqidah yang benar bahwa Allah lah yang Maha Memberi Rezeki bukan manusia dan bukan bergantung kepada pemerintah. setidaknya ini fakta. walau tidak semua demikian.

  29. ga juga mas. kebanyakan akhwat begitu, bukan hafalan kok. tapi pekerjaan. mangnya akhwat mau makan pakai hafalan??? apa kenyang kan gitu dalihnya.

  30. Jangan stereotip begitu saudaraku, dulu ada juga teman ikhwan yang miskin yang gak laku-laku tapi setelah mengadu ke ana langsung ana carikan akhwat (bukan salafy) ternyata dapat dan sekarang sudah punya anak satu meskipun hidupnya masih miskin sekali bahkan banyak hutang menumpuk.
    Kuncinya adalah carilah yang sekufu, maka insyaAllah mudah.

  31. Banyak orang yang mengira apabila mereka mendengar kata Salafiyah atau Salafiyyin bahwa itu adalah sebuah organisasi atau hizb (partai). Apakah benar demikian? Sama sekali tidak. Bahkan bayangan itu tidak ada sama sekali pada pikiran pembawa-pembawnya dan dai-dainya.
    http://salafiyunpad.wordpress.com/2007/12/08/salafiyah-bukan-organisasi/

  32. Gila, mantan ht aja masih bsedia jualan ht?!mau bkin partai mantan ht,mbok ya energi sampeyan mending bwt ngerjain yg laen, yg kontra ama ht dah bnyk, g perlu d tmbh. Lagian bwt orng ht g ada manfaatnya bdebat mslh beginian..msh bnyk yg mau d ajak sadar. Cape deh:-P…

  33. Saudaraku yang bijaksana,

    Apa yang saya lakukan inipun da’wah khilafah, yaitu da’wah meluruskan khilafah yang benar itu seperti apa, karena tiada guna menyerukan khilafah namun syariat khilafah yang diserukan keliru. Ibaratnya anda menyeru orang untuk sholat dzuhur tapi rokaatnya yang anda ajarkan untuk sholat dzuhur cuma dua rakaat atau bahkan enam rokaat, maka da’wah anda mengajak orang2 sholat justru tidak berfaedah didunia dan diakhirat karena syariatnya keliru.

  34. Bagus klo gt,tp knapa ht yg d serang? Knapa g bkin blog partai anda sndr(yg mjelaskn fkrh,thrqh dll dr partai anda)? Knapa mdompleng nama ht?biar bnyak yg baca blog anda?biar bnyk yg dkng krn bnyk yg kontra dg ht?
    G asyik ah..

    • wah.. ini mengulang2- pernyataan teman2 anda dari HTI disini… yang intinya… orang lain gak boleh mengkritik HT/I tapi kalo HT/I boleh!

      yang lucu lagi kalo anda merasa bahwa HT/I adalah milik ummat islam maka adalah sah jika ada yang mengkritik.

      KEcuali jika memang HT/I khusus untuk golongan tertentu, ekslusiv – baik secara organisasi dan pemikiran… nah kalo begitu ya monggo – tapi saran saya Jangan pernah HT/I mengatakan memperjuangkan ummat islam, karena HT/I hanya memperjuangkan kepentingannya sendiri

      apa begitu maksud anda?

  35. KH. Abdul Rasyid AS (Pimpinan Perguruan As Syafiiyyah)

    Allah SWT berfirman:

    Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (QS. Ali Imran 104).

    Wajib adanya kelompok dakwah

    Dalam ayat di atas Allah SWT memerintahkan kepada kita umat Islam agar membangun segolongan atau sekelompok orang yang memiliki tugas menyeru kepada kebajikan (al khair), menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar. Pujian Allah SWT dalam akhir ayat tersebut, yakni merekalah orang-orang yang beruntung merupakan indikasi (qarinah) bahwa perintah tersebut hukumnya wajib.

    Kewajiban membangun kelompok tersebut bukanlah untuk memecah-belah umat Islam ke dalam kelompok-kelompok. Tetapi kewajiban itu dimaknai bahwa melaksanakan tugas mengajak kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, itu menurut sebagian ulama bukanlah kewajiban semua umat tapi kewajiban sekelompok umat yang memiliki kualifikasi mampu melaksanakan tugas tersebut.

    Oleh karena itu, menurut Tafsir Jalalain melaksanakan dakwah mengajak kepada Islam dan melakukan amar makruf nahi munkar hukumnya adalah fardlu kifayah, yakni tidak wajib bagi seluruh umat dan tidak mengikat semua orang seperti orang bodoh misalnya.

    Az Zamakhsyari dalam Tafsir al Kassyaf menerangkan bahwa lafazh “min” dalam ayat “wal takun minkum” di atas maknanya untuk sebagian (lit tab’idl). Sebab amar makruf nahi mungkar merupakan fardlu kifayah. Dan tidak layak melakukan amar makruf nahi munkar kecuali orang yang tahu “al makruf” dan “al munkar” serta mengetahui bagaimana mengatur urusan tersebut dalam menjalankan dan melaksanakannya.

    Orang yang tidak tahu menahu tentang hal itu bisa jadi melarang yang makruf dan menyuruh yang munkar. Bisa jadi dia tahu hukum-hukum di madzhabnya dan tidak tahu hukum-hukum di madzhab kawannya sehingga bisa jadi dia melarang sesuatu yang sebenarnya bukan kemungkaran. Bisa pula dia bersikap keras pada perkara yang seharusnya disikapi secara lembut atau bersikap lembut pada perkara yang seharusnya disikapi dengan keras.

    Disinilah perlunya kelompok orang yang sudah memiliki pengetahuan tentang amar makruf nahi meungkar dan tata cara melaksanakannya.

    Imam at Thabari menjelaskan bahwa yang dimaksud “al khair” dalam ayat di atas adalah al Islam dan syariat-syariatnya. Dengan demikian kelompok orang yang melksanakan tugas tersebut harus memiliki ilmu pengetahuan tentang ajaran Islam dan hukum-hukum syariatnya, baik hukum-hukum yang berkenaan dengan urusan aqidah, seperti hukum tentang larangan murtad; hukum-hukum berkaitan dengan ibadah seperti sholat, shaum, haji, dan jihad; hukum-hukum yang berkaitan dengan akhlak; hukum-hukum yang berkaitan dengan halal haramnya makanan dan minuman serta hukum-hukum tentang pakaian; hukum-hukum seputar ekonomi makro maupun mikro, seperti hukum syariat tentang kepemilikan umum umat yang tidak boleh diprivatisasi oleh negara; hukum-hukum pidana Islam seperti hudud, jinayat, ta’zir, dan mukhalafat; hukum-hukum tentang politik dalam negeri seperti hukum-hukum tentang partai dan pemerintahan; hukum-hukum poltik luar negeri seperti kewajiban dakwah dan jihad, dan lain-lain.

    Urgensi Kelompok Dakwah dan Pelaksana Amar Makruf Nahi Munkar

    Huruf “al” dalam lafazh “al khair”, “al makruf” dan “al munkar” pada ayat di atas menunjukkan bahwa tugas segolongan atau sekelompok umat di atas meliputi mendakwahkan seluruh kebajikan Islam dan syariatnya, menyuruh segala kemakrufan, dan mencegah seluruh kemungkaran. Baik yang dilakukan oleh individu, kelompok masyarakat, maupun negara. Oleh karenanya, keberadaan kelompok umat Islam yang melakukan tugas tersebut dan memiliki kapasitas kemampuan yang mencukupi untuk melaksanakan tugas tersebut menjadi sangat urgen.

    Sebab dengan hilangnya gambaran kehidupan Islam yang sebenarnya di masyarakat yang umumnya telah membatasi Islam sekedar pada aqidah, ibadah, dan akhlak dan dominasi kehidupan sekuler serta serbuan informasi dari media massa cetak dan elektronik yang menawarkan dan mengajarkan hedonisme dan cara-cara hidup sekuler, kita butuh sekelompok orang yang memapu menyajikan gambaran kehidupan Islam secara jelas sehingga umat bisa memahami dan tergerak untuk mewujudkannya.

    Demikian pula dengan terhentinya amar makruf nahi mungkar di tengah berjalannya kehidupan sekuler yang penuh dengan aktivis dan propaganda agar meninggalkan dan menanggalkan agama (Islam khususnya), mengharuskan adanya aktivitas amar makruf nahi mungkar. Menyuruh pemerintah untuk melindungi umat dari bahaya pornografi dan pornoaksi dengan UU Anti Pornografi dan Pornoaksi yang merujuk kepada syariat Allah SWT adalah bentuk “al amru bil makruf”.

    Sedangkan menentang UU Migas dan UU Sumber Daya Air yang telah memberikan kesempatan pihak asing menguasai sumber daya alam kita adalah bentuk “an nahyu anil munkar”. Mengingat besarnya permasalahan yang harus ditangani dalam amar makruf nahi munkar, maka keberadaan segolongan orang yang bersama-sama bekerja secara sistematis untuk itu adalah suatu kebutuhan.

    Selain itu Allah SWT berfirman:

    Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. At Taubah 71). Juga firman-Nya:

    Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. dan Ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. (QS. Al Anfal 25).

    Kesimpulan

    Membangun jamaah untuk mengajak manusia kepada Islam dan syariatnya serta menyuruh kepada yang makruf dan melarang dari yang munkar adalah fardlu kifayah. Tidak harus dilakukan oleh semua umat islam. Tapi oleh mereka yang memiliki pengetahuan tentang “al Islam” , “al makruf” dan “al munkar” dan mengetahui tatacara pelaksanaan dakwah Islam dan amar makruf nahi munkar. Dengan demikian keberadaan jamaah atau kelompok yang melaksanakan dakwah mengajak kepada Islam dan amar makruf nahi mungkar adalah wajib dan urgen di masa dimana umat islam ini didominasi oleh kehidupan sekuler.

    http://suara-islam.com/index.php/Ibrah/Membangun-Jamaah-Dakwah-dan-Amar-Makruf-Nahi-Munkar.html
    Wallahua’lam! (mj/www.suara-islam.com)

    Kenapa anda melarang kaum muslimin mengikuti gerakan HT, IM, JT dll? Mengapa tidak larang untuk masuk NU dan Muhammadiyah? Kan kedua jamaah dakwah tersebut memiliki anggota terbanyak, jadi yang tersesat lebih banyak. Anda terlalu stigmatif terhadap gerakan pejuang syariat kaffah, tapi takut untuk mengkritik jamaah atau ormas terbesar di Indonesia? alasannya apa?

  36. Setuju dan sependapat namun mungkin kaedahnya yang perlu kita lebi pahami dahulu agar tidak salah paham kunjungi

    Kaedah Beramar Ma’ruf Nahi Mungkar

    Amar ma’ruf nahi mungkar merupakan salah satu kewajiban yang sangat agung dalam Islam. Jihad di jalan Allah l sebagai penyempurnanya. Tentunya membutuhkan pengorbanan dalam menegakkannya. Dan Islam sebagai agama paripurna ditetapkan Allah l untuk kemaslahatan makhluk-Nya. Sehingga dalam amar ma’ruf nahi mungkar harus mempertimbangkan permasalahan maslahat dan mafsadat, yang berdasar syari’at. Bukan sekedar prasangka atau dugaan saja.Akan tetapi, fenomena sekarang ini banyak amar ma’ruf nahi mungkar yang dilakukan tidak sejalan dengan syari’at. Sehingga menimbulkan fitnah dan kemungkaran yang besar menimpa kaum muslimin. Menyebabkan orang lemah yang tidak berdosapun ikut menanggung akibatnya. Demikianlah sunatullah. Jika timbul fitnah maka akan menimpa semua orang.

    http://ustadzkholid.wordpress.com/2007/11/27/kaedah-beramar-maruf-nahi-mungkar/

  37. Saudara pejuang khilafah yang diberkahi Allah,

    Dengan tidak mengesampingkan fatwa Kyai yang anda kutip, berikut ini saya sampikan bahwa tidak ada satupun ulama mufassirin yang mengartikan segolongan ummat dalam QS ali imron 104 sebagai partai/ organisasi, misalnya :
    • Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Adhim)
    Ad-Dhahak mengatakan : “Mereka itu khusus para sahabat, khusus para Mujahidin dan para Ulama’.
    Dari Abi Ja’far al-Baqir, Rasulullah membaca ayat ini, kemudian beliau bersabda : al-Khair maksudnya ittiba’il Qur’an was Sunnah (mengikuti al-Qur’an dan as-Sunnah).
    Ibnu Katsir berkata : Maksud ayat ini, hendaklah ada segolongan dari ummat yang siap memegang peran ini, meskipun hal itu merupakan kewajiban bagi setiap individu ummat sesuai dengan kapasitasnya.
    • Taisirul Karimir Rahman min Tafsiril Kalamil Mannan (Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di)
    Beliau berkata, yang termasuk di dalam thoifah ini adalah Ahlul Ilmi wat Ta’lim, yang senantiasa menyeru dan menasehati manusia baik secara umum maupun khusus dan senantiasa berihtisab dalam menegakkan kewajiban manusia untuk menegakkan sholat, menunaikan zakat dan menegakkan seluruh syariat-2 agama serta melarang dari perkara-perkara munkar.

    JADI SEGOLONGAN UMMAT DISINI MAKSUDNYA ADALAH GOLONGAN ALIM ULAMA YANG MENDA’WAHKAN ISLAM AHLUS SUNNAH, BUKANNYA SEBUAH ORGANISASI/ PARTAI.

    Dari Hudzaifah bin Yaman yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dalam kitabul fitannya,

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

    “… Hendaklah engkau berpegang teguh (bersatu) kepada jama‘ah dan imam kaum Muslimin.” Kemudian Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu bertanya: “Bagaimana kalau mereka sudah tidak mempunyai jama’ah dan imam lagi?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “fa’tajil tilka firoqo kullaha Jauhilah semua kelompok tersebut, meskipun harus menggigit akar pohon, hingga engkau mati dalam keadaan seperti itu.”

    anda harus melihat perbedaan mendasar yaitu pada kata “ummatun” di ali imron 104 dan kata “firoqo” didalam hadits hudzaifah tersebut.

    Jadi kata ummah itu tidak sama dengan firqoh, kalo ummah itu bisa satu orang bisa lebih dari satu orang, adapun kalo firqoh jelas artinya sekelompok orang.

    Kata Ummah bermakna ar-Rajulu al-Wahidu ad-Daa’iy ila al-Haqqi (seseorang yang menyeru kepada hak walau seorang diri) sebagaimana diterangkan Imam al-Qodhi Ibnul ‘Araby al-Maliki dalam Ahkamul Qur’an (I/292)

    Jadi maksud ali imron 104 disini adalah wajib pada Islam ini adanya ahlul ilm (ulama) yang menda’wahkan agama meskipun seorang diri dan para ulama ini yang disebut dengan segolongan ummah dalam ali imron 104 tersebut.

    Catatan : ada dua beda tafsir dikalangan mufassirin, ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud segolongan ummah adalah khusus para shahabat Nabi saja, namun yang rajih dari tafsir segolongan ummah tersebut adalah para ulama sebagaimana dipahami jumhur mufassirin.

    • “jama’ah adalah berkumpulnya sekelompok orang yang mencintai al haq walau jumlahnya sedikit
      firqoh adalah berkumpulnya sekelompok orang yang mencintai al bathil walau jumlahnya banyak.” (Ali bin Abi Tholib ra)

      jadi selama kelompok itu menyeru pada al haq maka tidak dikatakan firqoh
      wallahu ‘alam bishowab

      • Ini agak mustahil ya akhi, bisa antum sebutkan sumber atsar ali bin abu thalib diatas ? bukannya tidak percaya, takutnya kurang lengkap saja penulisannya, sebab ada hadits2 yang membahas firqotun najiyah (firqoh yang haq yang selamat)

  38. Bismillah…

    Ramadhan tinggal berapa hari lagi. Kita harus persiapkan segala sesuatunya;ilmu, niat, amal, perlengkapan ibadah, dan yang lainnya. Kurma, adalah pernik Ramadhan yang seolah telah menjadi ciri utama datangnya bulan mubarok ini. Dalam rangkan memenuhi kebutuhan kaum muslimin akan kebutuhan kurma, kami hadir memberikan solusi kurma murah dan berkualitas.

    Berikut ini rincian harga kurma per kilogram dan per kardus 10 kg.

    No Jenis Kurma Harga /kg Harga /10kg
    1 Kurma Dubai Jebri Rp 32,000.00 Rp 210,000.00
    2 Kurma Emirat Naghal Rp 25,000.00 Rp 145,000.00
    3 Kurma Madinah Lulu Rp 35,000.00 Rp 315,000.00
    4 Kurma Mesir El-Waha Rp 30,000.00 Rp 207,000.00
    5 Kurma Mesir Sahara Rp 33,000.00 Rp 225,000.00
    6 Kurma Sayer Black Rp 22,000.00 Rp 140,000.00

    Tersedia juga dalam kemasan ekonomis 250 gram dan 500 gram.

    Kami juga menyediakan kurma Ruthab produksi Tunisia merek Palm Fruit dalam kemasan 500gr : Rp 37.500,- dan harga grosir untuk 1 box (isi 12 kotak @ 500gr) : Rp 350.000,- (jelas lebih murah daripada Makro)

    Untuk wilayah Jogjakarta dan sekitarnya, kami sediakan layanan antar sampai alamat GRATIS dengan ketentuan : untuk wilayah Jl.Kaliurang & Sukoharjo minimal order 2kg dan untuk wilayah di luar itu minimal order 5kg.

    Dapatkan juga bonus menarik dari kami setiap pembelian kurma minimal 10kg/1box.
    Pemesanan hubungi : 0813 2880 8279 / 0274-897 664
    Melayani juga pemesanan luar kota. Insya Allah harga jauh lebih murah dari yang lain dan tetap menyajikan kurma-kurma yang berkualitas.

  39. asalamualaikum……
    ha…ha…ha….
    sebnernya saya ketawa dalam hati melihat anda……
    maklumlah anda ini tujuannya memang untuk mengadu domba, dan menjelekkan saudara anda.atau anda tidak menganggap seorang muslim itu saudara anda…atau mungkin saudara anda adalah kaum kafir???..lihatlah dari semua tulisannya, semua subjektif…….semua di anggap buruk…..
    kecuali SALAFI…….
    anda salafi kan??
    atau agen barat???
    anda dibayar berapa emangnya…..

    gak pernah masuk hizbut tahrir ngaku2 mantan hizbut tahrir…..

    istilah syabab daris daris saja gak tau, apalagi istilah yang laen2…..

    pake ngata2in kalo syabab tu ngebina daris lah….n daris tu ngebina daris yang lain lah…..sok tau…apalagi istilah HU. dll…anda gak bakalan tau….kalo tau artinya apa coba…saya tunggu jawaban anda…gimana……

    padahal orang terdaftar sebagai aktitivis hizbut tahrir.baik itu dia masih baru beberapa hari di HT pasti udah tau istilah seperti itu….gak ada yang gak tau istilah2 seperti itu….

    ini sudah gak tau,…sok tau lagi…..ngaku2 mantan HT lagi….

    hahahaha……

    eh, mas yang ngaku2 mantan HT….kalo mau nipu orang yang bergengsi dikit lah…..jangan pake cara yang murahan…..

    saya sekedar mengingatkan……kao memang HT yang seperti itu,artinya anda ghibah. jika HT tidak seperti yang anda tujukan…itu artinya fitnah…baik ghibah maupun fitnah tempatnya di neraka, dan anda akan menerima konsekuensi nya di yaumul hisab dan menjadi bahan bakar api neraka….

    akan lebih indah dan santun jika kita berbicara dari hati ke hati dengan tatap muka tentunya, sekalian kita silaturahmi….sekarang posisi anda dimana???jika anda ada di malang anda bisa bertemu teman saya syabab HT di malang nomernya085749567755…jika anda ada di jakarta anda bisa langsung ke situsnya HT ato alamatnya HT, atau langsung menghubungi Jubirnya HT…insya4w1 di situsnya HT ada nomernya juga.anda tinggal nyari di google aja…
    gampang kan….

    sekarang anda pilih jalan yang mana???
    dan setiap pilihan anda tentunya ada konsekuensinya di sisi allah…..fa al hamaha fujuraha wataqwaha……

    jazakumullahu khairan katsira

    • saudara fauzan a.k.a ojenx
      berikut adalah data I.P Address anda

      ojexn
      fauzan_revolt@yahoo.co.id
      125.164.118.216

      General Information

      Hostname: 216.subnet125-164-118.speedy.telkom.net.id
      ISP: PT. Telecomunikasi Indonesia
      Organization: PT TELKOM INDONESIA
      Proxy: None detected
      Type: Cable/DSL
      Blacklist:

      Geo-Location Information

      Country: Indonesia
      State/Region: 08
      City: Malang
      Latitude: -7.9797
      Longitude: 112.63

      Sebenarnya saya enggan membalas komentar anda – dan mohon maaf sebagian komentar anda di artikel lain saya hapus– soalnya jadi spam.

      Selain itu komentar anda hanya mengulang seperti andy qutuz atau dan yang sejenis, yang mudah menuduh orang lain tanpa bukti

      Saya ulangi lagi bahwa saya bukan orang kafir berhati-hatilah menuduh orang lain kafir.

      terakhir kritisi tulisan yang ada di sini bukan menuduh yang mengalihkan topik diskusi karena itu menunjukkan seberapa jauh kapasitas anda dalam berhujjah.

      Terima kasih
      Semoga Allah membuka hidayah pada hati anda

    • Saudaraku yang baik,

      Dalam syariat Islam yang menuduh wajib memberikan bukti / saksi sedangkan yang dituduh wajib bersumpah.
      Anda menuduh saya mengadu domba, tidak menganggap saudara pada HT dan mengkafirkan HT, anda menuduh saya agen barat, dan tidak pernah ikut HT.

      Maka saya bersumpah WALLAHI semua tuduhan anda itu fitnah dan fakta yang ada justru sebaliknya, yaitu saya tidak mengadu domba dan saya menganggap HT saudara seagama yang muslim tidak kafir, saya juga bukan agen kafir dan saya memang pernah aktif di HT.

      Saya sudah bersumpah maka silahkan penuhi kewajiban syariat anda yaitu menghadirkan bukti / saksi atas tuduhan anda.

      Adapun tentang definisi syabab kalo tidak salah pernah di tanyakan saudara ghif dan sudah saya jawab di https://mantanht.wordpress.com/2008/07/30/hizbut-tahrir-aqidah-aqidah-nabi-yang-diragukannya/#comment-1740 .
      Yaitu Syabab HT adalah penggerak HT yang berpegang kepada pendapat syarak yang ditabanni HT.

      Silahkan tunjukkan bukti / saksi anda atau bertaubatlah kepada Allah atas fitnah anda kepada saya, semoga Allah memudahkan anda.

    • Yang saya tahu benar HT itu adalah partai gagal di Timur Tengah. Kok dibawa ke sini ?

  40. Slogan “menghargai pendapat orang lain”, berulang kali disampaikan melalui media audio maupun media cetak, dan ungkapan ini, seolah-olah sudah menjadi sebuah peraturan mengikat. Padahal ungkapan ini tidak mutlak, tidak sepenuhnya benar. Karena masalah-masalah yang berkaitan dengan din (agama), pijakannya ialah Al-Qur’an dan As-Sunnah, bukan berdasarkan pendapat. Sehingga siapapun yang salah dalam permasalahan din, maka pendapatnya tidak boleh dihargai dan tidak boleh didiamkan. Karena menghargai atau diam merupakan pengkhianatan terhadap Islam dan kaum muslimin ; juga berarti menyembunyikan al-haq (kebenaran), ….

    Meskipun yang keliru itu adalah orang terbaik atau orang yang paling tinggi martabatnya (dia tetap tidak boleh didiamkan, -red) karena kedudukan al-haq lebih tinggi dari dirinya.

    Lihatlah! Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘anhu membantah pendapat Abu Bakar dan Umar Radhiyallahu ‘anhuma ketika mereka menyelisihi dalil tentang pembatalan haji ke umrah. Dan Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘anhu berkata : “Hampir saja ada batu yang jatuh dari langit menimpa kalian. Aku mengatakan Rasulullah bersabda, sedangkan kalian mengatakan Abu Bakar dan Umar mengatakan”. Karena tidak boleh berijtihad, jika ada nash atau dalil.
    Bs di pahami ke

    http://www.almanhaj.or.id/content/2385/slash/0

  41. fauzan fauzan….
    cuma pake lidah?
    mana tanganya?
    mana kakinya?
    mana yang lainya?
    astaghfirullah…
    kalou kita ini da’i, kita harusnya menasehati bilhikmah..kita bukan kadi yang menghakimi…

  42. fauzan…masuk ke blog ni dah mau jadi mantan HT ya?

  43. APA TUJUAN ANDA MEMBIUAT BLOG DAN MEMPOSTING ARTIKEL2 YG MENGUNDANG FITNAH INI?

  44. Saudaraku SAMOS yang dikasihi Allah,

    Mencegah saudara sesama muslim dari perbuatan salah merupakan bukti wala’ (loyalitas) seorang muslim terhadap saudaranya, sebagaimana Allah sebutkan dalam firman-Nya di surat At Taubah:71 :

    و المؤمنون و المؤمنات بعضهم أوليآء بعض، يأمرون بالمعروف و ينهون عن المنكر
    “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lainnya. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.” [At Taubah : 71]

    Mari kita nasehati Hizbut Tahrir dan diri kita sendiri agar tidak terlena dalam kemunkaran, insyaAllah

  45. SY MELIHAT BLOG INI LEBIH MENGARAH KEPADA KEMAKSIATAN, MEMICU MUNCULNYA PENYAKIT HATI, DAN PENUH ADU DOMBA… LEBIH AFHAL BILA ANTUM TUTUP. ADAPUN MENGENAI KEINGINAN ANTUM MENASEHATI HT SEBAIKANYA ANTUM KETEMU LANGSUNG…
    THANKS (Samos- Pemerhati persatuan Umat)

    • @samos:

      “alangkah bijaknya juga nasehat anda tersebut anda arahkan kepada HTI pemilik resmi Bulletin Al-Islam dan situs resminya yg kontennya lebih provokatif dan menyakiti hati sebagian umat islam,bnlog ini sekiranya lebih objektif dan bijak ketimbang apa yg telah dilakukan HTI,bila anda meragukan objektifitas ini silahkan anda buktikan dg debat ilmiyah,bukankah debat ilmiyah salah satu metode dakwah yg dianjurkan HTI?

    • Saudaraku SAMOS yang diberkahi Allah,

      Nasihat dengan silaturahim ke aktifis Ht sudah sering dilakukan baik melalui sms, email, maupun media lain yang sifatnya pribadi dan tertutup yang tidak diketahui orang lain, bahkan upaya bertemu langsung secara resmi pun pernah dilakukan, namun saya sampaikan kepada saudara bahwa semua nasihat itu tidak berhasil bahkan dari hasil percakapan dan nasihat tertutup lewat email diperoleh hasil bahwa mereka yang bertaubat dari kekeliruan HT langsung saja keluar dari interaksi dengan HT tanpa berani mengkritisi HT ataupun menentang kekeliruan HT dan saya memang tidak ingin memaksa mereka melakukan itu karena saya tahu itu berat bagi mereka (semoga Allah memudahkan mereka), adapun bagi mereka yang tidak taubat tetap saja asyik menyuarakan kekeliruan HT tersebut tanpa peduli dengan nasihat yang telah sampai padanya.
      Sementara disisi lain HT terus menerus menyebarkan kekeliruannya kepada para pemuda muslim sehingga pola menasehati pun menjadi berubah yaitu dengan terbuka agar kaum muslimin lainnya pun tahu kekeliruan HT dan agar mereka tidak terhasut untuk mengikuti kekeliruan tersebut. Wallahul musta’an.

  46. Kembali kpada ajaran Rosululloh adalah yang terbaik,RAHMATAN LIL ALAMIN,bukan turun kejalan jalan,berteriak dan melaknat.hati hati dngan gerakan teroris yg slalu mengatasnamakan Islam.para wanita digiring kejalan untk ikut melaknat,subhanalloh,lekaslah bertobat …,khilafah milik Tuhan,bukan milik gerakan kekerasan,pelaknatan,dan grudak gruduk.kasih sayang lebih utama dari perdebatan dan pamer ketololan.

  47. ini blog orang pengecut…

  48. Benarkah Salafy Keras kepada Kebid’ahan Berarti Menyayangi Kuffar?

    PENGGUNAAN KEKERASAN DALAM MENGINGKARI PARA PELOPOR BID’AH TIDAK BERARTI LOYAL TERHADAP KAUM KAFIR

    Oleh
    Syaikh Abdul Malik bin Ahmad Ramadhani

    Banyak sekali Syubuhat dilontarkan kepada salafiyyun ahlus sunnah, bahwa salafiyyun dituduh loyal terhadap kaum kuffar hanya karena keras di dalam membantah ahli bid’ah semisal kelompok sesat Syiah, khowarij, murji’ah dan hizbiyyah lainnya. Mereka menyatakan bahwa sikap keras terhadap ahli bid’ah merupakan sikap loyalitas kepada kaum kuffar. Benarkah tuduhan ini? Mari kita simak ulasan Fadhilatusy Syaikh ‘Abdul Malik Ramadhani hafizhahullahu. Beliau hafizhahullahu berkata :

    Baca entri selengkapnya
    http://belasalafy.wordpress.com/category/hizbut-tahrir/

  49. hafidz abdurrahman

    السلام عليكم ورحمة الله baru kali ini saya ketemu blog macam ini. dan saya sungguh kagum dengan kalimat santun dan lembut dari pengelola blog ini meski dicaci & dituduh macam2 yg saya pun masih sulit mengamalkannya. semoga atas rahmat Allah kemudian usaha dari anda ini saudara2 kita yg masih betah di HT menjadi tersadarkan dan mendapat petunjuk kepada jalan yg lurus sehingga cepat2 bertobat dan meninggalkan HT. saya mendapati mereka ini orang2 yg bermegah diri di hadapan sunnah namun tidak menyadari kapasitas dirinya. semoga Allah merahmati anda saudaraku mas pengelola, meskipun kita berbeda madzhab. anda sangat kental zhahiriy-nya namun saya lebih memilih mazhab Syafi’i. saya berharap interaksi kita berlanjut tidak hanya di dunia maya namun juga di dunia nyata. saya sangat butuh untuk bergaul dan bertukar fikiran dengan orang2 baik seperti anda. saya berharap Allah تعالى menjadikan perjumpaan kita ini menjadi barokah dan bermanfaat…

  50. salam kenal, assalaamu’alaikum

    saya ingin mengenal lebih dalam ikhwan pengelola ini. begitu santun kalimatnya dalam menanggapi cacian dan makian dari pihak yang berbeda pendapat dengannya. kalo bisa kita silaturahim via email, atau mungkin saya bisa memanggil ustadz mengisi kajian ditempat saya?

    wassalaam

  51. InsyaAllah apabila diberi kemudahan silahkan kirimkan email ke pengelolakomaht@yahoo.co.id.
    Barakallahufikum.

  52. wahai pengelola mantan ht, ana tanya bagaimana tanggapan antum semua tentang metode ijtihad HT? konsepnya ijtihadnya gmn? apa ada persamaan dengan ushul fiqh syafi’i?
    apa bener syabab-syabab HT lemah dlm hal fiqh tp kuat pd afkar siyasah?

  53. alhamdulillah bagus, coba antum buka website ini insya Allah akan mendapatkan jawaban yg benar tentang Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah.

  54. alhamdulillah bagus, coba antum buka website ini insya Allah akan mendapatkan jawaban yg benar tentang Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah.http://darulfatwa.org.au/

  55. Saudaraku yang diberkahi Allah,

    untuk saudara fadh tentang konsep ijtihad adalah ranah yang tidak akan saya kupas mengingat hal itu bukanlah hal yang mendasar adapun yang saya kupas adalah kekeliruan Hizb pada hal-hal yang mendasar terkait aqidah, konsep khilafah, dan metode da’wah yang perlu diperbaiki.

    Untuk saudara ridwan, situs tersebut memang secara umum adalah situs ahlus sunnah meskipun dalam beberapa hal condong ke sufistik dan juga bertolak belakang dengan madzhab zahiri seperti saya, jadi saya tidak merekomendasikan situs tersebut.

  56. ………………………………………..

  57. Menurut pengalaman saya berdiskusi dan mengadakan acara dengan rekan HT, ternyata mereka ini suka khianat. Suatu saat dalam acara pertemuan ilmiyah, makalah guru saya yang menjelaskan posisi HT dipotong-potong, sehingga tidak jelas arahnya. Juga mereka berani memalsu hadis Nabi saw. Naudzubillah min dzalik.

  58. TAKUTLAH HANYA KEPADA ALLAH!!
    TAKUTLAH KEPADA ALLAH!!!

    SUNGGUH TIDAK AKAN MENAMBAH KEMULIAAN, KECUALI BERJUANG DEMI ISLAM!!

    SAYA MERAGUKAN ITTIKAD BAIK PENGELOLA BLOG INI.

    DAN SAYA AKAN MENUNTUT ANDA DIHADAPAN ALLAH KELAK.

  59. ya.memang melaksanakan yg haq pasti banyak godaan, aplagi yg dbawa agama Allah. yg u/ melaksanakan hukum manusia sja masih ada fitnah. Jgn hanya bsa menyalahkan, tpi bkti prjuangnx untk islam. Mencari kslsn tu mudah.

  60. PRESS RELEASE

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Sehubungan dengan tidak ada lagi saudara di Hizbut Tahrir yang menunjukkan hujjah dan dalil dalam materi-materi diskusi di blog yang mubarokah ini, maka saya sampaikan bahwa saya tidak akan lagi berkomentar atau mengomentari hal-hal yang tidak terkait dengan materi diskusi dan hal-hal yang tidak bertujuan untuk menimba ilmu syar’i dengan hujjah dan dalil dari nash yang jelas.
    Hal itu bertujuan untuk menghindari perdebatan tanpa ilmu dan tidak bertujuan untuk beroleh kebenaran, yang kita disunnahkan menjauhinya sebagaimana hadits , “Aku jamin rumah di dasar surga bagi yang menghindari berdebat sekalipun ia benar, dan aku jamin rumah di tengah surga bagi yang menghindari dusta walaupun dalam bercanda, dan aku jamin rumah di puncak surga bagi yang baik akhlaqnya.” (HR Abu Daud)
    Dan sebagaimana telah berwasiat kepada kita pendahulu kita dari kalangan tabi’in Yahya bin Muadz :
    “Ada enam perkara, apabila dimiliki oleh seseorang maka telah sempurnalah keimanannya : (1) memerangi musuh Allah dengan pedang, (2) tetap menyempurnakan puasa walaupun di musim panas, (3) tetap menyempurnakan wudhu walaupun di musim dingin, (4) tetap bergegas menuju mesjid (untuk melaksanakan shalat berjama’ah) walaupun di saat mendung, (5) meninggalkan perdebatan dan berbantah-bantahan walaupun ia tahu bahwa ia berada di pihak yang benar dan (6) bersabar saat ditimpa musibah.”
    Kepada seluruh kaum muslimin harap hal ini dimaklumi, dan di akhir bulan mulia yang penuh berkah ini saya dengan tulus memohon maaf atas segala khilaf yang saya lakukan baik disengaja maupun tidak disengaja, begitu pula apabila antum semua memiliki khilaf terhadap saya maka saya dengan ikhlas telah memaafkan kesalahan antum terhadap saya sebagaiman hadits, “Akhlak yang paling mulia adalah menyapa mereka yang memutus silaturahim, memberi kepada yang kikir terhadapmu, dan memaafkan mereka yang menyalahimu.” (HR Ibnu Majah)
    Apabila ada yang masih ingin berkomunikasi dengan catatan benar-benar serius ingin mencari kebenaran, dapat mengirimkan email ke kami di pengelolakomaht@yahoo.co.id atau bisa menghubungi salah satu rekan kontributor kami di no HP 081373441891 (yogi) sebagai perantara dengan kami.
    Demikian penyampaian kami, semoga Allah memberkahi kita semua.
    Nuun, wal qolami wa maa yasthuruun.
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  61. assalamualaikum…
    akhifillah yg saya hormati…
    saya mau curhat…
    sodara perempuan (sepupu jauh) saya lagi mencari kebenaran,, tp dia lg didekati oleh ukhti2 dari HTI.
    udah beberapa kali saya ingatkan , untuk tidak mencari kebenaran melalui suatu organisasi, tp desekan dari ikhti2 HTI cukup deras rupanya.
    apakah akhi pny solusi untuk ini?
    terimakasih
    wasalamulaikum

    • Mungkin seluruh isi artikel di sini bisa disajikan buat sodara antum. Saya yakin pak pengelola tidak berkeberatan, yg penting tetep cantumkan sumbernya yaahh… :)

  62. Antum bisa copykan artikel yang ada disini, kasih waktu ia untuk mempelajarinya. Semoga Allah memudahkannya meraih kebenaran hakiki.
    Atau kalo antum mau komunikasi lebih pribadi bisa via email saja, barakallahufik.

  63. afwan, ana hanya mau memberi nasehat khususnya buat diri ana sendiri.
    lebih baik antum tutup blog ini, karena mudorotnya lebih besar ketimbang manfaatnya. tujuan antum baik, untuk berdakwah, tapi justru mengundang mudhorot yang lebih besar, permusuhan, caci maki belaka.
    Saran ana, serahkan urusan dakwah kepada ahlinya, para ulama’. itu lebih selamat, karena merekalah yang menghabiskan waktu untuk menuntut ilmu dien… Janganlah orang awam seperti kita ikut ngomong ngalur ngidul, walaupun benar, tapi kadang disertai emosi , sehingga justru tujuan awal yang baik disisipi rasa hasad, dengki. wallohu a’lam

    • Postingan begini lagi….

      Kalau ditutup, lantas bagaimana “menangkal” da’wah HT yang sudah banyak menyebar kemana-mana ??

      Mendingan seperti ini :
      1) kuota peserta diskusi tak terbatas
      2) Kirim komentar, langsung tercantum. Tidak pke’ moderasi. Hehehe…
      3) Bisa disimak oleh siapa saja
      4) Bisa duduk santai sambil minum kopi…hehehe… :)
      5) Ada bukti file debat di dunia nyata via file mp3. Tinggal di-download.

    • “…. dan aku telah memberi nasehat kepadamu, tetapi kamu tidak menyukai orang-orang yang memberi nasehat’.” (Al-A’raf: 79)

      • Maaf, Saran buat semua : tolong dijaga adabnya.
        Dalam mengutif hadits atau ayat, tolong tulis sebagaimana aslinya. kalau terjemah tulis terjemah, kalau tafsir ya tulis tafsir kalau ada tambahan pendapat ya tulis pendapat. Tuhan tidak berfirman dalam bahasa indonesia dan Nabi saw tidak bersabda dalam bahasa Indonesia. maka yang sering tertulis ( QS atau HR) namun tidak ada arabnya patut diperbaiki. Kalaupun sulit menambahkan tulisan arabnya maka tambah keterangan ” terjemah “. Faham
        adab dan ilmu tinggian mana ayo
        Wassalam

  64. Alhamdulillah ada blog spt ini di internet, terus terang saya merasa prihatin karena ketika saya browsing artikel2 islam, selalu yg keluar adalah artikel2 non-ahlussunnah waljama’ah. Blog ini adalah semacam perimbangan informasi. ALHAMDULILLAH

  65. dari semua artikel yang diposting hanya ada dua artikel dimana ana sependapat dengan pengelola blog ini.
    1. Perkara Hadits Ahad
    2. Perkara adanya perubahan dalam kitab

    semoga adanya blog ini lebih menambah keimanan dan ketaqwaan kita
    amin

  66. Jazakallah akhi abuya dan akhi Mirsha, semoga Allah memberkahi kita semua.

  67. Subhanalllah sekali organisasi ini sampai-sampai ada blog yang memuat tentang mantan anggotanya. Padahal Al Qaeda yang terkenal sebagai teroris saja tidak ada blog mantan Al Qaeda.
    Membuat saya berfikir bahwa organisasi tersebut pasti sangat istimewa seperti layaknya ketika Rasulullah SAW pertama kali diutus menjadi Rasulullah.
    Dari satu organisasi bisa memunculkan banyak perdebatan namun, tidak ada yang membahas organisasi2 lain semuanya fokus pada organisasi HT.. Great!!

  68. Ada yg rancu dan perlu diluruskan ya akhil karim,
    apakah anda menganggap Rasulullah mendirikan organisasi seperti HT ?
    apakah peristiwa berdirinya HT sama mulianya dengan peristiwa pengangkatan Nabi dan Rasul Allah ?
    Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, semoga Allah mengampuni kita semua.

  69. ALL@:
    Ini BLOGNYA Murid Nasiruddin al albani yg tlh BERDUSTA dg ngak0 “mantan HT”.

    jd jelas ini didikan dan arahan Zionis n penguasa Budak Amerika.

    Msh ingat Fatwa al Albani yg myatakan “agar rakyat Palestina keluar n membrikan tanah suci it pd Zionis kafir. . .”

    Jd blog ini sharusnya lbh jujur dberi nama:

    http://www.muridzionis.wordpress.com

  70. mau tahu pengakuan mata-mata inggris dan pengkhianatan yang telah dilakukan Muhammad bin Abdil Wahhab (pendiri wahabbi/salafi) terhadap Islam, Umatnya, dan Negara Khilafah? buka sini:
    http://www.alokab.com/forums/index.php?showtopic=46883&hl=\%DF%CA%C7%C8+%C5%DA%CA%D1%C7%DD%C7%CA\
    jadi manhaj mereka adalah manhaj takfir/ manhaj khawarij/ manhaj pengkhianatan… Allah akan membuka segala kebusukannya kelak di Akhirat… Insya’Allah…

    • Masya Allah, jangan mudah menghujat ulama Islam ya akhi. Apalagi yang didengar dari mulut orang kafir. Insya Allah Muhammad Bin Abdil Wahhab ulama yang tsiqoh dalam memurnikan Islam dari bid’ah.. adapun kesalahan2 yang sering dinisbatkan pada beliau (semoga mejadi penghapus dosa2nya) hanyalah sebuah kospirasi politik yang sering dilakukan hingga sekarang terhadap gerakan2 islam yang tsiqoh pada dakwah tauhid.
      wallahu ‘alam bishowab

  71. klo itu emg konsekuensi jika belum ada Jama’ah Muslimin yang satu (khilafah Islam). Seluruh muslimin harus menjauhi kelompok kelompok yang ada baik itu HTI, IM, Tabligh, dsb.,,,,, yang jadi pertanyaan apakah mungkin khilafah islam itu terbentuk secara individu atau masing-masing,,,,,,,,,, wong bkin bangunan bertingkat juga di bangun lebih oleh satu orang ada mandor smpai ada atasannya lagi,,,,,,,klo dibangun dengan keinginan masing-masing orang walaupun org tsb punya dasar tentang cara membangun gmana jadinya yaa,,,, atau boleh jadi emag ga bakaln jadi bangunannya,,,,,,,,

  72. Kami menawarkan paket umrah untk liburan berangkat tanggal 27 juni 2011 dan 20 juli 2011 atau romadhon tanggal 10 agustus 2011
    ayo siapa yang mau berangkat gabung bersama kami
    PT. Al-Utsmaniyah Tours merupakan manajemen baru Biro Haji dan Umrah Al-Utsmaniyah dengan nama Al-Utsmaniyah Tours (Haji dan Umrah). Di samping menjadi Biro Haji dan Umrah, Al-Utsmaniyah Tours juga menjadi Biro Perjalanan Wisata Islami.
    Kantor Pusat
    Komplek Ruko Graha Cibinong No. B-3 Lantai 1, Jl. Raya Jakarta – Bogor Km. 43 Cibinong – Kab. Bogor 16917
    Phone: (+62-21) 87909394

    Citeureup :
    Pesantren Al-Utsmaniyah, Jl. Sabilillah, Kamp. Dukuh. Desa Pasir Mukti, Citeureup – Bogor
    Phone: (+62-21) 8763753

  73. atum2 mantan ht jadi pro siapa sekarang ?penguasa yang masih sholat tapi zalim kemana yah antm ?ana pengentau aja antm apa mau istirahat

  74. Alhamdulillah ana saat ini intensif berda’wah dalam suatu Yayasan ahlut tauhid dan ahlus sunnah yang netral yang tidak terikat harokah manapun.
    Adapun tentang penguasa maka sudah jelas penjelasannya dari Rasulullah shallallahu alaihi wa alihi wa salam.
    Semoga Allah memberkahi kita semua, amin.

  75. Khalifah Hitam

    Semoga umat islam bisa bersatu. Amin. .

  76. Khalifah Hitam

    Bisa jelaskan, Salafy, Wahaby, Syafi’i, Hambali dll. . Saya g bgitu paham. Mengapa di berbagai forum kok saling menjatuhkan. Saya setuju dengan Admin, bahwa H*I menggunakan kekerasan, walaupun tidak dengan fisik. Namun perkataan menghujat yang menusuk qolbu. Saya jg pernah bermasalah dengan orang2 H*I. Tapi apa daya, waktu itu saya masih SMA. Dan tercium oleh guru2. Saya hanya tersenyum. Kok masih ada yang kayak gini. Wassalammualaikum. . .

    • Saudara khalifah hitam yang dirahmati Allah,

      Silahkan ditanyakan kepada masing-masing pihak, insyaAllah akan lebih baik hasilnya, adapun saya seorang yang mengambil madzhab imam ahmad bin hambal dan imam ibnu hazm (madzhab dzahiry) insyaAllah.

      Semoga Allah memudahkan kita semua.

  77. insa ALLA saya juga kan selalu turut menyimak percakapan2 anda semoga kita semua tergolong hamba2 yang beriman. Amin…..

  78. “Maukah kalian aku tunjukan amal yang lebih besar pahalanya daripada shalat dan shaum?” tanya Rasulullah pada para sahabat.
    “Tentu saja”, jawab mereka.
    Beliau kemudian menjelaskan.
    “Engkau damaikan yang bertengkar.
    “Menyambungkan persaudaraan yang terputus.
    “Mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah.
    “Menjembatani berbagai kelompok dalam islam. dan
    “Mengukuhkan tali persaudaraan di antara mereka.
    Adalah amal saleh yang besar pahalanya.
    Barang siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia menyambung tali “silaturahim”.
    (H.R. Bukhari dan Muslim)

  79. kimaster6@yahoo.com

    Islam musuhnya banyak salah satunya perpecahan & …… banyak pihak yg tidak ingin umat islam harmonis,
    Hai orang-orang yang beriman, Barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha mengetahui.” (Q.S. Al Maidah :54),
    fanatik boleh, tapi jangan buta dan di bodoh bodohin, coba anda apalin deh 30 juzz Al Qur’an dan ratusan ribu hadits itu lebih baik dari pada menghujat dengan ilmu yang cetek (hanya hapal sepotong2 ayat Al Qur,an dan Hadits), setelah Hapal anda akan berubah

  80. Sebetulnya tidak jauh bedanya apa yang kami lakukan dengan apa yang dilakukan oleh NU saat mengkritik JT dan Muhammadiyah saat mengkritik LDII, karena semua itu adalah nasihat untuk saudara sendiri.
    Ketika saudara anda melakukan kesalahan anda tentu akan menegurnya dan menasihatinya, sebab jika tidak berarti anda sudah tidak perhatian lagi dengan saudara anda.

  81. setuju agan pengelolakomaht…..

  82. klo membahas masalah ginian aku jadi ingat syiir tanpa waton gusdur
    ” banyak yang hafal quran dan hadist suka mengkafirkan orang tapi kafirnya sendiri ( kafir hatinya) di biarkan…..

  83. Assalamu’alaikum wr.wb. mas mantan tulisanya koq ngak update lagi??..bagaimana pendapat mas mantan dg hti saat ini adakah bedahnya dg 2-3 th sebelumnya?…

  84. Blog ini provokatif, tujuannya memberi kritik pada HTI, tapi Anda salah!!! HTI punya mekanisme sistem sebagai sebuah organisasi internasional, jika memang anda mau mengkritik, ya anda masuk dong di dalamnya.

    Kalau anda mengkritik dari luar apalagi dengan cara anonim seperti ini (tidak gentle banget deh) artinya anda mau menghancurkan HTI. Buat apa menghancurkan organisasi yang pernah memberi sumbangan pikiran pada anda dan melatih cara berpikir dan bersikap anda? Banyak yang telah HTI berikan pada anda dulu, tidakkah anda berterima kasih?? Sungguh anda menjadi kacang yang lupa kulitnya. Mohon ampunlah pada Alloh, karena apa yang anda buat hanya “menghabiskan energi”….lebih baik salurkan energi anda untuk hal yang berguna. Jika di HTI tidak bisa berjuang lagi, anda bisa masuk Muhammadiyak, NU, PKS, LDII dll….. atau membuat partai sendiri, Mongggoooooo, daripada mencerca dan mengkritisi HTI. Dan kritik anda bagi HTI pun angin lalu, karena apa? HTI punya sistem berstandar internasional!!!!!!!!!!!!!

    Saya juga mantan HTI yang keluar karena pelanggaran idari. Saya keluar tahun 2009. Setelah dari tahun 1994 menjadi Adho’. Tapi saya lebih intropeksi tidak menyalahkan HTI, bahkan saya makin salut sama perjuangnya. HTI menjaga kebersihan orang2 yang berjuang di dalamnya. Perjuangan menegakkan syariah dan khilafah bukan perjuangan mudah. Hanya orang-orang terpilih, ikhlas, dan bersih yang mampu menghantarkan perjuangan sampai ke sana. Jika kita tidak diposisi itu, mungkin kita masih bisa menyumbangkan apa yang kita bisa. Bukan merusak apa yang sedang dibangun oleh orang yang lain.

    Hanya orang-orang yang berhati busuk, yang ketakutan dengan sepak terjang HTI-lah yang menjelek-jelekkan HTI. Suatu saat sejarah akan mencatat bahwa perjuangan HTI adalah shahih dan akan tercapai. Tetap berjuang shahabat2 HTI!!!! Walaupun saya tidak bergabung lagi, saya tetap mendukung perjuangan kalian, semampu yang saya bisa.

  85. Wah HTI luar biasa ya…. baik semua dan selalu benar …. tidak ada jeleknya sama sekali….
    Saya juga berharap demikian, namun sayang kenyataan tidak demikian.
    Setiap orang punya kekeliruan, dan saya hanya berupaya menasehati saja, kalopun dianggap angin lalu itu biasa karena hidayah itu hanyalah milik Allah semata.
    Jazakallah khair atas nasihatnya
    Barakallahufik

  86. mohon maaf bapak, dimanakah saya bisa download kitab asli PDF milik tulisan taqiyuddin an nabhani pendiri HT ?
    mohon bantuannya untuk bahan pembandingan antara terjemah dan kitab aslinya, Terimakasih banyak

  87. Assalamualaikum Wr. Wb….
    Saya sebagai seorang muslimah yang bukan dari kelompok manapun, yang ilmunya masih sangat-sangat kurang, ingin memberi komentar….
    “Jawaban dari semua perdebatan ini, ada di dalam hati kita masing-masing dan hanya kita dan Allah yang tau, apa maksud dari semua ini, untuk itu marilah kita bersatu hai umat Islam diseluruh dunia dan jangan membuat orang-orang kafir bertepuk tangan” Nauzubillah Minzaliq……….

  88. Dalam hal ini marilah kita merujuk kepada hadits dari Hudzaifah bin Yaman yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dalam kitabul fitannya,

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

    “… Hendaklah engkau berpegang teguh (bersatu) kepada jama‘ah dan imam kaum Muslimin.” Kemudian Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu bertanya: “Bagaimana kalau mereka sudah tidak mempunyai jama’ah dan imam lagi?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “fa’tajil tilka firoqo kullaha Jauhilah semua kelompok tersebut, meskipun harus menggigit akar pohon, hingga engkau mati dalam keadaan seperti itu.”

    Inilah konsekuensi jika belum ada Jama’ah Muslimin yang satu (khilafah Islam). Seluruh muslimin harus menjauhi kelompok kelompok yang ada baik itu HTI, IM, Tabligh, dsb. ( kata ustad pengelola blog ini)
    tanggapan : trus kemana ustad? menegakan khilafah itu harus berjamaah ustad, beuh dari pernyataan ini secara tidak langsung setiap org yg berkelompok atau berorganisasi itu salah yah … hhe aduh ustad coba lebih objektif dan jgn menafsirkan se enak hati ustad hhe… ( afwan bukan maksud menggurui )

  89. @rafi yang dirahmati Allah,

    InsyaAllah dalam madzhab saya (dzahiry) tidak ada penafsiran (pengembangan makna), madzhab dzahiry itu menerima dzahir hadits apa adanya sesuai lafadznya dari Nabi, karena kami yakin Nabi menyampaikan sesuatu itu apa adanya dan dengan kalimat yang sesederhana mungkin sehingga orang baduy sekalipun bisa memahaminya.
    Nabi mengatakan “fa’tazil tilka firoqo kullaha” dan ini arti dzahirnya adalah jauhi semua kelompok-kelompok itu semuanya.
    Sehingga da’wah kembali kepada cara yang ditempuh oleh Nabi dan para shahabat, bukan dengan cara masing-masing membuat kelompok dan memiliki amir nya masing-masing.
    Wallahuta’ala a’lam

  90. sukran atas jawabannya ustad…
    klo emg harus meninggalkan semua kelompok mudah2an ustad konsisten dalam penafsiran itu, lantas ada yang ingin saya pertanyakan (patut) :

    1. lalu boleh kah saya menganggap bahwa mendirikan atau masuk dalam sebuah kelompok adalah HARAM ?
    2. kelompok apa yang ustad masuk disini? apakah HT, NU, JIM, PKS, atau semua? jika semua harus berapa banyak organisasi yang di hapus dan di bubarkan? atau bahkan indonesia ini?

    • Hadits tersebut menyebut kelompok dengan firaq (dengan huru fa’ dikasrahkan) yang artinya sekelompok manusia, adapun kondisinya yaitu ketika tidak ada amirul mukminin dan jamaatul muslimin dibawah kepemimpinannya, berarti yang dimaksud firaq disini adalah sekelompok manusia yang memiliki amir sendiri dan jama’ah sendiri yang menyerupai sebuah jamaatul muslimin namun pada hakikatnya bukan jamaatul muslimin karena amir mereka bukanlah amirul mukminin (tidak diakui sebagai amir seluruh ummat islam) dan jamaah mereka bukanlah jamaatul muslimin (tidak beranggotakan seluruh ummat Islam).

      Ciri-cirinya berdasar dzahir hadits diatas :
      1. memiliki amir jama’ah
      2. ada baiat terhadap amir jama’ah
      3. ada jama’ah/keanggotaan tersendiri
      4. ada tata tertib anggota yang mengikat
      5. ada pertemuan tertutup (yang tidak boleh dihadiri kaum muslimin umum)
      6. ada majelis ta’lim/ liqa’/ khalaqah tertutup/terbatas khusus anggota/ jama’ah
      7. sebagian aktivitasnya ada yang terkesan memisahkan diri dari kaum muslimin umum

  91. —————————————————————————————-
    1. lalu boleh kah saya menganggap bahwa mendirikan atau masuk dalam sebuah kelompok adalah HARAM ?
    =kelompok yang manakah ?=
    2. kelompok apa yang ustad masuk disini? apakah HT, NU, JIM, PKS, atau semua? jika semua harus berapa banyak organisasi yang di hapus dan di bubarkan? atau bahkan indonesia ini?
    =kelompok yang telah jelas menyelisihi Aqidah dan prinsip yang dibawa Nabi SAW,siapapun mereka,yang dimaksud bukan perseorangan individunya,akan tetapi garis perjuangan kelompoknya, jika jelas menyimpang hendaklah dijauhi. Juga, personal/individunya, walaupun prinsip kelompoknya bagus, diatas Alquran dan assunnah dengan pemahaman Nabi SAW dan para sahabatnya, akan tetapi apabila banyak oknum2 person yang menyimpang, kita hendaklah segera menasehatinya atau menjauhinya dalam rangka menjaga diri dan agama kita=

    intinya adalah,
    1) jangan sampai suatu organisasi mengklaim sesat atau tidaknya seseorang/salah benarnya seseorang dari organisasinya, misalnya, Menolak hadits, garagara beda dengan prinsip organisasinya, Menolak aqidah yang dibawa oleh Nabi SAW garagara membela prinsip organisasinya/pendirinya
    2) lalu sifat pergerakan dan tujuan organisasi juga jangan sampai menyelisihi pemahaman Nabi SAW
    3) organisasi atau yayasan, terkadang memang kita butuhkan untuk kepentingan dakwah di negara ini, akan tetapi jika organisasi tersebut sudah banyak melenceng, sebaiknya dihindai agar agama kita juga selamat
    4) juga yang terlarang adalah ta’ashub hizbiyyah
    5) jika didalam organisasinya banyak kemaksiatan, baik dalam pergaulan pria/wanitanya, mencaci kaum muslimin ataupun pemerintah dimuka umum, dan kemaksiatan dalam banyak hal lainnya, baiknya segera dinasehati atau dijauhi, agar kita tidak ikut membenarkan/mengikuti maksiat yang ada

  92. WAJIB BACA!!!!!!!!!!

    DUNIA LAIN PUN TERGUNCANG..TIDAK HANYA AMERIKA YANG MERADANG TERHADAP HT
    by Harits Abu Ulya on Saturday, November 12, 2011 at 1:27pm

    DUNIA LAIN PUN TERGUNCANG..TIDAK HANYA AMERIKA YANG MERADANG TERHADAP HT

    (Saya dengar langsung dari Ustad Abu Nashir, waktu kunjung ke pesantren beliau di Pangkalan Banteng Kalteng akhir bulan Oktober 2011, kemudian beliau menuliskannya)

    Demi Allah, cerita inspiratif yang saya sampaikan ini adalah benar adanya. Bukan cerita fiktif atau sesuatu yang mengada-ngada. Tujuannya agar bagi yang membaca khususnya para pengemban dakwah dapat semakin istiqomah dan bersemangat dalam memperjuangkan tegaknya Syariah dan Khilafah.

    Perkenalkan, nama saya Abu Nasir. Saya asli dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dan sudah dua belas tahun merantau ke Kalimantan dan menetap di Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalteng. Saya aktif sebagai aktivis HTI Kecamatan sejak 2007. Sehari-hari saya berprofesi sebagai pengasuh Ponpes Darul Hikam Pangkalan Banteng. Pendidikan agama saya dapatkan ketika nyantri di Ponpes Lirboyo Kediri.

    Saya memiliki 8 orang saudara dan 2 di antaranya sudah meninggal dunia. Yang bungsu bernama Muhammad Za’far An Nuh (19 tahun). Ketika masih duduk di bangku SD, Za’far sering di siksa secara fisik oleh seorang teman satu sekolah sampai kelas enam akhir. Karena fisiknya lemah (memang karakternya yang pendiam dan tertutup), Za’far tidak bisa membela diri. Meski demikian, Za’far tetep berjanji dalam hatinya bahwa kalau teman yang menyiksa itu meminta maaf kepadanya pasti Za’far memaafkanya dengan setulus hati. Kenyataannya, sampai lulus SD, teman tersebut tidak pernah meminta maaf kepada Za’far. Ketika duduk di kelas 1 MTs PSM Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, gejala-gejala supranatural mulai nampak dalam diri Zafar. Di awali dengan sering munculnya bisikan Hatif (suara tanpa wujud) yang menyuruh Zafar untuk menjalankan sebuah lelakon tertentu. Begitu Zafar selesai melakukan satu lelakon, muncul kembali hatif yang meminta Zafar melakukan lelakon yang lain. Begitu seterusnya. Dan itu terjadi dengan sendirinya sampai Zafar mendapatkan kekuatan supranatural yang sangat jarang di miliki orang lain.

    Di antaranya, Zafar bisa membaca pikiran (hati) teman-temannya yang sedang membencinya dan mengetahui alasan kenapa teman teman membenci dirinya secara detail. Dia mampu melihat/menerawang peristiwa yang akan terjadi pada masa mendatang. Sebagai contoh, dia melihat dinding atas (layar atap bagian luar) masjid di desanya roboh ketika menjalankan sholat Jum’at dan menimpa sejumlah jamaah serta beberapa kendaraan. Meskipun, secara kasat mata pada saat itu kondisi masjid masih utuh. Hal tersebut kemudian disampaikan kepada sang ayah. Mendengar ucapan Za’far, ayah kami tidak merespon dan hanya mengatakan kuwi jenenge laduni. Artinya, ilmu yang di dapat secara langsung tanpa melalui proses belajar. Ternyata, satu bulan kemudian apa yang di lihat Za’far menjadi kenyataan. Mulai saat itulah, Za’far akhirnya semakin penasaran dan mendalami kemampuan supranatural yang dimiliki. Dan masih banyak contoh-contoh lainnya yang tidak bisa kami ceritakan satu persatu.

    Lulus dari MTs pada tahun 2006/2007, Za’far ingin nyantri di ponpes yang masih berada di Kabupaten Nganjuk untuk mempelajari ilmu agama dan pengobatan alternatif menggunakan herbal dan pijat syaraf. Setelah selesai nyantri di ponpes di ngajuk (nama pesantren tidak kami sebutkan), Zafar pindah belajar agama ke salah satu Pesantren (nama ponpes dirahasiakan) di Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Di pesantren tersebut, Za’far bermaksud mencari guru ngaji sekaligus guru spiritual supaya nantinya ketika suara Hatif tersebut muncul sang gurulah yang memutuskan apakah dilaksanakan atau tidak bisikan tersebut. Selama berada di pesantren itu, kemampuan supranatural yang dimiliki Za’far semakin meningkat karena mendapat dukungan ustad di pesantren setempat. Di antaranya, Zafar memiliki kemampuan hipnotis, bisa menghilang dan berpindah-pindah tempat hanya dalam hitungan detik.

    Puncaknya, dia dengan mudah mendapatkan ilmu tasawuf sampai pada level wihdatul wujud dengan sendirinya tanpa di pandu oleh siapapun.

    Pada level ini, Za’far kembali mendapat bisikan kuat yang menjelaskan bahwa wihdatul wujud sebenarnya bukanlah “Manunggaling kawulo marang gusti” (bersatunya mahluk dengan khaliq), TETAPI yang benar adalah mengamalkan syariat Islam secara total dalam seluruh aspek kehidupan. Disini Za’far mulai merenung dan mengoreksi diri. Pada satu sisi, dia mendalami ilmu tasawuf. Pada sisi lain, juga melihat fakta umat yang aktifitasnya banyak bertentangan dengan syariah Islam. Dalam hati, Zafar mulai bertanya-tanya “apakah mungkin cinta seorang hamba di terima oleh-Nya sedangkan umat terus dalam kerusakan yang membabi buta?”. Alhamdulillah, dari sini Za’far mendapat pencerahan dan bertekad kuat untuk melepas dan membuang ilmu yang pernah di pelajarinya. Zafar juga bertekad untuk berperan aktif memikirkan nasib umat, tetapi masih binggug karena belum memiliki fikrah yang jelas. Untuk membuang ilmu tersebut, Za’far membutuhkan bantuan tiga orang ustadz dan Alhmdulillah berhasil. Bisikan fakta umat itu semakin kuat hingga memaksa Za’far untuk pindah ke pesantren tahfidzul Quran guna memperdalamnya dan masih berada di wilayah administrasi Kabupaten Tegal.. Di sisi lain, keinginan untuk mempelajari Syariat Islam semakin kuat.. Pada titik ini, Za’far kembali menerima cobaan berupa sakit kepala yang luar biasa di bagian kiri, seperti ada benda tajam di dalamnya,semakin hari rasa sakitnya tambah parah hingga sempat terhenti akfitas Qurannya beberapa bulan . Setelah di periksa secara medis, dokter memvonis Za’far terserang penyakit semacam gangguan syaraf pada kepala dan untuk mengobatinya harus dengan jalan operasi. Setelah itu, kami keluarga yang ada di Kalimantan menyarankan agar Za’far di bawa ke Kalimantan tempat kami menetap di Desa Karang Mulya, Kabupaten Kobar. Kebetulan saya pernah kursus thibbun Nabawi (pengobatan ala Nabi). Setelah saya terapi sekitar dua minggu, sakitnya semakin parah dan sering pingsan karena tidak kuat menahan rasa sakit yang luar biasa. Akhirnya kami memutuskan untuk membawa Za’far ke Thibbun Nabawi El Iman Bogor Cabang Banjarmasin, Kalimantan Selatan selama satu hari satu malam. Begitu tiba di Banjarmasin, pada pagi hari, Za’far di ruqyah oleh para ustad di sana, namun tidak ada reaksi hanya bau yang sangat busuk yang menyelimuti tubuh Za’far sedangkan yang lain tidak merasakan. Kemudian sekitar pukul 20.00 waktu setempat, Za’far kembali di ruqyah. Hasilnya, Za’far kesurupan, meraung dan berteriak keras sehingga kami berlima kewalahan dalam menenangkan Za’far. Dalam kondisi kesurupan, jin dalam tubuh jafar melontarkan sejumlah perkataan antara lain tidak terima kalau Za’far bisa menghafalkan Al Quran dan meminta pihak keluarga untuk menghentikan aktivitas hafalan Quran Za’far. Setelah kurang lebih dua jam mengamuk hingga pukul 23.00 waktu setempat, Za’far tersadar. Kemudian oleh sang terapis, Za’far di suruh mengambil air wudhu dan segera tidur. Kemudian Za’far tidur di temani salah seorang kakaknya (adik saya yang lain), Ayyub di salah satu ruang ruqyah. Saya sendiri tidak bisa tidur dan memilih duduk di ruang tunggu. Jarak antara tempat tidur Za’far dan tempat saya duduk sekitar 20 meter dan dipisahkan oleh lorong panjang. Tak berselang lama, saya terkejut bukan kepalang karena tiba-tiba Za’far sudah berdiri di belakang saya dalam kondisi kerasukan. Kemudian terjadilah dialog antara kami berdua (Kode AB : Abu Nasir, MZA (Muhammad Za’far An Nuh)

    AB : Nuh… (memanggil nama Za’far dengan suara merendah)

    MZA : Nama saya bukan An Nuh. Nama saya Ubaid

    AB : Siapapun kamu, saya minta kamu duduk (dengan nada datar)

    MZA akhirnya duduk dan menundukkan kepala. Hening sejenak. Kemudian MZA mengangkat kepala sambil mengancungkan tangan kanan ke atas dan berkata

    MZA : Ini semua gara-gara Hizbut Tahrir. Sebetulnya anak ini sudah lama mencari pemahaman yang benar tentang Syariat Islam namun tidak menemukannya. Setelah di Kalimantan, dia bertemu Hizbut Tahrir dan akhirnya menemukan apa yang telah di carinya.

    Maka ini semua tidak boleh terjadi…. (dengan nada yang tinggi)

    AB : Kenapa kamu menyalahkan Hizbut Tahrir. Apa yang kamu tahu tentang Hizbut Tahrir ?

    MZA : Kamu tahu dengan Hizbut Tahrir (balik bertanya). Gara-gara Hizbut –Tahrir kami bangsa jin di seluruh dunia luluh lantah dan saya tidak terima. Kami pada saat ini bangsa jin merapatkan barisan untuk menghalang-halangi tegaknya syariah dan khilafah.

    AB : Apa lagi yang kamu tahu dari Hizbut Tahrir ?

    MZA : Hizbut Tahrir itu akan membangunkan umat Islam dari tidur panjangnya, mengingatkan kembali sejarah kejayaan Islam selama 1.300 tahun dan akan menyatukan umat Islam di seluruh dunia. Dan itu sebentar lagi. Namun, semua itu tidak boleh terjadi.

    AB : Kenapa tidak boleh terjadi ?

    MZA : Karena kami bangsa jin susah mencari teman dari kalangan manusia

    Karena saya ketakutan, saya lari ke lorong dan membangunkan Ayyub yang sedang tertidur agar menjadi saksi. Kemudian kami kembali ke ruang tunggu dan menghampiri Za’far yang masih dalam kondisi kerasukan. (Kode AY : Ayyub)

    AY : Sudah, kamu keluar (dari tubuh Za’far) aja. Kasihan Za’far kecapean belum tidur.

    MZA : Saya mau keluar asalkan ada perjanjian. Syaratnya, kamu harus menghalang-halangi anak ini agar tidak menghafalkan Al Quran, Sebab, ketika dia hafal Al Quran dan mendakwahkan syariah. Maka seluruh ulama se Jawa Timur akan hancur (sadar dan memperjuangkan tegaknya Syariah).

    AY : Tidak ada perjanjian antara manusia dan Jin. Siapa yang menyuruh kamu ? (dengan nada tegas)

    MZA : Yang menyuruh saya, ya jin , ya manusia.

    AY : Kamu Islam atau bukan ?

    MZA : Saya Islam

    AY : Kalau kamu Islam, coba baca syahadat.

    MZA : As as as…. (dengan nada yang terputus-putus)

    AY : Bohong kamu. Kalau kamu memang benar Islam, cepat baca syahadat

    MZA : Asyahadu Allah Ilaha Ila llah

    AY : Teruskan…

    MZA kemudian menjulurkan lidahnya.

    AY : Teruskan…

    MZA : Wa Ashaduanna Muhammadarasulullah

    Usai membaca syahadat, MZA kemudian menangis dan meneteskan air mata sambil berkata

    MZA : Sebetulnya saya sudah mau pergi. Tapi pergi kemana ? kami sudah membangun rumah di kepala anak ini lebih dari setahun. Sekarang sudah di hancurkan.

    AY : Tidakkah kau tahu bahwa bumi Allah itu luas

    AB : Sudah, jangan banyak bicara. Pergi aja…

    MZA kembali menangis sambil berkata

    MZA : Saya tetap tidak bisa menerima tegaknya syariah dan khilafah.

    AB : Kenapa kemarin tidak ikut ngaji (JM di masjid Al Muhajirin, Pangkalan Banteng)

    MZA : Sebetulnya anak ini sudah mau ngaji. Namun, saya halang-halangi karena anak ini tidak boleh mengikuti kajian Hizbut Tahrir.

    Akhirnya, ngak jadi ngaji kan ? Menang saya kan !! tepuk tangan (sambil tertawa HA HA HA)

    AB : Siapapun kamu, kamu harus pergi hari ini dan ketahuilah bahwa Syariah dan Khilafah janji Allah. Dan itu pasti akan terjadi. (dengan suara lantang)

    MZA : (sambil teriak) Jangan!! Jangan katakan itu. Tolong-tolong.

    AB : Kamu adalah mahluk lemah. Ketika kamu tidak segera bertaubat, maka kamu segera di azab oleh Allah. Kalau kamu tidak percaya, maka datangkanlah semua jin untuk menghalang-halangi tegaknya Syariah dan Khilafah. Pasti kalian tidak akan mampu. Karena itu janji Allah.

    MZA : Jangan… jangan katakan itu. Jangan….. panas… (sambil teriak). Ya sudah, saya pergi saat ini juga.

    Seketika, Za’far lemas dan jatuh ke lantai. Kemudian tertidur. Sejenak Ust Abu dan Ayyub membiarkan tubuh Za’far yang terkulai lemas di lantai. Tak lama berselang, keduanya membangunkan Za’far untuk kembali istrihat ke dalam kamar.

    Pagi harinya, Z’afar terbangun dan kepalanya terasa ringan. Sakitnya pun sudah mulai berkurang. Bada subuh, kami berpamitan dengan para terapis. Sebelum pulang, kami meminta para terapis meruqyah sekali lagi untuk memastikan rasa sakit Za’far sudah sembuh atau belum.

    Alhamdulillah, setelah beberapa kali di ruqyah, tidak ada reaksi dan Za’far dalam keadaan normal. Akhirnya, terapis bertanya kepada Za’far. (Kode T : Terapis)

    T : Apakah sebelumnya pernah mimpi buruk ?

    MZA : Tidak pernah bermimpi, kecuali dua hari sebelum ke sini. Sekitar jam 02.00 dini hari. Saya bermimpi bertemu dengan Rasul dan Rasul duduk di dalam masjid dan di kelilingi oleh lima orang satu diantaranya saya,posisi saya tepat berada di depan Rasul.

    T : Berlima itu siapa saja ?

    MZA : Saya tidak kenal kecuali satu orang. Teman saya di Tahfidzul Quran

    T : Apa yang disampaikan Rasul kepada kalian ?

    MZA : Saya tidak hapal saking banyaknya pesan yang disampaikan Rasul. Namun, garis besarnya beliau mengajarkan saya tentang thariqul iman(dalam hati saya berfikir ‘lho kok sama penjelasanya,seperti kakak saya tentang thariqul iman?’). Beliau menjelaskan alam semesta, manusia dan kehidupan. Di baliknya (pencipta) ada Allah dan setelahnya ada yaumul hisab. Selain itu, Rasul menjelaskan tentang keterkaitan antara sebelum, saat, dan setelah kehidupan ada hubungan perintah dan larangan. Setelah beliau menjelaskan tentang thariqul iman akhirnya saya terbangun dari tempat tidur saya.

    Selesai berdialog, kami pun pamit kembali ke Desa Karang Mulya.

    Sebagai informasi tambahan, hingga kini Za’far sudah khatam 20 juz dan Alhamdulillah dalam kondisi sehat.

    *Diceritakan langsung oleh Ustad Abu Nasir dan Ayyub pada hari Senin, 24 Oktober 2011 bada Isya. Ditulis ulang Andri Saputra (Humas HTI Kobar)

    http://www.facebook.com/notes/harits-abu-ulya/dunia-lain-pun-terguncangtidak-hanya-amerika-yang-meradang-terhadap-ht/244972385560782

    • Sy. Ali RA : Klau lah agama itu (dilandasi) dengan akal. aku akan mencuci bagian bawah sepatuku yang jelas bersentuhan dg tanah (kotoran) ketika berwudhu. Tapi aku melihat Rosul SAW justru mengusap bagian atasnya. (Maka itulah yang diikuti)……….agama janagan dengan akal
      Kalaulah ketengan dan kenyamanan yang kita cari kita tidak akan mendapatkannya ketika berperang di jalan Allah……………agama bukan dengan perasaan.
      Agama (Islam) adalah dengan keta’atan. Berserah diri pada seluruh hukum yang telah Allah tetapkan.
      Sekarang ada pemahaman baru agama mau diselaraskan dengan informasi dari jin. Apa ga ada jalan lain untuk pembuktian kebenaran om? Kaya kepepet2 banget sih. Adu argumentnya yang sehat dong. Yang sumber informasinya (dalil) bisa diakses secara luas. Saya harus konform ke jin yang mana? dia punya alamat email? bagi dong!

  93. @Dika1924 :
    Saya kira sumbernya siapa, ternyata sumbernya al jin.
    Wah yang kayak gini saran saya jangan dijadikan alat propaganda HTI karena bisa makin banyak yang terjebak oleh perkataan jin yang terkenal licik dan pendusta.
    Firman Allah : “Dan ingatlah hari di mana Allah menghimpun mereka semua dan Allah berfirman ‘Wahai segolongan jin sesungguh kamu telah banyak menyesatkan manusia.”

  94. Astagfirullah,, Sungguh diantaranya golongan kaum musyrikin.. dia mengaku muslim tapi memusuhi islam… Sungguh, HTI itu adalah gerakan dakwah yg lurus, cukuplah fitnah-fitnah itu dihentikan.. Kami berlindung dari fitnah-fitnah ini ya Allah…

  95. Astagfirullah,, Sungguh diantaranya golongan
    kaum musyrikin (=seakan akan menganggap tasyrik).. dia mengaku muslim tapi
    memusuhi islam… Sungguh, HTI (=ini yang dimaksud ta’ashub hizbiyyah) itu adalah gerakan dakwah yg lurus, cukuplah fitnah-fitnah itu dihentikan.. Kami berlindung dari fitnah-fitnah ini (=nasehat dan saran Al-Haq dianggap fitnah juga ?)
    ya Allah…

    == harusnya ditulis ==

    Astagfirullah,, Sungguh diantaranya golongan kaum muslimin (=ini karena kita husnudzon thd sesama muslim,tidak men-tasyrik atau takfir-kan).. dia mengaku muslim tapi memusuhi islam…
    Sungguh, Dakwah para Nabi dan Rosul itu adalah gerakan dakwah yg lurus, cukuplah fitnah-fitnah itu dihentikan.. Kami berlindung dari fitnah-fitnah yang dusta,
    ya Allah…

  96. Jazakallah khairan haji johari atas nasihatnya, semoga saudara Alex dapat menerima nasihat tersebut, barakallahufikum

  97. hm, cukup menarik saat saya membaca web ni,,, ada ya KOMUNITAS MANTAN HT,
    sebenarnya capek membaca dari awal artikel hingga akhir berhubung beberapa alasan… tapi setelah membaca beberapa komen dan artikel ini saya menyimpulkan (berdasar analisis sendiri)
    1. mengapa tidak ada yang terlalu comen terhadap artikel ini (dari pihak HT)? mungkin (sekali lagi kemungkinan berdasarkan analisis sy) karena dakwah mereka adalah dakwah dunia nyata. bukan dunia ghaib(maya) seperti web atau blog dan semacamnya. di dunia maya yang dilakukan hanyalah untuk menyebarkan opini umum. dan tidak memungkinkan (sudah berpengalaman) jika berdebat (bahasa manis nya berdiskusi) lewat dunia ghaib ini tidak akan ada penghujung dan tidak ada hasil yang jelas.

    2. saya memang sedikit kecewa dengan pernyataan ‘seolah’ tidak bertata krama dari (yang ngakunya) pelajar HT, dan saya harap beliau-beliau dapat mengevaluasi diri tentang bagaimana berdakwah dengan media ini. tapi memang tak dapat dipungkiri pula bahwa bahasa tulisan dapat bermakna ganda (dalam konteks tertentu)

  98. saya beberapa kali didatangi pihak HTI ..tetapi bagi saya lebih penting memimpin anak istri dan menjadikan mereka generasi2 yang Islami…..daripada ngalor ngidul mencari anggota baru untuk menjadi simpatisan….mari menegakkan Islam dari lingkup yang kecil dulu.

  99. ngalor ngidul nyari anggota ? Astaghfirulloh… Jangan mengajak masuk kesuatu kelompok,tapi ajaklah kaum muslimin utk mempelajari dan mengamalkan alquran dan assunnah,apapun kelompoknya. Jangan malah mengajak masyiat,melihat lawan jenis dengan nonton tv/filem dll…
    ==== Asslamualaikum. Mengundang seluruh syabab Hti chapter kampus pd Pertemuan Malam ini (malam mingguan) yg insyaAllah diadakan pd jam19.30 d msjd jami’ *****, dkat kampus ********. Setelah Pertemuan, dilanjutkn dgn nonton bareng film The War on Democracy by John Pilger. ====

  100. mengamalkan Alquran dan sunnah …Yes……kelompok apapun yang mengusung Islam dalam berpartai ..No…karena isinya mahluk yang bernama manusia yang punya nafsu..bukan malaikat

  101. Dari 73, yang 72 di neraka. Kalau tidak kritis ya mudah terjebak. Untuk memilh dan menentukan jalan dari jamaah yang selamat mengapa tidak merujuk kepada kelompok (baca Jama’ah) yang memang mendapat ridho dan jaminan surga dari-Nya. Sulitkah mengikuti pemahaman mereka, para sahabat Nabi SAW? Mengapa lebih tertarik dengan pemahaman seoarang Taqiyudin yang tidak pernah mendapat jaminan serupa ? Oh teman-teman HTI akal kita bukan sesuatu yang tidak memiliki batas kemampuan. Jadikan wahyu Allah sebagai landasan ibadah kita. Cukuplah Qur’an, Sunnah dan ijma mereka yang menjadi pegangan kita. Tidak ada pertetntangan diantaranya. Jangan berteriak Syari’at sementara kita tidak akrab dengan sumbernya. Adakah kita rutin setiap hari membacanya? Kalau tidak, mengapa kita meneriakan sesuatu yang tidak kita kenal dengan akrab. Kita bukan pelawak kan? Yang ingin memancing tawa kelompok lain? Akrablah dengan Qur’an! Karena di situlah hidayah.

    • sebenarnya tidak hanya hti, im, ldii, mta, dkk, juga hendaklah memperhatikan akan pemahamannya,….. Apakah sesuai dengan pemahaman Rosululloh,para sahabat dan para pengikut mereka ?
      Akrablah dengan Alquran (berikut) dg pemahaman yang benar yang diinginkan oleh Alloh ta’ala (yang dibawa/diajarkan oleh Nabi dan para sahabatnya) !!!!! Karena disitulah hidayah.

  102. zahra qonita al maiaroh

    Subhanallah…. zy baru masuk HT,, apa sbenarx kesalahan dlm HT itu..?? smpai skrg zy blum mndapatkanx,, bahkan zy lebih ingin bergabung lebih rapat lagi dlm barisan,, apa yg salah yaahh??? mreka bkn bersumber dr majalah kok, dr konan atau sbgaix,, tp sama seperti kalian,, kita,,, Al-Quran dan As-Sunnah,, tp apaa yg mmbuat qt berbedaaa..??? dr Allah kan?? dr Rasulullah kan..?? apa yg memagari persaudaraan kita..???

    • Sammma Aa juga baru gabung. Jadi daris sudah hampir 2 bln. Dalam kurun waktu itu yang dibahas cuma thoriqul iman dan aturan hidup islam versi taqiyudin. Membaca arabnya dulu kemudian terjemahannya selama 2 jam. Kedua buku adalah buah pemikiran sang Taqiyudin. Untuk jelasnya samakah pemahaman Taqiyudin dg pemahaman sahabat terhadap Qur’an dan Sunnah? Nyaris semua Firqoh memproklamirkan sebagai pemegang Qur’an dan Sunnah tidak terkecuali Ahmadiah dan LDII. Yang jadi masalah alat apa yang mereka gunakan untuk penafsiran? Wahyu or Ro’yu? Bahaya neng kalau wahyu dijabarkan dengan akal. Atau akal dijadikan panglima dalam menerjemahkan hukum Allah. Sehebat apasih akal kita? Mengapa tidak mengimitasi pemahaman orang-orang yang eksis ketika wahyu mulai turun hingga selesai? mereka lebih presisi memehami, wong langsung ditafsirkan oleh sang utusan SAW. Selama holaqoh pernah diajarin baca Qur’an, Kaifiat Shalat, amalan sunnah Puasa senen kamis , shalat qiyamul lail dll. Dengan landasan apa mereka membentuk mental para pejuang khilafah ? Pembentukan mental terbaik adalah dg mengamalkan ajaran Rosul SAW sebaik-baiknya!!!!

  103. betul !!!, itu pula yang didoktrinkan ketika aku masuk ke LDII/islam jama’ah, Majlis Tafsir Alquran, Ikhwanul Muslimin, Jama’ah Tabligh, Jama’atul Jihad, JAT, HTI, Organisasi Muhammadiyyah, NU, IJABI (Syi’ah)… Semua mendoktrinkan demikian, akan tetapi, apakah makna ikhlas itu sesungguhnya, (“semua amal ikhlas karena Allah
    “) dan Apakah sebenarnya yang diperjuangkan dari ucapan (“karena Allah SWT telah berjanji kepada Orang-orang yang memang
    betul-betul berjuang/Berjuang hanya karena ALLAH
    semata”) dan Amal apakah yang sedang dikerjakannya (“semua amal ikhlas karena Allah
    “) dan apakah yang dimaksud hidup mulia serta apakah yang dimaksud mati syahid itu (“Hidup mulia ,mati
    Syahid”) ??? Bagaimanakah pemahaman yang benar yang diinginkan oleh Alloh swt terhadap istilah2 tadi yg biasa digunakan utk memotifasi anggota jama’ah/kelompok ???
    Setelah merenung,mempelajari,dan memahami seluruh Ayatayat Alquran dengan tafsir ibnu katsir/thobari/qurthubi,hadist2 Nabi, Bukhori, Muslim, Tirmidzi, Abu Daud dll… Maka terlihat lah jelas maknamakna yang dimaksud (ikhlas, berjuang, beramal, hidup mulia, mati syahid dll) yang sesungguhnya…. Alhamdulillah, akhirnya aku keluar dari itu semua, dan hanya mengikuti langkah dan jalannya Nabi Muhammad saw beserta jalannya para sohabat serta para tabi’in. Aku tidak mau hanya “berjuang” dgn bermodal semangat, aku mau lebih fokus mempelajari alquran dan assunah serta mengamalkannya tanpa harus masuk ke kelompok manapun, walhamdulillah.
    =
    Hanya ada satu jalan bila ingin bertahan di
    HTI,yaitu; Berjuang hanya karena ALLAH
    semata,dan tidak ada kekhawatiran akan sesuatu
    yang bersifat ancaman duniawi,karena Allah SWT telah berjanji kepada Orang-orang yang memang
    betul-betul berjuang karena_Nya semata
    yaitu: Hidup mulia ,mati
    Syahid,semua amal ikhlas karena Allah

  104. Janganlah satu qaum (kumpulan lelaki) mengejek qaum (kumpulan lelaki) yang lain. Jangan pula (kumpulan perempuan) mengejek (kumpulan) perempuan yang lain, karena boleh jadi mereka (yang diejek) lebih baik daripada mereka (yang mengejek) (QS Al-Hujurat [49]: 11).

    • Benar sekali, setuju dan Amar ma’ruf nahi mungkar bil Haq ‘ala bashiroh, bukanlah yang dimaksud pada ayat tersebut,

      Janganlah satu qaum (kumpulan lelaki) mengejek qaum (kumpulan lelaki) yang lain. Jangan pula (kumpulan perempuan) mengejek (kumpulan) perempuan yang lain, karena boleh jadi mereka (yang diejek) lebih baik daripada mereka (yang mengejek) (QS Al-Hujurat [49]: 11).

  105. BUKTI BAHWA AKTIVIS HTI FANATIK TERHADAP HIZBUT TAHRIR ADALAH SAAT MEREKA DITANYA “APA KEKURANGAN HIZBUT TAHRIR ?”…….maka mereka ga bisa jawab……………………..

    • siapapun nama kelompok tersebut, entah yayasan, entah, organisasi, ormas, parpol, KBIH dll, jika patokan wala’ dan baro’nya, bukan Alquran dan assunnah, maka dia telah berfanatik, maksudnya, jika wala’ baro’nya, hanya sekedar tolok ukurnya “diluar kelompoknya” maka menyimpang, maka inilah hakekat hizbiyyah.
      Contoh: si A, dianggap kurang keimanannya atau keislamannya, karena tidak mau bergabung dengan kelompok si B dalam demonstarasi,
      si B dianggap sesat, karena tidak ikut kelompok si A yang mengkafirkan pemerintah, dstnya, intinya, patokannya kelompoknya dan membanggakan diri terhadap kelompoknya, itu hakekat Hizbiyyah. Tidak terkecuali kelompok KBIH (jama’ah haji), sebagian juga memberlakukan hal ini.
      si C tidak menyapa si A, karena beda kelompok, padahal si C dan si A, sama sama sholat berjamaah di masjid, sama sama muslim
      si B tidak mau sholat di masjidnya si A, karena beda kelompok
      —————
      BUKTI BAHWA AKTIVIS HTI FANATIK TERHADAP HIZBUT TAHRIR ADALAH SAAT MEREKA DITANYA “APA KEKURANGAN HIZBUT TAHRIR ?”…….maka mereka ga bisa jawab……………………..

  106. kalo bisa jawab ….ayo jawab pertanyaan ana wahai SYABAB HIZBUT TAHRIR…
    AOA KEKURANGAN HAROKAH KALIAN ????????????
    SOK JAWAB

  107. kalo bisa jawab ….ayo jawab pertanyaan ana wahai SYABAB HIZBUT TAHRIR…
    APA KEKURANGAN HAROKAH KALIAN ????????????
    SOK JAWAB

  108. memang banyak yg tdk fahan akan kekeliruan dan kesesatan HTI krn selama ini HTI hanya menggaungkan aspek politis, cb kalau HTI menerangkan aqidahnya dr awal ana yakin HTI tdk akan bs berkembang. HTI yg saya lihat selalu pede dan jumawa menantg debat dan diskusi siapapun katanya dlm rangka nasyrul fikrah, diblo HTI betul2 mati kutu. teruskan dan semangat untuk Admin mantanht.

  109. khilafah harga mati, yg gk mau menegakkan khilafah mmmaaaaaaaati aja lebih baik-apa lagi yg nolak!

  110. @sholikun yang dirahmati Allah,
    khilafah yang mana yang harga mati saudaraku ?
    khilafah versi HT atau khilafah versi Rasulullah dan para shahabat ?
    wallahul musta’an
    wa barakallahufik

  111. khilafah harga mati, yg gk mau menegakkan
    khilafah mmmaaaaaaaati aja lebih baik-apa lagi yg
    nolak =
    1) khilafah maksudnya penegakan syariat oleh Pemerintah begitu ?begitukah dakwahnya para nabi dan rosul ? Harga mati bgmnkah ? .. lihatlah dakwan para nabi/rosul, nabi nuh, nabi ibrohim, nabi musa, nabi muhammad sholallohu alaihim wasallam, tatkala memulai dakwah, bukan khilafah yg digemborkan, bukan penguasaan pemerintahan,… Pahamilah baik2.
    2) khilafah yg diinginkan dalam rangka penegakkan syariatkah ? Sudahkan anda memberi contoh utk diri sendiri dan ummat ? Penegakkan syariat tidak hanya dalam hudud,tapi semua aspek,fikih,akhlaq,aqidah dsbnya.
    Cara berpakaian juga termasuk penegakkan syariat,sudahkah anda & keluarga melakukan hal tsb? Pakaian yg syar’i tidak hanya sekedar menutup aurot,ada syarat2 lainnya,sudahkah anda tegakkan syariah dalam berpakaian? Dalam hal menyisir rambut,mencukur,ada aturan syariahnya sudahkah anda menerapkan hal tsb? Setiap sholat 5waktu bagi pria wajib dimasjid,sudahkah anda lakukan demikian,bahkan nabi & para sahabat menyatakan ttg pria yg malas mendatangi masjid utk solat 5waktu dia merupakan ciri munafiq,bahkan nabi ingin membakar rumah2 pria yg malas ke masjid utk berjamaah,sudahkah anda tegakkan? Wajib bagi mukmin/mukminah menjaga pandangannya,apakah anda sudah terapkan hal tsb,dirumah anda masih ada TV-kah?
    Astaghfirullohal ‘azhim

  112. klo sy sebagai orang awam dan telah melanglang buana dari wadah satu ke wadah yang lain melihat HT sebagai wadah yg bagus… karena di dalamnya memang memperjuangkan Islam kembali kemasa keemasaannya.. sy tidak melihat kelompok laindengan gencar mengusung misi ini.. bahkan kebanyakan mereka mengatakan mustahil menegakkan Khilafah… pertanyaannya apakah sesuatu yang pernah terjadi dapat diakatakan mustahil untuk terjadi..????

    • >karena di dalamnya
      memang memperjuangkan Islam kembali kemasa
      keemasaannya.. == Islam yg seperti apakah? Aqidahnya spt apa? Manhajnya seperti apa? Yang pasti bukan spt aqidahnya HT,tapi spt aqidahnya Nabi SAW dan para sahabat beliau=
      >sy tidak melihat kelompok
      laindengan gencar mengusung misi ini.. =misi apa yg dimaksud? bahkan para Nabi-pun tidak gencar mengusung misi ini=
      >bahkan kebanyakan mereka mengatakan mustahil
      menegakkan Khilafah… = mustahil bgmn? Mustahilkah orang menzinahi ibunya? Tidak ada yg mustahil,jika Alloh Swt berkehendak.=
      >pertanyaannya apakah
      sesuatu yang pernah terjadi dapat diakatakan
      mustahil untuk terjadi..????== yg mustahil adalah menegakkan syariah yg benar dan dg cara yg benar sesuai yg dibawa Nabi SAW,kenapa?lha wong yg “memperjuangkannya” saja tidaktahu syariah yg benar&cara/metode yg benar. Betapa banyak para anggota HT yg tdk menegakkan solat 5waktu di masjid?bukankah itu juga syariah? ini bukan partai politik,asal dukung,asal maju,yg penting bisa ubah yg diatas…. Tapi yg dibawah? malah tdk memperhatikan syariah pd diri dan keluarga masing2,bahkan yg hafal alquran saja tidak ada.

  113. lagi-lagi sy berbicara sebagai orang awam… sejauh ini sy blum menemukan hal yg anda kemukakan di atas… klo memang ada tanpa sepengetahuan sy menurut sy itu adalah bentuk kekhilafan mereka dan tentu sj itu merupakan hal yang sangat menyimpang….tetapi apakah kita akan menjudge suatu konsep yg memang sebenarnya baik hanya karena ulah segelinitir orang…?? hakimi orangnya, bukan institusinya (selagi institusinya itu mengajarkan sesuatu yg benar).. terus terang sy adalah orang awam yg sedang mencari kebenaran mutlak-Nya… Sy bingung semua orang saling menjustifikasi antara satu dengan yg lainnya… sebenarnya apa yg kita hakimi di sini…?? apakah kita sudah tahu betul dengan konsep yg di yakini oleh orang tersebut..?? apakah diri kita sendiri sudah sesuai dengan apa yg kita tuduhkan terhadap orang atau golongan tersebut…?? menurut sy sebaiknya kita tidak memandang sesuatu dengan sebelah mata karena mungkin pada saat kita memandang suatu hal maka yg terlihat hanya sebagian saja dan bisa sj yg kita lihat itu bukanlah bagian dari hal tersebut… jadi mari kita buka mata kita lebar-lebar dan memandang sesuatu dengan fokus dan seksama…. mohon pencerahannya…^_^

  114. .. jadi mari
    kita buka mata kita lebar-lebar dan memandang sesuatu dengan fokus dan seksama…. mohon
    pencerahannya…^_^
    == jadi, mari kita kembali kepada Alquran dan assunnah dengan pemahaman Nabi saw serta para murid2 beliau/para sahabat. Ayo tegakkan dan terapkan syariah yang benar dimulai dari diri kita dan keluarga kita. Ayo kita hafalkan, pahami dan amalkan alquran dan assunnah, yang keduanya sebagai pedoman hidup kita. ==

  115. Aslkum.wr.wb.. Kpd saudaraku komaht, teruslah memberi nasehat krn tdk ada nasehat kpd kebenaran yg sia2 meskipun banyak yg mendustakan nya. Smg komaht slalu dlm Pertolongan-Nya..

  116. Sutan Syahrirsyah

    GAK PERLU KAU BILANG KAU ITU MANTAN HT, MENJELEKKAN HT AKU PUN MANTAN HT KALAU KAU MEMANG INIGIN SALING MENASEHATI DALAM KEBAIKAN DAN KESABARAN GAK PERLU KAU BUKA AIB SAUDARAMU DI BLOG INI. IBARAT KAU MAKAN BANGKAI YANG JELAS-JELAS HARAM DAN BANGKAI ITU BANGKAI SAUDARAMU SENDIRI

    • GAK PERLU KAU BILANG KAU ITU MANTAN HT,
      MENJELEKKAN HT
      = belum tentu, seperti ada teman yang menyatakan mantan pendeta, mantan dosen, mantan petinju, belum tentu =
      AKU PUN MANTAN HT KALAU KAU
      MEMANG INIGIN SALING MENASEHATI DALAM
      KEBAIKAN DAN KESABARAN GAK PERLU KAU BUKA
      AIB SAUDARAMU DI BLOG INI.
      = ini pembahasan Ghibahkah ? apabila menerangkan/meluruskan aqidah ummat, maka bukanlah ghibah, masih ingatkah pelajaran SD ttg ghibah ? Sehingga, menjelaskan kekeliruan aqidahnya murji’ah karomiyyah, maturidiyah, jahmiyyah, khowarij, qodariyyah, jihadiyyah, quraniyyah dsbnya itu bukanlah ghibah, coba baca lagi hadits2 Nabawiyyah asshohihah. =
      IBARAT KAU MAKAN
      BANGKAI YANG JELAS-JELAS HARAM DAN BANGKAI ITU BANGKAI SAUDARAMU SENDIRI
      = Nah kalau membuka aib penguasa pemerintahan, keluarga, tetangga, dimuka umum/tidak dimuka umum,itu baru namanya Ghibah. Jangan terbolakbalik kaidahnya, coba baca lagi hadits2 Nabawiyyah asshohihah. =

  117. @ sapi sehatt yang dikasihi Allah,

    Alhamdulillah kalo dulu saya sering dituduh melakukan fitnah namun ternyata sekarang tuduhan itu agak turun sedikit levelnya bukan lagi fitnah namun ghibah.
    Kalo fitnah berarti apa yang saya sampaikan semua bohong namun kalo ghibah berarti apa yang saya sampaikan semua benar.
    Hukum asal ghibah memang haram namun sekali lagi dalam islam itu ada hukum asal namun ada juga hukum kondisional, misalnya babi itu haram namun jika tersesat di padang tandus tanpa makanan dan yang ada hanya daging babi maka bisa berbeda ceritanya.
    Saya menasehati disini adalah dengan pertimbangan kondisi yang terpaksa, dan itu sudah sering saya ceritakan, yang jelas sebelum membuka blog ini saya sudah menasehati dengan berbagai cara termasuk personal.

  118. allah menyeruh untuk bepegang teguh kepada agama Allah (islam) dan tidak berpecah. berhisb hanya membuat perpecahan dan berbangga-bangga dengan banyaknya pengikut.

  119. aswb knapa mantan ht ingin meluruskan aqidah ht,sy jadi bingung,yang setahu saya syech taqiyudin mempelajari islam sejak dari kecil hafal ribuan hadist,seorang mufthi agung,hafal alqur an 30 juz umur 13 tahun,nah kita juz amma saja masih belepotan.ilmu kita masih dangkal untuk itu marilah kita hargai mereka tidak saling mencercaMari merenung apa yang sudah kita perbuat selama ini,orang berilmu selalu akan istiqomah dalam berdawah

  120. @ Suryo yang dikasihi Allah,
    Meskipun Islam sejak kecil dan hafal alQur’an namun bukan berarti beliau maksum (terjaga dari kesalahan), rekan saya pernah meneliti human traficking di Jakarta dan ternyata beberapa pelacur yang didatangkan dari negara konflik timur tengah juga ada yang hafal alQuran sejak kecil. Selain itu Rasulullah shallallahu alaihi wa salam sendiri telah bersabda :
    “Akan muncul di antara kalian, kelompok yang kalian merasa rendah dengan shalat kalian jika dibandingkan shalat mereka, shiyam kalian dibanding shiyam mereka, amal kalian dibanding amal mereka”
    Namun diakhir hadits Rasulullah berkata “mereka melesat jauh dari Islam sebagaimana melesatnya anak panah mengenai buruan…”

  121. Ko sudah hampir setahun Situs ini ngak diisi

    atau pengelolanya sudah Koma atau bahkan sudah mati…

    Semoga Allah merehmati kita semua.

    AMIN

  122. Alhamdulillah Allah masih memberikan nikmat kesehatan dan berkah untuk kita semua, terima kasih banyak atas perhatian antum, pertanda bahwa blog ini milik kita semua dan bagian yang menyenangkan dari mozaik kehidupan kita,
    mohon maaf karena kesibukan tidak dapat terlalu sering membuka blog, namun insyaAllah semua komentar yang perlu dijawab akan kami jawab sebisa mungkin, barakallahufik

  123. jangan karena ketidaksukaan kepada suatu kelompok, sakit hati kepada suatu kelompok menutupi kita dari jalan kebenaran
    @admin : anda adalah orang berakal, gunakanlah akal itu untuk mengendalikan hawa nafsu
    bayangkanlah disaat saat sakaratul maut menjemput kita, maka pada saat itu kita akan mengetahui, apakah yang kita lakukan selama ini itu sesuai dengan aturan Allah atau mengikuti hawa nafsu…
    jika kita mencari penghargaan dan pujian dari manusia, maka sungguh kita adalah termasuk orang-orang yang bodoh dan rugi, karena sungguh pujian dan penghargaan dari Allah itulah yang paling tinggi dan besar
    marilah kita saling menasehati…

  124. @Muhammad yang dikasihi Allah,
    InsyaAllah Hizb tidak pernah menyakiti saya, justru berjasa besar dalam mendidik saya khususnya dalam metode da’wah pengopinian, bahkan blog ini bisa terlahir juga atas didikan Hizb selama ini kepada saya.
    Sungguh sayang saya tidak mampu menembus sistem internal hizb untuk menasehati mereka atas kekhilafan mereka karena adanya idari yang kuat di dalam hizb, sehingga setelah berbagai upaya maka hanya ini yang mampu kami lakukan, semoga nasihat ini bermanfaat bagi saudara-saudara saya aktivis hizb dan kaum muslimin sedunia, barakallahufik.

  125. idari yg kuat dalam Hizb ???

    apa maksud nya mas

  126. @ Muhammad Rajul :
    idari maksudnya peraturan-peraturan internal organisasi hizb yang sangat kuat mengikat dan dipatuhi oleh aktivis hizb baik daris maupun syabab.

  127. Ass wr wb. Sy orang awam klw blh sy berpndpt : Admin,anda blh kritis trhdp kelemahan dan kekurangan HT,kwjbn kt adalah menasehati dan meluruskan,tapi hal itu tdk hrs menjadikan ghibah.Islam sdh jls memberikan aturan dan tata cara ber amal ma”rup dan nahi munkar.Apalagi mereka itu sdh jls saudara kita sesama muslim. Atau mungkin adakah maksud lain di balik semua itu,,,,,,,,????? Mengapa tdk kt konsentrasikan energi kt kpd hal yg lebih penting,,,,,,apakah anda tdk melihat peta situasi kondisi di negeri ini,dimana gelombang kemaksiatan,kemungkaran dan kedoliman bgt merajalela.Umat islam di tindas,yg menyuarakan kebenaran di gilas,hukum di kamuplase jadi sebuah mainan dsb. Ini adalah tugas kt semua utk mengantisipasinya,tugas bagi umat islam,tugas bagi orang-orang yg sdh di beri hidayah,tugas bagi orang-orang yg sadar dan ingin memperjuangkan kebenaran…….. Sdh wkt nya kita umat islam bangkit dan bersatu berjuang bersama-sama menegakan kebenaran,melawan kemungkaran dan kedholiman serta sama-sama untuk menghancurkan musuh-musuh Allah.

    • klw blh sy berpndpt : Wahai Hizb (Hizb: Golongan/kelompok/partai) apapun Anda, Anda blh kritis trhdp kelemahan dan kekurangan PEMERINTAH,kwjbn kt adalah menasehati dan meluruskan,tapi hal itu tdk hrs menjadikan ghibah dan menjelekkan didepan umum.
      Islam sdh jls memberikan aturan dan tata cara ber amal ma”rup dan nahi munkar TERHADAP PEMERINTAH KAUM MUSLIMIN.
      ——————–
      klw blh sy berpndpt : Admin,anda blh kritis trhdp kelemahan dan kekurangan HT,kwjbn kt adalah menasehati dan meluruskan,tapi hal itu tdk hrs menjadikan ghibah.Islam sdh jls memberikan aturan dan tata cara ber amal ma”rup dan nahi munkar.

  128. mas sepertinya perlu juga dibahas masalah ini.. jika memang mas pernah di HT:

    https://www.facebook.com/notes/aang-yulius-prihatmoko/qosam-hizbut-tahrir/185157291548419

    QOSAM HIZBUT TAHRIR
    oleh Aang Yulius Prihatmoko pada 26 Juli 2011 pukul 14:03 ·

    BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

    وَلَا تَجْعَلُوا اللَّهَ عُرْضَةً لِأَيْمَانِكُمْ أَنْ تَبَرُّوا وَتَتَّقُوا وَتُصْلِحُوا بَيْنَ النَّاسِ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

    “Dan janganlah kamu menjadikan Allah sebagai penghalang dalam sumpah-sumpah kalian, untuk tidak berbuat baik dan bertakwa, dan memperbaiki hubungan di antara manusia. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (al-Baqarah: 224)

    PEMBUKA

    Setelah sekian lama tidak berbicara tentang tsaqofah di ranah Facebook, saya terinspirasi untuk kembali menghidupkan suasana pengembangan tsaqofah yang selama ini kurang terasa di kalangan syabab Hizbut Tahrir Indonesia, apalagi di Facebook. Bukan dalam rangka berdebat, bukan pula dalam rangka menjatuhkan. Namun dalam rangka mengeksplor tsaqofah yang mudah-mudahan bermanfaat untuk diamalkan.

    Kali ini saya hendak melontarkan suatu permasalahan yang cukup urgen, yakni qosam/sumpah/yamin.

    QOSAM HIZBUT TAHRIR

    Telah jama’ diketahui bahwasanya di dalam Hizbut Tahrir (berikutnya saya singkat HT), satu-satunya pintu masuk untuk menjadi anggota adalah dengan cara mengucapkan qosam/sumpah atas nama Allah bahwa akan menjadi penjaga Islam yang terpercaya, percaya dengan qiyadah/kepemimpinan yang ada dalam tubuh HT, serta melaksanakan semua aturan, ketetapan dan keputusan yang dibuat oleh pimpinan, selama ia menjadi anggotanya, meski berbeda dengan pendapat pribadinya.

    Sumpah ini diucapkan di hadapan Amir HT atau yang diberi wewenang oleh beliau, yakni para Mas’ulin.

    Dengan diucapkannya sumpah ini, maka resmilah seseorang menjadi anggota HT.

    Mari kita membahas sedikit tentang sumpah.

    SEKILAS TENTANG QOSAM/SUMPAH

    Hukum asal sumpah adalah mubah, para fuqoha’ dalam kitab-kitab fiqh biasa menyebutnya dengan kata Yamin atau Qosam.

    Sumpah dilakukan dengan cara menyebutkan nama sesuatu yang diagungkan, untuk menguatkan tekad dalam melakukan sesuatu atau meninggalkan sesuatu, atau menguatkan suatu informasi, atau menafikan informasi.

    Contoh;

    1. Demi Allah, saya akan membuatkan minum untukmu bila engkau datang.

    2. Demi Allah, saya tidak akan berbicara denganmu selama tiga hari.

    3. Demi Allah, saya ini muslim.

    4. Demi Allah, saya bukan pezina.

    Bisa juga qosam diucapkan untuk meminta orang lain untuk melakukan/meninggalkan sesuatu, misalnya

    1.Demi Allah berilah aku makanan karena aku lapar

    2.Demi Allah, jangan tinggalkan aku karena aku tidak sanggup mengerjakannya sendirian

    Meski hukum asalnya mubah, namun bila dilakukan, ia memiliki konsekuensi yang berat bagi orang yang bersumpah, sebab ia membawa nama Allah di dalamnya. Orang yang perbuatannya atau faktanya tidak sesuai dengan apa yang dikatakannya dalam sumpah, maka ia dikatakan telah melanggar sumpahnya.

    Orang yang melanggar sumpahnya tergolong berdosa, dan dia memiliki kewajiban untuk membayar kafarah (tebusan) dengan memberi makan kepada sepuluh orang miskin dengan makanan yang menjadi standar baginya, atau memberi pakaian kepada mereka, atau membebaskan budak. Barangsiapa yang tidak mampu melakukannya, maka wajib baginya untuk berpuasa sebanyak tiga hari, secara berturut-turut, atau secara terpisah-pisah.

    Sumpah dikatakan sah bila;

    1. Dilakukan oleh seorang mukallaf (baik muslim maupun kafir),

    2. Sumpahnya atas nama Allah, atau salah satu sifat dari sifat-sifatNya, atau dengan menyebut ayat al-Quran.

    Adapun bila disebut selain itu, maka pelaku sumpah telah jatuh ke dalam kesyirikan.

    3. Bersungguh-sungguh dalam sumpahnya/berniat sumpah (bukan sumpah laghwun).

    Ini dari segi hukum asalnya dan syarat keabsahannya. Jadi, apapun yang hendak dimaksudkan oleh seseorang yang bersumpah dalam sumpahnya, bila ia memenuhi ketiga syarat di atas, maka sumpahnya sah.

    Saya sengaja untuk tidak menyebutkan dalil-dalilnya dengan asumsi bahwa para syabab telah memahaminya, bagi yang belum memahami maka hendaklah mempelajarinya dari syabab yang telah paham, atau menggali sendiri dari sumber-sumber yang tersedia.

    Kita lanjutkan,

    Meski hukum asal sumpah adalah mubah, di sisi konten sumpah (yakni isi dari sumpah), kita akan menemukan berbagai hukum yang berbeda-beda. Sebab, orang yang bersumpah, dia bisa mengucapkan sumpah tersebut dalam rangka mewajibkan diri untuk melakukan hal yang sudah wajib, sunnah, mubah, makruh maupun haram. Dan sebaliknya, juga bisa dalam rangka untuk meninggalkan sesuatu yang wajib, sunnah, mubah, maupun makruh, atau haram. Ada pula sumpah dusta.

    Ada beberapa hal pokok dalam hal ini.

    1. Bersumpah untuk meninggalkan yang wajib atau melakukan yang haram jelas haram untuk menepatinya, meski sumpahnya tetap sah dan harus batalkan. Sebab ia telah mengubah hukum yang menjadi hak Allah atas dirinya.

    Contoh 1, sumpah melakukan hal yang haram

    “Demi Allah, saya akan makan babi setiap hari hingga ajal menjemput.”

    Makan babi adalah haram. Maka ia haram untuk menepati sumpahnya. Dan ia harus membatalkan sumpahnya dengan membayar kafarat.

    Contoh 2, sumpah yang mengharamkan yang wajib

    “Demi Allah, saya tidak akan sholat.”

    Sumpah ini sah, namun haram untuk dilaksanakan, karena sholat hukumnya wajib, dan ia harus membatalkan sumpahnya dengan menebusnya dengan kafarah.

    2. Bersumpah untuk melakukan ketaatan jika hajat terpenuhi seperti, “Demi Allah, aku akan berpuasa sebulan penuh bila aku lulus ujian.” Sumpah seperti ini biasa disebut nadzar. Hanya saja Nabi membenci nadzar. Sehingga hukumnya jatuh menjadi makruh.

    3. Bersumpah untuk melaksanakan yang wajib, seperti “Demi Allah, aku akan sholat lima waktu selamanya.” Ini sumpah yang tidak ada manfaatnya, tidak membuat perubahan apapun kecuali menambah diri dengan beban sumpah yang memiliki konsekuensi dosa bila dilanggar dan harus membayar kafarat. Sumpah ini tidak pernah dicontohkan di masa Rasul.

    4. Untuk sumpah yang mubah adalah sumpah-sumpah yang digunakan untuk menekankan kebenaran suatu berita. Seperti “Demi Allah, neraka itu benar adanya.”

    Demikian sekilas tentang sumpah. Saya tidak hendak berpanjang lebar dalam berbicara tentang fiqh sumpah di sini.

    KEMBALI KEPADA QOSAM HT

    Kembali pada topik pembicaraan, terkait fakta “Antara HT dan Qosam”, saya menemukan beberapa kejanggalan yang harus diluruskan dan diambil sikap oleh para syabab.

    1. Banyak syabab HT yang tidak paham tentang hukum-hukum yang terkait dengan qosam. Hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang muncul yang saya dengar setelah saya keluar dari HT. Menunjukkan ketidakpahaman terhadap qosam dan konsekuensinya. Kepada seluruh jajaran kepemimpinan dalam HT, saya berharap agar mengecek setiap syababnya, adakah di antara mereka yang tidak paham tentang hukum-hukum yang terkait dengan qosam.

    2. Atas nama qosam, ketaatan terhadap qiyadah, mas-ulin, dan idari, menjadi hal yang tidak bisa diganggu gugat. Doktrin yang hingga kini masih ada dalam ingatan saya adalah yang semakna dengan “Idari itu untuk dilaksanakan, tidak untuk didiskusikan. Mendiskusikannya berarti tidak taat kepada Amir, dan itu adalah kemaksiatan, karena melanggar qosam.”

    Idari seolah-olah memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada hukum syara’.

    3. Konsep tabanni Hizb telah membuat syabab lebih rajin untuk mempelajari kitab-kitab mutabannat dan derivatnya, daripada membaca Alquran, tafsir dan kitab-kitab hadits dan syarahnya, serta kitab-kitab fiqh. Bahasa Arab masih sering terlalaikan. Dan seringkali syabab lebih mengutamakan fardhu kifayah daripada fardhu ‘ain. Ini adalah sikap yang keliru.

    4. Kasus muqotho’ah yang menimpa Ust Muhammad Al-Khaththath dan lain, larangan berkomunikasi dengan mu’aaqob, larangan belajar dengan mu’aaqob, juga termasuk bagian dari ketaatan terhadap Amir dan para pimpinan HT, padahal telah kita ketahui bersama bahwa muqotho’ah adalah haram. Para syabab diam dan menuruti atas nama ketaatan, karena dulu mereka telah mengucap qosam untuk taat kepada Amir.

    Secara tidak sadar, diantara syabab telah menjadikan qosam atas nama Allah menjadi penghalang untuk melakukan kebaikan, dan melakukan keharaman.

    Apakah para syabab yang telah melakukan muqotho’ah atas nama qosam dan taat kepada Amir, tidak mengetahui, bahwa Allah telah berfirman,

    وَلَا تَجْعَلُوا اللَّهَ عُرْضَةً لِأَيْمَانِكُمْ أَنْ تَبَرُّوا وَتَتَّقُوا وَتُصْلِحُوا بَيْنَ النَّاسِ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (224)

    “Dan janganlah kamu menjadikan Allah sebagai penghalang dalam sumpah-sumpah kalian, untuk tidak berbuat baik dan bertakwa, dan memperbaiki hubungan di antara manusia. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (al-Baqarah: 224)

    Apakah syabab yang telah melarang syabab lain untuk belajar kepada seseorang, tidak mengetahui bahwa Allah telah berfirman,

    يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكَ

    “Wahai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah telah halalkan untukmu?” (at-Tahrim: 1)

    Setiap orang beriman yang telah mengetahui bahwa sumpahnya telah mengantarkan kepada keharaman, maka ia memiliki pilihan, yakni tetap melakukan sumpahnya itu, dengan bersiap menghadapi hujjah Allah surat alBaqarah 224 pada hari kiamat,

    atau ia melakukan kafarah atas sumpahnya, sebagaimana firman Allah,

    قَدْ فَرَضَ اللَّهُ لَكُمْ تَحِلَّةَ أَيْمَانِكُمْ وَاللَّهُ مَوْلَاكُمْ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ (2)

    “Sungguh Allah telah mewajibkan bagi kalian pembebasan dari sumpah-sumpah kalian, dan Allah adalah pelindung kalian, dan Dialah Yang Maha mengetahui lagi Maha bijaksana.” (At-Tahrim: 2)

    Sesungguhnya Nabi membatalkan sumpahnya bila beliau mendapati sesuatu yang lebih baik daripada sumpahnya,

    وَاللَّهِ لاَ أَحْلِفُ عَلَى يَمِينٍ فَأَرَى غَيْرَهَا خَيْرًا مِنْهَا ، إِلاَّ أَتَيْتُ الَّذِى هُوَ خَيْرٌ وَتَحَلَّلْتُهَا

    “Demi Allah, tidaklah aku bersumpah, lalu aku mendapati ada sesuatu yang lebih baik dari sumpahku itu, kecuali aku beralih kepadanya, dan membatalkan sumpahku tadi.” (al-Bukhari)

    Nasihat dari kami, untuk para syabab

    Alhamdulillah,telah kami sampaikan sebuah hukum syara’ yang telah Allah tunjukkan kepada kami.

    Bagi syabab yang telah sampai hukum syara’ tentang qosam ini, maka wajib baginya untuk membatalkan qosamnya.

    Sebab Qosam HT secara qoth’i bagi yang telah mengalaminya, dan secara gholabatudhdhon bagi yang mendapat berita dengan saksi yang banyak, telah mengantarkan kepada perbuatan yang haram.

    Merupakan kaidah syara’ bahwa

    الوسيلة إلى الحرام حرام

    Sesuatu yang mengantarkan kepada keharaman adalah haram

    Maka demi memelihara kesucian diri, seraya memohon ampunan Allah memasuki bulan Ramadhan ini, maka hendaklah qosam-qosam yang telah mengantarkan diri kepada keharaman, segera dibatalkan.

    Cukuplah syahadat bagi kita.

    Wallahu a’lam

    • masuk ke Hizb/kelompok/organisasi/kumpulan “Islma”, rata-rata memang diambil sumpah/janji, walau tidak diambil sumpah, mereka pada akhirnya berbangga-bangga terhadap kelompok yang mereka masuk didalamnya, membela kelompoknya bersemangat didalam memajukan kelompoknya, bukan membela AlHaq yang dibawa oleh Nabi sholallohu ‘alaihi wassalam.

  129. Sekedar informasi ada penelitian tentang

    “PANDANGAN AKTIVIS HIZBUT TAHRIR INDONESIA (HTI) DI MALANG
    TENTANG METODE IJTIHAD HTI DALAM BIDANG POLITIK DAN
    IBADAH”

    http://www.mediafire.com/view/?ts9dv4w1k3nh3jr

  130. Aslm, …
    Afwan ikut nimbrung ^_^. Kekurangan HTI ya, hmmm yg ada mah oknum2nya namanya jg manusia

  131. Sambung lg … Sy ngaji di Hizbut Tahrir sejak tahun 2004. Yg sy tau utk dipelajari di Ht ada agar kita senantiasa berpikir secara islami, sejak itu sy mulai sadar … belajar fiqh sendiri dan menanyakannya pd ustadzah dr harakah lain atau sendiri. Sy bingung kok kaum muslimin pada mencela satu sm lain. Yg di Suriah teriak2 g karuan minta pertolongan kita … eh kitanya ” HARAKAH itu begini, yg satu begitu” Ya ampun GA GITU JUGA KALE

  132. Bismillah,
    Saya admin blog ini menawarkan barangkali ada ikhwah yang memiliki kenalan penerbit dan berminat menerbitkan isi blog ini baik keseluruhan maupun sebagian, baik utuh maupun dengan diedit terlebih dahulu, dapat menghubungi email pribadi saya di extralive@ymail.com atau no HP rekan saya di 081373441891 / 085624482272 (a.n. Yogi).

  133. Assalamu alaykm… maaf-maaf ya kenapa mesti pake kata-kata koma… dan sama sekali tidak profesional… kalau mau dan lebih elegant kenapa nggak pake situs, kok blog http://hizbut-tahrir.or.id/tentang-kami/

  134. Artikelnya bagus sangat bermanfaat bagi yg cari kebenaran, insyaALLOH BERMANFAAT

  135. indra suhendra (karawang)

    Mohon dibaca yaaaa….
    Banyak rekan2 di blog ini yang menghujat Hizbut Tahrir, tapi di sisi lain rekan2 gk bisa ngapa-ngapain ketika hukum2 ALLAH dicampakan oleh penguasa2 negri muslim, atau ketika negri ini dipenuhi oleh korupsi, atau ketika kemaksiatan merajalela atas nama HAM,bahkan ketika sodara seiman terancam nyawanya akibat agresi2 militer kaum kafir, apakah cukup hanya dengan “yang penting saya rajin sholat”…?
    Justru Hizbut Tahrir ingin umat muslim bersatu kembali dalam naungan khilafah. karna hanya khilafah lah yang mampu melayani umat, hanya khilafah yang mampu menjaga keamanan negri2 kaum muslim.
    karna seorang kholifah wajib menjalankan pemerintahan berdasar Al-Quran & As Sunah. Adakah hukum yang hebat selain hukum ALLAH ????

    Apakah rekan2 merasa nyaman dengan kondisi umat islam seperti sekarang ini??

    Tegaknya kembali Khilafah adalah janji ALLAH…
    dan umat islam harus memperjuangkannya…
    seperti Rosululloh yang terus memperjuangkan islam ,padahal ALLAH telah menjanjikan bahwa manusia akan berbondong bondong masuk ISLAM..

    salam ukhuwah…

  136. Alhamdulillah, bisa lebih banyak belajar memperbaiki diri setelah menemukan blog ini…. Sebagai salah satu mantan HT, dulu saya-pun begitu bersemangat tentang khilafah…semacam mimpi besar yg indah..segala urusan seolah selesai dg satu solusi (aka: khilafah). Ditambah lagi jiwa muda saat SMA yg cenderung mencari pembuktian. Tapi entah kenapa selalu ada yg mengganjal dalam hati. Di HT, seolah halal “durhaka” pada orang tua hanya karena perbedaan prinsip..sy pegang HT, ortu NU tulen…
    Atas izin Allah, kejanggalan hati makin jelas..terutama tentang metode dakwah HT yg mengandalkan “pergumulan pemikiran”. Yg bagi saya susah dibedakan dg debat/benturan pemikiran. Cukup aneh karena rasanya berseberangan dg prinsip dakwah yg harus sopan, lemah lembut, dan dengan hikmah..makin kontras kalau saya bandingkan dg kyai atau bahkan sekedar ustadz di kalangan NU. Saya tanyakan pada musrif saya kenapa HT menggunakan metode ini… ada dasar hadits dari Rasulullah kah, atau dapat dari mana… Musrif saya menjawab bhw metode ini adalah ijtihad Syekh Taqiyyudin. Sontak jawaban ini membuka hati saya. Mungkin saya yg kurang ajar..tapi saya berpendapat bhw bila ada 2 fatwa ulama yg berbeda, maka saya ikuti yg lebih mantap di hati… Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap rekan2 di HT ataupun musrif (yg insya Allah lebih berilmu dari saya), saat itu juga saya keluar dari HT.
    Cukuplah “masa belajar” saya sejak kurun 1999 hingga 2005 bersama HT. Saat itu memang saya masih bodoh..jadi biarlah itu jadi pelajaran berharga. Dan mudah2an langkah yg saya ambil tadi memang atas petunjuk Allah..agar saya tidak terlalu bodoh dalam beragama. Alhamdulillah, ternyata bbrp aktivis HT yg seangkatan di SMA juga mendapatkan kesadaran yg sama. Mungkin saat ini tak lebih dari 2 orang saja diantara kami seangkatan yg masih aktif di HT….

  137. hmm…. pembahasannya cukup bagus disertai dalil2, hanya saja mungkin karena sang penulis bermazhab dzahiry (penafsiran secara dzahir), makanya cara penafsirannya berbeda dengan cara2 penafsiran yg digunakan HT yaitu “mencari makna yg terkandung dlm suatu kalimat/nash” bukan “memaknai suatu kalimat/nash”, sehingga disini timbullah perbedaan (coba baca At-Tafkir -buku ttg akal dan proses berpikir-)
    seharusnya jika ingin mengoreksi HT harus menggunakan metode berpikir mereka, sebab jika dipandang dari mazhab lain maka pasti terlihat adanya perbedaan ‘yg antum sebut kesalahan’….

    contoh masalah “sunnahnya” doa qunut, jika dipandang dari mazhab selain Syafi’i jelas berbeda dan ‘bisa’ dikatakan ‘yg disebut kesalahan’…
    tetapi ternyata ulama mazhab lain tidak menyebut hal itu adalah kesalahan, karena itu adalah ‘hasil dr proses ijtihad’..

    saya lihat HT justru lebih kritis menggali makna dari suatu kata/kalimat ataupun nash, tidak asal ambil, atau tidak “memaknai suatu kata/kalimat/nash (krn kalau kita “memaknai” suatu kata maka persepsi kita akan ikut bercampur di dalamnya sehingga makna yg sebenarnya tidak tertangkap/kabur)”…
    HT juga menghindari pemakaian ‘metode logika’ dalam berpikir, karena metode ini sangat dimungkinkan salah (referensi At-Takfir)

    begitu pula juga perlu dipahami bahwa HT itu bukan seperti salafi, NU,Muhammadiyyah dll, HT itu adalah partai politik, jadi seharusnya HT itu dibandingkannya dg Golkar, PDIP, dan partai2 lainnya…
    Makanya kita lihat aktifitas HT adalah aktivitas politik….
    Lantas apa yg membuat HT berbeda ?
    Yaitu karena HT adalah parpol yg beraqidah Islam…..

    @daris_baru, pasti bingung mendengar penjelasan disini jika hanya membaca nizhamul islam, makanya ane menganjurkan baca juga kitab2 HT yg lain seperti “At-Tafkir” dan “Syakhsiyyah Islamiyyah”, untuk menambah tsaqofah dan membentuk pola pikir / lebih sering bertanya kepada mushrif saat halaqoh / JM agar lebih terjelaskan…

  138. jamaah tablig adalah jamaah islam yang di kemudian hari akan menjadi tentara nya imam mahdi

  139. apapun ormasnya,syariah islam cita-citanya,khilafah islamiyah negaranya,amirul muminin pemimpinya

  140. السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُteman-teman seiman,,sy mw bertanya:apa bolehkah kita solat dibelakang imam yg nota bene loyalitas pemerintahan yang demokrasi

    • Setahu saya, tdk ada larangan seperti itu. Hakikat batalnya imam shalat ataupun keislaman seseorg bisa ditelusuri di berbagai kitab fiqh. Seorg muslim yg sholih memang lbh diutamakan untuk menjadi imam dibandingkan dg yg fasik. Tetapi bukan berarti imam yg fasik shalatnya batal.
      Wallaahu a’lam bishshawab.

  141. Kaaaakean Aliran…
    Koyok taek kabeh.

  142. Kaaaaakean aliran.
    Koyok taek kabeeh.

  143. Alhamdulillah saya bukan Orang HTI & selamanya saya tidak mau ikut yang namanya HTI

  144. Terima kasih,imformasinya sangat berguna

  145. Lalu, Islam seperti apakah yg anda anut, yang berdakwah dengan mengumbar aib orang lain?

    Wallahu Alam..

  146. Saya melihat, tidak ada perlunya menggeneralisir semua Syabab HTI Salah, toh Kebenaran belum tentu milik siapapun.
    HTI banyak menyadarkan Umat Islam, baik orang awam, maupun berilmu.
    yang tadinya malas sholat jadi rajin sholat. yang tadinya tidak mau belajar, jadi belajar.
    Saya rasa kalaulah ada perbedaan, bukan seperti ini caranya.
    HTI tentu punya AD/ART, itu namanya organisasi.
    Jamaah Minal Jamaah Muslimin. tidak harus satu.
    Silahkan saling memperkuat, bukan memperlemah.

    Kami di Bogor,

    • Kami di Bogor, sangat terbantu oleh HTI, dalam melawan GKI Yasmin.
      kami melihat Teman-teman HTI sangat Ikhlas membantu kami. bahkan saat menemani kami audiensi dengan aparat sekalipun, tidak ada mereka membawa atribut.

      Jadi, HTI itu Organisasi. keluar dari Organisasi karena “kesadaran” adalah hak. tapi bukan berarti saling melemahkan seperti ini.
      ingat, musuh Islam sangat kuat.

      saat ini Gereja Siloam siap berdiri di Bogor. kami hanya melihat teman-teman HTI saja yg siap membantu kami. dan saya tidak melihat atribut mereka pakai.

      Ayo saling menguatkan, jangan berpecah belah.

  147. saya keluar dari hti karena merasa kotor, takut mengotori para syabab yg ikhlas dalam berjuang. meskipun demikian, saya tidak berhenti berjuang, karena khilafah itu wajib diperjuangkan oleh setiap muslim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s